Connect with us

NEWS

Soal Teknologi RDF, Sekda Adi Arnawa Instruksikan OPD Terkait Atensi Masalah Sampah di Badung

BALIILU Tayang

:

de
TEKNOLOGI RDF: Sekda Adi Arnawa saat memimpin rapat terkait pengolahan sampah dengan teknologi RDF di Ruang Rapat Sekda Puspem Badung, Senin (27/9).

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa pimpin rapat terkait pengolahan sampah dengan teknologi RDF di Ruang Rapat Sekda Puspem Badung, Senin (27/9). Teknologi RDF (Refused Derived Fuel) adalah teknologi yang mengolah sampah menjadi energi biomassa yang selanjutnya digunakan sebagai sumber energi terbarukan, rendah emisi untuk menggantikan batu bara pada proses pembakaran di pabrik industri semen dan pembangkit listrik tenaga uap. 

Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Badung Ida Bagus Gede Arjana, Kepala DLHK Badung Wayan Puja, Kepala Bagian Hukum dan HAM AA Gde Asteya Yudhya dan pejabat terkait di lingkungan Pemkab Badung.

Sekda Badung Adi Arnawa mengatakan, terkait arahan Menkomarves Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan yang memerintahkan Gubernur Bali dan Bupati/ Walikota Sarbagita untuk segera menutup TPA Regional Sarbagita Suwung dan penegasan Gubernur Bali bahwa TPA regional Sarbagita Suwung akan tutup Januari 2022 karena sampahnya di sana sudah setinggi 45 meter.

Advertisements
de

“Ke depannya kami sudah menyiapkan alternatif penanganan sampah yang diolah dengan menggunakan teknologi. Teknologi yang ideal diterapkan saat ini dikembangkan langsung oleh PT. Remaja (Jimbaran). Teknologinya bersifat pabrikasi, tidak dijual di pasaran karena diproduksi sesuai dengan volume dan karakteristik sampah di wilayah setempat. Akibat rentang waktu 3 bulan ini, paling mungkin dilakukan adalah mereplikasi teknologi RDF Samtaku Jimbaran pada TPST Mengwitani,” ujarnya.

Pihaknya juga mengatakan dalam rentang waktu 3 bulan ini, harus diantisipasi minimal sampah di Badung jangan sampai tidak bisa ditangani, bagaimana dilakukan tindakan cepat yang mana harus didahulukan. “Kita akan memanfaatkan aset kita untuk membuka TPST yang baru lagi, tidak mengandalkan TPST yang sudah sudah ada. Target kami awal Januari sudah bisa kita gunakan sehingga besok, ketika ada apa-apa kita sudah membuktikan kita sudah bekerja dalam menangani sampah yang sebanyak 337,03 ton/ hari. Kita harus fokus dan ini menjadi atensi Bapak Bupati Badung untuk menangani sampah sebanyak 337,03 ton/hari,” jelasnya.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Terima CSR Bantuan Tabung Oksigen dari Eksekutif Direktur PT BTS

Sekda Adi Arnawa menginstruksikan kepada semua OPD terkait untuk segera berkoordinasi untuk menyiapkan ini semua. “OPD yang terkait harus bersinergi jangan bergerak sendiri-sendiri. Awal tahun depan kita harus menyelesaikan ini. Prinsipnya silahkan ambil langkah-langkah yang terbaik dan maksimal. Saya minta komitmen dari semuanya dan harus tuntas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DLHK Badung Wayan Puja mengatakan timbulan sampah yang ada di Kabupaten Badung dari tingkat rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga tiap harinya mencapai 337,03 ton/hari. Sedangkan sampah pantai 4.296 ton selama 20 Desember 2020 hingga 14 Maret 2021. Penanganan sampah sudah 283,5 ton di TPA, 13 ton/ hari di TPST Mengwitani dan 5 ton/ hari di Bank Sampah dan TPS 3R.

“Proyeksi penanganan sampah ke depannya, kami akan lakukan 13 ton/ hari di TPST Mengwitani dengan teknologi incinerator, 100 ton/ hari di TPST Samtaku Jimbaran, Obsesi Replikasi teknologi RDF di TPST Mengwitani dengan kapasitas 300 ton/ hari. Sehingga total yang bisa diselesaikan 413 ton/ hari. Jadi timbulan sampah dapat dituntaskan dalam 1 hari,” jelasnya seraya berharap dengan pertemuan ini masalah sampah di Kabupaten Badung bisa diselesaikan. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de

NEWS

Kadis Kesehatan Bali dr. Suarjaya: TBC Mudah dan Dapat Disembuhkan

Published

on

By

de
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya menyampaikan dengan pengobatan tepat dan waktu yang tepat, sebenarnya penderita TBC mudah dan dapat disembuhkan. ‘’Seringkali kasus penderita TBC yang tidak sembuh karena drop out minum obat,’’ terang Suarjaya usai membuka Konferensi Wilayah X PPTI Bali yang digelar di ruang Rapat Gosana III Gedung DPRD Badung, Jumat (3/12).

Lebih lanjut, Suarjaya menegaskan, memang disadari pengobatan terhadap penderita TBC jangka waktunya cukup lama dan obatnya juga cukup banyak. Hal ini kadang-kadang menimbulkan ketidakdisiplinan. Karena efeknya agak lambat, minum obat lama menyebabkan penderita itu drop out. Maka itu, di sinilah pengobatan penderita TBC membutuhkan pengawas minum obat.

Dikatakan, selama ini Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) berperan sangat aktif dalam upaya mulai dari pencegahan, penanggulangan TBC kemudian juga dalam upaya pelayanan pengobatan membantu masyarakat dalam pengawasan minum obat. ‘’Selama ini kami rasakan PPTI Wilayah Bali termasuk sangat aktif di Bali,’’ ujarnya. Hal ini karena memang baik PPTI provinsi dan kabupaten kota didukung tenaga yang memang walaupun sebagai relawan tetapi juga memiliki komitmen yang baik untuk penanggulangan TBC.

Advertisements
de

Suarjaya memaparkan penemuan kasus TBC sejak pandemi Covid-19 di Bali agak menurun, juga terjadi di Indonesia. Dan angka penemuan kasus TBC di Bali belum mencapai yang ditargetkan 44 persen, dimana baru mencapai 34 persen dalam penemuan kasus dari target yang diharapkan.

Sedangkan angka kesembuhan sangat baik, dimana penderita TBC di Bali sudah mencapai 90 persen. Artinya 90 persen orang yang terdeteksi menderita TBC diobati sudah sembuh. Hanya kita melihat ada 10 persen yang belum sembuh sehingga ini berpotensi bisa menjadi resisten dan meninggal. Ini yang harus menjadi perhatian bersama. Kasus resistensi obat pada TBC berdampak pada meningkatnya gejala yang lebih berat dan bahkan meningkatnya angka kematian. ‘’Ada datanya setiap kabupaten beda-beda, tetapi yang saya lihat penemuan tertinggi ada di Buleleng dan di Denpasar,’’ paparnya.

Baca Juga  Terima CSR dari PDDI Provinsi Bali, Sekda Adi Arnawa Harapkan Bisa Bantu Nakes Perangi Covid-19
Kadis Kesehatan Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta menyampaikan dalam penanggulangan TBC perlu ada upaya-upaya lokus yang lebih intensif. Dengan adanya transformasi kesehatan di Badung termasuk salah satu lokus untuk ujicoba transformasi layanan terintegrasi antara puskesmas dan FKTP swasta dalam hal penanganan, penanggulangan TBC, maternal dan penyakit tidak menular. ‘’Artinya sekarang ini di swasta penemuan tak sampai ke catatan kita, dengan terintegrasinya kita harapkan pencapaian kita bisa lebih meningkat dengan melibatkan teman-teman di praktek swasta,’’ ujarnya.

Ditegaskan, jika memang di dokter umum tak bisa melakukan pendiagnosaan seperti cek dahak, segera dirujuk ke puskesmas agar bisa didiagnosa secara lengkap. Ini sedang dilakukan di dua tempat di Puskesmas Mengwi 1 dan Abiansemal 1. Sampai akhir Desember dievaluasi. ‘’Kalau ini berhasil meningkatkan cakupan pencapaian dalam penanganan TBC, maka semua puskesmas akan diterapkan seperti itu. Jadi akan diterapkan kolaborasi, integrasi antara puskesmas dan FKTP swasta yang ada di wilayah kerjanya,’’ papar Gunarta. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

NEWS

Erupsi Gunung Semeru, Kepala BNPB Letjen Suharyanto Menuju Kabupaten Lumajang

Published

on

By

de
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. (Foto: Ist)

Jakarta, baliilu.com – Pagi ini Minggu 5 Desember 2021, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bertolak ke Surabaya untuk mengecek langsung penanganan dampak erupsi Gunung Semeru.

“Bapak Kepala akan tiba di Surabaya pukul 08.00 pagi dan selanjutnya menggunakan jalur darat menuju Kabupaten Lumajang Jawa Timur,” demikian disampaikan Egy Massadiah, Tenaga Ahli Kepala BNPB kepada wartawan sebelum naik pesawat di Bandara Soetta Cengkareng Jakarta.

Letjen Suharyanto yang hingga kini masih menjabat Pangdam Brawijaya Jawa Timur semalam sudah memerintahkan Tim Reaksi Cepat Tanggap Darurat dan Kedeputian Logistik/Peralatan BNPB untuk memberikan dukungan penuh kepada masyarakat terdampak.

Advertisements
de

“Sejak tadi malam Bapak Kepala BNPB terus melakukan koordinasi dengan TNI Polri serta pemerintah daerah guna memastikan dukungan bantuan segera tiba dalam waktu sesingkat-singkatnya. Juga memastikan penanganan pengungsi berjalan dengan baik,” tambah Egy Massadiah.

Sebagaimana diketahui Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dilaporkan mengalami erupsi disertai memuntahkan awan panas guguran pada Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Terima CSR Bantuan Tabung Oksigen dari Eksekutif Direktur PT BTS
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ops Yustisi Prokes Polsek Dentim Sampaikan Imbauan dan Bagikan Masker

Published

on

By

de
Personel Polsek Dentim bagi-bagi masker. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Polsek Denpasar Timur secara rutin menggelar yustisi dalam penegakan dan ketaatan protokol kesehatan di wilayahnya sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 63 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 2 Corona Virus Disease di Wilayah Jawa dan Bali dan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali No. 18 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM level 2.

Seperti kegiatan Sabtu pagi 4  November  2021 sekitar pukul 09.00 Wita, Polsek Dentim menggelar yustisi di seputaran Jalan By Pas IB Mantra Dentim dengan kekuatan 10 personil gabungan dipimpin Pawas Polsek Dentim Iptu I Wayan Merta Adi, S.H.

Dalam giat ini, personel menyampaikan imbauan dan pembagian masker kepada warga. Sasaran kegiatan ini dimana sebagian masyarakat yang melakukan aktivitas pagi di sepanjang jalan By Pass IB Mantra seperti pedagang pasar, buruh pasir dan warga yang melintas.

Advertisements
de

Polri dalam hal ini terus membantu pemerintah dalam meningkatnya kesadaran masyarakat terkait ketaatan protokol kesehatan guna memutus dan mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

“Dalam yustisi pagi ini kami memberikan 1 kali teguran kepada warga yang tanpa masker kemudian kami berikan masker secara gratis, selanjutnya memberikan 5 kali imbauan kepada warga,” Kata Pawas I Wayan Merta Adi. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Tandatangani Berita Acara, Raih Nilai "Baik" Penerapan Sistem Merit di Badung
Lanjutkan Membaca