Monday, 5 December 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

SENI

Tingkatkan Kreativitas Sekaa Teruna, Bupati Buka Lomba Baleganjur Melasti dan Mini Vlog

BALIILU Tayang

:

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta secara resmi membuka Lomba Baleganjur Melasti dan Lomba Mini Vlog yang diikuti Sekaa Teruna (ST) Kabupaten Badung, bertempat di Panggung Terbuka, Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Senin (24/10). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta secara resmi membuka Lomba Baleganjur Melasti dan Lomba Mini Vlog yang diikuti Sekaa Teruna (ST) Kabupaten Badung, bertempat di Panggung Terbuka, Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Senin (24/10).

Lomba yang digelar oleh Dinas Kebudayaan Badung ini serangkaian memperingati Hari Sumpah Pemuda dan HUT Ibukota Badung, “Mangupura” Ke-13 tahun 2022. Bupati sangat mengapresiasi kegiatan lomba ini, karena di samping dapat melestarikan seni budaya yang ada, juga menjadikan sekaa teruna bagian dari ambassador dan sales mission Badung untuk memberikan sebuah tatanan informasi melalui video visual yang menampilkan adat budaya Kabupaten Badung.

Dalam sambutannya Bupati Giri Prasta berterima kasih kepada Dinas Kebudayaan yang telah menggelar lomba baleganjur melasti dan mini vlog sebagai upaya menggali potensi kreativitas sekaa teruna serta melestarikan seni, adat, agama, tradisi dan budaya di kabupaten badung.

“Dengan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana, kami berkomitmen melestarikan adat, agama, tradisi, seni dan budaya. Badung boleh maju, tetapi dengan kemajuan Badung, jangan sampai menggerus akar adat dan budaya kita,” jelas Bupati, seraya menambahkan, dengan adat kita akan mendapatkan kehidupan yang kuat,  dengan agama kita akan mendapatkan kehidupan yang tertata, dengan seni kita akan mendapat kehidupan yang indah, dan dengan budaya kita akan mendapat kehidupan yang ada jati dirinya. 

Bupati juga memberikan apresiasi kepada 30 peserta lomba baleganjur melasti dan 37 peserta lomba mini vlog. Para peserta diharapkan berjiwa besar atas hasil penilaian yang dilakukan oleh dewan juri, karena keputusan juri tidak bisa diganggu gugat. Begitu pula kepada dewan juri harus melakukan penilaian yang obyektif dan independen.

Baca Juga  Hadiri Lepas Sambut Kodim 1619, Bupati Tabanan Harapkan Sinergitas Forkopimda Tetap Terbangun dengan Baik

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberi tambahan hadiah bagi peserta. Hadiah ini akan direalisasikan pada anggaran induk tahun 2023. Untuk 30 peserta yang ikut lomba baleganjur melasti diberi tambahan hadiah motivasi masing-masing peserta Rp 15 juta. Juara 1, 2, 3, diberi seperangkat baleganjur. Sementara lomba mini vlog, dengan 37 peserta diberikan masing-masing Rp 5 juta. Juara 1, 2, 3, mendapatkan kamera yang bagus. 

Kadis Kebudayaan Badung I Gede Eka Sudarwitha menyampaikan, lomba baleganjur melasti dan lomba mini vlog dengan tema Aku dan Pesona Budaya Badung ini digelar serangkaian memperingati hari Sumpah Pemuda dan perayaan HUT Mangupura Ke-13. Tujuan lomba guna meningkatkan kreativitas Sekaa Teruna di Kabupaten Badung, serta meningkatkan seni budaya sebagai akar pariwisata budaya di Badung. Lomba baleganjur melasti dilaksanakan selama dua hari, tanggal 24 dan 25 Oktober 2022. Grand final lomba mini vlog dilaksanakan pada 28 Oktober. Peserta lomba baleganjur melasti diikuti Sekaa Teruna masing-masing kecamatan di Badung, diantaranya, Kecamatan Petang 4 Sekaa Teruna, Abiansemal 7 Sekaa Teruna, Mengwi 7 Sekaa Teruna, Kuta Utara 5 Sekaa Teruna, Kuta 3 Sekaa Teruna dan Kuta Selatan 3 Sekaa Teruna dengan total 30 Sekaa. Peserta lomba mini vlog, Petang 8 Sekaa Teruna, Abiansemal 10 Sekaa Teruna, Mengwi 11 Sekaa Teruna, Kuta Utara 4 Sekaa Teruna, Kuta 3 Sekaa Teruna dan Kuta Selatan 1 Sekaa Teruna. Hadiah lomba, juara I mendapat uang 15 juta, juara II 12 juta, juara III 8 juta dan juara harapan 1, 2, 3, masing-masing 5 juta. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan

SENI

Sekda Adi Arnawa Buka Lomba Bapang Barong dan Kendang Tunggal Werdi Bhuwana

Published

on

By

bsrong
Lomba Bapang Barong dan Kendang Tunggal dalam rangka kegiatan WBBF Komunitas Seni Werdi Budaya Desa Werdi Bhuwana, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Banjar Sayan, Kecamatan Mengwi, Sabtu (19/11). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, membuka Lomba Bapang Barong dan Kendang Tunggal dalam rangka kegiatan Werdi Bhuwana Barong Festival (WBBF) Komunitas Seni Werdhi Budaya Desa Werdi Bhuwana, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Banjar Sayan, Kecamatan Mengwi, Badung, Sabtu (19/11). Turut mendampingi perwakilan Camat Mengwi, Perbekel Desa Werdi Bhuwana I Ketut Sadia Wijaya, Bendesa Adat Banjar Sayan, Kelian Dinas se-Desa Werdi Bhuwana, Kelian Adat Se- Desa Werdi Bhuwana, Ketua St. Se- Desa Werdi Bhuwana, serta undangan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Badung dalam kesempatan ini membantu dana Rp 30 juta yang diserahkan oleh Sekda Adi Arnawa kepada Ketua Panitia Lomba Kadek Wahyu Dwipayana.

Dalam sambutannya Sekda Badung Wayan Adi Arnawa mengatakan Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi kepada Komunitas Seni Werdi Budaya yang sudah bisa melaksanakan acara Lomba Bapang Barong dan Kendang Tunggal dalam rangka kegiatan Werdi Bhuwana Barong Festival (WBBF) dan Pemerintah juga siap mendukung serta membantu kegiatan yang bersifat positif untuk masyarakat umum.

“Desa Werdi Bhuwana sudah bisa melaksanakan acara seperti ini berarti kegiatan yang ada disini sudah semakin bertambah di bidang seni dan budaya, berarti seni dan budaya yang ada di Badung dan Bali pada umumnya tidak akan hilang. Saya berharap tetap jaga solidaritas serta komit dengan Guru Wisesa. Pemerintah Kabupaten Badung siap selalu mendukung dan membantu untuk kegiatan yang bersifat positif untuk masyarakat umum seperti sekarang ini dalam kegiatan seni lomba bapang barong dan kendang tunggal,” ucapnya.

Lebih lanjut Sekda Adi Arnawa menyampaikan kegiatan ini agar tetap bisa berlanjut di selenggarakan agar kegiatan seni yang ada di Desa Werdi Bhuwana semakin meningkat selain itu juga ada kegiatan hiburan masyarakat untuk menyaksikan pertunjukan seni bapang barong serta kendang tunggal yang dibawakan oleh para generasi penerus bangsa dalam mengembangkan adat seni dan budaya.

Baca Juga  Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Adat Mengwi, Bupati Serahkan Bantuan kepada Pedagang Terdampak

Sementara itu Ketua Panitia Lomba Kadek Wahyu Dwipayana, dalam laporannya menyampaikan terima kasih dengan kehadiran Bapak Sekda Badung serta undangan lainnya dalam acara Lomba Bapang Barong dan Kendang Tunggal dalam rangka kegiatan Werdi Bhuwana Barong Festival (WBBF). Komunitas Seni Werdhi Budaya Desa Werdi Bhuwana ini terlaksana atas dukungan Pemerintah Desa Werdi Bhuwana serta tokoh Desa Adat Banjar Sayan.

“Pelaksanaan kegiatan seni untuk menarik gairah para anak-anak muda yang ada di Badung dan Bali pada umumnya untuk ikut beramai-ramai dalam kegiatan lomba ini. Acara ini kami laksanakan selama 2 hari dari tanggal 19-20 dengan Jumlah 36 peserta yang dibagi untuk 2 hari pelaksanaan dimana hari pertama sebanyak 18 peserta dan hari kedua 18 peserta dan dalam pementasan masing-masing peserta mendapat waktu 13 menit  dan untuk pengumuman juara akan diumumkan setelah selesai acara lomba yang kami laksanakan ini,” jelasnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

SENI

Saksikan Pagelaran Topeng-Topeng, Wagub Cok Ace Puji Sosok Sukmawati Soekarno Putri

Published

on

By

wagub
Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (kiri) foto bersama Menparekraf Sandiaga Uno (tengah) dan Sukmawati Sukarno Putri (kanan) saat menyaksikan Pagelaran Topeng-Topeng di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Denpasar, Jumat (18/11/2022) petang. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menyaksikan Pagelaran Topeng-Topeng di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Denpasar, Jumat (18/11/2022) petang. Pagelaran yang digagas dan disutradarai oleh Sukmawati Soekarno Putri itu juga disaksikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

Dalam sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace memuji sosok Sukmawati Soekarno Putri yang menggagas pagelaran ini. Menurutnya, kegigihan Sukmawati dalam merealisasikan pertunjukan merupakan bukti dedikasi dan pengabdiannya dalam pelestarian seni dan budaya, khususnya dalam hal ini topeng. “Saya mengikuti, bagaimana pagelaran ini mulai digagas dan disiapkan sejak dua tahun lalu dan akhirnya bisa dipentaskan. Ini momen yang luar biasa,” ucapnya.

Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sukmawati dan seluruh seniman pendukung Pagelaran Topeng-Topeng.

wagub
Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. (Foto: ist)

Masih dalam sambutannya, Guru Besar ISI Denpasar ini menyinggung tentang keberadaan topeng sebagai salah satu hasil budaya manusia yang ada di setiap daerah. Bahkan menurutnya, seni topeng ditemukan hampir di setiap negara. Wagub Cok Ace menyebut, topeng tak hanya mencerminkan karakter penarinya. Lebih daripada itu, topeng juga mencerminkan nilai etika, logika dan estetika. “Lengkap sekali nilai yang tercermin dari tari topeng. Menonton tarian topeng ibarat menyaksikan perilaku masyarakat yang terwakili pada setiap era,” cetusnya. Wagub Cok Ace berharap, pagelaran kali ini mampu memberikan nuansa dan cakrawala baru terhadap perkembangan seni topeng.

Pujian senada juga disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. Pria yang akrab disapa Mas Menteri itu menyebut Sukmawati sebagai sosok seniman yang mampu berinovasi, beradaptasi dan berkolaborasi dalam menciptakan sebuah karya. Ia juga menyampaikan rasa salut terhadap Sukmawati yang konsisten dalam melestarikan seni topeng.

Baca Juga  Hadiri Lepas Sambut Kodim 1619, Bupati Tabanan Harapkan Sinergitas Forkopimda Tetap Terbangun dengan Baik

Ditambahkan olehnya, pagelaran topeng ini merupakan bagian dari upaya menggali potensi serta menunjukkan kepada dunia kepedulian terhadap pelestarian adat dan budaya nusantara. “Ini adalah sebuah pagelaran warisan budaya yang dikemas menjadi produk wisata budaya. Ini kita sebut sebagai produk wisata budaya yang berkelanjutan,” bebernya.

Pada prinsipnya, ujar Mas Menteri, warisan budaya dapat dilestarikan dengan cara memberi perlindungan dan dimanfaatkan tanpa kurangi nilai dan makna yang terkandung di dalamnya. Ia berharap, ke depannya pola-pola seperti ini terus dikembangkan sehingga upaya pelestarian budaya bisa sejalan dengan penguatan ekonomi. Mengakhiri sambutannya, Sandiaga Uno mengingatkan kembali jurus 3G yang mesti diterapkan dalam upaya pemulihan sektor pariwisata. 3G yang dimaksudnya adalah Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama) dan Gaspol (Garap Semua Potensi).

Pembukaan Pagelaran Topeng-Topeng ditandai pemukulan gong secara bergantian oleh Menteri Sandiaga Uno, Wagub Cok Ace dan Sukmawati Soekarno Putri. Pagelaran Topeng-Topeng berdurasi 2 jam ini mengangkat tema Tri Hita Karana. Melibatkan beberapa grup tari, pagelaran juga dimaksudkan mengenang Maestro I Wayan Kakul dan semua kreativitas leluhur Topeng Bali. Pagelaran yang digarap apik dengan nuansa kontemporer modern dan tradisional itu mampu memukau penonton yang memadati panggung terbuka Ardha Candra. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

SENI

Wakil Gubernur Bali Dampingi Menlu Meksiko Buka Pameran Shape in The Landscape: Bali and Mexico South

Published

on

By

wagub
Wakil Gubernur Bali Tjok. Oka Sukawati saat mendampingi Menteri Luar Negeri Mexico, Marcelo Ebrard Casaubon membuka Inauguration of the Exhibition ‘Shapes in the landscape: Covarrubias’ Bali and Mexico South’ bertempat di Museum Pasifika ITDC Bali, Senin (Soma Wage, Kulantir) 14 November 2022. (Foto: ist)

Nusa Dua, Badung, baliilu.com – Hubungan baik antara Meksiko dengan Bali telah terjalin sejak tahun 1930-an. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjok. Oka Sukawati saat mendampingi Menteri Luar Negeri Mexico, Marcelo Ebrard Casaubon membuka Inauguration of the Exhibition ‘Shapes in the landscape: Covarrubias’ Bali and Mexico South’ bertempat di Museum Pasifika ITDC Bali, Senin (Soma Wage, Kulantir) 14 November 2022.

Miguel Covarrubias sendiri merupakan seorang pelukis terkenal asal Mexico yang pada tahun 1930 mengunjungi Bali bersama istrinya, Rosa Rolanda dan menetap di Bali hingga tahun 1933. Lalu pada tahun 1937 ia menulis buku The Island of Bali yang berisikan kumpulan lukisan dan foto yang menggambarkan kehidupan masyarakat Bali pada masa itu.

Menteri Luar Negeri Mexico, Marcelo Ebrard sangat mengapresiasi terselenggaranya pameran ini. Selain menunjukkan hubungan baik Mexico dan Bali di bidang seni, karya Covarrubias dirasa dapat memberikan gambaran tentang kentalnya budaya serta tradisi Bali di masa itu.

“Covarrubias menulis buku tahun 1937 jadi sedikit banyak bisa memberikan gambaran kondisi Bali tahun 1937 dan apa yang menjadi poin daya tarik utama pada tahun itu,” ujar Cok Ace.

Menurut Cok Ace Covarrubias menjadi salah satu catatan perkembangan sejarah pariwisata Bali yang pada masa itu berkembang berkat seniman luar yang datang ke Bali dan memperkenalkan Bali ke seluruh dunia.

Selain memamerkan hasil seni Covarrubias, Direktur Museum Pasifika, Philippe Augier menyampaikan bahwa serangkaian dengan dilaksanakannya Presidensi G20, pada kesempatan tersebut juga dipamerkan lukisan dari 20 seniman peserta G20. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Baca Juga  Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Adat Mengwi, Bupati Serahkan Bantuan kepada Pedagang Terdampak
Lanjutkan Membaca