Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Badung Adi Arnawa Dukung Muswil V RAPI Wilayah 07 Badung

BALIILU Tayang

:

AUDIENSI: Sekda Adi Arnawa saat menerima audiensi Panitia Musyawarah V RAPI yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekda Badung, Selasa (14/9).

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung siap mendukung penuh kegiatan RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) sebagai Organisasi Sosial Kemasyarakatan di Kabupaten Badung yang bergerak di bidang Informasi dan Komunikasi Bencana serta mengajak seluruh insan RAPI agar dapat selalu berperan aktif dan berkontribusi kepada masyarakat Badung.

Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa saat menerima audiensi Panitia Musyawarah V RAPI yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekda Badung, Selasa (14/9).

Ditambahkan Sekda Adi Arnawa, anggota RAPI terlebih dahulu harus mengetahui bahaya tentang Covid-19 agar nanti dapat memberikan edukasi kepada masyarakat. Pihaknya juga  mengimbau untuk tetap mensupport dan membantu pemerintah dalam meneruskan dan mengimbau masyarakat untuk turut serta memerangi pandemi Covid-19 ini di Badung maupun di Bali.

“Mudah-mudahan kita turun secepatnya ke level 2 dan bisa membuka pariwisata secepatnya. Semakin banyak organisasi atau komunitas yang membantu menyosialisasikan dan menginformasikan, saya yakin semakin cepat masyarakat yang tahu dan bisa bersama-sama untuk bangkit dari pandemi ini,” ucapnya.

Pihaknya juga mengimbau agar Muswil mengedepankan protokol kesehatan yang ketat dan membatasi peserta yang hadir setengah dari kapasitas gedung. ”Terima kasih sudah mau datang, berdialog dan berkomunikasi, semoga kita sehat semua dan selalu berdoa agar kasus cepat turun dan kita bisa segera membuka pariwisata secepatnya,” harapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Muswil RAPI V Ketut Nesa mengatakan rencana Muswil ini diadakan dengan setengah dari kapasitas gedung. Pihaknya hadir untuk melakukan audiensi serta mengundang Bapak Wayan Adi Arnawa agar dapat turut serta Hadir dalam Muswil V RAPI Wilayah 07 Kabupaten Badung dan mohon izin untuk meminjam fasilitas Gedung Kriya Gosana untuk musyawarah dan Kertha Gosana untuk pelantikan.

Baca Juga  Tutup BBGRM, Sekda Adi Arnawa: Pertahankan Budaya dan Tradisi Gotong-royong untuk Jadikan Desa Pecatu Unggul

Selama dua bulan ini, pihaknya sudah membantu tim Satgas Covid-19 Kabupaten Badung dengan berbagi masker di seluruh kecamatan dengan tetap mengedepankan prokes. “Terimakasih kepada Bapak Sekda Badung dan Pemerintah Kabupaten Badung atas segala dukungan yang telah diberikan selama ini kepada RAPI dan support penuh Pemerintah Kabupaten Badung dalam menyongsong Musyawarah Wilayah V RAPI Wilayah 07 Kabupaten Badung,” imbuhnya. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Gelar Psikotes Pejabat Eselon II: Gubernur Koster Ingin Potret Utuh, Bukan Sekadar Portofolio

Published

on

By

Psikotes Pejabat Eselon II Pemprov Bali
HADIRI PSIKOTES: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri pelaksanaan psikotes bagi seluruh pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali bertempat di Ruang Sidang Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah, Lantai 4, Gedung Fakultas Kedokteran Udayana, Kampus Sudirman, Denpasar, Selasa (20/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster buka suara terkait pelaksanaan psikotes bagi seluruh pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali bertempat di Ruang Sidang Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah, Lantai 4, Gedung Fakultas Kedokteran Udayana, Kampus Sudirman, Denpasar, Selasa (20/10/2026).

Gubernur menegaskan, psikotes ini bukan untuk mencari-cari kesalahan pejabat, melainkan untuk mendapatkan gambaran profil karakteristik personal yang lebih utuh dan komprehensif.

“Terima kasih telah mengikuti tes psikotes ini. Saya ingin mendapatkan gambaran profil karakteristik personal seluruh pejabat Eselon II,” ujar Gubernur Bali.

Menurutnya, selama ini penilaian melalui manajemen talenta masih terdapat bias dan tidak sepenuhnya cocok dengan ekspektasi di lapangan. Maka untuk pengisian jabatan Eselon II, III, dan IV Gubernur mengaku belum pernah bertemu langsung dengan para pejabat yang bersangkutan. Penilaian untuk promosi jabatan hanya berdasarkan portofolio, yang dinilai tidak selalu menggambarkan kompetensi yang sesungguhnya.

“Karena itu saya buat tes ini agar saya mendapatkan gambaran lebih personal yang lebih utuh. Saya ingin jabatan ini betul-betul diisi oleh kompetensi yang profesional dan kepemimpinan yang tepat,” tegasnya.

Gubernur menekankan, pejabat Eselon II memiliki peran vital sebagai pimpinan langsung yang menjadi tangan Gubernur dalam mengoperasionalkan program di masing-masing kepala perangkat daerah.

Koster menambahkan, karakter seseorang sangat mempengaruhi perilaku. Secara sosiologi bisa berdampak negatif maupun positif, tergantung darimana yang lebih dominan dan hal itu akan sangat memengaruhi kinerja serta ekosistem lingkungan kerjanya tersebut.

Gubernur juga memastikan bahwa hasil psikotes tersebut bersifat rahasia dan tidak akan disebarluaskan.

“Hasilnya tidak disebarluaskan. Ini bukan berarti akan dicopot dari jabatan, meskipun saya dapat gambaran ke depannya kalau kinerjanya tidak bagus, apalagi ini Eselon II,” jelasnya.

Baca Juga  Soal Teknologi RDF, Sekda Adi Arnawa Instruksikan OPD Terkait Atensi Masalah Sampah di Badung

Lebih lanjut, Gubernur meminta seluruh pejabat untuk meningkatkan kinerja dengan mengerjakan program sesuai matriks yang telah ditetapkan dan sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing.

“Bukan hanya sistematis dalam bekerja, tapi memahami kinerja yang baik sebagai Aparatur Sipil Negara. Harus lebih responsif dan lebih tepat dalam mengerjakan kebijakan ke depannya,” imbuh Gubernur Bali.

Psikotes ini merupakan bentuk kerja sama Fakultas Kedokteran Unud dan BKPSDM Pemprov Bali guna mendorong kesejahteraan kerja dan kinerja ASN dengan gelar pemetaan profil psikologis pejabat eksekutif yang telah berlangsung mulai pukul 09.00-12.00 WITA. Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang pejabat pimpinan tinggi pertama di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dorong Birokrasi Inovatif, Bupati Sutjidra Resmikan ASN Corporate University dan Si Bijak Paten

Published

on

By

Peluncuran ASN Corporate University Buleleng
SI BIJAK PATEN: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat menghadiri peluncuran ASN Corporate University dan Sistem Informasi Kebijakan Pengembangan Kompetensi (Si Bijak Paten) di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Senin (19/10). (Foto: Hms Tbn)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat reformasi birokrasi di Bumi Panji Sakti. Langkah konkret tersebut diwujudkannya lewat peluncuran ASN Corporate University dan Sistem Informasi Kebijakan Pengembangan Kompetensi (Si Bijak Paten) di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Senin (19/10).

Di bawah kepemimpinannya, Pemkab Buleleng menggandeng Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk menghadirkan sistem pembelajaran terintegrasi. Terobosan ini digagas Bupati Sutjidra agar peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) tidak berhenti sekadar pada pelatihan formal, melainkan langsung bermuara pada penerapan kerja nyata di lapangan.

Di hadapan Kepala LAN Dr. Muhammad Taufiq Dea, Wakil Bupati Gede Supriatna, unsur pimpinan DPRD, serta jajaran pejabat Pemkab Buleleng, Bupati Sutjidra menekankan pentingnya membangun aparatur yang berintegritas, kredibel, dan bersih dari korupsi.

“Pengembangan seluruh ASN ini penting agar mereka memiliki kompetensi, kredibilitas, dan integritas. Pelaksanaannya juga harus transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi,” tegas Bupati Sutjidra.

Melalui program ini, Bupati Sutjidra memastikan arah kebijakan birokrasi selaras dengan delapan program prioritas daerah. Pihaknya menginstruksikan agar proses pembelajaran dimulai secara berjenjang dari unsur pimpinan, pejabat struktural, fungsional, hingga kepala seksi sebelum diteruskan ke seluruh staf di masing-masing perangkat daerah.

Bupati Sutjidra berharap, melalui kepemimpinan yang kuat dan terarah, ASN di Buleleng mampu memahami serta mengeksekusi setiap program prioritas secara optimal, sehingga kehadiran birokrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Bupati Sutjidra juga optimis penerapan sistem ini mampu menjadikan Buleleng sebagai pilot project nasional dalam pengembangan kompetensi aparatur.

Langkah progresif Bupati Sutjidra ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala LAN, Dr. Muhammad Taufiq Dea. Menurut Taufiq, komitmen kuat seorang kepala daerah adalah kunci utama keberhasilan transformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri ‘’Karya Melaspas’’ di Pura Ageng Persimpangan Dalem Guwang Sibanggede

“Transformasi birokrasi tidak akan berjalan tanpa adanya kepemimpinan yang visioner dan keberanian untuk mengubah cara-cara lama menjadi lebih adaptif. Apa yang dilakukan Pemkab Buleleng hari ini patut menjadi teladan bagi daerah lain dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan,” ungkapnya

Dengan resmi diluncurkannya ASN Corporate University dan Si Bijak Paten oleh Bupati Sutjidra, Pemkab Buleleng kini bersiap membangun budaya belajar yang berkelanjutan demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin inovatif, efektif, dan solutif. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Dirga Ajak Generasi Muda Jaga Kesehatan, Jauhi Narkoba, dan Peduli Sesama

Published

on

By

Roadshow Orkes Tabanan di SMAN 1 Kediri
HADIRI APEL: Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menghadiri apel dan roadshow sosialisasi bersama Tim Kolaborasi Orkes Tabanan yang melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), PPTI, PMI, dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK), yang berlangsung di SMA Negeri 1 Kediri, Kecamatan Kediri, Senin (19/10). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menghadiri apel dan roadshow sosialisasi bersama Tim Kolaborasi Orkes Tabanan yang melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK), sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di lingkungan sekolah. Kegiatan berlangsung di SMA Negeri 1 Kediri, Kecamatan Kediri, Senin (19/10), dan dihadiri Kepala Sekolah beserta jajaran guru, para pengurus KPA, PPTI, PMI, dan BNK Kabupaten Tabanan, serta para siswa.

Melalui sambutannya, Wabup Dirga yang juga selaku ketua rangkaian organisasi tersebut menegaskan bahwa generasi muda merupakan penerus Tabanan yang memegang peranan penting dalam menentukan masa depan daerah.

“Anak-anak sekalian adalah generasi penerus Tabanan. Masa depan daerah ini ada di tangan kalian. Karena itu, selain rajin belajar, kalian juga harus menjaga kesehatan, memiliki komitmen yang baik, menjauhi narkoba, dan peduli terhadap sesama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wabup Dirga menjelaskan bahwa masing-masing organisasi yang tergabung dalam Tim Kolaborasi Orkes Tabanan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda.

“KPA mengajak kita memahami HIV/AIDS dengan benar serta tidak memberikan stigma kepada orang yang hidup dengan HIV. PPTI membantu meningkatkan kesadaran tentang TBC, mulai dari pencegahan hingga pentingnya menjalani pengobatan sampai tuntas. PMI mengajarkan kita tentang kemanusiaan, pertolongan pertama, kesiapsiagaan bencana, dan semangat membangun bersama. Sementara itu, BNK mengajak kita menjauhi penyalahgunaan narkoba dan berani menolak ajakan yang dapat merusak masa depan,” jelasnya.

Terkait hal tersebut, Wabup Dirga mengingatkan para siswa agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya serta tidak ragu meminta bantuan kepada guru maupun orang tua ketika menghadapi persoalan. Perhatian terhadap percepatan penurunan stunting juga disampaikan Wabup Dirga sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas. Ia menjelaskan bahwa stunting bukan hanya berkaitan dengan tinggi badan, tetapi juga dengan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat berbagai faktor, termasuk kekurangan gizi dalam jangka panjang.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Buka Rembug Paripurna Daerah Kelompok KTNA Badung 2023

“Kalian perlu membiasakan makan makanan bergizi, tidak melewatkan sarapan, rutin berolahraga, menjaga kebersihan, dan memperhatikan kesehatan diri. Kebiasaan sehat remaja akan menjadi bekal penting untuk masa depan anak dan cucu kalian,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Dirga turut mendorong pembentukan KSPAN (Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba) di sekolah-sekolah sebagai wadah bagi para siswa untuk belajar, berbagi informasi yang benar, saling mengingatkan, dan menjadi teladan positif bagi teman sebaya.

“KSPAN bukan sekadar organisasi, tetapi wadah bagi kalian untuk belajar dan berbagi informasi yang benar, saling mengingatkan, serta menjadi contoh positif bagi teman-teman sebaya. Saya berharap KSPAN benar-benar aktif, bukan hanya terbentuk di atas kertas, tetapi diisi dengan kegiatan yang menarik, edukatif, dan bermanfaat bagi lingkungan sekolah,” harapnya.

Wabup Dirga juga mengajak kepala sekolah dan jajaran guru untuk terus mendukung kegiatan tersebut melalui sinergi bersama KPA, PPTI, PMI, dan BNK agar edukasi kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang dekat dan mudah dipahami oleh para siswa. Ia menitipkan tiga pesan utama kepada generasi muda, yakni menjaga diri dan masa depan, peduli terhadap teman, serta menjadi pelopor perubahan.

“Mulailah dari diri sendiri, dari sekolah, dan dari keluarga. Tidak perlu menunggu menjadi orang besar untuk melakukan hal yang baik,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wabup Dirga  Wabup Dirga mengajak kepala sekolah dan jajaran guru untuk terus mendukung kegiatan tersebut melalui sinergi bersama KPA, PPTI, PMI, dan BNK agar edukasi kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang dekat dan mudah dipahami oleh para siswa.  Pihaknya juga berharap seluruh sekolah di Kabupaten Tabanan dapat menjadi lingkungan yang aman, bebas narkoba, peduli terhadap kesehatan, serta mampu melahirkan generasi yang sehat, berprestasi, dan peduli terhadap sesama,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Tutup BBGRM, Sekda Adi Arnawa: Pertahankan Budaya dan Tradisi Gotong-royong untuk Jadikan Desa Pecatu Unggul

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca