Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tak hanya Fokus Pariwisata dan Budaya, Wagub Cok Ace Harap Jegeg Bagus Bali Bisa Sosialisasikan Program-Program Pemerintah

BALIILU Tayang

:

eka
JEGEG BAGUS:Wakil Gubernur Bali Prof. Tjkorda Oka Artha Ardana Sukawati berkesempatan memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus tahun 2021 yang diselenggarakan secara hybrid (daring dan luring) dari gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, pada Minggu (5/12). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com  – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjkorda Oka Artha Ardana Sukawati berkesempatan memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus tahun 2021 yang diselenggarakan secara hybrid (daring dan luring) dari gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, pada Minggu (5/12).

Wagub Cok Ace pada kesempatan yang turut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Prof. I Gede Arya Sugiartha, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun, serta Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota se-Bali, mengatakan, jika selama ini Jegeg Bagus dikenal sebagai duta untuk mempromosikan pariwisata dan kebudayaan Bali. “Akan tetapi, seiring perkembangan waktu, saya harap Jegeg Bagus Bali beserta para finalis juga bisa menyosialisasikan program-program Pemprov Bali kepada masyarakat terutama pada generasi milenial,” sebutnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini Pemprov Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali telah menetapkan arah perekonomian Bali dengan disebut sebagai Ekonomi Kerthi. “Dalam konsep tersebut, Pemprov Bali akan mengembangkan berbagai pilar untuk menunjang perekonomian Bali yakni pertanian, perikanan, industri kreatif, UKM/IKM, dan yang terakhir adalah pariwisata. Jadi saya harap semua peserta bisa memahami dan membagikan ke masyarakat terutama anak muda,” imbuhnya.

Mengenai tema pada sore itu yaitu ‘Kalawaning Bhineka’, tokoh Puri Ubud itu pun memberikan apresiasi yang mendalam. Hal itu dikarenakan konsep kebhinekaan atau keberagaman sudah menjadi falsafah hidup kita, tidak hanya di Indonesia namun juga di Bali. Ia berharap para finalis bisa menonjolkan kekayaan dan ciri khas masing-masing Kabupaten/Kota. “Seperti pakaian khas Kabupaten Buleleng atau Kabupaten lainnya, tonjolkan hal tersebut. Jangan terjebak oleh trend yang sedang digandrungi akhir-akhir ini. Pergunakanlah pakaian yang telah anda miliki dengan bangga, karena itu adalah karakter kalian,” bebernya.

Baca Juga  Wayan Koster Serap Aspirasi Mahasiswa Unud Usai Uji Publik Pilkada, Layani Diskusi dan Foto Selfie

Selanjutnya, Wagub yang juga merupakan Ketua PHRI Provinsi Bali tersebut pun berpesan kepada para finalis untuk tidak berkecil hati jika tidak terpilih menjadi Jegeg Bagus Bali. Acara tersebut bukanlah perlombaan yang memilih menang atau kalah, namun merupakan acara pemilihan untuk mencari siapa yang lebih cocok. “Sama halnya dengan pemilihan Gubernur, tidak ada yang menang atau kalah, yang ada adalah siapa yang dikehendaki oleh masyarakat. Begitupun ajang ini, siapa yang paling cocok menjadi Jegeg Bagus dengan kriteria yang ditetapkan. Kalian semua sudah menjadi pemenang sampai di titik ini,” tandasnya.

Sebelumnya Ketua Paguyuban Semeton Jegeg Bagus Bali, I Made Hariyoga, S.S,. M.M., mengatakan  acara pemilihan Jegeg Bagus Bali merupakan ajang tahunan yang bertujuan untuk memilih putra/putri terbaik Bali untuk mempromosikan Bali terutama di bidang pariwisata dan kebudayaan. “Ajang Jegeg Bagus sempat tertunda di tahun 2020 dikarenakan pandemi Covid-19, sehingga ajang terakhir kami lakukan pada tahun 2019,” jelasnya.

Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan SDM generasi muda di bidang pariwisata, juga sebagai ajang pembelajaran untuk menumbuhkan kreativitas, jiwa sportivitas, serta wawasan para finalis.

Pada kesempatan tersebut sudah terjaring 18 finalis yang terdiri dari 9 Jegeg dan 9 Bagus dari 9 Kabupaten/Kota se-Bali. “Sebelum grand final, para finalis sudah dibekali berbagai kemampuan oleh berbagai narasumber. Mereka juga diminta untuk membuat video promosi pariwisata, artikel mengenai isu-isu terkini, pengembangan ketrampilan hingga interview, tentu saja semua acara tersebut dilakukan melalui prokes pencegahan Covid-19 dengan sangat ketat. Bahkan acara hari ini para peserta dan panitia sudah melakukan tes SWAB antigen dengan hasil negatif,” imbuhnya.

 Ia pun mengatakan Jegeg Bagus 2021 terpilih nantinya, akan menjadi Duta Pariwisata dan Budaya Bali serta memiliki kesempatan untuk mengikuti kompetisi di ajang nasional hingga internasional.

Baca Juga  "Toast" Arak Bali, Awali Langkah Gubernur Koster dan Dubes Korsel Bahas Pengembangan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai

Pada acara grand final sore itu, Jegeg Bali 2021 terpilih adalah Jegeg Karangasem Putu Ratih Padmarini Gantari Sari. Sedangkan Bagus Bali 2021 diraih oleh Bagus Denpasar I Gusti Ngurah Agung Gede Bramasta Ktana. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Polres Gianyar Gelar Lomba Menembak Sambut Hari Bhayangkara Ke-80

Published

on

By

polres gianyar
LOMBA MENEMBAK: Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gianyar menggelar Lomba Menembak yang berlangsung di Lapangan Tembak Paksebali, Kabupaten Klungkung, Jumat (12/6/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gianyar menggelar Lomba Menembak yang berlangsung di Lapangan Tembak Paksebali, Kabupaten Klungkung, Jumat (12/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh personel Polres Gianyar dan jajaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan serta profesionalisme anggota Polri.

Lomba menembak dibuka dengan registrasi peserta, penyampaian aturan perlombaan oleh panitia, dilanjutkan dengan pelaksanaan lomba sesuai kategori yang telah ditentukan serta penilaian hasil tembakan oleh tim juri.

Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga menjadi sarana mengasah keterampilan dasar kepolisian yang harus dimiliki setiap personel.

“Lomba menembak ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Selain untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan menembak personel, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat soliditas, kekompakan, dan semangat kebersamaan di lingkungan Polres Gianyar dan jajaran,” ujar AKBP Chandra C. Kesuma.

Lebih lanjut, Kapolres Gianyar menegaskan bahwa kemampuan menembak merupakan salah satu kompetensi yang harus terus dipelihara dan ditingkatkan guna menunjang pelaksanaan tugas kepolisian secara profesional dan bertanggung jawab.

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel dapat terus meningkatkan kompetensi diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan latihan maupun perlombaan menembak,” tambahnya.

Kegiatan Lomba Menembak Polres Gianyar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  "Toast" Arak Bali, Awali Langkah Gubernur Koster dan Dubes Korsel Bahas Pengembangan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai
Lanjutkan Membaca

NEWS

WNA Asal Inggris Ditemukan Meninggal Dunia di Villa Wilayah Ubud

Published

on

By

polsek ubud
EVAKUASI: Personel Polsek Ubud mengevakuasi seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris bernama Percy H. B. umur 85 tahun ditemukan meninggal dunia di Villa Ponderosa, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Rabu (10/6/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris bernama Percy H. B. umur 85 tahun ditemukan meninggal dunia di Villa Ponderosa, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Rabu (10/6/2026).

Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita oleh staf villa yang sehari-hari merawat korban. Saat hendak mengantarkan makanan, saksi membuka pintu villa dan mendapati korban terbaring di atas sofa ruang tamu dalam keadaan tidak sadarkan diri. Saksi kemudian memanggil anaknya untuk membantu memeriksa kondisi korban. Selanjutnya, saksi menghubungi Bhabinkamtibmas, Pecalang setempat dan dilaporkan kepada pihak Kepolisian.

Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H., bersama personel Polsek Ubud langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP pengecekan dan meminta keterangan para saksi. Tim medis juga melakukan pemeriksaan terhadap tubuh luar korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia. Pada tubuh korban ditemukan luka lecet pada siku kanan, namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Selain itu, kondisi kaku mayat telah muncul dan hasil pemeriksaan EKG menunjukkan tidak terdapat aktivitas jantung.

Dari keterangan saksi diketahui bahwa korban telah lama tinggal di Villa Ponderosa dan dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan kondisi kesehatan.

Sekitar dua minggu sebelum kejadian, korban sempat terjatuh sehingga mengalami pergeseran pada tulang paha kanan.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans PMI ke RS Ari Canti Mas Ubud untuk dititipkan sambil menunggu tindak lanjut dari pihak keluarga.

Pihak Kepolisian menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun kerusakan di sekitar tempat kejadian perkara. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat faktor usia lanjut dan penurunan kondisi kesehatan. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut. Peristiwa tersebut saat ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Ubud. (gs/bi)

Baca Juga  Wayan Koster dan Ny. Putri Koster Ucapkan Rahajeng Rahina Tumpek Landep

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wakapolri Ajak Nobar Gratis Piala Dunia 2026 Serentak di Seluruh Indonesia

Published

on

By

nobar polri
NOBAR: Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. membuka kegiatan “Nonton Bareng Pildun 2026: Bola Gembira Polri untuk Masyarakat” di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jumat (12/6/2026) pukul 01.30 WIB. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. membuka kegiatan “Nonton Bareng Pildun 2026: Bola Gembira Polri untuk Masyarakat” di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jumat (12/6/2026) pukul 01.30 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres, Polresta, Polrestabes hingga Polsek jajaran.

Kegiatan nobar gratis pertandingan pembukaan Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang menginisiasi penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia sebagai ruang kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80.

Program ini juga sejalan dengan dukungan Polri terhadap kebijakan Presiden Prabowo untuk menggratiskan tontonan Piala Dunia tahun ini, dengan tujuan menghadirkan kebahagiaan dan hiburan yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolri atas gagasan menghadirkan kegiatan nonton bareng secara serentak di seluruh Indonesia. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dengan membuka ruang interaksi yang lebih dekat, hangat, dan humanis antara anggota Polri dan warga.

“Malam ini menjadi momen yang sangat spesial karena kita dapat menyaksikan bersama pertandingan pembukaan Piala Dunia 2026. Melalui kegiatan nobar gratis yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Polri ingin menghadirkan kegembiraan sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Wakapolri.

Mengusung tema “Bola Gembira – Polri untuk Masyarakat”, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026. Tema tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir, melayani, dan membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang inklusif dan bermanfaat.

Baca Juga  Wayan Koster dan Ny. Putri Koster Ucapkan Rahajeng Rahina Tumpek Landep

Suasana keakraban tampak terlihat di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri maupun di berbagai daerah, di mana anggota Polri dan masyarakat duduk bersama menikmati pertandingan sepak bola dunia. Di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, kegiatan dihadiri sekitar 1.030 peserta yang terdiri dari komunitas ojek online, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, mitra Polri, serta masyarakat umum. Acara juga dimeriahkan dengan nobar gratis dan berbagai doorprize menarik serta kuis berhadiah yang menambah semarak suasana kebersamaan.

Wakapolri menerangkan bahwa kegiatan ini selain mendukung program Presiden Prabowo, juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat pecinta sepak bola, tetapi juga menjadi media untuk membangun kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat menghidupkan kembali budaya gotong royong, mempererat hubungan antarwarga, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas, serta mendorong semakin aktifnya kegiatan siskamling dan pos ronda sebagai upaya pencegahan kejahatan jalanan.

Melalui program “Bola Gembira – Polri untuk Masyarakat”, Polri membuka pintu lebar bagi masyarakat untuk hadir dan menikmati pertandingan Piala Dunia 2026 bersama jajaran kepolisian secara gratis. Kehadiran masyarakat diharapkan semakin memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan kolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di seluruh Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca