Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Sosialisasi Pemilu 2024, Ketua KPU Bali Lidartawan Yakinkan Pemilu Jalan

BALIILU Tayang

:

kpu
Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan membuka gowes (bersepeda) sosialisasi Pemilu 2024 bersama partai politik peserta pemilu 2024, Selasa (14/2) di Kantor KPU Bali Renon Denpasar. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali pada, 14 Februari 2023 menyelenggarakan sosialisasi Pemilu Damai Partai Politik Peserta Pemilu 2024. Sosialisasi yang dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan dilaksanakan dengan gowes (bersepeda) bersama peserta pemilu melintasi ruas jalan utama Kota Denpasar yang diakhiri pengibaran bendera peserta pemilu di Kantor KPU Bali Renon Denpasar.

Kegiatan Sosialisasi Pemilu 2024 ini dihadiri perwakilan dari Gubernur Bali, Perwakilan Ketua DPRD Provinsi Bali, Forkopimda Bali, Bawaslu Bali, dan seluruh partai politik peserta Pemilu 2024.

lidartawan
Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan. (Foto: gs)

Lidartawan dalam sambutannya mengatakan sosialisasi Pemilu 2024 dilaksanakan hari ini ditandai pengibaran bendera partai politik di selururh Bali karena KPU Bali ingin meyakinkan kepada masyarakat bahwa Pemilu 2024 itu berjalan dengan baik. ‘‘Maka di sosialisasi ini kami menyampaikan seruan kepada masyarakat lagi 1 tahun lho pemilu ini, mari siap bersama-sama. Partai politik bersiap dengan kader-kader dan gagasannya, masyarakat siap-siap bagaimana memilih dengan cerdas,‘‘ terang Lidartawan.

Lidartawan lanjut menegaskan bahwa dalam sosialisasi hari ini barulah kelihatan keragaman Indoneisa dilihat dari berbagai warna yang ada dari partai politik peserta pemilu. Seperti yang disampaikan Ketua KPU RI bahwa pemilu adalah sarana integrasi bangsa. ‘‘Saya berharap kebersamaan kita di Bali ini menjadi satu ikatan, dimana yang membedakan hanya warna dan bagaimana cara-cara untuk mengeluarkan ide dan gagasan cemerlang untuk menyejahterakan rakyat. Karena pendirian partai politik tujuan utamanya adalah menyejahterakan rakyat bukan menyengsarakan rakyat.

Ia juga menyampaikan sosialisasi dilaksanakan dengan bersepeda bersama karena sejak lama ingin pemilu yang ramah lingkungan. Dimana semua yang dilakukan terkait pemilu mendukung green election menuju program pembanguian pemerintah seperti menghilangkan emisi.

Baca Juga  Ketua KPU Bali Agung Lidartawan: Debat Pilkada 2024 Mesti Kembalikan ke Tradisi Budaya Bali

Karena itu, dengan adanya Pergub Bali tentang pengurangan timbulan sampah plastik, Lidartawan mengajak peserta pemilu untuk berhenti memasang baliho, tetapi ini hanya ajakan. Ajakan ini beralasan karena para pemilih saat ini 54 persen kaum milenial, dimana anak-anak muda ini 100 persen berharap mereka mengetahui para kandidat dari HP-nya dengan video pendek. ‘’Mari tinggalkan hal-hal lama yang sifatnya seremonial, eforia dengan mengisi demokrasi dengan bagaimana menyosialisasikan diri bahwa kita pantas untuk dipilih,’’ ucapnya.

kpu
Partai Peserta Pemilu 2024 lakukan gowes dalam rangka sosialisasi Pemilu 2024. (Foto: ist)

Masih dalam mendukung identitas Pemilu 2024 dengan program green election-nya, KPU Bali mengagendakan saat pembukaan kampanye secara bersama-sama melakukan gerakan menanam pohon. Gerakan menanam pohon karena peserta pemilu telah menghabiskan banyak kertas pemilih dan itu semua dari bahan kulit pohon. ‘‘Kalau bapak itu menghabiskan kertas tanpa menanam pohon maka dosa buat anak cucu kita,‘‘ tegasnya.

Usai gowes dan pengibaran bendera partai politik peserta pemilu, KPU Bali menggelar deklarasi dan peluncuran Kirab Pemilu tahun 2024 di Mercure Hotel Sanur. Pada acara tersebut sekaligus mengikuti live streaming KPU Pusat, serta pengucapan dan penandatanganan Deklarasi Pemilu 2024. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  KPU Bali Perkuat SPIP, Genjot Akuntabilitas hingga Edukasi Demokrasi bagi Gen Z
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Pastikan Data Pemilih Akurat, KPU Bali Gelar Rakor Tindak Lanjut PDPB 2026

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  KPU Bali Perkuat SPIP, Genjot Akuntabilitas hingga Edukasi Demokrasi bagi Gen Z

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca