Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tabanan Rayakan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI dengan Semangat Pahlawan dan Kesenian yang Memukau

BALIILU Tayang

:

tbn
HUT RI: Perayaan Hari Ulang Tahun Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tabanan berlangsung meriah dan penuh makna pada Sabtu (17/8). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Perayaan Hari Ulang Tahun Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tabanan berlangsung meriah dan penuh makna pada Sabtu (17/8). Dua momen penting, Upacara Peringatan Kemerdekaan dan Penurunan Bendera- menyajikan suasana khidmat, semangat juang, serta keunikan acara yang mencerminkan tema “Nusantara Baru, Indonesia Maju”.

Upacara yang digelar di Lapangan Debes, Tabanan, di pagi hari yang cerah, dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya yang tampil dengan busana pejuang berwarna coklat. Bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Bupati Sanjaya menunjukkan penghormatan simbolis kepada pahlawan nasional yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Tema “Nusantara Baru, Indonesia Maju” diusung untuk mencerminkan tekad dalam membangun bangsa yang lebih maju dan mempersatukan keberagaman budaya dan suku bangsa di seluruh Indonesia.

Upacara Kemerdekaan yang dikomandani oleh Lettu Anak Agung Putrawan, turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di Kabupaten Tabanan, mulai dari Tjokorda Anglurah Tabanan, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan jajaran Forkopimda Kabupaten Tabanan beserta istri, anggota DPRD Tabanan, Sekda, para Asisten Setda beserta istri, para Veteran dan para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Tabanan beserta istri, hingga para Kepala Instansi Vertikal juga seluruh peserta upacara.

Pelaksanaan upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibraka Kabupaten Tabanan, yang diiringi oleh lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan secara serentak oleh seluruh peserta upacara. Pembacaan naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Made Dirga, menambah khidmat suasana, mengingatkan kembali perjuangan panjang bangsa Indonesia.

Bupati Sanjaya juga mengumumkan pemberian remisi kepada 15 orang narapidana, yang diterima secara simbolis oleh dua perwakilan dari Lapas Kelas II B Tabanan. Saat itu, Bupati Sanjaya mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam perayaan HUT RI, dan menegaskan pentingnya melanjutkan semangat perjuangan pahlawan untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik. “Dengan penuh khidmat dan semangat juang, apa yang diwariskan oleh para pendahulu kita, kami di Pemerintah Kabupaten Tabanan ingin mewarisi api perjuangan mereka untuk mencapai Indonesia Emas tahun 2045,” ujar Sanjaya.

Baca Juga  Sambut Kunker Gubernur Bali di Tabanan, Bupati Sanjaya Jadikan Program Pemprov Sebagai Barometer Pembangunan Tabanan

Pada sore hari, acara dilanjutkan dengan Upacara Penurunan Bendera di GOR Debes yang juga dipimpin oleh Bupati Sanjaya. Acara ini berlangsung dengan penuh semangat dan meriah, melanjutkan nuansa pejuang dari pagi hari. Upacara penurunan bendera diwarnai dengan penampilan teatrikal kolosal berjudul “Pamahayuning Bhumi Nusantara” oleh Teater Jineng Smasta. Teatrikal ini menggambarkan kisah Raja Hayam Wuruk yang membangun Majapahit dan memastikan kesejahteraan rakyatnya. Penampilan yang relevan dengan tema HUT Ke-79 RI, menggambarkan semangat pembangunan yang sesuai dengan visi Bupati Tabanan dan Wakil Bupati dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.

Sebagai bagian dari perayaan, Bupati Sanjaya memberikan bingkisan khusus kepada I Ketut Agus Sudantara Suta, seorang generasi Z yang merayakan ulang tahunnya pada tanggal 17 Agustus, hari yang sama dengan Kemerdekaan Republik Indonesia. Kemudian dilanjutkan pengumuman lomba-lomba yang telah digelar selama bulan Agustus sebagai rangkaian peringatan perayaan, seperti lomba sepeda hias, lari karung, tarik tambang, dan karaoke antar-OPD, yang melibatkan pegawai dan masyarakat.

Bupati Sanjaya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap seluruh rangkaian acara dan semangat yang ditunjukkan oleh masyarakat Tabanan. “Mengingat bagaimana kita berjuang memerdekakan republik ini, sehingga anak-anak sekarang terinspirasi bagaimana semangat perjuangan kemerdekaan ini direbut oleh para pahlawan kita yang gagah-gagah seperti ini,” ujar Sanjaya.

Semangat perjuangan ini baginya harus dijadikan teladan bagi anak-anak kita agar mereka menyadari pentingnya kemerdekaan dan terus berjuang untuk kemajuan bangsa. Dengan semangat juang yang membara, Kabupaten Tabanan menutup perayaan HUT Ke-79 RI dengan penuh khidmat, kehangatan, dan kebanggaan, memancarkan harapan akan masa depan Indonesia yang lebih gemilang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan

NEWS

Buka Seminar Aksara Kawi, Ibu Putri Koster Ingatkan Perbedaan Budaya adalah Kebanggaan yang Harus Dirawat

Published

on

By

Seminar Aksara Kawi
SEMINAR AKSARA KAWI: Ibu Putri Koster, selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali berfoto bersama usai memberikan sambutan sekaligus membuka Seminar Aksara Kawi dalam rangka Peringatan 1112 Tahun Prasasti Blanjong di Gedung Kerta Sabha, Denpasar, Minggu (15/2). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Pendamping Gubernur Bali, Ibu Putri Koster, selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang juga dikenal sebagai seniman multitalenta, mengajak generasi Pulau Dewata untuk menjaga kebudayaan Bali dengan bangga menggunakan bahasa lokal di daerah sendiri. Selain itu, kebanggaan menggunakan busana Bali sekaligus mengenal aksara Bali tentu menjadi kebiasaan yang harus terus ditanamkan, sehingga kita mampu menjaga jati diri budaya Bali dengan keberagaman yang kita miliki.

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan sekaligus membuka Seminar Aksara Kawi dalam rangka Peringatan 1112 Tahun Prasasti Blanjong di Gedung Kerta Sabha, Denpasar, Minggu (15/2).

“Bali tentu kita ketahui sebagai daerah pariwisata dan wajah Indonesia dengan jumlah kunjungan wisatawan yang lebih tinggi dibandingkan provinsi lain. Masuknya budaya Barat, saya harapkan tidak menjadikan generasi muda Bali lupa akan kebudayaan, tradisi, dan adat istiadat yang dimiliki, terutama pada busana, aksara, dan bahasa daerah Bali,” ungkap Ibu Putri Koster.

“Jika bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga dan melestarikan budaya kita ini? Antara Bali dengan daerah lain tentu memiliki perbedaan budaya sebagai ciri khas yang melekat. Namun, perbedaan tersebut sudah tentu menjadi kebanggaan yang harus kita jaga dan rawat sebagai kekayaan, baik di tingkat daerah maupun pusat,” tegasnya.

Kegiatan seminar yang diselenggarakan serangkaian Peringatan 1112 Tahun Prasasti Blanjong ini juga bertepatan dengan pelaksanaan Bulan Bahasa Bali 2026. Seminar ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Gede Suarbawa, Heri Purwanto, dan Fuad.

Dalam seminar yang mengangkat tajuk “Aksara Kawi” ini, salah satu narasumber, Gede Suarbawa, menjelaskan bahwa dalam sejarah sistem aksara di Indonesia dikenal tiga sistem yang pengaruhnya meluas dan mendalam dalam pembentukan tradisi keberaksaraan dan kehidupan masyarakat Indonesia. Ketiga sistem aksara tersebut adalah Pallawa, Arab, dan Latin. Di samping itu, terdapat sistem lain yang dijumpai dalam tinggalan arkeologi Indonesia yang pengaruhnya tidak mendalam dan tidak berkelanjutan, yaitu aksara Siddhamatrka/Pre-Nagari dan aksara Cina.

Baca Juga  Pra-Bisma, FTP Unud Gali Permasalahan Masyarakat Desa Nyambu Tabanan

“Aksara Pallawa memiliki sejarah panjang dalam dunia pertulisan di Indonesia. Aksara ini digunakan pada prasasti tertua dari Muara Kaman, Kutai, yang memuat informasi tentang kebesaran Raja Mulawarman, serta di Jawa Barat tentang Raja Purnawarman yang prasastinya menggunakan aksara dasar Pallawa. Pada masa-masa selanjutnya, di tempat lain seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, sistem aksara ini mengalami transformasi menjadi aksara Kawi,” jelasnya.

Dengan dilaksanakannya Seminar Aksara Kawi ini, diharapkan tradisi dan kebudayaan kita sebagai bangsa yang beragam dan penuh warna semakin kuat, namun tetap hidup rukun berdampingan dengan rasa toleransi yang tinggi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Patroli Sat Samapta Polres Gianyar Amankan Ibadah Minggu di Gereja Santa Maria Ratu Rosari

Published

on

By

Polres Gianyar
PENGAMANAN: Personel Polres Gianyar saat melakukan pemgamanan ibadah umat Kristen Katolik di Gereja Santa Maria Ratu Rosari, Jalan Mulawarman, Abianbase, Tedung, Gianyar, Minggu (15/2/2026) pagi. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Dalam upaya mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, Satuan Samapta Polres Gianyar melaksanakan patroli mobiling R4 pada Minggu (15/2/2026) pagi. Kegiatan difokuskan pada pengamanan ibadah umat Kristen Katolik di Gereja Santa Maria Ratu Rosari, Jalan Mulawarman, Abianbase, Tedung, Gianyar.

Patroli yang dipimpin kru Kijang 905 tersebut melibatkan personel Aipda I Wayan Beni Sastrawan, S.H., Bripka I Made Susila, dan Bripka I Gusti Putu Ari Purnawan. Petugas melakukan pemantauan langsung jalannya ibadah, berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta berdialog dengan petugas keamanan gereja untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan meningkatkan kewaspadaan.

Selain pengamanan di area gereja, personel juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas saat jemaat mulai berdatangan hingga selesai ibadah guna mencegah kepadatan kendaraan di depan lokasi.

Berdasarkan informasi dari pihak keamanan gereja, jumlah jemaat yang hadir diperkirakan sekitar 600 orang. Ibadah yang dipimpin oleh Romo Gusti Bagus Kusumawanta berlangsung khidmat dan berakhir sekitar pukul 09.45 Wita. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tidak ditemukan hal mencurigakan.

Kasat Samapta Polres Gianyar, AKP Wibowo Sidi, S.H., mengatakan bahwa kegiatan patroli merupakan bagian dari pelayanan kepolisian dalam menjamin keamanan seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Patroli preventif akan terus ditingkatkan, khususnya pada kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak orang,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara kepolisian, aparat kewilayahan, dan petugas keamanan setempat menjadi kunci dalam menjaga situasi tetap kondusif. “Sinergitas dengan unsur terkait sangat penting agar potensi gangguan dapat dicegah sejak dini. Hingga kegiatan selesai, situasi tetap aman, tertib, dan lancar,” tambahnya.

Baca Juga  Pra-Bisma, FTP Unud Gali Permasalahan Masyarakat Desa Nyambu Tabanan

Kegiatan patroli berakhir dalam keadaan kondusif dengan arus lalu lintas terpantau ramai namun lancar. Polres Gianyar mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga toleransi serta segera melapor apabila menemukan hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Operasi Keselamatan Agung 2026, Polresta Denpasar Tindak Ratusan Pelanggaran Lalin secara Humanis

Published

on

By

Polresta Denpasar
INGATKAN: Personel Sat Lantas Polresta Denpasar saat mengingatkan pengendara motor menggunakan helm yang benar. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Operasi keselamatan lalu lintas yang digelar Polresta Denpasar memasuki hari ke-13 dengan hasil yang cukup signifikan. Sejumlah pelanggaran berhasil ditindak sebagai upaya meningkatkan disiplin dan keselamatan berkendara di jalan raya.

Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026, petugas mencatat sebanyak 562 teguran diberikan kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan sebagai langkah edukatif.

Sementara itu, penindakan melalui ETLE statis mencapai 1.255 tilang, kemudian tilang manual sebanyak 219 kasus, serta 14 pelanggaran yang dilakukan oleh warga negara asing (WNA) turut ditindak sesuai aturan yang berlaku.

Kasi Humas Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan bahwa operasi ini tidak semata-mata berfokus pada penindakan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.

“Penegakan hukum dilakukan secara humanis dan edukatif. Harapannya masyarakat semakin disiplin sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,” ujarnya.

Polresta Denpasar mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, melengkapi surat kendaraan, serta mengutamakan keselamatan demi terciptanya keamanan dan ketertiban bersama di jalan raya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sambut Kunker Gubernur Bali di Tabanan, Bupati Sanjaya Jadikan Program Pemprov Sebagai Barometer Pembangunan Tabanan
Lanjutkan Membaca