Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

TPID Kota Denpasar Siapkan Strategi Pengendalian Inflasi Jelang HBKN

BALIILU Tayang

:

tpid denpasar
HLM: Pemerintah Kota Denpasar dan Bank Indonesia dalam forum TPID Denpasar saat menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) yang mengangkat tema “Persiapan TPID Menghadapi Bulan Ramadhan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1947 dan Idul Fitri 1446 H” pada 6 Maret 2025. (Foto: BI Bali)

Denpasar, baliilu.com – Pengendalian harga adalah kunci menjaga kesejahteraan masyarakat khususnya pada momentum Ramadhan, HBKN Nyepi dan Idul Fitri. Merespons hal tersebut, Pemerintah Kota Denpasar dan Bank Indonesia dalam forum Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar telah menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) yang mengangkat tema “Persiapan TPID Menghadapi Bulan Ramadhan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1947 dan Idul Fitri 1446 H” pada 6 Maret 2025.

HLM TPID Kota Denpasar dibuka dan dipimpin secara langsung oleh Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dan dihadiri oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Butet Linda, H. Panjaitan, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Denpasar Dr. Andri Yudhi Supriadi S.E., M.E., Asisten II Setda Kota Denpasar, A.A. Gede Risnawan, pimpinan Bulog, Direktur Perumda Pasar Sewakadarma, dan anggota TPID Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Denpasar menyampaikan bahwa pentingnya stabilisasi harga pada saat menjelang hari besar keagamaan antara lain Ramadhan, Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, yang akan berlangsung secara berurutan. Salah satu komoditas penyumbang utama kenaikan harga di Kota Denpasar pada periode HBKN ini yaitu komoditas pangan, dimana salah satu yang disoroti adalah cabai rawit yang beberapa waktu lalu sempat mengalami lonjakan tajam. Selain itu juga disebutkan pentingnya menjaga stabilitas harga canang sari menjelang Hari Raya Nyepi. Oleh karena itu, diperlukan strategi dalam stabilisasi harga sehingga angka inflasi Kota Denpasar tetap berada di dalam koridor sasaran inflasi 2,5±1% (yoy).

Wakil Walikota menyampaikan, tantangan yang dihadapi Kota Denpasar saat ini adalah terbatasnya lahan pertanian karena bukan daerah sentra pertanian, sedangkan di sisi lain di wilayah Denpasar banyak pendatang yang bekerja di pusat perkantoran sehingga permintaan bahan makanan cukup tinggi. Ke depan perlu diformulasikan strategi dalam upaya menjaga stabilitas harga dalam rangka menjaga tingkat daya beli masyarakat di Kota Denpasar.

Baca Juga  Nyepi dan Tumpek Wariga Bersamaan, Refleksi Keharmonisan untuk Kesejahteraan Kehidupan

Selanjutnya, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menyampaikan perkembangan inflasi Kota Denpasar dan rekomendasi kebijakan pengendalian inflasi untuk menghadapi Ramadhan, HBKN Nyepi dan Idul Fitri. Inflasi tahunan Kota Denpasar pada bulan Februari 2025 tercatat mengalami inflasi sebesar 1,70% (yoy), namun demikian inflasi secara bulanan mengalami deflasi -0,13% (mtm) yang disumbang oleh diskon tarif listrik. Pada kurun waktu lima tahun terakhir, inflasi Kota Denpasar mempunyai tren penurunan, sementara itu inflasi bulanan mempunyai karakteristik volatilitas yang tinggi sehingga perlu untuk dicermati dan diambil langkah antisipasi apabila diperlukan.

Secara historis, komoditas yang sering menjadi penyumbang inflasi Kota Denpasar pada HBKN Nyepi antara lain canang sari, cabai rawit, dan daging ayam ras. Sedangkan pada bulan Ramdhan dan HBKN Idul fitri, komoditas yang sering menyumbang inflasi adalah daging ayam ras, tomat, dan minyak goreng.

Strategi yang dapat ditempuh oleh TPID Kota Denpasar dalam pengendalian harga menjelang HBKN, jangka pendek yaitu melakukan Gerakan Pasar Murah (GPM) dengan fokus pada komoditas pangan strategis dan Kerjasama Antar Daerah (KAD) dalam rangka penguatan ketahanan pangan di Kota Denpasar dalam jangka menengah.

Kepala BPS Kota Denpasar menyampaikan pentingnya pemanfaatan dashboard pemantauan harga komoditas penyumbang inflasi seperti SIGAPURA (Sistem Informasi Harga Pangan Utama dan Komoditas Strategis) maupun SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok) sebagai early warning system pemantauan harga komoditas penyumbang inflasi. Melalui pemantauan harga secara real time, harapannya kenaikan harga komoditas strategis dapat dimitigasi sehingga tidak melonjak terlalu tinggi.

Perwakilan perangkat daerah dan anggota TPID Kota Denpasar menyampaikan rencana aksi dalam rangka stabilisasi harga untuk menyambut Ramadhan, HBKN Nyepi dan Idul fitri, salah satunya melalui pelaksanaan operasi pasar di beberapa titik sepanjang bulan Maret.

Baca Juga  Jelang Nyepi, Polsek Dentim Intensifkan Cooling System ke Banjar-banjar

Sebagai penutup, Wakil Walikota memberikan arahan strategi pengendalian harga di Kota Denpasar antara lain perlunya memfokuskan operasi pasar pada komoditas penyumbang inflasi pada periode HBKN, perlu adanya inovasi untuk mengantisipasi kenaikan harga canang sari dan bahan bakunya (bunga), memperbanyak ketersediaan pasokan beras dan komoditas penyumbang inflasi HBKN pada operasi pasar, dan mengarahkan penyelenggaraan operasi pasar di daerah strategis yang menjangkau masyarakat luas. Melalui sinergi dalam penguatan strategi 4K, diharapkan inflasi Kota Denpasar menjelang Ramadhan, HBKN Nyepi dan Idul fitri, dapat terjaga sesuai rentang sasaran 2,5±1% (yoy). (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pengendali banjir di Kecamatan Kuta
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026).

Adapun beberapa proyek strategis yang ditinjau diantaranya Pekerjaan Pembuangan Irigasi – Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa – Jalan Sunset Road di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, dengan total ruas yang akan tertangani sebesar 6.330 m2.

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat, serta tokoh masyarakat.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, banjir di wilayah Jalan Dewi Sri merupakan momok setiap tahun pada musim hujan. Untuk itu, setelah beberapa kali pemantauan dan tahun ini bisa dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas PUPR.

“Dulu kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi. Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati,” ujarnya.

Dalam mengatasi banjir, Pemkab Badung akan menambah pompa berkekuatan 30.000 liter per detik untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan apa yang selama ini masyarakat pertanyakan, sekarang jawabannya. Bahwa kita konsisten dan komit mengerjakan. Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apapun dan sebaik apapun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kita, juga akan susah,” jelasnya.

Baca Juga  Jelang Hari Besar Keagamaan, Pemkot dan TPID Denpasar Gelar “High Level Meeting”

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa pada November seluruh pekerjaan harus diselesaikan untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada bulan Desember. Selain itu, pada titik banjir di Seminyak, akan segera dikerjakan setelah menunggu selesainya studi kelayakan.

“Terutama di depan Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung, sering terjadi banjir. Sehingga dengan perbaikan yang dilakukan akan mengurangi banjir. Ke depan kita akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara. Embung ini akan bisa dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk air bersih,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat

Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Badung
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat meninjau pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/07/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya Pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu – Jalan Raya Uluwatu, Peningkatan Jalan dan Drainase Ruas Jalan Pecatu – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Pura Kulat – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Labuan Sait – Padati dan Pembangunan Jalan Banjar Semer – Teuku Umar Barat, Ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat.

Ditemui seusai monitoring, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembangunan trase jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu. Bupati menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap dengan adanya pembangunan jalan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Badung, dari Selatan hingga ke bagian Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Pimpin ‘’High Level Meeting’’ TPID Denpasar

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membludak. Tidak semua bisa selesai, karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan sepanjang jalan yang baru dibangun, nantinya bebas dari kabel atau jaringan utilitas, guna memperindah estetika pada jalan. Bupati memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan ini.

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR untuk bebas dari kabel-kabel. Dari awal termasuk juga saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,2 triliun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Tutup Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa

Prioritaskan Lingkungan dan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menutup dan memberikan arahan pada Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa bagi aparatur desa se-Kabupaten Badung
TUTUP BIMTEK: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menutup sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Desa Berbasis Aplikasi bagi Aparatur Desa se-Kabupaten Badung di Ballroom Hotel Santika, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, Jumat (17/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menutup sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Desa Berbasis Aplikasi bagi Aparatur Desa se-Kabupaten Badung di Ballroom Hotel Santika, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Tata Kelola Pemerintahan, Pengelolaan Keuangan Desa, Perencanaan Pembangunan Desa, Pemanfaatan Aplikasi SISKEUDES, dan Pelayanan Publik”.

Turut hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Badung Komang Budhi Argawa, Camat, Perbekel dan perangkat desa terkait se-Kabupaten Badung.

Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan pentingnya aparatur desa memanfaatkan kapasitas yang telah diperoleh melalui Bimtek untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia juga mendorong pemerintah desa agar mulai mengalokasikan sebagian anggaran desa untuk mendukung pelestarian lingkungan, salah satunya melalui penanaman pohon perindang di sepanjang ruas jalan desa.

“Bagaimana mewujudkan aparatur desa yang baik dan menjadi tauladan agar bisa dipercaya oleh masyarakat. Anggaran desa yang cukup besar, mulai sekarang sisihkan sebagian untuk lingkungan. Mulailah menanam pohon perindang di sepanjang jalan. Ini investasi jangka panjang untuk desa kita,” ujar Adi Arnawa.

Bupati menyatakan Pemerintah Kabupaten Badung siap memberikan dukungan kepada desa-desa yang memiliki program inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, bantuan keuangan khusus (BKK) akan diarahkan untuk mendukung program-program desa yang benar-benar bermanfaat.

“Saya pasti akan support. Jangan takut mengusulkan program yang baik. Kalau programnya bagus dan bermanfaat, saya tidak tanggung-tanggung membantu melalui BKK,” tegasnya.

Selain itu, Adi Arnawa meminta seluruh aparatur desa menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan berbagai program Pemerintah Kabupaten Badung kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa.

Baca Juga  Kapolri: 78.506 Masjid dan 38.390 Tempat Salat Ied Jadi Fokus Pengamanan

“Bapak-Ibu sudah mendapatkan bimbingan teknis. Gunakan bekal ini untuk menjadi aparatur yang dipercaya masyarakat. Jadilah contoh yang baik, karena kepercayaan masyarakat dibangun melalui keteladanan dan pelayanan yang baik,” katanya.

Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh perbekel dan perangkat desa memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, profesional, dan responsif. Ia menegaskan keberhasilan implementasi program pembangunan Kabupaten Badung, termasuk visi pasangan Bupati dan Wakil Bupati melalui Sapta Kriya Adi Cipta, tidak dapat berjalan tanpa dukungan seluruh aparatur desa.

“Mari kita bersama-sama mewujudkan aparatur yang benar, aparatur yang bersih. Saya ingin dekat dengan seluruh aparatur desa, karena program-program yang kami jalankan tidak akan berhasil jika hanya dikerjakan oleh pemerintah kabupaten. Dibutuhkan dukungan penuh dari seluruh jajaran, termasuk para prebekel dan perangkat desa,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca