Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Adi Arnawa Pimpin Rakor Evaluasi Pelaksanaan Penanganan Covid di Badung

BALIILU Tayang

:

de
Sekda Wayan Adi Arnawa saat memimpin rakor evaluasi pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung di Puspem Badung, Selasa (15/3). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan arahan terkait menindaklanjuti hasil rapat evaluasi pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung di samping dilaksanakannya gebyar vaksinasi booster, bertempat di Ruang Pertemuan Sekda, Puspem Badung, Selasa (15/3).

Turut hadir Wakapolres Badung Kompol I Ketut Dana, Kabag Ops. Polres Badung Kompol I Gede Made Surya Atmaja P, pimpinan OPD terkait, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya, Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Badung AA Putu Sutarja dan Dewa Putu Metayana Perwakilan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA).

Sekda Badung Adi Arnawa dalam arahannya mengatakan, menindaklanjuti hasil rapat evaluasi pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung yang sudah melandai dan seiring dengan kebijakan Pemerintah Pusat untuk tidak memberikan karantina dan visa on arrival, dimana ini memberikan ruang yang cukup lebar buat para wisatawan yang masuk ke Bali. “Saya melihat dari kebijakan ini, kita mendapatkan ruang yang cukup besar, bahwa penanganan Covid di Bali Khususnya di Badung benar-benar bisa dilaksanakan secara profesional. Berangkat dari kondisi itu, saya melihat bahwa penanganan Covid-19, merupakan suatu garansi bagi kita kepada para wisatawan untuk berani datang ke Bali khususnya ke Badung,” ujarnya.

Sekda Badung pimpin rakor. (Foto: Ist)

Dikatakan dari hasil evaluasi yang dilakukan, ada dua hal yang dapat dilihat untuk menjadi atensi dalam waktu jangka pendek yakni pertama dilakukannya gebyar vaksinasi dalam rangka upaya Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Kedua, dilihat bahwa dengan kehadiran dari para wisatawan mancanegara yang datang ke Bali khususnya ke wilayah Badung, memberikan angin segar kepada Pemerintah Kabupaten Badung. “Para wisatawan yang datang ke Bali pasti ada yang pernah tertular Covid-19, maka dari itu di Badung ingin membuat suatu percepatan penanganan dari segi kesiapan penanganan Fasilitas Kesehatan (Faskes) Rumah Sakit,” ungkapnya.

Baca Juga  Rakor DPRD Badung soal SE Rasionalisasi, Putu Parwata Minta Eksekutif Transparan terhadap Kondisi Keuangan Kabupaten Badung

Lebih lanjut, Sekda Adi Arnawa mengatakan bahwa di Badung ada 10 rumah sakit dan 8 diantaranya melayani Covid-19 termasuk RSUD Mangusada. Walaupun situasi Covid-19 di Badung melandai, diharapkan rumah sakit tetap menyiapkan beberapa ruangan untuk menangani pasien Covid-19. Dengan terciptanya kondisi seperti ini di Badung, sudah disiapkan langkah-langkah pencegahan terjadinya Covid-19, di samping para wisatawan tidak akan ragu-ragu untuk datang ke Bali. “Terkait rapat hari ini dalam rangka kita untuk merumuskan beberapa hal yakni adanya gebyar vaksinasi setiap hari Sabtu di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung. Karena dari pantauan hasil di lapangan, bahwa masyarakat lebih nyaman dengan tempat luas, tempat parkir aman, sehingga masyarakat cenderung memilih vaksinasi di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung. Maka dari itu langkah ini sangatlah tepat untuk kita mambangun pondasi yang kuat terutamanya dalam rangka penanganan Covid-19 di Wilayah Badung ini,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan dr. Nyoman Gunarta melaporkan terkait situasi terkini kasus Covid-19 yang ada di Badung sudah melandai, mengikuti juga perkembangan di Nasional. Untuk tingkat vaksinasi per hari kemarin sudah di angka 38,4% untuk vaksinasi booster dan 10%-nya merupakan sumbangan dari TNI-Polri dan pihak lainnya.

“Untuk pembukaan pariwisata, di Badung sudah memenuhi syarat, di samping diarahkan tingkat vaksinasi booster ada di angka 30% dan tetap bergerak sampai hari ini. Terkait penanganan Covid-19 kita tetap memikirkan di hulunya  menjadi prioritas, untuk menyaring orang yang masuk ke Badung sehingga sedikit mungkin terpapar Covid-19. Dan jika ada yang terpapar Covid-19 akan diarahkan ke tempat isolasi, dilanjutkan dengan proses tracing dan tracking akan tetap dilakukan. Terkait di hulu, peran dari stakeholder sangatlah penting untuk tetap mengedepankan prokes khususnya di tempat keramaian dan tempat wisatawan,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Dipusatkan di Badung, Sekda Adi Arnawa Buka FGD Perencanaan dan Penatausahaan Keuangan Lingkup Setda Se-Indonesia

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  Rakor DPRD Badung soal SE Rasionalisasi, Putu Parwata Minta Eksekutif Transparan terhadap Kondisi Keuangan Kabupaten Badung

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Lovina Festival, Gemarikan Jadi Daya Tarik Pengunjung

Published

on

By

Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian kuliner olahan ikan laut Gemarikan di Pantai Tasik Madu, Lovina, Buleleng.
Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian Gemarikan. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Setelah resmi dibuka oleh Bupati Buleleng kemarin, Hari kedua Lovina Festival digelar Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang menyediakan 500 porsi makanan dari olahan ikan bertempat di Pantai Tasik Madu Lovina. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, Sabtu (25/7).

Kadis Melandrat lanjut menjelaskan bahwa rangkaian Lovina Festival hari kedua menyediakan kuliner laut yaitu olahan ikan berupa bakso, sate, ikan panggang sebanyak 500 porsi dengan tujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar makan ikan laut, karena seperti diketahui gizi ikan laut itu sangat tinggi.

“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.

Kadis Lingkungan Hidup ini menambahkan, tema Lovina Festival sekarang selaras dengan aktivitas bahari wilayah Buleleng yang memiliki garis pantai terpanjang. Dengan potensi laut yang dimiliki berlimpah, melalui kegiatan inilah kita mengajak seluruh masyarakat untuk gemar makan ikan laut beserta olahannya.

Salah satu pengunjung bernama Sri Yulianti mengatakan acara Lovina sangat keren, konsepnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai inovasi.

Disinggung terkait menu gemarikan, Yuli mengakui sangat suka dengan olahan ikan laut terutama sate.”Masakan Bali sangat suka, karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.

Di akhir Yulianti menilai suasana Lovina saat ini sudah tertata dengan baik, menurutnya kawasan ini sangat bagus terutama saat sunsetnya, keren sekali. Ia berharap event Lovina Festival makin bagus lagi kedepannya. (gs/bi)

Baca Juga  Tindak Lanjut Kebakaran Panti Asuhan Wisma Anak Harapan Dalung, Sekda Badung Gelar Rakor

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa di Juwuk Legi, Baturiti

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Dirga.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup Dirga. (Foto: dok)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang warga.

“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat yang selama ini menjadi kekuatan Tabanan.

Di tengah suasana duka, Bupati Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban yang terdampak sebagai bentuk tali kasih. Santunan tersebut merupakan ungkapan empati dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Bupati Sanjaya berharap seluruh masyarakat Tabanan tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, sehingga proses hukum dapat berlangsung dengan baik dan kehidupan bermasyarakat kembali berjalan dalam semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai. (gs/bi)

Baca Juga  Tindak Lanjut Kebakaran Panti Asuhan Wisma Anak Harapan Dalung, Sekda Badung Gelar Rakor

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca