Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

STAHN Mpu Kuturan Singaraja Apresiasi Gubernur Koster Perjuangkan Peningkatan Status STAHN ke Institut

BALIILU Tayang

:

koster
PRASASTI: Penandatanganan prasasti STAHN Mpu Kuturan Singaraja yang dilaksanakan Gubernur Wayan Koster disaksikan langsung oleh PJ. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana, Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, Sekda Buleleng, Gede Suyasa, dan Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Dr. I Gede Suwindia, Minggu (9/7). (Foto: ist)

Buleleng, baliilu.com – Ketulusan Gubernur Bali Wayan Koster dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bali salah satunya dengan memperjuangkan peningkatan status Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan Singaraja disambut apresiasi oleh seluruh Civitas Akademika STAHN Mpu Kuturan Singaraja, usai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini menandatangani prasasti STAHN Mpu Kuturan Singaraja yang dirangkai dengan Upacara Manusa Yadnya (Metatah) massal gratis pada, Minggu (Redite Umanis, Warigadean) 9 Juli 2023.

Penandatanganan prasasti STAHN Mpu Kuturan Singaraja yang dilaksanakan Gubernur Wayan Koster disaksikan langsung oleh PJ. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana, Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, Sekda Buleleng, Gede Suyasa, dan Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Dr. I Gede Suwindia.

Ribuan mahasiswa menyambut antusias Gubernur Wayan Koster, karena tekadnya membangun pendidikan di Bali terus dilakukannya. Setelah sukses di Komisi X DPR RI membidangi pendidikan dari Fraksi PDI Perjuangan dalam memperjuangkan peningkatan status Akademi Pendidikan Guru Agama Hindu Negeri (APGAHN) Denpasar menjadi Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan Singaraja, kini Gubernur Wayan Koster didoakan oleh seluruh Civitas Akademika STAHN Mpu Kuturan Singaraja agar sukses kembali berjuang ke Pemerintah Pusat meningkatkan status STAHN Mpu Kuturan Singaraja menjadi Institut pada tahun 2023 ini.

koster
Gubernur Bali Wayan Koster (Foto: ist)

Saya sangat berharap seluruh Civitas Akademika STAHN Mpu Kuturan Singaraja memajukan Perguruan Tinggi ini dengan tertib dan disiplin sebagai wujud bhakti Kita dalam memuliakan beliau (Ida Bhatara Mpu Kuturan, red). “Mengenai perubahan dan peningkatan status dari Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri menjadi Institut Negeri pasti titiang akan bantu total perjuangkan ke Pemerintah Pusat. Karena STAHN ini sudah layak untuk menjadi Institut, hal itu didukung oleh sarana dan prasarana yang sangat memadai, jumlah mahasiswa yang sudah mencapai 4 ribu lebih, dan aktivitas pendidikannya juga sudah memenuhi syarat menjadi Institut Negeri,” jelas mantan Anggota Komisi X DPR RI membidangi pendidikan dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Baca Juga  Gubernur Koster ‘’Groundbreaking’’ Pembangunan Jalan Shortcut Singaraja-Mengwitani Titik 7D dan 7E 

Murdaning Jagat Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini berpesan kepada seluruh Civitas Akademika STAHN Mpu Kuturan Singaraja untuk berhati – hati mengelola Perguruan Tinggi dengan membawa nama beliau (Mpu Kuturan, red), karena saat ini STAHN sedang mengemban misi Ida Bhatara Mpu Kuturan yang sangat Kita sucikan. “Nama STAHN ini sudah luar biasa karena memuliakan Ida Bhatara Mpu Kuturan, sampai pelinggihnya dinamakan Pura Agung Mpu Kuturan. Memuliakan nama beliau dalam suatu institusi dan tempat suci harus betul – betul dilandasi dengan niat yang baik, tulus, dan lurus. Karena beliau adalah orang suci yang telah menyatukan sekte di Bali, sehingga bisa kompak dan tertatanya kehidupan di Bali melalui Desa Adat,” jelas Gubernur Bali jebolan ITB ini.

Titiang sebagai Gubernur Bali, melaksanakan pembangunan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, maka salah satu yang titiang jalankan warisan Ida Bhatara Mpu Kuturan adalah memperkuat kedudukan Desa Adat di Bali dengan mengeluarkan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali.

Peraturan Daerah Provinsi Bali tentang Desa Adat di Bali tidak gampang diperjuangkan, tetapi berkat restu dan tuntunan beliau (Ida Bhatara Mpu Kuturan, red) membuat jalan pembahasan Perda ini dilancarkan. Astungkara Desa Adat di Bali yang jumlahnya mencapai 1.493 semakin kuat dan kokoh. Ini menunjukkan bhakti Kita kepada beliau yang mewariskan lembaga yang sangat mulia di Bali dalam menjaga adat istiadat, tradisi, seni budaya, dan kearifan lokal Bali.

‘‘Kita bersyukur, berkat warisan yang adi luhung ini (Desa Adat di Bali, red) Bali bisa ajeg seperti sekarang. Titiang kira, hanya Bali satu – satunya Provinsi di Indonesia yang Desa Adat-nya masih utuh, kuat, maju, dan bisa mengikuti perkembangan zaman yang modern tanpa Kita meninggalkan akar budaya,‘‘ ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Perkuat Sinergi Bersama Media Massa, Ajak Dukung Implementasi Haluan Bali 100 Tahun

Oleh karena itu, sebagai generasi penerus Kita harus melakukan upaya pelestarian adat istiadat, tradisi, seni budaya, dan kearifan lokal Bali dengan penuh rasa tanggung jawab. Untuk menjalankannya, seluruh Civitas Akademika STAHN Mpu Kuturan Singaraja Saya minta agar betul – betul mendedikasikan diri mengelola Perguruan Tinggi ini dengan baik, berkualitas, dan maju supaya bisa memberikan pelayanan pendidikan bernuansa keagamaan Hindu yang baik bagi masyarakat di Bali.

koster
Gubernur Bali Wayan Koster foto bersama para siswa. (Foto: ist)

Di akhir sambutannya, Gubernur Wayan Koster mengapresiasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja yang telah melakukan Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya diwujudkan berupa kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dalam Upacara Manusa Yadnya (Metatah) massal gratis. “Ini kegiatan yang benar, memang sudah sewajibnya Perguruan Tinggi melakukan pengabdian untuk masyarakat yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat,” pungkas orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Bali ini.

Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Dr. I Gede Suwindia mengucapkan banyak terimakasih kepada Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster yang selalu mendukung pendidikan di Bali, khususnya di STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Kehadiran Bapak Gubernur Bali sangat Kami nanti – nanti, karena STAHN ini ada, berkat sejarah perjuangan Bapak Wayan Koster.

Kami melaporkan, sesuai arahan Bapak Gubernur Bali dalam melestarikan adat istiadat, tradisi, seni budaya dan kearifan lokal Bali, Kami di STAHN Mpu Kuturan Singaraja sudah melaksanakan pembangunan fisik terhadap Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri ini dengan menerapkan arsitektur Bali khas Bali Utara. Kemudian, Kami berterimakasih atas dukungan Bapak Gubernur, hingga akhirnya STAHN ini memiliki asrama berlantai IV, dan sekarang Kami akan memohon lagi kepada Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster agar STAHN Mpu Kuturan Singaraja statusnya ditingkatkan menjadi Institut.

Baca Juga  Gubernur Koster dan Walikota Jaya Negara Hadiri Karya Mamungkah Desa Adat Peguyangan

Kami juga melaporkan Upacara Manusa Yadnya (Metatah) massal yang dilaksanakan STAHN Mpu Kuturan Singaraja dipuput oleh Ida Pandita Mpu Nabe Dwija Witaraga Sanyasa dari Griya Taman Sari Kekeran, Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu, Buleleng. Dalam kegiatannya dilaksanakan secara gratis dan diikuti oleh sebanyak 180 orang. Namun seluruh peserta hanya diwajibkan membawa satu paket banten pejati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Propam Polsek Denpasar Selatan Cek Handphone Personel, Cegah Judi Online dan Pinjaman Online

Published

on

By

Propam Polsek Denpasar Selatan Cek HP Cegah Judi Online
PEMERIKSAAN HANDPHONE: Unit Propam Polsek Denpasar Selatan melaksanakan pemeriksaan handphone personel yang dipimpin langsung Kanit Propam Aiptu Ida Bagus Putu Dwitama, S.H., Selasa (8/9/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Unit Propam Polsek Denpasar Selatan melaksanakan pemeriksaan handphone personel yang dipimpin langsung Kanit Propam Aiptu Ida Bagus Putu Dwitama, S.H., sebagai langkah pengawasan dan pencegahan terhadap keterlibatan anggota dalam aktivitas judi online maupun pinjaman online ilegal, Selasa (8/9/2026).

Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari pembinaan internal untuk memastikan seluruh personel menggunakan perangkat komunikasi secara bijak serta tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun mencoreng citra institusi Polri.

Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Agus Adi Apriyoga, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap personel yang terbukti terlibat judi online maupun pinjaman online ilegal. “Ini merupakan langkah pencegahan sekaligus pengawasan internal. Saya tegaskan, tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat judi online maupun pinjaman online ilegal. Apabila ditemukan pelanggaran, akan dilakukan pemeriksaan dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk penerapan sanksi disiplin maupun kode etik sesuai tingkat pelanggarannya,” tegas Kapolsek.

Kapolsek juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga integritas, disiplin dan kehormatan institusi. “Jangan sampai kesalahan pribadi berdampak pada tugas dan nama baik institusi. Gunakan teknologi secara bertanggung jawab, jauhi judi online dan pinjaman online ilegal. Polsek Denpasar Selatan akan terus meningkatkan pengawasan dan melakukan pembinaan secara konsisten,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Gubernur Koster Perkuat Sinergi Bersama Media Massa, Ajak Dukung Implementasi Haluan Bali 100 Tahun
Lanjutkan Membaca

NEWS

Enam Kebakaran Terjadi dalam Sehari, Damkar Buleleng Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

Published

on

By

Damkar Buleleng Tangani Enam Kebakaran dalam Sehari
PEMADAMAN: Personel Dinas Damkarmat Buleleng saat melakukan pemadaman api di salah satu rumah penduduk yang terbakar. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Enam kejadian kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Buleleng dalam sehari, Senin (7/9/2026). Peristiwa tersebut masing-masing terjadi di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Desa Pangkung Paruk dan Ularan di Kecamatan Seririt; Banjar Dinas Konci, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar; Jalan Jalak Putih LC Baktisraga, serta Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Buleleng bergerak cepat melakukan penanganan untuk mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, Gede Arya Suardana, dikonfirmasi Selasa (8/9/2026), mengatakan enam kejadian tersebut memiliki karakteristik berbeda. Tiga kejadian merupakan kebakaran lahan, masing-masing seluas sekitar 50 are di Desa Ularan dan 30 are di Banjar Dinas Konci, Desa Tigawasa dan di Desa Pangkung Paruk. Sementara tiga kejadian lainnya merupakan kebakaran rumah di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, dengan bagian yang terbakar meliputi dapur dan bangunan rumah, kemudian di Jalak Putih LC 8 Blok B yang terbakar atap, rumah, kompor dan pakaian, lalu kebakaran rumah di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu.

“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Kecepatan respons menjadi hal penting dalam penanganan kebakaran, terutama pada kondisi kemarau dan ketika angin cukup kencang karena api sangat mudah membesar dan merambat,” ujar Arya.

Ia menjelaskan, dalam penanganan enam kejadian tersebut, petugas menggunakan total sekitar 5 tangki air. Sebanyak satu tangki digunakan untuk memadamkan kebakaran lahan di Ularan, tiga tangki di lokasi kebakaran lahan Banjar Dinas Konci, Tigawasa serta Pangkung Paruk, dan satu tangki untuk penanganan kebakaran rumah di Gitgit.

“Dari laporan yang kami terima, petugas dapat melakukan pemadaman dalam waktu relatif cepat setelah tiba di lokasi. Untuk kebakaran lahan di Ularan, pemadaman berlangsung sekitar satu jam, di Tigawasa sekitar satu jam 40 menit, sedangkan kebakaran rumah di Gitgit dan LC serta di Desa Bengkel dapat ditangani sekitar 45 menit,” ungkap Arya.

Baca Juga  Bulan Bung Karno Bukti Kekuatan PDI Perjuangan selalu Bersumber dari Rakyat dan Kembali untuk Kepentingan Rakyat

Menurut Arya, respons cepat tersebut penting untuk memastikan api tidak menjalar ke area lain maupun bangunan di sekitar lokasi. Terlebih, kebakaran lahan di wilayah pedesaan berpotensi meluas apabila kondisi vegetasi kering disertai hembusan angin.

“Kami terus mengingatkan seluruh personel untuk mengutamakan kecepatan, keselamatan dan ketepatan dalam melakukan penanganan. Tujuannya bukan hanya memadamkan api, tetapi juga melokalisir agar tidak meluas,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari tiga kejadian tersebut tidak terdapat laporan korban jiwa. Kerugian material juga dapat ditekan karena petugas segera melakukan pemadaman setelah menerima informasi. Untuk itu, masyarakat diminta segera menghubungi Damkarmat apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Musim kemarau saat ini, kami mengimbau masyarakat agar benar-benar berhati-hati terhadap sumber api. Jangan membakar sampah atau lahan sembarangan, pastikan kompor dan peralatan listrik dalam kondisi aman, serta jangan meninggalkan api tanpa pengawasan. Kondisi angin kencang sangat mudah membuat api kecil menjadi kebakaran besar. Segera laporkan apabila terjadi kebakaran agar petugas dapat bergerak cepat,” pungkas Arya dikutip dari laman bulelengkab.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ikuti Evaluasi Provinsi, Ketua TP. Posyandu Badung Paparkan Transformasi Layanan 6 SPM

Published

on

By

Ketua TP Posyandu Badung Ikuti Lomba Posyandu Provinsi
IKUTI WAWANCARA: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat mengikuti sesi presentasi dan wawancara Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Denpasar, Selasa (8/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengikuti sesi presentasi dan wawancara Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Denpasar, Selasa (8/9).

Kegiatan ini berfokus pada penilaian kesiapan daerah dalam melakukan transisi besar menuju Integrasi Layanan Primer (ILP) dan penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Selain itu, tim juga menilai kemampuan daerah dalam mengintegrasikan kearifan lokal Bali untuk mengatasi isu kesehatan krusial, seperti penanganan stunting dan kesehatan lansia.

Proses penilaian ini diuji langsung oleh Tim Penilai Provinsi Bali yang terdiri dari perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi memaparkan secara rinci konsep, strategi, dan implementasi nyata transformasi Posyandu yang telah berjalan di Kabupaten Badung.

Ditemui seusai acara, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar ajang penilaian kompetisi, melainkan forum diskusi berharga untuk menyamakan persepsi mengenai penerapan transformasi Posyandu 6 SPM di tingkat akar rumput.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi kita semua. Kita pastikan apakah pemahaman dan pelaksanaan Posyandu 6 SPM ini sudah berjalan serentak dan sama di setiap desa, kelurahan, hingga kecamatan di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan inovasi unggulan yang dikembangkan di Badung, yaitu program Badung Peduli Residu serta pelaksanaan rutin Temu Wirasa Kader yang merata hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Langkah inovatif ini dirancang untuk memperkuat pemahaman, sinkronisasi, dan memperkokoh kapasitas seluruh kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat demi mewujudkan warga Badung yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (gs/bi)

Baca Juga  Pemerintah Provinsi Bali Ucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca