Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pesan Koster di Hari Koperasi Ke-73, Beri Harapan Besar buat Pelaku Koperasi dan UMKM Bali

BALIILU Tayang

:

de
GUBERNUR BALI WAYAN KOSTER

BARU satu tahun sepuluh bulan menjabat sebagai Gubernur Bali, atau tepatnya dilantik 5 September 2018 lalu, Gubernur Bali Wayan Koster telah melakukan banyak perubahan terhadap tanah Bali. Di awal-awal tahun pertama dan kedua, Gubernur Koster fokus mewujudkan visi Bali era baru yakni menjaga keseimbangan alam, manusia, dan budaya Bali. Dimensi yang paling fundamental buat Bali, yang menjadi ekosistem kehidupan masyarakat yang ada di Bali.

‘’Tahun ketiga saya akan focus ke masalah ekonomi termasuk koperasi dan UMKM. Saya serius betul ingin cepat membangun Bali yang fundamental, kalau biasa-biasa bukan saya orangnya, sorry ya,’’ ujar Gubernur Koster di depan pelaku koperasi dan UMKM saat memberikan sambutan peringatan Hari Koperasi ke-73 dan UMKM Nasional ke-5 Tahun 2020 di Provinsi Bali bertajuk ‘Tatanan Kehidupan Era Baru Kebangkitan Koperasi sebagai Rumah Besar Pemberdayaan UMKM’ yang diselenggarakan di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (14/7-2020).

Untuk menuju Bali era baru seperti yang diidamkannya, Gubernur Koster mewujudkannya dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana. Artinya, menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, niskala dan sekala sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno.

Berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan dengan menyelenggarakan pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah dan terintegrasi, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945.

‘’Kalau ini didalami kaya sekali muatannya. Maka di dalam mewujudkan visi ini telah dirumuskan 22 misi, yang salah satunya adalah membangun kekuatan perekonomian rakyat Bali berbasis kerakyatan, berbasis kerajinan, berbasis kearifan lokal yang berpihak kepada sumber daya lokal Bali,’’ ujar mantan anggota DPRRI tiga periode ini.

Gubernur Koster menandaskan visi ini diwujudkan untuk menuju Bali era baru. Suatu era yang ditandai dengan tatanan kehidupan baru masyarakat yang diisi dengan suatu spirit baru, suatu nilai-nilai baru, suatu gerakan baru yang berpihak kepada sumber daya lokal, kearifan lokal, bergerak maju ke depan dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dengan modernisasi dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat dalam berbagai aspek.

Gubernur Koster yang juga menjabat ketua DPD PDIP Bali ini mengatakan pembangunan Bali era baru mencakup tiga dimensi utama. Pertama, menjaga keseimbangan alam, manusia dan kebudayaan Bali yang disebut dengan genuine-nya Bali, originalnya Bali. Kedua, memenuhi kehidupan kebutuhan dasar  krama Bali dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di dalamnya harapan dan aspirasinya. Dimensi yang ketiga adalah menyiapkan manajemen resiko dalam menghadapi tantangan dan permasalahan yang akan muncul, baik yang berdampak positif maupun negatif di masa yang akan datang, baik dalam era berskala lokal, nasional maupun global. Inilah yang kemudian dijabarkan dalam lima program prioritas.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Tegaskan Dukungan Pemprov Bali dalam Penguatan Keamanan TSS Selat Lombok

Prioritas pertama bidang pangan, sandang dan papan. Kedua kesehatan dan pendidikan, ketiga adalah jaminan sosial dan ketenagakerjaan, keempat bidang adat, agama, tradisi, seni dan budaya, dan prioritas kelima adalah pariwisata.

‘’Kemudian juga infrastruktur pendukung untuk lima bidang prioritas tersebut, termasuk infrastruktur darat, laut, udara secara terintegrasi dan terkoneksi di seluruh Bali. Ini gambaran besarnya pak. Bali yang akan saya jalankan dalam lima tahun kepemimpinan saya,’’ ujar Gubernur Koster di depan pelaku koperasi dan UMKM.

Oleh karena itu, sejak dilantik sebagai gubernur 5 September 2018, terpilih dengan memperoleh suara 57,68 persen, buat Koster bukan soal dipilih dan tidak, bahwa koperasi adalah satu dimensi yang menjadi perhatian seriusnya dalam kaitan dengan perekonomian di Bali yang berbasis pada ekonomi kerakyatan.

Di awal-awal tahun pertama dan kedua, Gubernur Koster memang fokus pada dimensi pertama yakni menjaga keseimbangan alam, manusia, dan budaya Bali. Karena ini yang paling fundamental, paling strategis, yang paling prinsip di Bali. Ini modal kita yang sekaligus menjadi ekosistem kehidupan masyarakat yang ada di Bali.

Langkah pertama yang dilakukan dengan mengeluarkan kebijakan Pergub No. 79 Tahun 2018 tentang penggunaan busana adat Bali. Apa yang mau dibangun dari pergub ini adalah membangun kecintaan, kebanggaan, memperkuat harga diri, dengan identitas budayanya, salah satunya adalah busana adat Bali. Busana adat Bali adalah simbol identitas bagi budaya yang harus dikenakan kepada krama Bali.

’Astungkara, pergub ini dimana hari Kamis harus berbusana adat Bali, hari Purnama Tilem harus berbusana adat Bali, hari jadi Pemprov Bali kabupaten/kota harus berbusana adat Bali, dan tambah lagi saya perluas dengan surat edaran setiap event nasional dan internasional yang dilaksanakan di Bali minimum panitia penyelenggaranya harus berbusana adat Bali atau busana nusantara,’’ ujar orang nomor satu di Bali asal Desa Sembiran Buleleng ini.

Baca Juga  Astungkara, Sabtu Ini Kasus Sembuh di Denpasar Tembus 72 Orang

Ternyata respons terhadap pergub ini bagus. Sekarang orang senang berbusana adat Bali. Pergub yang tujuannya mengangkat identitas Bali dengan busana adat Balinya ternyata menimbulkan dampak ekonomi kerakyatan buat masyarakat. Perajin busana adat Bali sekarang tumbuh di mana-mana, di Klungkung, Karangasem, Jembrana, Denpasar, Gianyar , Buleleng, di Bangli. Pedagang dan toko-toko busana adat Bali tumbuh semarak.

Kreasinya berkembang dan fasionnya pun berkembang. Selain membangkitkan kecintaan pada budaya, ekonominya juga tumbuh. Ekonomi yang berbasis kerakyatan lagi. Di sini IKM, UMKM, koperasi masuk semua, di antaranya prioritas masalah sandang. Gubernur juga telah menunjukkan keberpihakannya terhadap UMKM, salah satunya dengan menggratiskan stan UMKM di ajang Pesta Kesenian Bali yang total biasanya mendapat pemasukan 1,5 milyar ke APBD.

Buat Gubernur Koster, PKB bukan tempat mencari uang, tetapi tempat untuk menolong orang. Untuk meningkatkan pendapatan daerah ia punya strategi. 1 tahun menjabat dapat 700 milyar belum lagi mendapatkan akses anggaran dari kementerian di Jakarta karena pergaulannya yang bagus. Semua pembangunan infrastruktur jalan beratus-ratus milyar yang belum pernah terjadi sebelumnya.

de
SERAHKAN PENGHARGAAN: Gubernur Koster menyerahkan badan hukum koperasi kepada tiga koperasi dan penghargaan koperasi berkinerja dengan baik kepada 15 koperasi se-Bali, Selasa (14/7).

Gubernur memaparkan beberapa pembangunan infrastruktur dalam dua tahun ini sedang berjalan dan akan terus berjalan untuk mewujudkan Bali era baru. Di antaranya shortcut 7, 8, 9, 10, pelabuhan segitiga Sanur-Nusa Penida- Nusa Lembongan, penataan kawasan suci Pura Agung Besakih, tol Jembrana Denpasar, kereta api Bandara Ngurah Rai-Kubutambahan Buleleng, Pelabuhan Benoa.

Untuk pembangunan pelabuhan segitiga Sanur-Nusa Penida – Lembongan rencana ground breaking dilakukan 3 Agustus ini dengan anggaran tahun 2020-2021 Rp 450 milyar dan selesai 2021.

Sedangkan untuk shortcut tahun ini akan ditender lagi titik 7, 8 dan lanjut titik 9 dan 10 paling lambat 2022 selesai. ‘’Kalau saya berencana penuh perhitungan. Sing dadi satua-satua den kalau saya ngomong pasti akan saya wujudkan. Uling pidan shortcut itu menjadi visi setiap pilkada, kuale sing ada taen mejalan. Setelah Gubernur Wayan Koster mare nyidaang mejalan,’’ ujarnya.

Pembangunan infrastruktur ini sekaligus memberikan harapan pada pelaku koperasi. Gubernur lanjut segera membangun tol Gilimanuk-Denpasar dimana akhir tahun ini pembebasan lahan. Maret 2021 rencananya ground breaking 1 ruas dari Pekutatan ke Tabanan sepanjang 40 km. Tahap berikut dari Gilimanuk ke Pekutatan. ‘’Jalur tolnya sudah presentasi. Kalau ini ada swasta yang bangun. Pak Menteri PU dukung penuh,’’ tegasnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Komit Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Potensi Lokal

Terus, kereta api dari Bandara Ngurah Rai ­- Sunset Road, ke Mengwi Tani, Singapadu, Ubud, Tegalalang, kemudian Catur, Kubutambahan Buleleng. ‘’Saya rancang dulu itu, akan dibangun BUMN bekerja sama dengan swasta sudah mulai dibuat disain jalurnya,’’ tambahnya.

Begitu juga Pelabuhan  Benoa dikembangkan bersama Menteri BUMN dimana disain total berganti harus persetujuan gubernur. Nanti ada tempat UMKM, ada tempat untuk koperasi majang di sana. ‘’Tempatnya itu saya upayakan tanpa biaya sewa,’’ ujarnya.

Yang berikut adalah pembangunan Kawasan Suci Pura Agung Besakih. Tahun ini berjalan sudah tender manajemen konstruksi, bulan September tender fisik/konstruksinya. Di kawasan Besakih akan ada parkir besar 4 lantai ke bawah di Manik Mas, kemudian akan ditata bencingah-nya yang saat ini terkesan romon, toiletnya banyak. ‘’Sekarang sudah dibuat disain, sudah keren, keren, keren…keren banget,’’ ujar Koster sambil mengancungkan jempol.

Parkir saja menghabiskan dana Rp 500 milyar dari Menteri PU,  pembebasan tanah tahun ini selesai menghabiskan dana Rp 103 milyar dari Pemprov Bali. Untuk penataan bencingah baik penataan kios, warung dan pembebasan tanah senilai 61 milyar akan dibayar di perubahan ini. Anggaran pembangunannya sekitar 250 milyar dari APBD Bali 2021. Jadi pembangunan di Besakih akan selesai akhir 2021.

‘’Len nyanan pak (beda nanti pak, red), akan ada koperasi, ada kios-kios tertata rapi, indah dengan tamannya supaya betul-betul agung dan suci wilayah itu dengan parahyangannya. Itu yang sedang saya pikirkan. 500 milyar fisiknya di parkir, 250 milyar di bencingah sama margi agung, pembebasan lahan 103 milyar dan 61 milyar, jumlahnya hampir 1 triliun,‘’ ungkapnya sembari mengatakan akan jadi wahana untuk fasilitasi UMKM dan koperasi.

Gubernur menandaskan dalam dua tahun ini, ia sedang konsentrasi menata regulasi perda dan pergub untuk pembangunan Bali lima tahun dan astungkara 10 tahun. Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dua tahun ini, perda dan pergubnya sekarang sudah selesai 15 perda, 12 sudah diberlakukan dan 3 lagi masih proses. Perda Kelautan, Perda Perindustrian dan Perda Rencana Umum Energi Daerah. ‘’Saya target akhir Agustus harus selesai,’’ ucapnya.

Sedangkan dari 24 pergub, 23 sudah selesai dan 1 lagi belum karena mendadak dibikin gara-gara PMI yang banyak bekerja di luar negeri totalnya 22 ribu. Pergub ini tentang sistem perlindungan pekerja migran Indonesia krama Bali supaya mereka nyaman mendapat perlindungan.  Para PMI akan dikonek dalam satu sistem digital sehingga mudah berkomunikasi.

‘’Dua tahun ini akan saya tuntaskan. Inilah satu regulasi totalnya 35 akan dipakai menata pembangunan Bali secara fundamental dan komprehensif untuk ke depan baik alam, budaya dan manusianya mencakup lima bidang prioritas termasuk koperasi.

Keberpihakan Gubernur Koster terhadap sumber daya lokal Bali bahwa koperasi-UMKM ini harus dibangun dari hulu sampai ke hilir. Pelakunya mesti orang-orang lokal Bali. Karena itu, koperasi ini harus berbasis pada potensi lokal Bali. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Dies Natalis Ke-24 ITB STIKOM Bali

Usung Tema “Agni Jnana Jagadhita”, Sebagai Pijar Pengetahuan untuk Kesejahteraan dan Kebahagiaan Semesta

Loading

Published

on

By

Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali menggelar Dies Natalis Ke-24 dirangkai peluncuran buku "Citra dan Biaya" di aula Kampus Pusat ITB STIKOM Bali, Renon, Denpasar.
DIES NATALIS: Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali saat menggelar Dies Natalis Ke-24 yang dirangkai peluncuran buku “Citra dan Biaya” pada Senin, 10 Agustus 2026 di aula Kampus Pusat ITB STIKOM Bali di Renon, Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali menggelar Dies Natalis Ke-24 pada Senin, 10 Agustus 2026 di aula Kampus Pusat ITB STIKOM Bali di Renon, Denpasar. Dies Natalis ini mengusung tema Agni Jnana Jagadhita yang dimaknai sebagai pijar pengetahuan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan semesta.

Hadir pada puncak Dies Natalis tersebut Pembina, Pengawas dan para Pengurus Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar, para Pejabat Struktural ITB STIKOM Bali serta para dosen dan mahasiswa.

Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem, MA dalam sambutannya mengatakan bahwa perayaaan Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali mengingatkan pada tahun 2002 lalu, Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar mendirikan sebuah lembaga pendidikan tinggi dengan keyakinan bahwa masa depan Bali dan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan dan sumber daya manusia yang unggul.

“Pada saat itu ITB STIKOM Bali hadir sebagai kampus teknologi informasi pertama di Bali,” ujar Prof. Bandem.

Setelah 24 tahun perjalanan, ITB STIKOM Bali kini telah memiliki sekitar 6.000 mahasiswa aktif dan telah melahirkan 12.000 lebih lulusan. Mereka menyebar ke berbagai bidang kehidupan, menjadi profesional, pengusaha, pemimpin, pendidik, praktisi teknologi dan bagian dari masyarakat yang membangun Bali, Indonesia bahkan dunia.

Sesuai dengan tema Agni Jnana Jagadhita yang dimaknai sebagai pijar pengetahuan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan semesta maka Dies Natalis adalah momentum untuk melakukan refleksi, dari mana kita datang, dimana kita berada dan kemana kita akan melangkah.

“Oleh karena itu, ilmu pengetahuan yang dikembangkan di ITB STIKOM Bali hendaknya bukan sekedar menjadi cahaya bagi dirinya sendiri tetapi menjadi pijar menerangi kehidupan masyarakat.

Baca Juga  Ciptakan Pariwisata Denpasar Aman Covid-19, Disparda Terapkan Sertifikasi Protokol Kesehatan

“Teknologi tidak boleh berhenti pada kecanggihan, ilmu pengetahuan tidak boleh hanya menghasilkan gelar, pendididkan tinggi tidak boleh hanya menghasilkan lulusan. Lebih jauh dari itu, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni harus memberikan manfaat nyata bagi kemanusiaan dan kesejahteraan semesta,” ucap Bandem.

Prof. Bandem kemudian mengingatkan bahwa dunia sedang mengalami perubahan yang sangat cepat. Artificial intelligence telah mengubah cara manusia belajar, bekerja, berkomunikasi dan menciptakan sesuatu. Oleh karena itu, tidak cukup hanya menguasai teknologi tetapi juga memiliki kreativitas, kemampuan beradaptasi, karakter, etika, kepemimpinan dan kemampuan berkolaborasi.

Sementara itu, Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan dalam sambutannya mengatakan bahwa jumlah mahasiswa ITB STIKOM Bali sebanyak 6.182 orang dengan 6 program studi dan 3 Program Dual Degree (jadi 9 program). Asal daerah dari para mahasiswa hampir 70% merupakan putera/i daerah Bali. Sedangkan sisanya datang dari hampir 38 provinsi yang ada di Indonesia bahkan dari luar negeri yakni Perancis, Irak, Jepang, China, Korea Selatan, Philipina, Thailand, Myanmar, Bela Rusia dan Timor Leste.

Sedangkan jumlah alumni sampai dengan wisuda 37 sebanyak 12.337 orang yang terdiri dari S2 sebanyak 54 orang, S1 sebanyak 11.519 orang dan D3 sebanyak 764 orang, yang telah bekerja dan berwirausaha di berbagai bidang/sektor baik pemerintah (PNS, TNI, Polri, BUMN/D) maupun swasta di dalam maupun di luar negeri.

Saat ini jumlah dosen tetap di ITB STIKOM Bali adalah 225 orang untuk 6 program studi. Dosen dengan Pendidikan S3 sebanyak 31 dosen dan 28 dosen yang studi lanjut S3 baik di dalam maupun luar negeri. Sebanyak 111 orang sudah lulus sertifikasi dosen.

Atas dukungan dan persetujuan yayasan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ITB STIKOM Bali telah memberikan beasiswa kepada 11.002 orang mahasiswa dengan taraf ekonomi kecil dan menengah dengan jumlah beasiswa sebesar Rp 68.955.625.381 bagi mahasiswa D3, S1 maupun S2. Beasiswa tersebut diberikan kepada krama Bali yang berasal dari 9 kabupaten/kota se Bali dan beberapa orang dari luar Bali.

Baca Juga  NET89 Peduli Gelar Aksi Donor Darah dan Donasikan Dana CSR ke Panti Asuhan

Saat ini, ITB STIKOM Bali sudah menerapkan program Kampus Berdampak yang telah resmi menggantikan program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka mulai tanggal 2 Mei 2025 bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional.

“Eksistensi kita juga sudah diapresiasi kalangan lembaga lain baik pemerintah, swasta, BUMN, BUMD maupun sesama Perguruan Tinggi baik dalam maupun luar negeri. Pada setiap kali pelaksanaan wisuda, selalu ditandatangani MoU dengan para mitra,” ujar Dadang.

Sampai saat ini ITB STIKOM Bali telah bekerjasama dengan ratusan mitra dari kalangan Pemerintah, BUMN, Industri, dan Perbankan. Kerja sama internasional di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan beberapa negara, yakni: Amerika Serikat, Cambodia, Australia, Caymand Island, China, Hungaria, India, Jepang, Korea, Malaysia, Phillipinies, Polandia, Singapore, Taiwan dan Thailand.

Lebih lanjut, Dadang menyampaikan, dalam menyemarakkan kegiatan perayaan Dies Natalis ke-24 telah dilaksanakan pameran Robot STIKOM Grup dan pelatihan Cyber Security dengan 200 orang peserta dari STIKOM Grup yang diselenggarakan oleh Bisma Informatika bekerjasama dengan Paralaxnet, sebuah perusahaan asal Amerika yang mencari ribuan talenta digital dari Indonesia dan tidak lupa diselenggarakan juga lomba-lomba.

Pada puncak acara juga digelar peluncuran buku biografi Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan oleh Ketua Yayasan IB Dharma Adyaksa. Buku berjudul “Citra dan Biaya” ini merupakan dokumentasi tentang gagasan, perjuangan, kepemimpinan, tantangan dan nilia-nilai yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

ITB STIKOM Bali Luncurkan LinkedIn Learning Center pada Dies Natalis Ke-24

Perkuat Peran Career Center Cetak Talenta Berdaya Saing Global

Loading

Published

on

By

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan memberikan sambutan peluncuran LinkedIn Learning Center pada perayaan Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali.
DIES NATALIS: Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan saat memberikan sambutan pada perayaan Dies Natalis ke-24 Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali pada Senin, 10 Agustus 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-24 Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali pada 10 Agustus 2026, ITB STIKOM Bali meluncurkan LinkedIn Learning Center sebagai inisiatif strategis untuk menghadirkan akses pembelajaran digital berstandar internasional bagi mahasiswa dan dosen. Peluncuran ini sekaligus memperkuat peran Career Center ITB STIKOM Bali sebagai pusat pengembangan karier, peningkatan kompetensi, serta penghubung lulusan dengan dunia industri global melalui platform cdc.stikom-bali.ac.id dan media sosial Instagram @CDC.stikombali.

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan, dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional, ITB STIKOM Bali melalui Career Center secara resmi menghadirkan LinkedIn Learning Center sebagai bentuk kolaborasi strategis dengan ekosistem LinkedIn. “Program ini memberikan akses luas bagi mahasiswa dan dosen untuk meningkatkan keterampilan teknis (hard skills) maupun keterampilan interpersonal (soft skills) yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” ujarnya.

Dr. Dadang menegaskan bahwa LinkedIn Learning Center dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi modern melalui akses ke ribuan kursus profesional berstandar internasional yang disampaikan oleh para pakar industri. Selain itu, program ini juga memperkuat personal branding dengan membantu optimalisasi profil LinkedIn secara profesional guna menarik perhatian perekrut global (headhunters).

Tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi individu, LinkedIn Learning Center juga membuka peluang perluasan jejaring profesional internasional dengan menghubungkan mahasiswa dan dosen ke komunitas profesional global. Melalui program sertifikasi yang disediakan pada platform LinkedIn Learning Center dan diakui secara internasional, program ini turut mempersiapkan lulusan agar semakin siap memasuki dunia kerja.

Dr. Dadang mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret institusi dalam mewujudkan program Dikti Saintek Berdampak. ITB STIKOM Bali berkomitmen tidak hanya mencetak lulusan berijazah, tetapi juga melahirkan talenta digital yang kompeten, berdaya saing global, dan siap bersaing di pasar kerja internasional. (eka/bi)

Baca Juga  Ketua Yayasan Dwijendra Ketut Wirawan: Pandemi Covid Pacu Lakukan Inovasi

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

ITB STIKOM Bali Luncurkan Program J-1 EA Exchange pada Dies Natalis Ke-24, Buka Peluang Magang Bergaji di Amerika Serikat

Published

on

By

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan bersama perwakilan EA Exchange Rossi Chu menandatangani kerja sama Program J-1 Internship & Trainee saat Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali.
TANDA TANGAN KERJA SAMA: Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan bersama EA Exchange by Honey Hills Group yang diwakili Rossi Chu saat penandatanganan kerja sama Program J-1 Internship & Trainee, bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali pada 10 Agustus 2026. (Foto: bi)  

Denpasar, baliilu.com – Bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-24 Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali pada 10 Agustus 2026, ITB STIKOM Bali bersama EA Exchange akan meluncurkan Program J-1 Internship & Trainee sebagai jalur karier internasional bagi mahasiswa dan lulusan. Program ini memperkuat peran ITB STIKOM Bali sebagai pusat pengembangan karier global melalui layanan informasi, pendampingan, dan penyiapan mahasiswa menuju dunia kerja internasional

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan bahwa sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing lulusan di tingkat internasional, ITB STIKOM Bali bekerja sama dengan EA Exchange untuk membuka peluang magang profesional di Amerika Serikat melalui program resmi U.S. Exchange Visitor Program (Visa J-1). “Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa aktif dan lulusan baru (fresh graduates) untuk memperoleh pengalaman kerja profesional di berbagai perusahaan di Amerika Serikat,“ ujarnya.

Melalui Program J-1 Internship & Trainee, sebut Rektor, peserta berkesempatan memperoleh kompensasi berkisar antara USD 2.400 hingga USD 6.400+ per bulan, atau setara sekitar Rp 38 juta hingga Rp 100 juta+ per bulan. Selain pengalaman bekerja di lingkungan bisnis profesional Amerika Serikat, peserta juga dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris profesional sekaligus membangun jejaring karier internasional. Dalam mempersiapkan kompetensi bahasa Inggris, calon peserta juga didorong untuk mengikuti pelatihan bahasa Inggris sejak awal perkuliahan melalui fasilitas Language Learning Center yang disediakan di kampus ITB STIKOM Bali.

EA Exchange memberikan pendampingan secara menyeluruh (end-to-end support), mulai dari konsultasi karier, optimalisasi resume, pencocokan perusahaan (employer matching), persiapan wawancara, proses pengurusan visa, hingga bantuan akomodasi selama berada di Amerika Serikat.

Baca Juga  Ny. Putri Koster: Perempuan adalah Pendidik Utama dalam Keluarga

Dr. Dadang mewakili Manajemen ITB STIKOM Bali menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret institusi dalam mewujudkan program Dikti Saintek Berdampak. ITB STIKOM Bali berkomitmen melahirkan talenta digital yang kompeten, berdaya saing global, dan siap bersaing di pasar kerja internasional melalui pengalaman kerja nyata di luar negeri.

Program J-1 terbuka bagi mahasiswa aktif, lulusan baru (maksimal 12 bulan setelah kelulusan untuk kategori Intern), serta profesional muda (kategori Trainee) yang memiliki latar belakang akademik yang relevan dan kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang baik. Proses pendaftaran dilakukan melalui empat tahapan, yaitu Apply & Select, Interview, Visa Processing, dan Fly to USA. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca