Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Tatap Muka Atlet Berprestasi, Gubernur Koster bakal Beri Penghargaan dan Tawarkan Pekerjaan

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster bertatap muka dengan atlet peraih medali pada ajang Sea Games XXX Manila, Filipina, berlangsung Kamis (3/9) di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, dengan didampingi Ketua KONI Bali Ketut Suwandi.

Denpasar, baliilu.com – Disibukan berbagai penanganan pandemi Covid-19 yang terjadi mulai awal tahun ini, tak lantas membuat Gubernur Bali Wayan Koster melupakan urusan pemerintahan bidang lainnya termasuk olahraga. Salah satunya mengundang tatap muka secara khusus para atlet berprestasi yang telah ikut mengharumkan nama Bali di kancah nasional dan internasional.

Pada acara tatap muka dengan atlet peraih medali pada ajang Sea Games XXX Manila, Filipina, berlangsung Kamis (3/9) di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, dengan didampingi Ketua KONI Bali Ketut Suwandi, Gubernur Koster menyapa ramah mereka satu per satu.

Setelah mendengar langsung soal bagaimana perjuangan berat mesti dilalui para atlet asal Bali ini untuk meraih medali demi mengibarkan dan mengharumkan Sang Merah Putih pada ajang olahraga bergengsi tingkat Asia Tenggara itu, Gubernur Koster langsung  memastikan mereka akan mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Bali atas prestai yang diraih tersebut.

“Seperti diketahui bersama saat ini Bali dan dunia sedang dilanda pandemi, berbagai raihan prestasi yang diraih pun sempat terabaikan karena penanganan pandemi ini. Tapi di tengah musibah yang melanda, tak menyurutkan niat kami untuh memberikan perhatian yang serius. Melalui pertemuan ini, kami pastikan atlet yang berhasil menorehkan prestasi akan mendapatkan penghargaan yang layak,” kata Gubernur yang juga menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini.

Penghargaan yang bakal diberikan ini diharapkan Gubernur Koster akan mampu makin memotivasi mereka dan atlet lainnya untuk berprestasi dan mengharumkan nama Bali dan Indonesia di kancah internasional.

“Mereka telah berkontribusi mengharumkan nama Bali dan negara di ajang kejuaraan olahraga, sudah sepatutnya diberi perhatian lebih.  Agar menjadi motivasi untuk mempertahankan, bahkan meningkatkan prestasi mereka. Di samping juga sebagai pemacu tumbuhnya atlet-atlet berprestasi yang baru. Jangan sampai sudah berjasa, tapi terabaikan,” ucap Gubernur Koster seraya menyatakan perhatian tidak hanya menyasar para atlet, namun juga kesejahteraan keluarga mereka.

Baca Juga  Ketua PHDI Bali: Jaga Keharmonisan Alam Semesta melalui Upacara ‘’Pamahayu Jagat’’

Pada saat itu, Gubernur Koster secara seketika itu pula memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Provinsi Bali (Disdikpora) Ketut Ngurah Boy Jayawibawa yang turut mendampingi, supaya mendata atlet-atlet berprestasi, minimal di Kejuaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Untuk atlet yang sudah tamat sekolah atau kuliah dan ingin bekerja, namun belum mendapatkan pekerjaan, nanti kami bantu untuk diangkat sebagai tenaga kontrak dulu untuk sementara. Sambil menunggu keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Pemuda Olahraga,” ujarnya.

Bertolak dari pertemuan itu, Gubernur Koster berjanji ke depan akan merestrukturisasi  berbagai kebijakan Pemprov Bali terkait bidang olahraga. Sehingga diharapkan akan dapat mewujudkan olahraga Bali yang berprestasi, terutama kaitannya dalam mewujudkan sport tourism yang menjadi alternatif sektor pariwisata Bali selain keindahan alam dan budayanya.

“Bali dengan keterbatasannya selalu berhasil lebih maju dibandingkan daerah lain yang dari segi penduduk dan ekonomi memiliki potensi lebih tinggi. Semisal daerah yang penduduknya lebih banyak tentu berpeluang mencetak lebih banyak atlet, begitu pula apabila ekonominya maju tentu bisa mengatur kebijakan fiskal yang lebih untuk sektor olahraganya, sehingga menciptakan olahraga yang berprestasi. Tapi itu belum tentu linear, dan Bali telah membuktikannya. Saya mengapresiasi kerja keras KONI Bali. Semoga dengan perhatian yang lebih dapat mewujudkan satu cabang olahraga Bali yang menjadi pionir dan tidak terkalahkan oleh daerah lain. Karena saya lihat atlet-atlet Bali memiliki bakat yang alami,” ungkap Gubernur Koster sembari meminta KONI memetakan cabang olahraga yang atlet-atletnya unggul untuk lebih didorong menjadi atlet berprestasi.

Ditambahkan Kadis Dikpora Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa bahwa atlet-atlet berprestasi yang memenuhi kriteria untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah dalam tahap pengajuan ke Kemenpora. Namun karena terkendala penyebaran pandemi Covid-19, keputusan dari Kemenpora belum keluar hingga saat ini.

Baca Juga  Dapur Umum Peduli Sesama INTI Bali Terus Gencarkan Penyediaan Pangan, Telah Bagikan 50 Ribu Lebih Nasi Bungkus

Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi pada kesempatan itu meminta perhatian terhadap fasilitas dan pembinaan olahraga Bali. Ia pun menyampaikan apresiasi terhadap perhatian Gubernur Koster kepada atlet-atlet Bali yang berprestasi.

“Kami ucapkan terimakasih atas bantuan yang dikeluarkan Pemprov Bali, sekecil apa pun, bahkan seribu rupiah pun anggaran dari pemerintah daerah harus bermanfaat demi kemajuan olahraga Bali. Dan kami sangat mendukung upaya Pemprov Bali dalam mewujudkan sport tourism Bali. Kami akan mendukung dari segi kemajuan prestasi atlet-atletnya,” ucapnya.

Perhatian Gubernur Koster tidak hanya semata kepada pelaku olahraga yang masih aktif berprestasi. Sejumlah mantan atlet senior era tahun 80-an hingga 90-an tak luput dari perhatiannya. Setelah sebelumnya juga diterima di tempat, namun waktu yang berbeda.

Mereka di antaranya, atlet pencak silat Ni Made Wahyuni peraih dua kali medali emas ajang Kejuaraan Dunia Tahun 1988 di Malaysia dan Tahun 1994 di Thailand, berikutnya atlet tinju Pino Bahari peraih medali emas pada Asean Games 1990 di Beijing China, Oka Sulaksana atlet layar peraih prestasi medali  emas tiga kali berturut –turut pada kejuaraan Asean Games 1994 Jepang – Asean Games  1998 Bangkok Thailand – Asean Games 2002 Busan Korea Selatan. Tak ketinggalan pula Mudiani (atlet lempar lembing), I Wayan Mudra (atlet pencak silat) dan Ni Wayan Bandengwati (atlet pencak silat).

 “Daerah yang bermartabat adalah daerah yang mampu menghargai jasa-jasa mereka yang mengharumkan dan mengangkat nama daerahnya. Ya seperti atlet-atlet ini, seniman dan lain sebagainya. Kita akan siapkan penghargaan khusus bagi mereka,” tegas Gubernur Koster. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Published

on

By

Presiden Prabowo terima Presiden FIFA di Istana Merdeka
TERIMA PRESIDEN FIFA: Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo dan Gianni Infantino membahas penguatan kerja sama dalam pengembangan sepak bola nasional.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap pengembangan olahraga, khususnya sepak bola. Menurut Erick, Kepala Negara memandang olahraga memiliki peran penting tidak hanya dalam mencetak prestasi, tetapi juga dalam membangun karakter generasi muda dan bangsa Indonesia.

“Bapak Presiden menyampaikan bahwa bola sangat penting, olahraga sangat penting untuk pembangunan karakter bangsa. Karena itu Bapak Presiden punya komitmen penuh untuk membangun olahraga secara nasional di mana ini menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa kita,” ujar Menpora.

Menurut Menpora, Presiden Prabowo turut mendorong agar fasilitas olahraga, baik yang berada di daerah maupun pusat, dapat dimanfaatkan secara optimal melalui kerja sama dengan klub-klub olahraga. Selain itu, pemerintah menegaskan dukungannya terhadap FIFA dan menyatakan kesiapan Indonesia untuk mendukung penyelenggaraan berbagai agenda sepak bola internasional pada masa mendatang.

“Presiden juga menyampaikan dukungan penuh kepada FIFA. Presiden juga berterima kasih FIFA bisa mengadakan event yang selama ini U-17 World Cup, lalu FIFA ASEAN, dan tentu beberapa event ke depan lainnya Pemerintah Indonesia siap support beberapa kegiatan FIFA,” lanjutnya.

Sementara itu, Gianni Infantino mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo terhadap kemajuan sepak bola Indonesia. Menurut Infantino, kecintaan Presiden Prabowo terhadap sepak bola berjalan seiring dengan visinya dalam melihat olahraga sebagai instrumen yang dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan Indonesia.

Baca Juga  Ikuti Protokol Kesehatan, MGPSSR Klungkung Gelar ‘’Sisya Pariksa’’

“Dia memiliki kecintaan yang mendalam terhadap sepak bola dan sangat memahaminya, bukan hanya karena kecintaan terhadap olahraga ini, tetapi juga karena kecintaannya pada negara. Dia sangat memahami apa yang perlu dilakukan di negaranya serta bagaimana sepak bola, dan olahraga pada umumnya, dapat dimanfaatkan untuk memberikan dampak positif bagi negara,” ujar Infantino.

Lebih lanjut, Infantino mengatakan bahwa pertemuan tersebut turut membahas strategi dan visi besar pengembangan olahraga dan sepak bola di Indonesia. FIFA, menurutnya, siap berkolaborasi dalam mendukung berbagai proyek tersebut.

“Kami membahas strategi umum dan visi terkait investasi di Indonesia untuk stadion, lapangan sepak bola, sekolah, serta segala hal yang berkaitan dengan olahraga dan sepak bola. Oleh karena itu, kami akan bekerja sama dengan federasi dalam proyek-proyek ini,” tandasnya.

Pertemuan tersebut mempertegas komitmen Indonesia dan FIFA untuk memperkuat kolaborasi pengembangan sepak bola, dengan perhatian pada prestasi, fasilitas olahraga, serta pembentukan karakter generasi muda. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Turnamen Cabor Domino Piala Panglima TNI Semarakkan HUT Ke-81 TNI, Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

Published

on

By

Irdam IX/Udayana Buka Turnamen ORADO Piala Panglima TNI
BUKA TURNAMEN: Inspektur Kodam (Irdam) IX/Udayana Brigjen TNI Muhammad Dariyanto membuka Turnamen ORADO (Olahraga Domino Nasional) Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Kodim 1611/Badung, Minggu (27/9/2026). (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Inspektur Kodam (Irdam) IX/Udayana Brigjen TNI Muhammad Dariyanto membuka Turnamen ORADO (Olahraga Domino Nasional) Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Kodim 1611/Badung, Minggu (27/9/2026). Turut hadir Ketua DPRD Provinsi Bali, Danrem 163/Wira Satya, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.

Turnamen tersebut merupakan bagian dari Open Turnamen ORADO 101 Piala Panglima TNI yang digelar secara serentak di 101 kota di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah jajaran Kodam IX/Udayana yang meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain turnamen domino, kegiatan turut dirangkaikan dengan kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat.

Dalam sambutan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto yang dibacakan Irdam IX/Udayana, disampaikan bahwa turnamen domino tidak sekadar menjadi ajang permainan dan hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkokoh kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat.

“Kehadiran masyarakat bersama prajurit TNI menunjukkan bahwa TNI dan rakyat memiliki hubungan yang sangat dekat. Hubungan tersebut merupakan kekuatan yang harus terus dipelihara, karena TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan pada akhirnya pengabdian TNI ditujukan untuk kepentingan bangsa dan negara,” demikian amanat Pangdam IX/Udayana.

Pangdam juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti turnamen dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, disiplin, dan rasa persaudaraan. Setiap peserta diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik, mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan panitia, serta menghormati setiap keputusan wasit dan penyelenggara.

Menang atau kalah menurut Pangdam, merupakan bagian dari sebuah perlombaan. Hal yang lebih penting adalah menjadikan momentum tersebut untuk memperkuat persahabatan, persatuan, dan kebersamaan, bukan justru menciptakan jarak di antara sesama.

Baca Juga  Gubernur Koster: Situasi Pandemi Covid-19 Jangan Nyinyir dan Mencuri Panggung

“Mari kita perkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan kebersamaan, komunikasi, dan gotong royong, kita akan mampu menjaga persatuan serta bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa, khususnya bagi masyarakat di wilayah Bali, NTB, dan NTT,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pengcab ORADO Bali Dewa Made Mahayadnya menyampaikan bahwa olahraga domino meskipun tergolong cabang olahraga yang relatif muda, namun perkembangannya cukup pesat dan mendapat antusiasme masyarakat. Karena itu, pembinaan dan kompetisi perlu terus ditingkatkan agar perkembangannya semakin terarah.

“Domino tidak hanya menjadi permainan di tengah masyarakat, tetapi harus terus dikembangkan sebagai cabang olahraga yang memiliki organisasi, aturan, pembinaan, dan kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Dewa Made Mahayadnya.

Pembukaan turnamen kemudian ditandai dengan penekanan tombol secara bersama sebagai tanda dimulainya pertandingan. Para peserta selanjutnya mengikuti Turnamen ORADO Piala Panglima TNI dengan menunjukkan kemampuan terbaik serta menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan semangat kebersamaan.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa ORADO Piala Panglima TNI memiliki makna lebih luas daripada sekadar kompetisi olahraga. Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi yang mempertemukan prajurit TNI dan masyarakat dalam suasana akrab, sportif, dan penuh kebersamaan.

“Turnamen ini menjadi salah satu bentuk nyata kedekatan TNI dengan masyarakat. Melalui olahraga, komunikasi dan silaturahmi dapat terbangun dalam suasana yang lebih akrab, sehingga semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat,” ujar Kapendam.

Kapendam menambahkan, keterlibatan UMKM dalam rangkaian kegiatan tersebut turut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dengan membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya kepada para peserta maupun masyarakat yang hadir.

“Semangat yang dibangun dalam kegiatan ini adalah kebersamaan. TNI bersama rakyat bersinergi melalui olahraga, silaturahmi, dan kegiatan ekonomi masyarakat. Inilah semangat yang ingin terus kita pelihara dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Ketua PHDI Bali: Jaga Keharmonisan Alam Semesta melalui Upacara ‘’Pamahayu Jagat’’

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Dukung Perjuangan Bali United U-13 di Piala Soeratin Nasional, Gubernur Koster Support Rp 45 Juta

Published

on

By

Gubernur Koster Dukung Bali United U-13 ke Piala Soeratin
TERIMA AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran tim Bali United U-13 yang akan mewakili Bali pada ajang nasional Piala Soeratin Seri Nasional, di Jayasabha, Denpasar, Selasa (22/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Semangat anak-anak muda Bali untuk mengharumkan nama daerah mendapat dukungan langsung dari Gubernur Bali Wayan Koster. Dalam audiensi di Jayasabha, Denpasar, Selasa (22/9), Koster menerima jajaran tim Bali United U-13 yang akan mewakili Bali pada ajang nasional Piala Soeratin Seri Nasional.

Sebanyak 25 pemain dan lima ofisial akan membawa nama Bali dalam kompetisi tersebut. Di hadapan para pemain muda, Koster memberikan dukungan sekaligus doa agar mereka mampu tampil maksimal dan menjadikan kesempatan bertanding di tingkat nasional sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan mereka sebagai pesepakbola.

Dukungan itu tidak hanya disampaikan melalui kata-kata. Gubernur Wayan Koster juga memberikan bantuan dana sebesar Rp 45 juta untuk mendukung keberangkatan dan perjuangan tim Bali United U-13 di ajang nasional tersebut.

Bagi para pemain yang masih berada di usia pembinaan, dukungan tersebut menjadi suntikan semangat tersendiri. Mereka tidak hanya datang membawa nama klub, tetapi juga membawa harapan untuk menunjukkan bahwa talenta-talenta muda Bali mampu bersaing di panggung nasional.

Manager Bali United U-13, Alit Wardika, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Gubernur Bali. Menurutnya, doa dan dukungan dari pemerintah daerah menjadi energi tambahan bagi seluruh pemain dan ofisial yang akan berjuang membawa nama Bali.

“Pak Gubernur sangat mendukung dan mendoakan anak-anak agar bisa berjuang maksimal. Kami sangat mengapresiasi doa dan support yang luar biasa dari Bapak Gubernur Bali,” ujar Alit.

Ia menegaskan, dukungan tersebut akan dijawab dengan kerja keras seluruh tim. Para pemain, kata dia, akan berjuang sekuat tenaga agar dapat memberikan hasil terbaik sekaligus menjaga nama baik Bali di kompetisi nasional.

Baca Juga  Ikuti Protokol Kesehatan, MGPSSR Klungkung Gelar ‘’Sisya Pariksa’’

“Tentu kami akan berjuang habis-habisan membawa nama Bali,” tegasnya.

Sementara itu, Head Coach Bali United U-13, Frandika, terus menggembleng para pemain meski persiapan menuju kompetisi nasional dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Keterbatasan waktu tidak menyurutkan keyakinannya terhadap kemampuan anak-anak asuhnya.

Di balik usia mereka yang masih belia, para pemain tersebut kini menghadapi tantangan yang tidak kecil. Mereka harus membawa semangat bertanding, disiplin, sekaligus keberanian untuk menghadapi tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Pertemuan dengan Gubernur Koster pun menjadi bagian penting sebelum mereka berangkat. Bukan sekadar menerima dukungan, para pemain mendapatkan pesan bahwa perjuangan di lapangan juga menjadi bagian dari upaya membawa nama Bali melalui prestasi.

Dengan doa, dukungan, dan kerja keras yang telah dipersiapkan, Bali United U-13 kini bersiap menatap Piala Soeratin Seri Nasional. Dari Bali, mereka berangkat membawa satu tekad: bertanding sekuat tenaga dan memberikan yang terbaik untuk daerah yang mereka wakili. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca