Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tatap Muka dengan Warga Jimbaran, Wabup Suiasa Imbau Masyarakat tetap Utamakan Prokes

BALIILU Tayang

:

de
Wabup Suiasa saat tatap muka dengan Warga Jimbaran Kuta Selatan di kediaman Wakil Bupati Jalan Pantai Mangiat Pecatu Kuta Selatan, Senin (14/9).

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa melakukan tatap muka dengan warga Jimbaran Kuta Selatan di kediaman Wakil Bupati Jalan Pantai Mangiat Pecatu Kuta Selatan, Senin (14/9) dengan tetap melakukan Protokol Kesehatan dan taat memakai masker. Hadir dalam acara tersebut Camat Kuta Selatan Ketut Gede Artha, Lurah Jimbaran I Ketut Rimbawan dan Ketua LPM Jimbaran I Nyoman Mariana.

Lurah Jimbaran I Ketut Rimbawan melaporkan kehadiran semeton dan para warga Jimbaran di sini (di rumah Bapak Wakil Bupati Badung) untuk mendapat pencerahan dan penjelasan terkait pandemi Covid-19  dimana tatanan hidup baru sudah dilaksanakan namun klaster pandemi Corona ini semakin bertambah. Dan ini pula dapat membunuh langkah pariwisata yang telah dibuka baru- baru ini.

“Kehadiran kami beserta warga Jimbaran ingin mengetahui dan kejelasan dari Pemerintah Kabupaten Badung, dalam hal ini Bapak Wakil Bupati yang juga warga Kuta Selatan dapat memberikan pencerahan dan penjelasan, agar kami sebagai anak bangsa dan warga dapat menyampaikan kepada masyarakat, keluarga terdekat dan lingkungan kami terkait pandemi ini secara baik dan bijak,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati I Ketut Suiasa menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Badung dan pribadi mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi semeton dan warga Jimbaran yang sangat peduli dengan pandemi ini yang menjadi momok yang sangat mengerikan dalam tatanan di dalam menjalankan kehidupan ini. “Saya berharap dengan disiplin yang tinggi memegang erat aturan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker semoga kita semua terhindar dari Covid-19.  Dengan fenomena yang terjadi belakangan ini klaster-klaster penularan Covid-19 telah menjarah di sekitar kita dari orang-orang terdekat termasuk keluarga kita, dari keramaian penyelenggaraan upacara-upacara keagamaan dan adat, keramaian pasar tradisional dan modern seperti supermarket dan mall. Tentu hal ini sangat memprihatinkan bagi kita semua,” jelasnya.

Baca Juga  Terapkan Protokol Kesehatan, 1.017 Orang Ikuti SKB CPNS Kota Denpasar

Dikatakan dengan pandemi ini yang berlarut-larut telah membawa perekonomian ke titik yang terendah mengingat Badung, Bali khususnya warga Jimbaran serta Kuta Selatan umumnya yang sebagian besar mangais rejeki kehidupan dari kunjungan wisatawan dan geliat pariwisata. “Mari kita jaga dan taati kedisiplinan untuk tetap mengutamakan kesehatan demi kita semua. Dengan disiplin dan kesadaran yang tinggi dan tidak meboya niscaya Corona ini akan menjauh dan hilang secara perlahan, sehingga kita bisa dapat menjalani hidup normal kembali seperti hari kemarin sebelum wabah ini datang di lingkungan kita,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Badung sendiri menurut Suiasa yang sebagian besar mengandalkan kehidupan dari pajak hotel dan restoran tentu sangat merasakan dampak dari pandemi ini. Hingar bingar pariwisata telah memberikan kehidupan yang sangat berharga dari penggeliat pariwisata. Dengan pandemi Corona ini Pemkab Badung dengan program yang dicanangkan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyikapi pandemi ini secara bijak bagi mereka yang bergerak di bidang pariwisata atau yang dirumahkan. Dengan kebijakan tersebut pemerintah Kabupaten Badung telah memberikan bantuan bagi mereka yang dirumahkan sebesar Rp 1,8 juta/orang yang ber-NIK Badung yang tentunya untuk membantu mereka dalam menjalani kehidupan di tengah pandemi ini.

“Sekali lagi saya tekankan kepada masyarakat selalu gunakan masker dan semoga pandemi ini cepat berlalu serta kehidupan bisa kita jalani secara normal dan pariwisata bisa bergeliat lagi dengan harapan perekonomian akan hidup dan berkembang lagi,” pungkasnya. (bt)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Workshop Tertib Administrasi Kependudukan bagi 125 Kader TP PKK Badung

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung Buka Workshop Adminduk
WORKSHOP: Ketua TP PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat membuka Workshop Tertib Administrasi Kependudukan Kader TP PKK di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin (14/9). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Administrasi kependudukan kini bukan lagi sekadar urusan kepemilikan kartu identitas, melainkan telah menjadi fondasi utama warga negara untuk mengakses berbagai program kesejahteraan dan pelayanan publik. Menyadari peran strategis perempuan dalam mengelola dokumen rumah tangga, 125 kader TP PKK Kabupaten Badung dari seluruh kecamatan mengikuti workshop khusus di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin (14/9).

Acara bertajuk “Peran Perempuan dalam Tertib Administrasi Kependudukan bagi Kader TP PKK Kabupaten Badung Tahun 2026” ini diinisiasi untuk membangun sinergi kuat antara pemerintah dan kader perempuan. Melalui kegiatan ini, para peserta dipersiapkan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mengedukasi masyarakat agar terdata dengan baik dan cerdas memanfaatkan layanan digital.

Kegiatan bernilai strategis ini dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya membangun kesadaran tertib administrasi yang dimulai langsung dari unit terkecil, yaitu keluarga.

“Tertib administrasi kependudukan harus dimulai dari lingkungan keluarga. Di sinilah peran perempuan sangat strategis, karena seringkali menjadi pengelola utama urusan dokumen dalam rumah tangga,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk bergerak aktif memastikan kelengkapan dokumen keluarga dengan memanfaatkan inovasi teknologi yang ada. “Mari kita mulai dari diri sendiri dan keluarga terdekat. Pastikan setiap anggota keluarga memiliki dokumen yang sah dan lengkap, serta manfaatkan layanan digital yang tersedia agar pelayanan semakin mudah, cepat, aman, dan efisien,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung, I Nyoman Rudiarta, melaporkan bahwa workshop yang berlangsung satu hari penuh ini memang dirancang agar peserta mampu meneruskan informasi dan edukasi kepada sesama kader serta masyarakat luas di lingkungan masing-masing.

Baca Juga  Dari Sarasehan NCPI Bali di Toya Devasya: Virus Corona Bisa Disembuhkan, Badai Pasti Berlalu

Agenda ini turut dihadiri oleh narasumber dari Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Bali, Kejaksaan Negeri Badung, Pengadilan Negeri Denpasar, serta diikuti oleh para Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Badung beserta jajaran pengurus kader. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pelatihan SPBE, Targetkan Integrasi Kinerja ASN Badung Berbasis Digital

Published

on

By

Sekda Surya Suamba Buka Pelatihan SPBE Badung
PELATIHAN: Sekda Surya Suamba membuka Pelatihan Manajemen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Ruang Samasta BKPSDM Kabupaten Badung, Senin (14/9). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Birokrasi modern yang transparan, akuntabel, dan terintegrasi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mutlak dalam sistem tata kelola pemerintahan masa kini. Menjawab tantangan tersebut, perwakilan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung berkumpul untuk mengikuti Pelatihan Manajemen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau Pemerintahan Digital Tahun 2026 di Ruang Samasta BKPSDM Kabupaten Badung, Senin (14/9).

Langkah strategis yang diinisiasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) ini dirancang untuk menyamakan persepsi seluruh jajaran birokrasi dalam mengadopsi teknologi digital. Lewat pembekalan ini, kapasitas aparatur sipil negara (ASN) digembleng agar mampu menggeser pola kerja manual konvensional menuju satu platform digital yang terintegrasi langsung dengan sistem penilaian kinerja individu.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Ida Bagus Surya Suamba didampingi Kepala Dinas Kominfo Ketut Gede Arta serta Sekretaris BKPSDM I Kadek Yuddy Artawan. Pelatihan ini juga menghadirkan narasumber berkompeten, yakni Nurul Fai’zah, dan Agenes Judith Abigail Lusikooy, yang merupakan Widyaiswara dari BPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta.

Dalam arahannya, Sekda Surya Suamba meluruskan esensi penting dari pelaksanaan pelatihan manajemen ini di hadapan para peserta. “Pelatihan SPBE ini bukan berarti melatih peserta untuk menjadi ahli membuat sistem, melainkan bagaimana kita bersama-sama memahami dan mengadopsi sistem pemerintahan berbasis elektronik yang digital. Dari pola manual yang konvensional, kini seluruh proses kerja dan penjenjangan kinerja individu diintegrasikan ke dalam satu platform digital agar terukur secara akuntabel,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Kabupaten Badung, Yuddy Artawan, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta agar tata kelola pemerintahan di Badung berjalan bersih, efektif, transparan, dan akuntabel. Ujung dari transformasi ini adalah jaminan peningkatan mutu pelayanan publik digital yang terintegrasi dan aman bagi masyarakat luas.

Baca Juga  Momentum Bali Era Baru, Pertamina Dituntut Siapkan Program BBM Ramah Lingkungan

Selama jalannya pelatihan, seluruh peserta menerima materi komprehensif mulai dari manajemen risiko SPBE, kolaborasi data lintas perangkat daerah, infrastruktur, tata kelola kebijakan, hingga penyusunan rencana aksi nyata manajemen SPBE di instansi masing-masing. (gs/b)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tanggap Darurat Insiden KMP Virgo Transport 8, Kemenhub Koordinasikan Operasi SAR dan Evakuasi Korban

Published

on

By

KMP Virgo Transport 8 Alami Listing di Masalembo
KECELAKAAN: Insiden kecelakaan kapal penumpang KMP Virgo Transport 8 yang mengalami listing (kemiringan) dan lost contact di perairan Laut Jawa. (Foto: Hms SAR)

Banjarmasin, baliilu.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak dan KSOP Kelas I Banjarmasin menyampaikan informasi awal terkait insiden kecelakaan kapal penumpang KMP Virgo Transport 8 yang mengalami listing (kemiringan) dan lost contact di perairan Laut Jawa.

Kapal Roro Penumpang KMP Virgo Transport 8 dengan bendera Indonesia berukuran 8.540 GT yang dinakhodai oleh Nakhoda Arief Yunianto serta dioperasikan oleh PT. Virgo Karya Shipping ini sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 LT dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin langsung melakukan langkah-langkah penanganan darurat. Salah satunya dengan mendirikan posko di Terminal Penumpang Bandarmasih Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Posko ini bertujuan untuk penanganan serta membangun koordinasi intensif dengan pihak terkait seperti Basarnas, BUP PT. Pelindo, Kantor Distrik Navigasi Banjarmasin (VTS), Kepanduan PT. Pelindo III Banjarmasin, pihak keagenan kapal serta pihak keluarga.

Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, menjelaskan kronologi awal kejadian di mana kapal tersebut mengalami kondisi listing dan kehilangan kontak (lost contact) di sekitar perairan Masalembo (Laut Jawa) pada tanggal 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 LT. Berdasarkan data manifes, kapal membawa total 243 orang di atas kapal (30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, 1 anak-anak, serta 126 sopir dan kernet) beserta 89 unit muatan kendaraan.

“Kami telah merespons cepat laporan insiden yang dialami KMP Virgo Transport 8 di wilayah perairan Masalembo. Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi,” ujar Heri Purwanto.

Baca Juga  Kasus Positif Covid-19 Bertambah 10 Orang di Denpasar, Didominasi Warga Pemecutan

Sementara itu, upaya evakuasi dan penanggulangan di lapangan langsung dilaksanakan oleh unsur SAR gabungan bersama BASARNAS Banjarmasin, serta dibantu oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, yakni KM. Hai Da, MT. Mau Ha, dan TB. TCP. Selain itu, Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin turut mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit untuk membantu proses evakuasi.

“Data sementara, sebanyak 107 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, 6 orang meninggal dunia, sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung,” ungkapnya.

Terkait dugaan sementara penyebab kecelakaan baik dari faktor alam, faktor teknis, maupun faktor manusia serta dampak terhadap muatan, potensi pencemaran lingkungan, dan harta benda lainnya, pihak KSOP menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam tahap investigasi serta konfirmasi lanjutan.

“KSOP Utama Tanjung Perak dan KSOP Kelas I Banjarmasin berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan insiden ini secara berkala dan akan menyampaikan pembaruan informasi resmi kepada masyarakat seiring dengan progress di lapangan,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca