Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Temu Wirasa MDA-BPR Kanti Ngorta Desa Adat

Penarikan Tabungan Arisanku Berhadiah Pajero dan Xpander serta Doorprize 6 Unit Scoopy dan TV LED

Loading

BALIILU Tayang

:

BPR Kanti
DOORPRIZE: BPR Kanti pada Selasa, 25 Juni 2024 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan PT BPR Kanti Batubulan Gianyar saat melaksanakan penarikan doorprize 6 unit sepeda motor Scoopy dan 6 unit TV LED sebelum undian berhadiah Pajero dan Xpander pada 12 Desember 2024. (Foto: gs)

Gianyar, baliilu.com – Bank Perkreditan Rakyat Sukawati Pancakanti (BPR Kanti) pada Selasa, 25 Juni 2024 menggelar kegiatan Temu Wirasa bertajuk ”MDA-BPR Kanti Ngorta Desa Adat” yang berlangsung di Pusat Pendidikan dan Pelatihan PT BPR Kanti Batubulan, Gianyar.

Pada acara tersebut juga dilaksanakan penarikan tabungan Arisanku berhadiah Mitsubishi Pajero dan Xpander serta khusus hari ini ada penarikan doorprize sepeda motor Honda Scoopy dan TV LED.

‘’Hari ini kita baru undi doorprize sepeda motor Scoopy dan TV LED masing-masing 6 unit, karena seyogianya undian ini setiap bulan. Jadi setiap bulan 1 unit sepeda motor dan 1 unit TV. Namun baru kali ini dilaksanakan, karena memang pada saat 6 bulan terakhir ini dari sisi penyediaan unit kendaraan hadiah utama, Pajero terkendala dari sisi penyedia unitnya nomor induk kendaraan 2024. Baru bisa diserahkan beberapa bulan lalu, dan hari ini baru kita bisa serahkan dan sekaligus 6 unit sepeda motor,’’ ujar Direktur Utama BPR Kanti Made Arya Amitaba, MM didampingi Penyarikan Agung MDA Bali I Ketut Sumarta di sela acara Temu Wirasa.

Amitaba menjelaskan untuk hadiah utama Pajero dan Xpander akan diundi saat stakeholder gathering yang rencananya akan dilaksanakan pada 12 Desember 2024, saat puncak acara pengundian tabungan Arisanku.

Seperti pada agenda rutin gathering tahunan BPR Kanti, sebut Amitaba, pada pengundian doorprize 6 unit Honda Scoopy dan TV LED ini juga dirangkaian dengan event Temu Wirasa dengan tajuk acara ”MDA Kanti Ngorta Desa Adat”. Tajuk acara ini berkaitan dengan program kerja sama BPR Kanti dengan MDA Provinsi Bali.

Jika tahun lalu, pada saat stakeholder gathering BPR Kanti memberikan penghargaan terbaik kepada 27 desa adat, kemudian melakukan pelatihan Training of Trainer (TOT), dan saat Temu Wirasa ini terkait dengan beberapa topik, mengundang sebagai narasumber: Bendesa Agung MDA Bali Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, Penyarikan Agung MDA Bali I Ketut Sumarta, Ahli Hukum Adat Prof. Dr. Wayan P Windia, SH, M.Si, Ahli Hukum Tata Negara Prof. Dr. I Made Arya Utama, SH, M.Hum, Kemenkumham Provinsi Bali Ida Ayu Putu Herawati, SH, MH, Kadis PMA Bali IGAK Kartika Jaya Seputra, SH, MH, Patajuh Bandesa Agung MDA Bali Bidang Wicara Adat Dr. Dewa Nyoman Rai Asmara Putra, SH, MH, dan Bendesa Adat Desa Suwat Ngakan Putu Sudibya, ST.

Baca Juga  BPR Kanti Salurkan Kredit di Tengah Krisis, Gerakkan UMKM

’’Rencana kegiatan ini kita adakan secara rutin. Mudah-mudahan berikutnya kita adakan dengan tema yang lain, dimana kita akan mengangkat berbagai wacana untuk memperkuat desa adat,’’ ucap Amitaba.

Kenapa BPR Kanti memperkuat desa adat, karena BPR Kanti sebagai community bank, didirikan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, sebagai community bank bagaimana mensupport keberadaan masyarakat lingkungan. Yang juga tidak bisa dipungkiri perekonomian Bali adalah dari sektor pariwisata, dan pariwisata Bali bersumber dari adat dan budaya. Sedangkan adat dan budaya Bali yang menopang dan mengawal adalah desa adat. ’’Oleh karena itu, ketika kita menarik kesimpulan, sejatinya perekonomian Bali pondasinya adalah desa adat. Kuatnya desa adat, perekonomian Bali akan kuat,’’ tegasnya.

Direktur Utama BPR Kanti Made Arya Amitaba, MM (kiri) bersama Penyarikan Agung MDA Bali I Ketut Sumarta. (Foto: gs)

Sementara itu, Penyarikan Agung MDA Bali I Ketut Sumarta menambahkan temu wirasa atau pabligbagan, dialog ini memang untuk tujuan mempertemukan kesepahaman atau cita rasa hati yang sama. Sehingga ada dalam bentuk pemahaman bersama, persepsi bersama.

Topik pertama akan mengangkat tema utama ”Kedudukan Desa Adat di Bali, Pasca-Pemberlakuan UU Nomor 15 Tahun 2023, tentang Provinsi Bali dan Pemberlakuan Perda Provinsi Bali No. 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali”.

’’Nah keberadaan dari UU dan Perda ini menjadi sangat penting, urgent bagi desa adat di Bali yang sudah berusia 12 abad, jauh sebelum republik ini merdeka dan ada. Sejak kemudian 78 tahun republik ini merdeka, baru ada UU yang mengakui keberadaan desa adat di Bali,’’ sebut Sumarta.

Ia mengatakan temu wirasa rencana akan diadakan setiap bulan dan MDA sudah merancang bersama Bank BPR Kanti untuk 6 bulan ke depan dan seterusnya akan mencari pemahaman, kesepahaman yang betul-betul memperkuat desa adat.

Baca Juga  ‘’Family Gathering’’ BPR Kanti 2023, Bangun Kebersamaan Optimalisasi Kinerja

Arya Amitaba lanjut menambahkan, apa yang kita lakukan di BPR Kanti merupakan sesuatu hal yang bisa dilakukan oleh bank, termasuk di dalamnya BPR Kanti seperti undiah berhadiah mobil. Ditambah dari sisi layanan sehingga antusias masyarakat untuk menabung sangat tinggi.

BPR KantiLaunching busana karyawan BPR Kanti yang menggunakan motif lukisan Wayang Kamasan. (Foto: gs)

’’Tentu harapan kita, ini salah satu adalah obat, salah satu pelengkap dahaga, bahwa disamping menabung juga kita siapkan hadiah yang menarik yang merupakan insentif bagi nasabah untuk tetap menabung di BPR Kanti. Karena satu orang bisa memiliki beberapa rekening, sehingga potensi untuk mendapatkan insentif dalam bentuk hadiah berupa Pajero, Xpander, Scoopy dan TV lebih tinggi,’’ pungkasnya.

Pada kesempatan itu juga di-launching busana resmi karyawan BPR Kanti yang bermotif lukisan wayang Kamasan dan penyerahan penghargaan kepada Ketua Umum Kadin Denpasar I Putu Arnawa, SE dan Masyarakat Peduli Indikasi Geografis (MPIG) mewakili Masyarakat Pelukis Lukisan Kamasan Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Pemkab Tabanan Gencarkan Aksi Bersih Sampah, Ratusan ASN Turun ke Jalan

Published

on

By

sampah tabanan
RESIK SAMPAH: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat mengatasi persoalan sampah yang mulai meluber di sejumlah ruas jalan utama kota. Mendapat atensi langsung dari Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan.

Langkah ini dilakukan sebagai respon atas meningkatnya timbulan sampah tercampur pasca diberlakukannya kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari implementasi Surat Edaran Bupati Nomor 07/DLH/2026 tentang Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Kabupaten Tabanan. Sejak 1 Mei 2026, TPA Mandung hanya menerima jenis sampah residu. Namun dalam pelaksanaannya, sebagian besar masyarakat dinilai masih belum melakukan pemilahan sampah rumah tangga sehingga menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah titik dan memicu pencemaran lingkungan.

Melihat kondisi tersebut, Pemkab Tabanan bergerak cepat agar timbulan sampah tidak semakin meluas. Melalui gerakan gotong royong yang melibatkan ASN lintas perangkat daerah, pemerintah menunjukkan keseriusannya menjaga kebersihan dan keindahan kota sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Adapun titik-titik pembersihan dipusatkan di beberapa lokasi strategis, mulai dari sisi Timur dan Barat Lapangan Alit Saputra, Jalan KS Tubun, Jalan Diponegoro, kawasan Jalan Gajah Mada, Jalan Gelatik, seputaran Toko Cakra Tabanan, Jalan Rama hingga Jalan Melati. Seluruh peserta terlihat bersama-sama memilah dan mengumpulkan sampah yang menumpuk di pinggir jalan maupun area publik.

Selain membersihkan kawasan kota, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Pemerintah daerah terus mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan setiap hari.

Baca Juga  Stakeholder Gathering BPR Kanti 2025, Implementasi “Community Bank” Perkuat Perekonomian Daerah

Menyampaikan arahan Bupati Tabanan, Sekda I Gede Susila menyampaikan persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan, kesadaran memilah sampah dari rumah tangga menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan. “Kami ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat, bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sampah harus dipilah dari rumah agar tidak menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PDI Perjuangan Tabanan Gelar Lomba Senam “Nangun Sat Kerthi Loka Bali“

 Bangkitkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Sehat

Loading

Published

on

By

pdi tabanan
LOMBA SENAM: DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026. (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus membumikan visi Gubernur Bali, Wayan Koster, yakni “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

Melalui lomba senam ini, masyarakat diajak untuk menumbuhkan budaya hidup sehat melalui olahraga bersama, sekaligus memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan antar peserta dan masyarakat.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, I Made Dirga. Perlombaan diikuti oleh 10 grup yang mewakili masing-masing PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan. Setiap grup terdiri dari 9 peserta dengan kategori usia di atas 50 tahun atau lansia.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026 ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Turut hadir Kepala Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai I Made Dirga, Ketua Fraksi I Putu Eka Nurcahyadi, seluruh Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, serta seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan.

Ketua Panitia Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, I Made Suarta menjelaskan kegiatan ini merupakan representasi harmoni antara alam, manusia, dan budaya Bali. Gerakan-gerakan dalam senam ini mengandung semangat menjaga keseimbangan kehidupan sesuai filosofi Bali dan diharapkan menjadi implementasi nyata dari visi pembangunan Bali berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini termasuk dalam rangkain Bulan Bung Karno 2026 dan HUT PDI-Perjuangan Ke-53.

Dia mengatakan, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa semangat gotong-royong dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pola hidup sehat di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga  BPR Kanti Gelar Pelatihan Nasional Penguatan Proses Legal, Etika Bisnis, dan Digitalisasi BPR/Koperasi

“Diharapkan kegiatan serupa dapat rutin digelar setiap tahun agar semakin memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menjaga warisan budayajn Bali tetap lestari,” katanya.

Lomba berlangsung sukses, penuh semangat, kekompakan, dan kebersamaan dari seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dari Ladies Program Rakerkomwil IV APEKSI Ke-21

Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari Suguhkan Kekayaan Seni dan Tradisi Budaya Bali kepada Istri Kepala Daerah

Loading

Published

on

By

city tour denpasar
KUNJUNGAN: Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV, pada Jumat (22/5) saat melakukan kunjungan ke Pasar Kumbasari. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Selain kawasan Sanur, dua objek City Tour Kota Denpasar, yakni Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV APEKSI ke-21, yang dibalut dalam kegiatan Ladies Program.

Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV ini, pada Jumat (22/5), dikenalkan dengan kesenian dan tradisi budaya Bali, melalui belajar Tari Pendet dan juga membuat Gebogan yang biasa digunakan sebagai sarana upakara di Bali.

Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, menyampaikan, pada Ladies Program Rakerkomwil IV  APEKSI ke-21, pengenalan budaya Bali menjadi salah satu poin utama.

Selain sebagai promosi wisata budaya Kota Denpasar, hal ini juga ditujukan agar kesenian dan budaya Bali lebih dikenal oleh masyarakat secara luas.

“Kami ingin mengenalkan secara lebih mendalam tentang Tari Pendet dan Gebogan yang selama ini mungkin hanya disaksikan saja oleh para wisatawan saat berkunjung ke Bali. Lewat belajar tari Pendet dan membuat Gebogan ini, saya harap ibu-ibu Kepala Daerah juga mengetahui tentang seluk beluk kesenian Bali, sebagai kekayaan warisan leluhur,” ungkap Sagung Antari.

Usai berkegiatan di Puri Jero Kuta, rombongan istri Kepala Daerah melanjutkan perjalanan menuju Pasar Kumbasari, untuk melihat berbagai produk unggulan UMKM binaan Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar.

Pemilihan lokasi ini sebagai City Tour pada Ladies Program juga bukan tanpa alasan. Sagung Antari mengemukakan, berbagai produk unggulan UMKM Kota Denpasar yang dijajakan di Pasar Kumbasari memiliki potensi untuk dipasarkan secara luas. Untuk itu, dengan menyertakan Pasar Kumbasari sebagai salah satu lokasi tujuan, secara tidak langsung akan mempromosikan potensi ekonomi kreatif Kota Denpasar.

Baca Juga  Stakeholder Gathering BPR Kanti 2025, Implementasi “Community Bank” Perkuat Perekonomian Daerah

“Ada berbagai macam produk kerajinan Kota Denpasar yang memiliki ciri khas. Seperti aneka kain endek, sandal, dan lainnya,” kata Sagung Antari.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengungkapkan, pada setiap gelaran Rakerkomwil IV APEKSI, Ladies Program merupakan agenda wajib yang harus selalu ada. Selain sebagai ajang untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antarkota, acara ini juga sekaligus menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman dan juga informasi seputar program penunjang pembangunan.

“Salah satunya adalah program kerajinan, kesenian, dan ekonomi kreatif yang biasanya dikomandoi oleh istri para kepala daerah. Tentu semangat ini yang kita usung, agar sinergi dan kolaborasi antarkota semakin erat,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca