Saturday, 13 April 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sosialisasi Saber Pungli Inspektorat Bali di Badung, Sugiada Tegaskan Pungli Rusak Sendi Masyarakat dan Negara

BALIILU Tayang

:

de
TIM SABER PUNGLI: Sosialisasi Saber Pungli Inspektorat Bali di Kabupaten Badung di ruang Kerta Gosana, Pusat Pemerintahan Badung, Kamis (12/3-2020) pagi.

Badung, baliilu.com – Kepala Inspektorat Provinsi Bali I Wayan Sugiada menegaskan pungli merusak sendi masyarakat dan negara. Pungli adalah pungutan di tempat yang sebenarnya tidak ada biaya dan tidak sesuai ketentuan, atau pungutan tanpa dasar hukum.

Karena itu dalam upaya pencegahan, Tim Saber Pungli hadir untuk melakukan pencegahan terjadinya pungli, dengan dasar hukum Instruksi Mendagri hingga Keputusan Gubernur. Dan juga sesuai arahan Presiden, dimana pemberantasan korupsi yang di dalamnya termasuk pungli jadi prioritas utama.

Hal itu dikatakan Sugiada saat Sosialisasi Saber Pungli Inspektorat Bali di Kabupaten Badung di ruang Kerta Gosana, Pusat Pemerintahan Badung, Kamis (12/3-2020) pagi. Kegiatan tersebut diinisiasi Tim Unit Pemberantasan Pungutan liar (UPP) Provinsi Bali bersinergi dengan UPP kabupaten/kota se-Bali.

Sugiada menegaskan ada 7 area yang rawan pungli. Di antaranya masalah perijinan, bansos dan hibah, kegiatan fiktif, jual beli jabatan, pendidikan, dana desa, serta pengadaan barang dan jasa. ‘’Unit pemberantasan pungutan liar ada sebagai upaya pencegahan, sedangkan tindakan lanjutan akan menjadi ranah kepolisian dan kejaksaan,’’ ujar Sugiada.

Sementara itu, Kadis Pemajuan Masyarakat Adat I GAK Kartika Jaya Seputra menyatakan penting dipahami desa adat di Bali. Sekarang sudah ada landasan hukum lewat perda. Pemprov ingin menguatkan kembali desa adat, menjadikannya sebagai subyek hukum hingga kucuran dana 122 desa adat di Badung juga termasuk.

‘’Desa adat kita, diakui negara lewat UUD 1945 Pasal 18 B yang mengakui kesatuan hukum adat beserta hak-haknya. Dikuatkan Perda No. 4/2019. Sudah otonom sebenarnya ada wilayah, struktur pemerintahan, krama, harta, dll. Desa adat berhak mengatur rumah tangganya, namun tetap sesuai peraturan perundangan,’’ ujarnya.

Baca Juga  83 Pedagang, Pengelola dan Jukir Pasar Adat Ubung Dirapid, Semua Non-Reaktif

Desa adat, Jaya Seputra mengingatkan mohon diperhatikan kewenangan dan tugasnya. Jangan malah sewenang-wenang mencampuradukkan kewenangan, mana yang patut dan tidak. Pasal 24 dan 25 di Perda No. 4/2019 wajib dibaca dan dipahami. Kalau tidak akan ada kecenderungan sewenang-wenang.

Lebih lanjut dijelaskan, tentang dudukan (pungutan) harus ada kesepakatan. Ada komunikasi yang dibangun desa adat dengan krama tamiu dan tamiu.  Sedangkan dana punia adalah sumbangan sukarela. Ini adalah pendapatan lain-lain desa adat yang pas.

Jaya Seputra juga meminta agar membangun komunikasi yang baik dengan krama tamiu. Berapa besaran dan kepatutannya, tata kelola harus jelas, dibuat perarem jelas, petugas pemungut dudukan dengan identitas dan surat penugasan harus lengkap. Ke depan semua awig-awig dan pararem harus didaftarkan ke dinas PMA, setelah mendapat surat keterangan majelis desa adat.

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan kegiatan yang baik ini,  agar bisa dimengerti dan dijalankan oleh para perangkat desa, prajuru dan pihak lain yang terkait.

Melalui sosialisasi saber pungli ini Pemkab Badung memperoleh tuntunan dalam menyikapi pungli. Kepada pemerintah dan prajuru desa agar tidak melakukan pelanggaran.

‘’Masih banyak yang belum paham benar tentang apa yang disebut pungli. Sering didengar, namun masih banyak yang belum mengerti secara utuh, apalagi para prajuru kita di desa-desa. Mudah-mudahan bisa dijelaskan dengan baik, kepada para klian, perangkat desa,  yang sudah mengabdi di masyarakat, ngayah, sama sekali tidak ada niatan untuk melawan hukum. Adanya pelanggaran murni karena belum ada pengertian yang baik,’’ terang Suiasa seraya menambahkan lebih mengutamakan pencegahan dan pembinaan. (*/balu1)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ciptakan Tertib Administrasi Kependudukan, Tim Gabungan Kelurahan Penatih Gelar Pendataan Penduduk Non Permanen

Published

on

By

pendataan penduduk penatih
PENDATAAN: Tim Gabungan dari Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur saat menggelar pendataan penduduk non permanen di Lingkungan Tembau Kaja Kelurahan Penatih pada Jumat (12/4) malam. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Tim Gabungan dari Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur menggelar pendataan penduduk non permanen. Pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka menciptakan tertib administrasi kependudukan yang juga melibatkan Tim Gabungan dari Linmas, Polsek Denpasar Timur, dan Pecalang yang berlangsung di Lingkungan Tembau Kaja Kelurahan Penatih pada Jumat (12/4) malam.

Kepala Kelurahan Penatih I Wayan Murda, S.Ag mengatakan, dalam kegiatan yang menjadi titik fokus pelaksanaan sidak adalah rumah kontrakan dan kos-kosan. Tercatat sebanyak 24 orang dari Nusa Tenggara Timur (NTT) tinggal di Lingkungan Tembau Kaja.

“Mereka telah terdata dan memiliki Surat Keterangan Penduduk Non Permanen, meskipun demikian kami tetap memberikan sosialisasi agar mentaati aturan yang berlaku,” ungkap Murda.

Pendataan akan dilaksanakan secara bertahap di satu lokasi, dan selanjutnya akan rutin dilakukan, dengan harapan setiap penduduk non permanen agar tertib melaporkan kepada kelian setempat, sehingga tercipta tertib administrasi serta keamanan bersama.

Dengan dilaksanakan pendataan ini, Mudra berharap kedepan di wilayah Kelurahan Penatih khususnya dan Denpasar pada umumnya semakin kondusif dan tertib administrasi kependudukan.

Sementara itu, Maria, salah satu warga yang terdata mengaku tak keberatan dengan langkah yang dilakukan instansi terkait.

Menurutnya sidak ini langkah yang tepat guna menciptakan tertib administrasi penduduk non permanen karena dapat bermanfaat juga dalam mencegah gangguan kamtibmas di lingkungan Tembau Kaja. “Diharapkan kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan,” harapnya. (gs/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ari Dwipayana: LP jangan Lupakan Tujuan Besar untuk Hasilkan Orang-orang yang Punya Mentalitas, Karakter dan Jiwa Merdeka
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Buka Festival Beraban 2024 “Saguna Prawerthi”

Harapkan Jadi Langkah Pelestarian Seni Budaya Kalangan Muda

Published

on

By

festival beraban 2024
HADIRI FESTIVAL: Walikota Jaya Negara saat menghadiri Festival Beraban tahun 2024 yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Nusakambangan, Banjar Beraban, Desa Dauh Puri Kauh pada Sabtu (13/4). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi membuka Festival Beraban tahun 2024 bertema “Saguna Prawerthi”, yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Nusakambangan, Banjar Beraban, Desa Dauh Puri Kauh, Sabtu (13/4). Festival tersebut bertabur sederet acara kesenian dan Jaya Negara berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah penting dalam melestarikan seni dan budaya di kalangan anak muda Kota Denpasar.

Selain Walikota Jaya Negara, tampak hadir pada kesempatan itu, Anggota DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, pemilik Krisna Oleh Oleh, Gusti Ngurah Anom atau Ajik Krisna, Senator DPD RI Terpilih Periode 2024-2029 Arya Wedakarna, serta Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara.

Dalam kesempatan itu, Jaya Negara juga menyampaikan, Pemkot Denpasar sangat mendukung ajang kreatifitas anak muda yang dikemas dalam bentuk festival berbalur kesenian seperti ini.

“Pemkot Denpasar sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kreatifitas anak-anak muda Banjar Beraban dalam menyelenggarakan Festival Beraban Tahun 2024 ini. Hal ini tentu merupakan langkah pelestarian budaya yang terus harus didukung,” ujarnya.

Ketua Panitia Festival Beraban, Yoga Diputra menjelaskan, kegiatan ini sendiri diawaki oleh Sekaa Truna (ST) Dharmaputra. Beberapa artis kondang Bali, lanjutnya, seperti Bagus Wirata, dan Lintang Band turut meramaikan puncak festival ini.

“Festival Beraban merupakan wahana untuk menyatukan pemuda dan krama banjar, serta memberikan dampak positif bagi para pemuda Banjar Beraban, serta pemuda Kota Denpasar secara umum,” ujarnya.

Puncak Festival Beraban sendiri menurut Yoga akan berlangsung pada 13 dan 14 April 2024. Beragam kegiatan dan perlombaan juga diselenggarakan serangkaian acara ini.  Antara lain lomba ogoh-ogoh, pertandingan tenis meja, lomba gayor mini, kontes layangan, dan Lomba Baleganjur Bebarongan.

Baca Juga  83 Pedagang, Pengelola dan Jukir Pasar Adat Ubung Dirapid, Semua Non-Reaktif

Khusus pada pelaksanaan Lomba Ogoh-Ogoh Mini, kata Yoga, seluruh peserta akan bersaing untuk memperebutkan piala bergilir Walikota Denpasar sebagai upaya untuk meningkatkan semangat peserta dalam berlomba.

“Kami berharap semangat penyelenggaraan festival ini nantinya akan dapat menular pada rekan rekan ST banjar lainnya. Sehingga, upaya pelestarian seni budaya dan kreatifitas anak-anak muda tetap terjaga,” tutupnya. (gs/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Libur Lebaran, Polda Bali Amankan Kawasan Pantai Kuta

Published

on

By

polda bali
PENGAMANAN: Personel Pamwisata (Tourism Police) Polda Bali saat melaksanakan pengamanan di kawasan obyek wisata Pantai Kuta. (Foto: Hms Polda Bali)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka upaya pengamanan obyek vital khususnya destinasi pariwisata saat libur lebaran, personel Polda Bali yang terlibat dalam Ops Ketupat Agung-2024 melaksanakan pengamanan pada kawasan obyek wisata Pantai Kuta.

Keberadaan personel Pamwisata (Tourism Police) di Pantai Kuta sejalan dengan program Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri tentang penguatan fungsi polisi pariwisata guna memberikan pelayanan yang terbaik untuk wisatawan domestik maupun internasional yang berlibur di Pulau Dewata.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H. menjelaskan, ada 10 personel yang ditugaskan tiap harinya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan di Pantai Kuta.

“Kegiatan ini merupakan upaya Polda Bali dan jajaran untuk menjamin dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat khususnya wisatawan yang liburan di Pulau Dewata saat libur hari raya lebaran 1445 H,” kata Kabid Humas pada Jumat (12/4/2024).

“Personel Polisi Pamwisata ini juga mempunyai tugas untuk penegakan hukum, hanya saja mereka dibekali kemampuan bahasa asing,” sambungnya. (gs/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Kapusdiklatda Bali: Ekstra Wajib Pendidikan Kepramukaan harus tetap Berjalan di Sekolah
Lanjutkan Membaca