Connect with us

NEWS

Tingkatkan PAD, Gubernur Koster Optimalkan Aset Daerah

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster berharap dapat mengurangi ketergantungan pendapatan Pemprov Bali dari kendaraan bermotor yang tidak ramah lingkungan dengan mengoptimalkan aset-aset yang dimiliki Pemprov Bali.

Oleh sebab itu, ia menyambut baik diselenggarakannya Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Manajemen Aset Daerah Provinsi Bali yang menghadirkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Selasa (20/10).

Gubernur Koster mengatakan sebagai daerah tujuan wisata, alam Bali harus terpelihara dengan baik. Kendaraan yang semakin banyak akan menyebabkan kemacetan dengan asap kendaraan yang tinggi membuat kualitas udara menurun.

“Karena itu terus terang saya sudah tidak tertarik lagi mendorong-dorong pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari kendaraan bermotor. Maka sudah harus mencari skema lain untuk meningkatkan pendapatan asli daerah ini agar tidak menimbulkan masalah lingkungan dan juga masalah-masalah sosial yang lainnya, dan menurut saya di antaranya yang harus digarap dengan baik itu adalah aset begitu banyak yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Bali,” ujarnya.

Gubernur Koster menambahkan melalui Rakor ini diharapkan KPK RI bisa memberikan pembinaan dan referensi pengalaman di daerah lain yang bisa diterapkan di Bali. Menurutnya Pemprov Bali di bawah kepemimpinannya terus melakukan upaya pembenahan tata kelola pemerintahan agar semakin baik.

Terkait tujuh area intervensi program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (Korsupgah) KPK RI, Gubernur Koster mengaku telah menginstruksikan untuk melaksanakannya dengan tertib, dan pelaksanaannya terus ia pantau sehingga capaian MCP (Monitoring Centre for Prevention) Korsupgah Provinsi Bali saat  ini mencapai 84,30 persen.

Gubernur Koster dan Sekda Dewa Indra saat Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Manajemen Aset Daerah Provinsi Bali yang menghadirkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Selasa (20/10).

“Relatif cukup tinggi dibanding provinsi lain di Indonesia. Saya kira masih bisa dipacu. Tolong ditarget aja tahun depan berapa. Saya yang akan ngawal,” kata Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini.

Baca Juga  Hari Kedua PPKM, Tim Yustisi Denpasar Jaring 7 Pelanggar Prokes di Desa Padang Sambian Kaja

KPK Apresiasi Capaian MCP Bali

Kepala Satgas Koordinator Pencegahan Wilayah IX KPK Sugeng Basuki mengatakan nilai MCP Bali yang mencapai 84 merupakan nilai yang bagus. Karena standar nasional saat ini pada posisi 40 dan nilai 75 sudah masuk kategori baik.

Sugeng mengatakan Bali diharapkan bisa menjadi tiga besar di Indonesia. “Harapan kami dengan Provinsi Bali yang mana dengan komitmen dari Bapak Gubernur tadi untuk bersemangat menaikkan nilai MCP harapan kami mudah-mudahan tahun 2020 itu nantinya Bali bisa terangkat dalam 3 besar.,” ujarnya.

Menurutnya MCP menjadi indikator tata kelola pemerintahan yang semakin bagus. Oleh sebab penindakan biasanya mengarah ke daerah yang nilainya masih di bawah 40.

Sugeng mengatakan dari 7 intervensi yang dilakukan Korsupgah, pada tahun 2020 ini temanya adalah meningkatkan optimalisasi pendapatan daerah dan penyelamatan pengamanan aset daerah. Dua hal ini menurutnya menjadi banyak permasalahan sebelumnya. Menurutnya dengan adanya peningkatan optimalisasi pendapatan daerah, kesejahteraan ASN di wilayah pemda tersebut juga akan semakin meningkat kemudian keadaan masyarakat juga semakin baik.

Ujian berat yang melanda pariwisata Bali saat ini menuntut keandalan Pemprov Bali untuk melakukan inovasi sehingga bisa bertahan dalam keadaan ini. “Sebetulnya masih banyak pendapatan-pendapatan yang bisa kita dapatkan dari kegiatan optimalisasi pendapatan daerah ini,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan Pemprov Bali telah menindaklanjuti arahan perbaikan pengelolaan pemerintahan yang diharapkan KPK RI. Salah satunya di bidang manajemen aset dimana pada akhir tahun ini diharapkan semua aset Pemprov Bali sudah tersertifikasi. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali

NEWS

Sekda Dewa Indra Tinjau Sentra Vaksinasi Covid-19 untuk Bali Bangkit

Published

on

By

MEMBUKA SENTRA VAKSINASI: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra didampingi Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya membuka sentra vaksinasi Covid-19 untuk Bali bangkit yang dilaksanakan di Gedung Mahapuri Inna Heritage Hotel, Jalan Veteran Nomor 3 Denpasar, Jumat (25/6/2021).

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra didampingi Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya meninjau sentra vaksinasi Covid-19 untuk Bali bangkit yang dilaksanakan di Gedung Mahapuri Inna Heritage Hotel, Jalan Veteran Nomor 3 Denpasar, Jumat (25/6/2021).

Vaksinasi yang berlangsung selama dua dari tanggal 25 hingga 26 Juni 2021 ini difasilitasi AXA Mandiri dengan sasaran 2.000 peserta.
Dalam arahan singkatnya saat membuka pelaksanaan vaksinasi, Sekda Dewa Indra menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran lembaga jasa keuangan.

Menurutnya, ini merupakan kontribusi luar biasa karena lembaga keuangan ikut ambil bagian dalam upaya mempercepat program vaksinasi bagi masyarakat Bali. “Kami berterima kasih, karena elemen perbankan tak hanya fokus pada urusan keuangan, tapi ikut sibuk ngurus vaksin. Saya rasa ini didasari kepedulian dan rasa tanggung jawab untuk ikut andil dalam menyehatkan masyarakat,” ucapnya.

Tak hanya berhenti sampai di sini, untuk mempercepat penuntasan target vaksinasi, ia masih terus mengharapkan kerjasama jajaran lembaga jasa keuangan di bawah koordinasi BI Perwakilan Bali.

Sementara itu, Regional CEO Bali Nusra PT. Bank Mandiri Hendra Wahyudi menginformasikan bahwa pihaknya menargetkan vaksinasi untuk 2.000 orang. Dari target tersebut, yang terdaftar hingga hari pertama pelaksanaan vaksinasi sudah mencapai 1.600 orang. Ditambahkan olehnya, vaksinasi yang difasilitasi AXA Mandiri ini menyasar masyarakat umum dan Warga Negara Asing (WNA). Sedangkan untuk pegawai Bank Mandiri wilayah Bali yang berjumlah 1.278 orang, 1.212 sudah divaksin.

“Sisanya sebanyak 66 orang memang masuk kelompok yang belum memenuhi syarat vaksin. Ada yang sedang hamil dan penyintas Covid-19 yang status negatifnya belum mencapai tiga bulan,” terangnya.

Baca Juga  Selasa Ini Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Capai 92,72 Persen

Menambahkan penjelasan Hendra Wahyudi, Direktur PT AXA Mandiri Joshua Rudi Nugraha menyampaikan bahwa jajarannya ingin turut berperan aktif membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi, khususnya di Pulau Dewata. Menurutnya, percepatan program vaksinasi adalah kunci bagi pemulihan perekonomian Bali. “Jika semakin banyak kawasan di Bali yang menjadi kawasan hijau, secara bertahap pariwisata Bali akan mulai bisa dibuka,” ujarnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bali I Wayan Widia yang ditemui di sela-sela pelaksanaan vaksin menyebutkan bahwa hingga saat ini sebanyak 2.040.595 penduduk Bali telah divaksin. Dari jumlah tersebut, sebanyak 729.408 telah memperoleh vaksin lengkap sebanyak dua kali.

Pelaksanaan vaksinasi di Inna Heritage Hotel juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Trisno Nugroho, Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Giri Tribroto dan Plt. Sekda Kota Denpasar I Made Toya.

Dalam kesempatan itu, Sekda Dewa Indra bersama undangan lainnya juga sempat meninjau pelaksanaan vaksinasi dan berbincang dengan para peserta. Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat vaksinasi kepada empat orang perwakilan peserta. Pihak penyelenggara juga menyerahkan cendera mata kepada Sekda Dewa Indra dan undangan lainnya yang telah membantu kelancaran kegiatan vaksinasi. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sebanyak 18 Orang Sembuh di Denpasar, Kasus Positif Covid-19 Masih Tinggi

Published

on

By

de
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

Denpasar, baliilu.com – Meski kasus sembuh secara konsisten terus mengalami penambahan, penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih tinggi.  Berdasarkan data resmi pada Kamis (24/6), kasus positif baru tercatat bertambah sebanyak 46 orang dan kasus sembuh hanya mengalami peningkatan sebanyak 18 orang. Sementara itu, kasus meninggal dunia bertambah 1 orang.

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia  bertambah 1 orang, kasus sembuh bertambah 18 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 46 orang, kita wajib waspada dan disiplin prokes,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Kamis (24/6).

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 15.376 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai 14.723 orang  (95,75 persen), meninggal dunia 353 orang (2,29 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 300 orang (1,96 persen).

Terkait kasus meninggal dunia, pasien merupakan seorang perempuan usia 60 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sesetan.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam tiga hari terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Baca Juga  BKOW Provinsi Bali Terima Kunjungan GOW Kabupaten Kepulauan Selayar

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

  “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Laksanakan Wasev TMMD Ke-111, Aster Kasad Kunjungi Kodam Udayana

Published

on

By

de
KUNKER: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 yang dipimpin Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Nurcahyanto, M.Sc., di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana, Kamis (24/6/2021).

Denpasar, baliilu.com  – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 yang dipimpin Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Nurcahyanto, M.Sc., di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana, Kamis (24/6/2021).

Kedatangan Tim Wasev TMMD ke-111 tersebut dalam rangka melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) program TMMD ke-111 di Kodam IX/Udayana tepatnya di wilayah Kodim 1623/Karangasem yaitu di Dusun Bukit Galah, Banjar Dinas Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.

Saat berada di Ruang Tamu Pangdam, Mayjen TNI Nurcahyanto, M.Sc., selaku Ketua Tim menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pangdam IX/Udayana beserta staf atas penyambutan dan sudah berkenan menerima kedatangannya bersama tim di tengah kesibukan Kodam IX/Udayana dalam melaksanakan tugas.

Kemudian Ketua Tim menyampaikan maksud kedatangannya adalah selain untuk bersilaturahmi juga dalam rangka melaksanakan tugas kegiatan pengawasan dan evaluasi (Wasev) kegiatan TMMD ke-111 di wilayah Kodam Udayana khususnya di Kodim Karangasem.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam Udayana mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran Tim Wasev TMMD ke-111 di Kodam Udayana, serta memperkenalkan para pejabat yang mendampinginya di antaranya Kasdam Udayana, Aster Kasdam Udayana, dan Dandim Karangasem.

Pangdam juga menyampaikan Kodam Udayana akan mendukung tugas-tugas yang hendak dilaksanakan oleh Tim Wasev TMMD ke-111 di Provinsi Bali. “Semoga tugas Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) yang dilaksanakan tersebut berjalan dengan  aman dan lancar,” tutup Pangdam.

Acara yang berlangsung dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan tersebut diakhiri dengan foto bersama. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Baca Juga  Kelurahan Pemecutan Sosialisasikan Perpanjangan PPKM
Lanjutkan Membaca