Connect with us

NEWS

Gubernur Koster Memohon Maaf, Sejak Covid Baru Pertama Bertatap Muka Virtual dengan Camat, Lurah dan Perbekel Se-Bali

BALIILU Tayang

:

de
GUBERNUR BALI WAYAN KOSTER

Denpasar, baliilu.com ­– Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan permohonan maaf karena sejak pandemi Covid-19, baru kali ini sempat melakukan tatap muka dengan para camat, lurah dan perbekel se-Bali yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program-program yang berkaitan dengan upaya penanggulangan Covid-19.

“Sejak Covid-19 muncul di Bali, baru kali ini kita bertemu, ini pun secara virtual. Itu karena di awal saya fokus pada upaya untuk membuat suatu pola tatanan kebijakan agar penanganan Covid-19 dapat dikelola dengan baik,” ujar Gubernur Koster saat menggelar tatap muka secara virtual dengan para camat, lurah dan perbekel se-Bali, di gedung Jaya Sabha Denpasar, Rabu (1/7-2020). Gubernur yang dalam kesempatan itu didampingi Kadis Pemberdayaan Masyarakat, Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali Putu Anom Agustina, S.IP, M.Si.

679 peserta yang terdiri dari camat, lurah dan perbekal mengikuti tatap muka secara daring dengan Gubernur Wayan Koster dari lokasi masing-masing yang tersebar di seluruh Bali. Perbekel dan lurah di sejumlah wilayah melaksanakan video conference dengan Gubernur di kantor camat sebagai titik kumpul. 

Gubernur Koster mengungkapkan, upaya penanganan Covid-19 di Daerah Bali berjalan cukup baik dan memperoleh apresiasi dari pemerintah pusat. Capaian ini tentunya tak terlepas dari peran aktif dan kerja keras para camat, kades dan lurah se-Bali. Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi yang telah dibangun di bawah koordinasi bupati/walikota dan komponen terkait yang tergabung dalam gugus tugas.

Meski demikian, Gubernur Koster mengakui bahwa saat ini masih terjadi penambahan kasus positif Covid-19 yang cukup signifikan. “Bila dicermati, ada perubahan pola dalam penambahan kasus positif Covid-19. Di awal, kasus positif didominasi oleh imported case yang dibawa oleh para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang dipulangkan oleh perusahan tempat mereka bekerja di luar negeri, namun belakangan penambahan kasus didominasi oleh transmisi lokal,” terangnya.

Secara akumulatif, data per 30 Juni 2020, Bali mencatat angka positif Covid-19 sebanyak 1.493 kasus, terdiri dari 291 PMI, 53 luar daerah, 1.132 transmisi lokal dan 17 kasus WNA. Dari jumlah tersebut, sebanyak 798 orang atau 53,45 persen telah dinyatakan sembuh, 681 orang atau 45,61 persen masih dalam perawatan dan pasien meninggal sebanyak 14 orang atau 0,94 persen. Yang menjadi catatan Gubernur Wayan Koster, kasus transmisi lokal didominasi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG) yang mencapai 840 orang.

Baca Juga  Sediakan Air Sehat Berkualitas, Gubernur Koster Godok Regulasi Perlindungan Sumber Air

Menurutnya hal ini perlu diwaspadai dengan melakukan upaya sistematis dan progresif agar dengan cepat dapat mengetahui masyarakat yang berpotensi terjangkit. Jangan sampai, OTG menularkan kepada orang lain sehingga memicu munculnya kasus baru.

Terkait dengan penambahan data Covid-19, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Bali ini memberi perhatian pada tiga besar kabupaten/kota dengan jumlah kasus tertinggi  yaitu Denpasar 539 kasus, Kabupaten Badung 187 kasus  dan Kabupaten Klungkung 162 kasus. Dari ketiga wilayah tersebut, Kota Denpasar mendapat sorotan karena sudah semua desa/kelurahan ada kasus positif.

“Untuk Denpasar, sudah semuanya (zona, red) merah. Jadi Denpasar menjadi wilayah yang betul-betul harus mendapat perhatian,” ujarnya sembari meminta camat, perbekel dan lurah lebih serius menangani Covid-19 di bawah koordinir Walikota Denpasar. Untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Kota Denpasar, ia telah bicara dengan Walikota IB Rai Dramawijaya Mantra agar ada langkah lebih cepat dan progresif.

Untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Ibukota Provinsi Bali ini, Gubernur minta camat, perbekel dan lurah se-Denpasar bekerja keras mencegah makin meluasnya penyebaran melalui upaya pendisiplinan dan penertiban masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Penambahan kasus positif Covid-19 yang cukup signifikan menandakan program Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) yang dirancang Pemkot Denpasar belum terlaksana secara efektif. “Jalankan PKM, bukan hanya menyetop kendaraan di jalan, tapi lebih difokuskan pada upaya menertibkan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19,” tandasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Bali menggelontorkan bantuan sebesar Rp 10 miliar untuk penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Bantuan tersebut saat ini tengah diproses secara administratif dan diharapkan dapat segera terealisasikan. Dana bantuan ini nantinya akan diperuntukkan dalam upaya mengoptimalkan penanganan Covid-19, termasuk dana bagi relawan desa, kelurahan dan satgas gotong-royong.

Baca Juga  Gubernur Koster: Bali Sangat Siap Menerima Kedatangan Wisatawan Mancanegara

“Ini merupakan kebijakan khusus yang saya ambil untuk Kota Denpasar karena kasusnya sangat tinggi, tentunya menjadi tanggung jawab bersama. Tak hanya dibebankan kepada pemerintah kota,” terangnya.

Selain Kota Denpasar, penambahan kasus positif di Kabupaten Badung dan Bangli juga mendapat sorotan Gubernur Wayan Koster. Ia mengambil sampel beberapa desa dengan tingkat kasus cukup banyak dan langsung menginstruksikan agar perbekel/lurah setempat memberi perhatian khusus dalam penanganannya. Dengan langkah penanganan yang lebih progresif, ia berharap kasus Covid-19 di tiga wilayah itu akan lebih cepat terkendali. Ia menilai, langkah penanganan yang dilakukan Pemkab Badung telah cukup baik dan mampu menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

Masih terkait kasus positif Covid-19 yang disebabkan transmisi lokal, jebolan ITB ini menyebut saat ini pasar tradisional menjadi klaster penyebaran yang cukup mengkhawatirkan. Oleh sebab itu, ia minta desa yang mengelola pasar benar-benar memperhatikan penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, rajin mencuci tangan dan jaga jarak.

“Pasar harus jadi wilayah yang dijaga dengan ketat oleh kepala desa bersama bendesa adat, kepolisian, bhabinkamtibmas, relawan serta komponen masyarakat yang ada di situ. Semuanya harus serius, bekerja keras dengan kesabaran, banyak koordinasi. Jangan anggap sepele,” imbuhnya.

Menyitir apa yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo, Gubernur Koster mengingatkan bahwa yang dihadapi saat ini bukanlah kondisi biasa namun luar biasa (extra ordinary). Oleh sebab itu sangat dibutuhkan langkah cepat dan inovatif. Bila upaya yang dilakukan biasa-biasa saja atau tidak progresif, Covid-19 akan menjadi ancaman dan roda perekonomian akan terus terganggu. Menurutnya, Pemprov Bali menyiapkan apa yang dibutuhkan kabupaten/kota dalam penanganan Covid-19. “Dananya ada, yang terpenting kita punya spirit dan semangat yang sama,” katanya.

Skema Tatanan Hidup Bali Era Baru

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Tanggapi Pernyataan Kadishub Denpasar Terkait Penurunan PMI di Pelabuhan Benoa

Dalam kegiatan tatap muka dengan camat, perbekel dan lurah se-Bali, Gubernur Koster juga menyampaikan skema tatanan hidup Bali era baru yang saat ini sedang dalam proses penyempurnaan. Ia memahami, sebagai sebuah pandemi, vaksin untuk Covid-19 hingga saat ini belum ditemukan dan itu artinya virus ini akan tetap ada.

“Sudah tiga bulan lebih, kita tak bisa terus melarang orang untuk bepergian atau menutup usaha mereka yang tentunya berdampak pada perekonomian. Untuk itu, kita harus memikirkan skema agar kehidupan masyarakat berjalan dengan baik kembali,” urainya. Agar skema itu dapat berjalan sesuai rencana, ia berharap penanganan Covid-19 dapat dikelola dengan baik.

Sesuai hasil koordinasi dengan pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Bali sepakat mengawali skema tatanan hidup Bali era baru dengan upacara Pamahayu Jagat di Pura Agung Besakih bertepatan dengan Purnama Sasih Kasa, 5 Juli 2020 mendatang. Upacara ini akan diikuti doa lintas agama di tempat ibadah masing-masing secara serentak pada pukul 10.00 Wita.

Tujuan dari ritual dan doa serentak ini adalah untuk menghaturkan puji syukur kepada Tuhan atas anugrah yang diberikan sehingga penanganan Covid-19 di Daerah Bali bisa dilaksanakan dengan baik. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memohon doa restu untuk dimulainya tatanan kehidupan Bali era baru. Selain di Besakih, ritual juga akan dilaksanakan di pura kahyangan desa se-Bali. Masuk pada skema berikutnya, pada tanggal 9 Juli, Bali akan dibuka hanya untuk sektor di luar pariwisata dan pendidikan bagi masyarakat lokal.

Sebelum diumumkan secara resmi, Gubernur Wayan Koster memandang perlu untuk menyampaikan informasi lebih awal kepada para camat, perbekel dan lurah agar mereka melakukan prakondisi serta mulai melakukan upaya atau aksi nyata dalam mendisiplinkan masyarakatnya dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Gubernur mengingatkan agar tatanan kehidupan Bali era baru jangan dimaknai sebagai kehidupan normal sebelum adanya Covid-19. Ia dengan tegas menyampaikan bahwa protokol kesehatan harus diberlakukan dengan ketat. “Tak boleh ada kerumuman, wajib menggunakan masker dan rajin mencuci tangan. Tak boleh ada hiburan malam, tontonan, apalagi tajen. Itu harus tetap dipedomani,” tambahnya. Kepala desa, lurah berkoordinasi dengan bendesa adat dan bhabinkamtibmas diharapkan mulai bersiap untuk menjaga wilayahnya memasuki tatanan kehidupan Bali era baru.

Jika skema ini berhasil, maka akan dilanjutkan dengan pembukaan Bali untuk wisatawan nusantara mulai 31 Juli 2020 mendatang. Dengan catatan, Bali akan selektif membuka objek wisata agar tak ada sumber penularan baru.

Dalam tatap muka, Gubernur membuka ruang dialog dengan peserta vicon. Sejumlah camat, perbekel dan lurah menyampaikan upaya yang telah mereka laksanakan dalam penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing. Mereka juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Gubernur Koster menggelar tatap muka secara daring. (*/gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali

NEWS

Pin Emas Dari Kapolri untuk Danrem 163/Wira Satya

Published

on

By

eka
PIN EMAS: Penyerahan Pin Emas dari Kapolri kepada Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H.,

Denpasar, baliilu.com – Makorem 163/Wira Satya kedatangan tamu istimewa yakni Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si., Jumat (30/7/2021) pagi. Kedatangan orang nomor satu di Kepolisian Daerah Bali yang dalam rangka kunjungan silaturahmi sekaligus penyerahan Pin Emas dari Kapolri kepada Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., tersebut disambut hangat oleh Danrem dan para perwira staff.

Kapolda Bali yang didampingi Dirbinmas Polda Bali Kombes Pol Arum Priyono menyampaikan, kehadiran di Makorem 163/Wira Satya untuk silahturahmi sekaligus menyerahkan Pin Emas dari Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., untuk Danrem 163/Wira Satya. Hal ini sebagai bentuk apresiasi Kapolri dalam penanggulangan dan penanganan Covid-19 di wilayah Provinsi Bali.

“Ini wujud apresiasi Bapak Kapolri kepada Danrem 163/Wira Satya atas prestasi penerapan PPKM Mikro terbaik di provinsi dan kabupaten/kota yang memiliki strategi dan peran yang paling efektif dalam tata kelola pengendalian Covid-19 serta penerapan PPKM Mikro di wilayahnya,” ungkap Kapolda Bali yang sangat berharap semoga kasus makin menurun dan pandemi ini cepat berlalu.

Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., sangat berterima kasih atas perhatian dan apresiasi yang diberikan Kapolri. Menurut Danrem sinergi antara TNI-Polri bersama instansi terkait dan juga masyarakat yang sudah berjalan harus semakin baik dalam melakukan penanganan Covid-19 yang sejauh ini sangat berdampak pada berbagai lini kehidupan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolri atas perhatian dan penghargaan ini, mari kita lanjutkan sinergi dalam penanganan Covid-19 ini hingga kita menuju situasi yang lebih baik dan berkehidupan normal,” kata Danrem.

Kedua pejabat berkesempatan juga mendiskusikan terkait pelaksanaan 3 T (tracing, testing dan treatment). Terkhusus terkait tracing atau pelacakan yang saat ini gencar dilaksanakan dengan melibatkan tenaga tracer dari TNI, Polri, tenaga kesehatan (Nakes) dan juga relawan, kedua pejabat ini sangat memberikan atensi.

Baca Juga  Jelang Galungan dan Kuningan, Disperindag Monitoring Harga Bahan Kebutuhan Pokok di Pasar Rakyat

Pengerahan tracer baik dari unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, Nakes dan juga relawan dalam pelaksanaan tugasnya di lapangan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara digital dan manual. Cara digital akan dimaksimalkan bagi Personel TNI maupun Polri. Sebagai langkah pertama yang akan dilakukan para tracer dimana akan menerima pemberitahuan atau notifikasi dari dinas kesehatan di daerah kemudian petugas akan menghubungi dan mewawancarai warga yang kontak erat Covid-19 lewat aplikasi pengiriman pesan WhatsApp atau telepon. Jika tidak bisa maka akan ditindaklanjuti secara manual mendatangi langsung door to door ke rumahnya.

Rangkaian acara tersebut ditandai dengan pemasangan Pin Emas dan penyerahan piagam oleh Kapolda Bali kepada Danrem 163/Wira Satya. (eka)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekretariat Presiden Resmi Luncurkan Pendaftaran Upacara Virtual HUT Ke-76 RI

Published

on

By

de
PENDAFTARAN: Yusuf Permana, Kepala Biro Protokol, Sekretariat Presiden, dalam peluncuran pendaftaran upacara virtual HUT ke-76 RI, yang digelar di halaman Istana Negara Jakarta, pada Jumat, 30 Juli 2021. (Foto: Lukas)

Jakarta, baliilu.com – Sekretariat Presiden kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi memeriahkan pesta akbar kemerdekaan Republik Indonesia dengan turut serta mengikuti upacara secara virtual Peringatan Detik-detik Proklamasi ke-76 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2021 mendatang.

“Kali ini kami juga kembali memberikan kesempatan, mengajak, menggugah untuk bersama-sama kita hadir di acara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Yusuf Permana, Kepala Biro Protokol, Sekretariat Presiden, dalam peluncuran pendaftaran upacara virtual HUT ke-76 RI, yang digelar di halaman Istana Negara Jakarta, pada Jumat, 30 Juli 2021.

Yusuf menjelaskan bahwa masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam upacara virtual tersebut dapat mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui laman Pandang Istana yang beralamat di pandang.istanapresiden.go.id.

Sekretariat Presiden pun telah mengalokasikan sebanyak 40 ribu undangan upacara virtual pada 17 Agustus 2021 mendatang. Pemohon yang mengajukan kuota undangan tersebut akan terlebih dahulu dilakukan verifikasi data untuk kemudian memperoleh pesan melalui WhatsApp dan surel yang berisi ketentuan untuk mengikuti jalannya upacara secara langsung melalui konferensi video.

“Kali ini kita melakukan pendaftaran jauh lebih besar lagi yang ini hampir mencapai 40 ribu peserta yang hadir secara virtual, baik masyarakat Indonesia di dalam negeri maupun masyarakat Indonesia yang di luar negeri, termasuk juga para diaspora tentu saja,” imbuhnya.

Pada peluncuran kali ini, Sekretariat Presiden juga memberikan hadiah bagi lima orang pendaftar pertama yang telah berhasil melakukan pendaftaran lewat laman pandang.istanapresiden.go.id.

Kelima pendaftar yang beruntung tersebut adalah Rusdianto (UPP Amurang Sulawesi Utara), Erwindyah Nurani (BKKBN), Nurohman (Setpres), Sukardin (Kepala SMAN 10 Sigi Sulawesi Tengah), Riza Marisa Hermawati (Biro Adpin Setda Provinsi Jawa Barat).

Baca Juga  Wabup Suiasa Ajak para Guru Kuasai dan Gunakan TIK

“Hadiahnya adalah uang Rp75.000 baru. Nanti bisa menghubungi protokol kami untuk bisa kami kirimkan hadiahnya,” ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Tak hanya itu, Sekretariat Presiden juga akan memberikan hadiah bagi 200 orang pendaftar pertama yang akan mengikuti upacara virtual HUT ke-76 RI. Oleh karena itu, Heru mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan menyosialisasikan kegiatan upacara virtual HUT ke-76 RI.

“Selamat mendaftar dan tolong disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat,” ucap Heru.

Untuk diketahui, upacara HUT RI secara virtual ini merupakan yang kedua kali digelar di masa pandemi Covid-19. Sebelumnya, Sekretariat Presiden juga menggelar upacara kemerdekaan secara daring pada HUT ke-75 RI dan menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas rekor peserta terbanyak. Sekretariat Presiden pun optimistis upacara virtual HUT ke-76 RI kali ini akan berjalan dengan baik dan lancar.

“Kalau bahasa sederhananya kalau tidak daftar akan merugi sekali jadi segera daftar, jangan sampai kehabisan tempat,” ujar Bey Machmudin, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden, yang turut hadir dalam acara tersebut.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim, dengan ini kami buka pendaftaran upacara virtual HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ucap Bey saat membuka secara resmi pendaftaran upacara virtual HUT ke-76 RI.

Antusiasme masyarakat untuk mengikuti upacara HUT ke-76 RI ini cukup tinggi. Hingga pukul 16.30 WIB, telah tercatat 2.110 pendaftar dari dalam negeri dan 14 pendaftar dari luar negeri. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

SMSI Usulkan, Setiap Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers

Published

on

By

de
RAPAT PLENO SMSI: Rapat pleno SMSI barlangsung Rabu sore (28/7/2021) via online yang diikuti oleh para ketua pengurus SMSI daerah dan pengurus lainnya yang tersebar di 34 provinsi.

Jakarta, baliilu.com – Konstituen Dewan Pers perlu mempunyai keterwakilan di Dewan Pers (DP) agar setiap asosiasi konstituen memiliki akses informasi dan kebijakan dalam mengantisipasi berbagai persoalan masyarakat pers yang semakin kompleks. Dengan demikian, diharapkan setiap asosiasi konstituen memiliki kesempatan untuk terus berkembang bersama.

Itulah gagasan yang muncul dari peserta rapat pleno Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), yang menaungi sekitar 1.300 media siber di seluruh Indonesia. Rapat pleno itu sendiri barlangsung Rabu sore (28/7/2021) via online yang diikuti oleh para ketua pengurus SMSI daerah dan pengurus lainnya yang tersebar di 34 provinsi.

Rapat dihadiri juga Pengurus Harian SMSI Pusat antara lain, Bendahara Iwan Jamaluddin, Ketua Bidang Pendataan dan Verifikasi SMSI Wilson Bernardus Lumi, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Dr. Retno Intani ZA, M.Sc, Ketua Bidang Luar Negeri Aat Surya Safaat, Wasekjen Heru.
Sidang pleno yang dipimpin oleh Ketua Umum SMSI Firdaus memutuskan SMSI akan mengirimkan calonnya untuk turut mengisi posisi anggota DP untuk periode yang akan datang.

Sistem penjaringan pencalonannya telah ditetapkan, semua peserta pleno mengusulkan empat nama. Nanti nama yang diusulkan, akan disaring kemudian diajukan menjadi calon anggota DP.

“Dan, calon dari SMSI yang nanti terpilih yang merupakan utusan SMSI tersebut, tidak boleh hanya bekerja untuk SMSI, tapi harus memperhatikan semuanya, semua kelompok, dan semua konstituen DP, demi kemajuan dan kemerdekaan pers,” kata Firdaus yang didampingi Anggota Penasihat SMSI Ervik Ary Susanto, dan Ketua Bidang Hukum, Arbitrase, dan Legislasi Hendra J. Kede.

Pada kesempatan tersebut, disepakati untuk memberikan kesempatan kepada seluruh jajaran pengurus SMSI, dan Ketua Umum tidak diusulkan menjadi calon.

Baca Juga  Per Jumat (20/3), Bali Bertambah 3 Lagi Kasus Positif Covid-19

“Agar adil, hanya pengurus yang kita usulkan dan Ketua Umum SMSI tidak perlu diusulkan untuk menjadi anggota dewan pers” ujar Firdaus. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca