Tuesday, 5 March 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Siap-siap Buka Aktivitas Sosial Ekonomi Masyarakat, Sekda Dewa Indra: Lakukan Tracing secara Masif

BALIILU Tayang

:

de
SEKDA BALI DEWA MADE INDRA

Denpasar, baliilu.com – Mencermati perkembangan kasus positif yang semakin meningkat, sementara di sisi lain Bali siap-siap membuka aktivitas social ekonomi masyarakat, Gubernur Bali Wayan Koster mengarahkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali untuk melakukan tracing secara masif.

‘’Tracing secara masif melalui tes rapid supaya kita mengetahui berapa sebenarnya warga masyarakat kita yang terpapar Covid-19. Sebab kalau tidak melakukan tracing secara masif, hanya menunggu laporan ada orang yang demam datang ke fasilitas kesehatan diperiksa lalu positif, maka hasilnya semu, tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya,’’ terang Sekda Bali Dewa Made Indra kepada awak media usai penutupan Bulan Bung Karno di Widya Sabha, kantor Gubernur Bali, Renon Denpasar, Selasa (30/6-2020).

Dewa Indra yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali menandaskan orang tanpa gejala tidak akan datang ke rumah sakit karena merasa sehat. Tetapi OTG yang positif Covid-19 ini berpotensi menulari orang lain. Oleh karena itu,  tracing masif dilakukan di klaster-klaster baru seperti di Denpasar, Badung, Klungkung, Bangli dll supaya cepat mendapatkan semua atau mayoritas yang terpapar sehingga bisa diambil untuk diisolasi agar tidak menyebarkan. ‘’Ini penting karena kita akan bersiap-siap membuka aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Kalau kita tidak ’bersihkan’ dulu, maka akan tertunda rencana untuk membuka aktivitas social ekonomi masyarakat ini,’’ tegas Dewa Indra.

Rapid test masal, lanjut Dewa Indra, diprioritaskan pada klaster yang baru dimana ada klaster di situ harus dilakukan tes habis-habisan supaya ketemu semua. ‘’Seperti contoh di Pasar Galiran Klungkung. Ada beberapa pedagang positif, maka kami Gugus Tugas berkoordinasi dengan Bupati Klungkung dan Sekda supaya seratus persen pedagang di Galiran dirapid. Kami dukung rapidnya, kalau positif diambil dibawa ke provinsi. Kabupaten hanya rapid, segala konsekuensinya tanggung jawab provinsi,’’ ungkap Dewa Indra seraya menambahkan stok rapid sepanjang dibutuhkan dibeli, APBD kita pertaruhkan untuk itu.

Baca Juga  Serahkan Bantuan Sembako pada Kelompok Nelayan, Ny. Putri Koster Ajak tetap Disiplin Ikuti Protokol Kesehatan

Konsekuensi dari tracing masif, kata Dewa Indra akan semakin banyak menemukan kasus positif. Hal ini sekaligus menjawab kenapa beberapa hari terakhir kasus positif meningkat terus, karena telah dilakukan tracing secara masif. Efek berikutnya, banyak OTG yang dirawat di tempat karantina. Maka dari itu tempat karantina bertambah terus. ‘’Dulu di Bapelkes,habis ditambah di Wisma Bima Pering, Wisma Bima 1, 2, Hotel Ibis, ditambah hotel Grand Mega. Sekarang day to day jumlahnya meningkat terus. Tapi tak usah khawatir, jika kapasitas ruangan kurang sudah punya cadangan,’’ kata Dewa Indra.

Dewa Indra juga mengakui tingkat kesembuhan ada penurunan karena memang kasusnya semakin banyak. Karena itu, mengapa pencegahan Covid tetap penting, menjaga protokol kesehatan tetap penting karena belakangan kasus positif terutama OTG sudah mulai mengenai orangtua, manula. ‘’Jangan dianggap remeh. Kalau yang imunnya kuat akan cepat sembuh. Tetapi begitu menyasar kelompok manula akan menimbulkan sakit, dan masa sembuhnya lebih lama karena imun mereka lemah,’’ tutur Dewa Indra seraya mengatakan berbeda dengan kasus PMI yang rata-rata tingkat kesembuhannya tinggi karena mereka masih muda-muda yang imunnya kuat. (gs)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pj. Gubernur Mahendra Jaya Hadiri Rakornas Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang HBKN

Published

on

By

Rakornas Pengamanan harga pangan
HADIRI RAKOR: Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (4/3). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (4/3).

Rakornas yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, M. Tito Karnavian tersebut membahas upaya bersama dalam pengendalian stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Ramadan dan Idul Fitri 1446 H tahun 2024.

Seperti ditekankan Mendagri bahwa Gubernur sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sehingga harus bergerak cepat dalam memastikan ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. “Juga pada bupati dan walikota se-Indonesia agar juga melakukan pengendalian pangan dengan berkoordinasi dengan sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di wilayah masing-masing,” tukasnya.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bappanas) Arief Prasetyo Adi, mengatakan Rakornas digelar sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang meminta Bappanas terus menjaga pangan sehingga bisa tetap stabil secara pasokan dan harga terjangkau di masyarakat terutama menjelang HBKN Idul Fitri.

“Juga sebagai upaya membentuk sinergi secara menyeluruh antara kementerian dan lembaga bidang pangan, kepala daerah se-Indonesia, hingga pelaku usaha untuk menyeimbangkan harga pangan dengan baik, yang tidak memberatkan petani, pengusaha, hingga masyarakat,” paparnya.

Rakornas yang diinisiasi Badan Pangan Nasional ini menghadirkan berbagai stakeholder, termasuk Kemenko Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Bank Indonesia, Mabes Polri, Perum Bulog, Badan Pusat Statistik, Kepala Daerah se-Indonesia serta para pengusaha dan asosiasi di bidang pangan serta pihak terkait lainnya. (gs/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Kasus Pencemaran Nama Baik di Facebook, Korban Pertanyakan Keterangan Saksi Ahli
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ikuti Gertam Cabai Serentak Se-Indonesia, TP PKK Gianyar Taman 1.300 Bibit Cabai

Published

on

By

TP PKK Gianyar
TANAM CABAI: Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Widiastuti Wirasa bersama jajaran saat mengikuti “Gerakan Tanam Cabai Serentak Se-Indonesia” secara daring di Puspa Aman Desa Buruan, Gianyar, Senin (4/3) pagi. (Foto: gianyarkab.go.id)

Gianyar, baliilu.com – Penjabat (Pj.) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Widiastuti Wirasa bersama jajaran mengikuti “Gerakan Tanam Cabai Serentak Se-Indonesia” secara daring di Puspa Aman Desa Buruan, Gianyar, Senin (4/3) pagi.

Kegiatan Gerakan Tanam Cabai Serentak se-Indonesia merupakan serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 yang bertujuan untuk memasyarakatkan gerakan tanam cabai kepada warga dan sebagai salah satu langkah untuk menangani komoditas cabai yang saat ini sedang mengalami kenaikan harga. Sebab cabai merupakan salah satu komoditas yang kerap menyebabkan terjadinya inflasi setiap tahunnya. Dimana, kegiatan ini akan dapat membantu menstabilkan harga bahan pokok, khususnya cabai.

Acara dibuka Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Istri Wakil Presiden Wury Estu Handayani dengan penanaman bibit cabai dan diikuti serentak oleh TP PKK se-Indonesia. Setidaknya sebanyak 1.300 pohon bibit cabai ditaman di beberapa titik yang ada di Kabupaten Gianyar.

Staf Ahli TP PKK Kabupaten Gianyar, Ngakan Putu Darmajati ditemui ketika penanaman bibit cabai mengatakan serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52, TP PKK menggagas Gerakan Tanam Cabai Serentak se-Indonesia guna memasyarakatkan gerakan tanam cabai. Khususnya di Gianyar kegiatan ini dipusatkan di Puspa Aman Desa Buruan, Gianyar.

Dimana pada kegiatan tersebut, dilakukan penanaman 1.300 pohon bibit cabai di beberapa Puspa Aman yang ada di Kabupaten Gianyar. “Jadi kita di PKK Gianyar kita menanam 1.300 bibit cabai yang tersebar di tempat-tempat berkembang seperti di beberapa Puspa Aman,” ujar Ngakan Darmajati. Dan untuk keberlanjutannya pengadaan bibit cabai difasilitasi oleh pemerintah desa dengan menggunakan dana APBDes.

Selain itu, melihat situasi harga-harga kebutuhan pokok di pasaran yang menunjukkan peningkatan harga diharapkan kegiatan ini nantinya dapat menurunkan harga khususnya cabai, sehingga inflasi dapat ditekan dan dikendalikan. “Nantinya, dalam situasi harga cabai yang melonjak, kita berharap dengan menanam cabai secara serentak, sebagai salah satu langkah untuk menekan inflasi,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Ni Putu Putri Suastini Koster Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Padukan Lingkungan dengan Teknologi, SMPN 5 Singaraja Buat Inovasi Tanaman Barcode

Published

on

By

inovasi barcode smpn 5 singaraja
SISTEM BARCODE: SMP Negeri 5 Singaraja tengah menggarap proyek inovatif berupa informasi tentang berbagai tanaman di lingkungan sekolah dengan sistem barcode. (Foto: bulelengkab.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Perkembangan teknologi menjadi ladang kreativitas bagi pendidikan di SMP Negeri 5 Singaraja. Sekolah ini tengah menggarap proyek inovatif berupa informasi tentang berbagai tanaman di lingkungan sekolah dengan sistem barcode.

Ketut Ngurah Yasa, S. Pd., M.Pd., Kepala Sekolah SMPN 5 Singaraja, Senin (4/3) menjelaskan bahwa rancangan sistem ini, yang melibatkan kolaborasi dengan guru TIK, terinspirasi dari minat siswa untuk mengetahui manfaat dan lokasi tanaman di sekitar mereka. Melalui proyek ini, SMPN 5 Singaraja berharap bisa memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan aplikatif bagi para siswa, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.

Langkah ini juga sejalan dengan prestasi baru-baru ini SMPN 5 Singaraja dalam mewujudkan status Adiwiyata Mandiri, yang menekankan prinsip “Tri Hita Karana” dalam pendidikan. Menurutnya, pendidikan bukan hanya tentang akademis, tetapi juga moral dan kepedulian terhadap alam.

“Saat ini, kami menekankan hal ini melalui kegiatan ekstrakurikuler anak-anak, sehingga kesadaran ini tumbuh secara alami,” ungkapnya.

Inovasi ini sedang dalam proses pendaftaran dan pemenuhan syarat administrasi melalui web SIDIA, Sistem Informasi Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. SMPN 5 Singaraja berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta mengintegrasikan teknologi informasi sebagai alat pembelajaran yang efektif dan inklusif.

Diharapkan, dengan implementasi sistem barcode ini, siswa tidak hanya akan terbiasa peduli lingkungan, tetapi juga terampil menggunakan teknologi. Informasi yang tersedia setelah pemindaian barcode akan mencakup koordinat tanaman, nama ilmiah, jenis, foto tanaman, dan manfaatnya.

“Nantinya, informasi tentang tanaman di sekolah bisa diakses langsung melalui smartphone. Ini merupakan langkah kecil namun signifikan dalam menyebarkan kesadaran lingkungan dan meningkatkan literasi teknologi di kalangan siswa,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  JTB 13 Berbagi Kasih, Bagikan Makser, Hand Sanitizer, Sembako hingga Kacamata

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca