Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Satpol PP Denpasar Tertibkan PKL yang Berjualan di Atas Trotoar

BALIILU Tayang

:

de
TERTIBKAN PKL: Satpol PP Kota Denpasar menertibkan PKL yang berjualan di atas trotoar.

Denpasar, baliilu.com – Untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan di tengah pandemi Covid-19, Satpol PP Kota Denpasar menertibkan 15 pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas badan jalan atau trotoar di beberapa titik di Kota Denpasar, Minggu (19/7-2020) malam kemarin.

Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, penertiban yang dilakukan menyasar PKL di Jl. Gajah Mada, Jl. Pulau Nias, Jl. Sudirman, dan Jl. Wahidin. “PKL ini ditertibkan karena berjualan di atas trotoar dan badan jalan. Selain itu mereka melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum, dimana dalam perda tersebut ditentukan bahwa dilarang berjualan di atas trotoar, badan jalan dan bantaran sungai,” ungkap Sayoga saat ditemui Senin (20/7-2020).

Tidak hanya itu, menurut Sayoga keberadaan rombong dan lapak PKL di atas trotoar juga sangat mengganggu pejalan kaki, maupun menganggu ketertiban lalu lintas. Demi menciptakan Denpasar yang nyaman dan bersih, pihaknya berharap agar PKL mengikuti aturan yang berlaku dan ikut serta menjaga kebersihan Kota Denpasar.

Supaya pelanggaran tersebut tidak terulang pihaknya akan terus melakukan penertiban setiap hari terhadap PKL. Terutama dalam kondisi pandemi Covid-19 keamanan dan kenyamanan di Kota Denpasar harus diciptakan. Semua itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19 pada klaster baru, yakni dari PKL itu sendiri.

Mengingat PKL yang sering melanggar adalah PKL yang menggunakan rombong dimana cara berjualannya berpindah-pindah tempat. Menurutnya kemungkinan besar penularan Covid-19 bisa saja terjadi, karena orang yang positif Covid-19 tidak bisa dilihat secara kasat mata. “Kami akan terus melakukan tindakan terhadap PKL yang berjualan di sembarang tempat, seperti di atas trotoar yang merupakan fasilitas umum, sehingga Kota Denpasar tidak ada lagi PKL yang berjualan sembarang tempat,” ujarnya.

Baca Juga  Cegah Pungli, Tim UPP Provinsi Bali Sidak ke Pelabuhan Gilimanuk

Sebelum melakukan penertiban, pihaknya telah memberikan teguran, peringatan namun masih ada pedagang yang membandel atau melakukan pelanggaran seperti saat ini. Dalam aksi penertiban ini, Sayoga mengaku beberapa pedagang ada yang langsung mengangkut rombong maupun jualannya secara sendiri. Namun bagi yang membandel pihaknya mengangkut barang jualan pedagang secara paksa.

“Untuk memberikan efek jera PKL yang diketahui sudah pernah melanggar ini akan ditindak pidana ringan (tipiring), sedangkan untuk pelanggar yang baru diberikan peringatan dan pembinaan. Jika ditemukan lagi melanggar maka akan disidang tipiring juga,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini pihaknya juga mengharapkan para PKL agar disiplin diri mematuhi protokol kesehatan  dengan selalu menggunakan masker. (*/eka)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Kukuhkan Pengurus FK2D Abiansemal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Penguatan Pelayanan Publik

Published

on

By

FK2D Abiansemal
KUKUHKAN PENGURUS: Bupati Wayan Adi Arnawa saat mengukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Kelian Dinas Kecamatan Abiansemal masa bakti 2026–2031 di Sunfield, Darmasaba, Senin (9/3). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Mengambil tema “Memupuk Silaturahmi dan Rasa Kebersamaan Antar-Forum Komunikasi Kelian Dinas se-Kecamatan Abiansemal”, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, mengukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Kelihan Dinas (FK2D) Kecamatan Abiansemal masa bakti 2026–2031 di Sunfield, Darmasaba, Senin (9/3).

Didampingi Ketua TP PKK Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, Bupati menegaskan peran strategis Kelian Dinas sebagai ujung tombak sekaligus garda terdepan pelayanan masyarakat di Kabupaten Badung. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program pembangunan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah dengan perangkat kewilayahan di tingkat Banjar dan Desa.

“Kelihan Dinas adalah perpanjangan tangan pemerintah. Melalui koordinasi yang kuat, berbagai program strategis dapat diterjemahkan secara efektif dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Adi Arnawa.

Dalam arahannya, Bupati memaparkan sejumlah capaian dan keberlanjutan program pro-rakyat. Salah satunya adalah pemberian bantuan hari raya sebesar Rp 2 juta bagi setiap Kepala Keluarga (KK) saat Galungan, serta santunan lansia senilai Rp 3 juta per tahun bagi warga usia 75 tahun ke atas.

“Kebijakan ini bukan sekadar bantuan sosial, tapi bentuk penghargaan dan motivasi bagi warga untuk menjaga derajat kesehatan dan pola hidup sehat agar mencapai usia harapan hidup yang tinggi,” jelasnya.

Sektor pendidikan juga menjadi sorotan utama. Mulai tahun 2026, Pemkab Badung resmi menggratiskan biaya SMA bagi siswa di wilayah Badung. Selain itu, disiapkan beasiswa perguruan tinggi hingga lulus bagi anak-anak keluarga petani.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak Badung yang putus sekolah karena faktor ekonomi. Anak petani harus memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi,” tegas Bupati.

Terkait administrasi kependudukan, Bupati mengingatkan pembaruan skema santunan kematian sebesar Rp 10 juta yang kini mensyaratkan pengurusan akta kematian maksimal satu minggu setelah kejadian. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan tertib administrasi.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Bulan Bakti Gotong-royong di Densel

Di sisi lain, menjelang rencana penutupan TPA Suwung pada April 2026, Adi Arnawa menginstruksikan seluruh Kelian Dinas untuk masif mengedukasi warga mengenai pemilahan sampah berbasis sumber.

“Sampah harus selesai di tingkat rumah tangga. Tanpa kesadaran bersama, ini akan menjadi tantangan besar bagi kita,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua FK2D Abiansemal terpilih, I Made Nada Sariada, menyatakan kesiapannya memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. Ia berkomitmen menjadikan forum ini sebagai jembatan yang solid dalam mensosialisasikan program pembangunan kepada masyarakat.

Acara pengukuhan ini juga diisi dengan apresiasi dari Ketua FK2D periode sebelumnya, I Gusti Ngurah Suwindra, atas kerja sama yang telah terjalin baik selama masa jabatannya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bunda PAUD Badung Buka Parade Ogoh-ogoh PAUD Se-Kecamatan Mengwi

Published

on

By

ogoh-ogoh paud
BUKA PARADE: Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa secara resmi membuka Parade Ogoh-ogoh PAUD dan TK se-Kecamatan Mengwi di Areal GOR Lapangan Umum Mengwi, Selasa (10/3). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya sejak dini, Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa secara resmi membuka Parade Ogoh-ogoh PAUD dan TK se-Kecamatan Mengwi yang ditandai dengan pemukulan gong, Selasa (10/3).

Acara yang berlangsung di Areal GOR Lapangan Umum Mengwi ini dihadiri oleh perwakilan Disdikpora Badung, Camat Mengwi, Perbekel Mengwi, Bunda PAUD Kecamatan Mengwi, Bunda PAUD Desa/Kelurahan se-Kecamatan Mengwi, serta undangan lainnya.

Parade tahun ini diikuti oleh 34 perwakilan Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pusat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari seluruh wilayah Kecamatan Mengwi. Setiap peserta menghadirkan kreasi ogoh-ogoh yang dihasilkan melalui kolaborasi erat antara anak-anak, guru, dan orang tua. Kreasi tersebut tidak hanya memperlihatkan keahlian tangan, tetapi juga mencerminkan pemahaman akan filosofi yang terkandung di balik tradisi ogoh-ogoh khas Bali.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna mendalam bagi perkembangan anak-anak. “Melalui parade ogoh-ogoh, kita berharap anak-anak tidak hanya mengenal bentuk fisik ogoh-ogoh, tetapi juga memahami nilai-nilai luhur budaya Bali yang mengajarkan tentang kesadaran diri, penghormatan terhadap alam, dan pentingnya hidup rukun bersama,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong kegiatan serupa untuk meningkatkan kreativitas dan kecintaan anak-anak terhadap warisan budaya lokal. Selain itu, acara ini juga berfungsi sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antar lembaga PAUD dan TK se-Kecamatan Mengwi.

Ketua panitia Ni Putu Sulistya Dewi menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan. Parada ogoh-ogoh usia dini tahun ini mengambil tema “Melalui Kegiatan Ogoh-ogoh Kita Tanamkan Seni Budaya Bali Sejak Dini”.

Baca Juga  Ni Putu Putri Suastini Koster Mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional

Kegiatan ini diikuti oleh 34 lembaga dari 46 lembaga TK yang ada di Kecamatan Mengwi dengan jumlah peserta kurang lebih 2.000 anak TK. Kegiatan ini merupakan agenda Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Mengwi, yang didukung oleh Bunda PAUD Kecamatan Mengwi serta mendapatkan dukungan luar biasa dari Bunda PAUD Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jelang Hari Besar Keagamaan, Pemkot dan TPID Denpasar Gelar “High Level Meeting”

Published

on

By

tpid denpasar
PIMPIN HLM: Walikota Denpasar IGN Jaya Negara saat memimpin “High Level Meeting” (HLM) pengendalian inflasi jelang HBKN di Ruang Rapat Praja Madya Kantor Walikota Denpasar pada Selasa (10/3) siang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar melaksanakan High Level Meeting (HLM) di Ruang Rapat Praja Madya Kantor Walikota Denpasar pada Selasa (10/3) siang. Pelaksanaan High Level Meeting TPID ini dipimpin langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya. Adapun kegiatan kali ini digelar menjelang menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) di bulan Maret 2026, yakni Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri.

Hadir pula Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Ronald D. Parluhutan, Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar, Made Juli Ariana, Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Kanwil Bali, Eko Yudi Miranto, pimpinan OPD Pemkot Denpasar serta unsur terkait lain yang tergabung dalam TPID Kota Denpasar.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa HLM TPID ini bertujuan mensinergikan program bersama dan dibarengi juga dengan kerja keras seluruh unsur terkait bagaimana upaya mengendalikan inflasi di Kota Denpasar terutama jelang HBKN di bulan Maret 2026.

“Kami juga menyambut baik arahan dari pihak BI, BPS dan Bulog sehingga dapat disinergikan sesegera mungkin dalam pelaksanaan program pengendalian inflasi di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut Sekda Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya juga menekankan dalam forum HLM ini agar peserta dapat menyampaikan apa yang selama ini jadi hambatan sehingga dapat diurai satu demi satu oleh mitra kerja Pemkot Denpasar sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam mengambil kebijakan lintas sektor.

“Terutama yang menjadi perhatian yakni jenis komoditi penyebab inflasi di Kota Denpasar serta kelancaran pasokan dan kelancaran distribusi. Juga menyikapi tantangan dari pergerakan ekonomi global yang secara tidak langsung dapat berpengaruh terhadap rantai distribusi dan sebagainya,” ujar Eddy Mulya.

Baca Juga  HUT Ke-8 Toya Devasya Hot Spring Waterpark: Bangkit, Kuat dan Terus Berkembang

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Ronald D. Parluhutan menyebut pelaksanaan HLM TPID Kota Denpasar ini adalah cerminan perhatian penuh Pemkot Denpasar terhadap pengendalian Inflasi. Pihaknya mengapresiasi semangat dan koordinasi TPID Kota Denpasar dan Pemkot Denpasar melalui OPD terkait dalam melaksanakan berbagai program pengendalian inflasi terutama jelang HBKN di bulan Maret 2026 ini.

“Kami melihat Kota Denpasar memiliki peran strategis dalam pengendalian inflasi di Provinsi Bali. Bagaimana pengendalian inflasi juga berkaitan dengan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah. HLM TPID Kota Denpasar semoga dapat menjadi forum yang nantinya dapat memperkuat sinergi lintas instansi antara OPD, Perumda dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas harga,” ucapnya.

Sementara, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Denpasar, I Putu Agus Jayadi dalam pemaparannya menyampaikan High Level Meeting TPID dilaksanakan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) di bulan Maret ini.

Dikatakannya, upaya Pemkot Denpasar dan TPID dalam pengendalian inflasi di Kota Denpasar diantaranya melalui pemantauan harga dan stok untuk memastikan ketersediaan kebutuhan, melaksanakan rapat teknis TPID, menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting, pencanangan gerakan menanam, sidak pasar dan distributor untuk antisipasi terjadinya penahanan barang serta koordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan.

Selain itu, Agus Jayadi juga menjelaskan tentang berbagai rencana yang akan dilaksanakan sebagai upaya pengendalian inflasi jelang HBKN tahun 2026. Diantaranya Operasi Pasar oleh Perumda Pasar di Pasar Badung dan Pasar Kereneng di bulan Maret ini sebanyak 10 kali dan 2 kali di Plaza Pasar Badung, Pasar Murah Disperindag sebanyak 4 kali, pemantauan SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok) setiap harinya di Pasar Badung, Pasar Nyanggelan dan Pasar Kereneng oleh Disperindag, Bazar Pangan oleh DPKP Denpasar sebanyak 1 kali, dan pemantauan pasar tradisional oleh DPKP jelang HBKN sebanyak 1 kali.

Baca Juga  Ni Putu Putri Suastini Koster Mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional

“Untuk kelancaran distribusi dilaksanakan kerja sama Perumda Pasar Sewakadarma dengan Perumda Sanjayaning Singasana Kabupaten Tabanan, gerakan menanam oleh Dinas Pertanian, serta untuk jalannya komunikasi mengikuti Rakornas Kemendagri dan HLM TPID ini. Selain juga berbagai program kegiatan pengendalian Infasi Daerah lintas OPD lainnya,” jelasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca