Connect with us

NEWS

Terima CSR dari PDDI Provinsi Bali, Sekda Adi Arnawa Harapkan Bisa Bantu Nakes Perangi Covid-19

BALIILU Tayang

:

de
TERIMA BANTUAN: Sekda Adi Arnawa di saat menerima bantuan dari Perhimpunan Donor Darah Indonesia Provinsi Bali di Ruang Rapat Sekda Puspem Badung, Rabu (18/8).

Badung, baliilu.com – Dalam upaya mempercepat pemulihan dan mengurangi angka Covid-19, Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Provinsi Bali menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Badung berupa suplemen bertempat di Ruang Rapat Sekda, Rabu (18/8). Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ida Bagus Gede Arjana dan Kabag Pembangunan Anak Agung Putri Mas Agung.

Ketua Perhimpunan Donor Darah Indonesia Provinsi Bali Ketut Pringantara mengatakan penyerahan bantuan berupa suplemen diperuntukan kepada nakes. Suplemen ini herbal yang base dasarnya dari bunga melati dan sangat berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh. Pihaknya mendapatkan 1 miliar lebih yang dibagikan ke seluruh Indonesia serta didistribusikan kepada barisan depan yang menangani Covid.

“Yang kami serahkan hari ini ke Badung sebanyak 400 botol dengan harga Rp 110 juta. Suplemen ini sangat efektif sekali meningkatkan imun tubuh kita, dan sudah banyak yang terpapar Covid-19, dengan meminum suplemen ini bisa sembuh dari Covid-19,” ujarnya.

Advertisements
de

Dikatakan lebih lanjut cara menggunakannya cukup diteteskan ke lidah setelah makan dan tunggu 15 menit baru boleh minum air serta rasanya seperti bunga karena base dasar dari suplemen ini bunga melati. Tetapi tidak boleh untuk anak-anak dan ibu hamil dan boleh dikonsumsi mulai usia 20 tahun serta sudah terdaftar di BPOM, untuk harga di pasaran Rp 275.000 dan pemesanan secara online.

Pihaknya juga mengatakan sekarang bekerjasama dengan peternakan di Unud dan ingin mengembangkan sapi Bali. “Ini dikarenakan sapi Bali ini kurang bisa berkompetisi di pasar internasional dan akan kami teliti sel darah sapi Bali sehingga ke depannya akan kami buatkan suplemen untuk meningkatkan kualitas dari sapi Bali sehingga bisa bersaing dengan pasar internasional,” jelasnya.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Terima CSR Bantuan Tabung Oksigen dari Eksekutif Direktur PT BTS

Sementara itu, Sekda Adi Arnawa mengatakan atas nama Pemkab Badung menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan karena sudah peduli dengan Bali terutama di Badung dengan memberikan bantuan berupa 400 botol suplemen Rhea Health. “Semoga bantuan ini bisa membantu nakes-nakes kita yang terus dan tidak henti-hentinya memerangi Covid-19. Terima kasih juga untuk informasi tentang donor darah dan semoga secepatnya dibuatkan tempat di puspem ini untuk pelaksanaan donor darah rutin untuk pegawai-pegawai di puspem yang ingin melaksanakan donor darah,” ujarnya.

Ke depannya Sekda Adi Arnawa akan mengajak seluruh pegawai di Pemkab Badung untuk melaksanakan donor darah karena selain membantu orang lain juga mendapatkan tubuh lebih sehat. “Pada saat melaksanakan donor darah kita juga mendapatkan medical check up gratis dan mengetahui rekam medis gratis. Selain itu manfaat donor darah juga bisa meningkatkan produksi sel darah merah. Dengan kata lain, seseorang yang mendonorkan darahnya secara teratur, tubuhnya akan menstimulasi pembentukan darah baru yang segar,” imbuhnya. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de

NEWS

Kadis Kesehatan Bali dr. Suarjaya: TBC Mudah dan Dapat Disembuhkan

Published

on

By

de
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya menyampaikan dengan pengobatan tepat dan waktu yang tepat, sebenarnya penderita TBC mudah dan dapat disembuhkan. ‘’Seringkali kasus penderita TBC yang tidak sembuh karena drop out minum obat,’’ terang Suarjaya usai membuka Konferensi Wilayah X PPTI Bali yang digelar di ruang Rapat Gosana III Gedung DPRD Badung, Jumat (3/12).

Lebih lanjut, Suarjaya menegaskan, memang disadari pengobatan terhadap penderita TBC jangka waktunya cukup lama dan obatnya juga cukup banyak. Hal ini kadang-kadang menimbulkan ketidakdisiplinan. Karena efeknya agak lambat, minum obat lama menyebabkan penderita itu drop out. Maka itu, di sinilah pengobatan penderita TBC membutuhkan pengawas minum obat.

Dikatakan, selama ini Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) berperan sangat aktif dalam upaya mulai dari pencegahan, penanggulangan TBC kemudian juga dalam upaya pelayanan pengobatan membantu masyarakat dalam pengawasan minum obat. ‘’Selama ini kami rasakan PPTI Wilayah Bali termasuk sangat aktif di Bali,’’ ujarnya. Hal ini karena memang baik PPTI provinsi dan kabupaten kota didukung tenaga yang memang walaupun sebagai relawan tetapi juga memiliki komitmen yang baik untuk penanggulangan TBC.

Advertisements
de

Suarjaya memaparkan penemuan kasus TBC sejak pandemi Covid-19 di Bali agak menurun, juga terjadi di Indonesia. Dan angka penemuan kasus TBC di Bali belum mencapai yang ditargetkan 44 persen, dimana baru mencapai 34 persen dalam penemuan kasus dari target yang diharapkan.

Sedangkan angka kesembuhan sangat baik, dimana penderita TBC di Bali sudah mencapai 90 persen. Artinya 90 persen orang yang terdeteksi menderita TBC diobati sudah sembuh. Hanya kita melihat ada 10 persen yang belum sembuh sehingga ini berpotensi bisa menjadi resisten dan meninggal. Ini yang harus menjadi perhatian bersama. Kasus resistensi obat pada TBC berdampak pada meningkatnya gejala yang lebih berat dan bahkan meningkatnya angka kematian. ‘’Ada datanya setiap kabupaten beda-beda, tetapi yang saya lihat penemuan tertinggi ada di Buleleng dan di Denpasar,’’ paparnya.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Terima CSR Bantuan Tabung Oksigen dari Eksekutif Direktur PT BTS
Kadis Kesehatan Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta menyampaikan dalam penanggulangan TBC perlu ada upaya-upaya lokus yang lebih intensif. Dengan adanya transformasi kesehatan di Badung termasuk salah satu lokus untuk ujicoba transformasi layanan terintegrasi antara puskesmas dan FKTP swasta dalam hal penanganan, penanggulangan TBC, maternal dan penyakit tidak menular. ‘’Artinya sekarang ini di swasta penemuan tak sampai ke catatan kita, dengan terintegrasinya kita harapkan pencapaian kita bisa lebih meningkat dengan melibatkan teman-teman di praktek swasta,’’ ujarnya.

Ditegaskan, jika memang di dokter umum tak bisa melakukan pendiagnosaan seperti cek dahak, segera dirujuk ke puskesmas agar bisa didiagnosa secara lengkap. Ini sedang dilakukan di dua tempat di Puskesmas Mengwi 1 dan Abiansemal 1. Sampai akhir Desember dievaluasi. ‘’Kalau ini berhasil meningkatkan cakupan pencapaian dalam penanganan TBC, maka semua puskesmas akan diterapkan seperti itu. Jadi akan diterapkan kolaborasi, integrasi antara puskesmas dan FKTP swasta yang ada di wilayah kerjanya,’’ papar Gunarta. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

NEWS

Erupsi Gunung Semeru, Kepala BNPB Letjen Suharyanto Menuju Kabupaten Lumajang

Published

on

By

de
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. (Foto: Ist)

Jakarta, baliilu.com – Pagi ini Minggu 5 Desember 2021, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bertolak ke Surabaya untuk mengecek langsung penanganan dampak erupsi Gunung Semeru.

“Bapak Kepala akan tiba di Surabaya pukul 08.00 pagi dan selanjutnya menggunakan jalur darat menuju Kabupaten Lumajang Jawa Timur,” demikian disampaikan Egy Massadiah, Tenaga Ahli Kepala BNPB kepada wartawan sebelum naik pesawat di Bandara Soetta Cengkareng Jakarta.

Letjen Suharyanto yang hingga kini masih menjabat Pangdam Brawijaya Jawa Timur semalam sudah memerintahkan Tim Reaksi Cepat Tanggap Darurat dan Kedeputian Logistik/Peralatan BNPB untuk memberikan dukungan penuh kepada masyarakat terdampak.

Advertisements
de

“Sejak tadi malam Bapak Kepala BNPB terus melakukan koordinasi dengan TNI Polri serta pemerintah daerah guna memastikan dukungan bantuan segera tiba dalam waktu sesingkat-singkatnya. Juga memastikan penanganan pengungsi berjalan dengan baik,” tambah Egy Massadiah.

Sebagaimana diketahui Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dilaporkan mengalami erupsi disertai memuntahkan awan panas guguran pada Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Baca Juga  Pemantauan PPKM Darurat, Sekda Adi Arnawa Ajak Masyarakat Patuhi Aturan Pemerintah dan Jalani Prokes
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ops Yustisi Prokes Polsek Dentim Sampaikan Imbauan dan Bagikan Masker

Published

on

By

de
Personel Polsek Dentim bagi-bagi masker. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Polsek Denpasar Timur secara rutin menggelar yustisi dalam penegakan dan ketaatan protokol kesehatan di wilayahnya sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 63 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 2 Corona Virus Disease di Wilayah Jawa dan Bali dan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali No. 18 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM level 2.

Seperti kegiatan Sabtu pagi 4  November  2021 sekitar pukul 09.00 Wita, Polsek Dentim menggelar yustisi di seputaran Jalan By Pas IB Mantra Dentim dengan kekuatan 10 personil gabungan dipimpin Pawas Polsek Dentim Iptu I Wayan Merta Adi, S.H.

Dalam giat ini, personel menyampaikan imbauan dan pembagian masker kepada warga. Sasaran kegiatan ini dimana sebagian masyarakat yang melakukan aktivitas pagi di sepanjang jalan By Pass IB Mantra seperti pedagang pasar, buruh pasir dan warga yang melintas.

Advertisements
de

Polri dalam hal ini terus membantu pemerintah dalam meningkatnya kesadaran masyarakat terkait ketaatan protokol kesehatan guna memutus dan mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

“Dalam yustisi pagi ini kami memberikan 1 kali teguran kepada warga yang tanpa masker kemudian kami berikan masker secara gratis, selanjutnya memberikan 5 kali imbauan kepada warga,” Kata Pawas I Wayan Merta Adi. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Tandatangani Berita Acara, Raih Nilai "Baik" Penerapan Sistem Merit di Badung
Lanjutkan Membaca