Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Unud Bekerjasama dengan Kemenkeu Gelar SDG Talks Series 3

BALIILU Tayang

:

sdg talk series 3 unud dan kemenkeu
DISKUSI: SDG Talks Series 3, ‘’Menuju 2030: Inovasi, Kolaborasi dan Aksi untuk SDGs’’ dilaksanakan di Aula Pascasarjana Kampus Universitas Udayana (Unud) Denpasar, Jumat (22/9/2023). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – SDG Talks Series 3, ‘’Menuju 2030: Inovasi, Kolaborasi dan Aksi untuk SDGs’’ dilaksanakan di Aula Pascasarjana Kampus Universitas Udayana (Unud) Denpasar, Jumat (22/9/2023).

Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber yakni Prof. Dr. Ir. I Wayan Budiasa, S.P., M.P., IPU, ASEAN Eng. (Plt. Direktur Pascasarjana Universitas Udayana); Setyo Budiantoro (Manager Pilar Pembangunan Ekonomi Sekretariat Nasional SDGs, Bappenas); Nila Murti (Assist JP National Project Manager, UNDP Indonesia); Norma MP Manopo, S.Pi.,M.Si (Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan, KKP); Hasatama Hikmah (Ketua Tim Kerja Kesiapsiagaan dan Mitigasi, Kementerian Sosial); IGAA Widiastuti, S.T. (Direktur Yayasan Kalimajari); Chandra A.S Wibowo (Kepala Subdirektorat Pengembangan dan Pendalaman Pasar SUN, Direktorat SUN).

Wakil Direktur Bidang Umum, Keuangan dan Kerjasama Pascasarjana Universitas Udayana Dr. I Gusti Ayu Putri Kartika dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama antara Direktorat Surat Utang Negara, Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kemenkeu dengan Pascasarjana Unud, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya dan kemajuan pembiayaan SDG Indonesia selama dekade Aksi, serta memperkuat kolaborasi dan berbagi pengetahuan dalam mencapai SDGs dan peran berbagai sektor seperti pemerintah, sektor swasta, masyarakat sipil dan akademisi dalam mencapai tujuan. Melalui kegiatan ini juga dilakukan diskusi terkait dengan pencapaian, tantangan dan hal-hal yang harus dilakukan pihak terkait baik pemerintah, swasta, akademisi, development partner dan juga NGO, LSM dalam pencapaian SDG. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pemangku kepentingan yang lebih luas baik di tingkat nasional maupun daerah untuk mengambil bagian dalam lanskap keuangan berkelanjutan di Indonesia.

Sementara Rektor Unud dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plt Direktur Pascasarjana Prof. I Wayan Budiasa menyampaikan kegiatan SDG Talk Series 3 ini sangat terkait dengan salah satu Program Studi di Unud yakni Program Studi Pembangunan dan Keuangan Berkelanjutan, Program Magister pada Universitas Udayana yang izin pembukaannya baru-baru ini terbit. Pembukaan program studi tersebut merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman antara Bappenas dan Universitas Udayana dan Nota Kesepahaman antara Otoritas Jasa Keuangan dan Universitas Udayana. Pembukaan Prodi ini dinilai sangat mendesak, karena sangat dibutuhkan kontribusinya untuk menjawab permasalahan global, nasional, dan lokal terkait pencapaian SDGs dan implementasi kebijakan keuangan berkelanjutan, yang telah menjadi komitmen Indonesia. 

Baca Juga  Malam Apresiasi Prestasi Mahasiswa dan Grand Final Jegeg Bagus FK 2023

Program Studi Pembangunan dan Keuangan Berkelanjutan, Program Magister pada Universitas Udayana ini diharapkan sebagai Center of Excellent in Sustainable Finance and Development yang pertama di Indonesia (bahkan di Asia), dan yang kedua di dunia setelah The Master of Advanced Studies in Sustainable Finance and Development, Geneva Graduate Institute, Switzerland. Atas nama Universitas Udayana pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kemenkeu atas pilihannya bekerjasama dengan Universitas Udayana dalam penyelenggaraan SDG Talk Series 3 ini, dan Universitas Udayana akan terus mendorong peningkatan kerjasama dalam kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi secara berkelanjutan di masa yang akan datang.

Direktur Surat Utang Negara, Deni Ridwan, S.E. Ak., M.BIT., Ph.D menyampaikan bahwa SDGs adalah tujuan pembangunan berkelanjutan yang merupakan rencana aksi global guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan, melindungi lingkungan dengan target pencapaian sampai tahun 2030 dan ini merupakan target yang sukarela, tetapi Indonesia berkomitmen untuk turut menyatakan sebagai negara yang akan mencapai SDGs pada tahun 2030 karena hal ini sejalan dengan tujuan kita bernegara.

Development Coordination Officer, Economist-UN Resident Coordinator’s Office Diandra Pratami mengatakan ada 17 tujuan SDGS yang sebetulnya proses negosiasinya dilakukan sejak 2015, yang diadopsi oleh seluruh pimpinan negara anggota PBB termasuk Indonesia untuk tidak meninggalkan satu orang pun di pembangunan ini. SDGs sebetulnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari salah satunya adalah mendapatkan pendidikan yang layak dan yang salah satu paling penting adalah kesetaraan gender.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Universitas Udayana dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kementerian Keuangan tentang Kerja Sama Edukasi dan Dukungan Kegiatan Pendidikan Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan di Bidang Pengelolaan Keuangan Negara.

Baca Juga  Universitas Udayana Terima Kunjungan SMK Kesehatan 1 Sukra Indramayu

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kementerian Keuangan Ubaidi Socheh Hamidi, S.E., M.M menyampaikan kerja sama dengan Unud ini nantinya bisa ditindaklanlanjuti dengan kerja sama di bidang edukasi, penelitian dan juga pihaknya menyediakan kesempatan untuk magang bagi mahasiswa. Salah satu tugas dan fungsi di Kementerian Keuangan itu adalah mengelola fiskal, mengelola APBN, keuangan negara. Jadi berbicara tentang kebijakan fiskal tujuannya ada dua yakni menjaga stabilitas makro ekonomi dan menyiapkan fiskal itu sendiri. Pihaknya berharap melalui MoU yang ditandatangani ini dapat direalisasikan dengan semangat saling memberikan manfaat antara satu dengan yang lainnya. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5970-Universitas-Udayana-Bekerjasama-dengan-Kemenkeu-Selenggarakan-SDG-Talks-Series-3-Menuju-2030-Inovasi-Kolaborasi-dan-Aksi-untuk-SDGs-.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pembukaan Bina Posyandu VI Tahun 2026  

Perkuat Implementasi Posyandu 6 SPM di Tabanan

Loading

Published

on

By

Bunda Rai
HADIRI BINA POSYANDU: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Tbn)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan Posyandu dengan menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). Kehadiran Bunda Rai menjadi wujud sinergi dan dukungan nyata dalam akselerasi implementasi Posyandu 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terintegrasi di seluruh Bali.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali tersebut menjadi wadah peningkatan kapasitas para pengurus dan kader Posyandu dalam mendukung pelayanan masyarakat yang lebih berkualitas. Turut hadir Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, para kepala OPD terkait dari Kabupaten Tabanan dan Badung, jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, serta para camat dan peserta pelatihan.

Mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata selaku Pengarah Posyandu menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan memperbarui pemahaman pengurus Posyandu, khususnya dalam tata kelola pelayanan di lapangan.

Ia menjelaskan, penguatan enam bidang SPM meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial menjadi langkah strategis untuk memastikan Posyandu mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi dan berkualitas kepada masyarakat. “Kegiatan Bina Posyandu ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan para pembina di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan. Tim Pembina Posyandu memiliki peran vital dalam mendampingi kader agar operasional Posyandu berjalan aktif dan berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga  Tingkatkan Kapasitas di Bidang Biologi Molekular, FK Unud Gelar Workshop Hands on ELISA and qPCR

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pengurus dan kader sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Menurutnya, Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat layanan masyarakat yang mendukung enam bidang SPM secara terpadu.

Bunda Rai menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan Posyandu yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus dan kader Posyandu semakin memahami tugas dan fungsinya, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, terpadu, dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” ungkap Bunda Rai.

Sementara itu, Ketua Panitia Bina Posyandu Tahun 2026, Ny. Ni Komang Sriani, menyampaikan kegiatan berlangsung pada 2–4 Juni 2026 dan bertujuan meningkatkan kompetensi pengurus Posyandu dalam pembinaan kader serta penguatan pelaksanaan Posyandu 6 SPM.

Pelaksanaan Bina Posyandu Angkatan VI diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan. Dari Kabupaten Tabanan, peserta terdiri atas Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Selemadeg dan Selemadeg Timur beserta jajaran pengurus yang akan menjadi penggerak penguatan Posyandu di wilayah masing-masing. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025v

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung
MALAM PURNA PASKIBRAKA: Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025 di Hotel Made Bali, Senin (1/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6), di Hotel Made Bali.

Momen ini menandai penutupan resmi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025. Acara dilaksanakan setelah seluruh anggota Paskibraka Badung 2025 sukses menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan khidmat dan bertanggung jawab.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung beserta jajaran, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung, orang tua murid, tim pelatih, serta seluruh anggota Purna Paskibraka Badung 2025.

Pada kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi resmi atas rampungnya masa pembinaan dan tugas negara oleh pemuda-pemudi pilihan Badung.

Rasniathi Adi Arnawa turut mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang seluruh peserta selama masa pendidikan hingga bertugas.

“Kepada seluruh Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025, kami sampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kalian telah membuktikan bahwa generasi muda Badung memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan berjiwa nasionalis yang tinggi dalam mengemban amanah negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan kebanggaan besar bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Badung. Terima kasih tulus juga disampaikan kepada orang tua dan tim pelatih atas dukungan dan pendampingan yang menjadi kunci utama pembentukan karakter para anggota.

Baca Juga  Malam Apresiasi Prestasi Mahasiswa dan Grand Final Jegeg Bagus FK 2023

Dirinya berharap pengalaman, ilmu, dan nilai luhur selama pelatihan dapat menjadi bekal seumur hidup. Nilai Pancasila wajib dijaga dan dijadikan pedoman harian.

“Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter luhur, dan senantiasa memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia tercinta,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar Buka Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM bagi Kader Se-Denpasar

Published

on

By

Posyandu Denpasar
SOSIALISASI POSYANDU: Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar yang berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6).

Dalam sambutannya, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk implementasi dari program Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali yang sebelumnya telah dilaksanakan bagi pengurus TP Posyandu dan kader Posyandu se-Bali.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman kader mengenai tugas dan fungsi mereka dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di tengah masyarakat.

“Kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM yang kita laksanakan pada hari ini merupakan bentuk implementasi Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali. Melalui kegiatan ini diharapkan kader akan semakin memahami tugas dan fungsinya dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan layanan sosial dasar kepada masyarakat. Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini diharapkan para kader semakin memahami pola pelayanan yang diberikan saat hari buka Posyandu sehingga mampu memberikan layanan yang optimal dan tepat sasaran.

“Sehingga apa yang menjadi tujuan transformasi layanan Posyandu dapat kita wujudkan bersama, dimana melalui Posyandu 6 SPM dapat mendekatkan layanan guna mewujudkan masyarakat sejahtera menuju Denpasar MAJU,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa juga memohon dukungan dari pemerintah kecamatan serta desa/kelurahan agar dapat terus memfasilitasi pelaksanaan Posyandu 6 SPM, baik dari sisi pelayanan maupun upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kader Posyandu.

Baca Juga  Perjalanan Gemilang Pascasarjana Unud

Ia berharap pembinaan dan sosialisasi serupa dapat terus dilakukan secara berjenjang di seluruh wilayah Kota Denpasar, mengingat jumlah kader Posyandu yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan.

“Harapan kami, mengingat jumlah kader yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan, hal serupa dapat terus digerakkan secara berjenjang. Sehingga percepatan peningkatan SDM kader Posyandu dapat kita capai bersama,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, TP Posyandu Kota Denpasar berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan dasar kepada masyarakat, sekaligus mendukung transformasi Posyandu dalam memberikan enam layanan dasar yang terintegrasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca