Tuesday, 23 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 (13/6) di Denpasar, 4 Pasien Sembuh, Kasus Positif Bertambah 11 Orang

BALIILU Tayang

:

de
I DEWA GEDE RAI, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar

Denpasar, baliilu.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar kembali mencatatkan penambahan pasien sembuh Covid-19 per hari Sabtu (13/6-2020). Sebanyak 4 orang pasien Covid-19 dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan. Keempatnya berdomisili di Desa Sanur Kaja seorang laki-laki, Kelurahan Pemecutan seorang laki-laki, Desa Pemecutan Kaja seorang perempuan, dan Kelurahan Kesiman seorang perempuan.

Pun demikian, penambahan kasus positif baru juga terjadi. Sebanyak 11 orang dinyatakan positif Covid-19 akibat transmisi lokal. Keseluruhannya tersebar di beberapa desa/kelurahan mulai dari Kelurahan Tonja 1 orang perempuan, Desa Pemecutan Kelod 1 orang laki-laki, Desa Pemogan 1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan, Desa Dangin Puri Kangin 1 orang perempuan, Kelurahan Peguyangan 1 orang perempuan, Desa Dauh Puri Kaja 1 orang perempuan, Desa Dauh Puri Kelod 1 orang laki-laki, Kelurahan Sesetan 1 orang laki-laki, Kelurahan Penatih 1 orang perempuan dan Kelurahan Pemecutan 1 orang laki-laki.

“GTPP Covid-19 Kota Denpasar per hari ini mencatat adanya pasien Covid-19 yang sembuh 4 orang, dan kasus positif Covid-19 baru sebanyak 11 orang akibat transmisi lokal,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat diwawancarai di ruangannya, Sabtu (13/6-2020).

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan pola penambahan kasus di Kota Denpasar belakangan menunjukkan peningkatan dari beberapa hari terakhir. Kondisi ini lantaran fokus GTPP saat ini selain penanganan dan pencegahan, juga kuantitas tes masif untuk menemukan kasus yang belum teridentifikasi.

“GTPP Kota Denpasar fokus untuk menemukan kasus, sehingga upaya penanganan dan pencegahan juga dapat dimaksimalkan, kami berusaha untuk menelusuri kasus yang terjadi, sebab kalau tidak terdeteksi,  ini bisa jadi ancaman akan penyebaran yang lebih luas dan nantinya bisa menjadi bom waktu,” kata Dewa Rai.

Baca Juga  Pemprov Bali Bantah Izinkan Warga Bali Akses Internet Saat Nyepi

Langkah ini menurut Dewa Rai untuk mempercepat pemutusan penularan Covid-19, sehingga nantinya masyarakat  bisa lebih cepat produktif dan aman di masa pandemi Covid-19. Pihaknya kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan. Peningkatan kasus akibat transmisi lokal belakangan ini menunjukkan tren semakin meningkat.  Hal ini memerlukan upaya disiplin dan sungguh-sungguh masyarakat.

“Kasus saat ini didominasi transmisi lokal, oleh karena itu diperlukan kesadaran dan kedisiplinan yang tinggi untuk mencegahnya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Kekuatan penemuan kasus dapat dimaksimalkan, selain itu kami mengimbau untuk tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan,” kata Dewa Rai mengingatkan.

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan kasus Covid-19 di Kota Denpasar belakangan ini terus meningkat. Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama desa/lurah masih menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu  tetap meningkatkan kewaspadaan.

Secara kumulatif, Dewa Rai menjelaskan kasus Covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 185 kasus positif. Rinciannya 84 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 99 orang masih dalam perawatan.

Hasil tracking tim gugus tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 967 kasus, namun 417 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri, sehingga tersisa 550 OTG. Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 309 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 270, sehingga masih tersisa 39 ODP.

Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 95 kasus, namun 32 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani swab test, sehingga tersisa 63 yang berstatus PDP. (*/eka)

Baca Juga  Distan Denpasar Panen Perdana Jagung Ketan Hitam, Waktu Pertumbuhan Singkat, 1 Hektar Hasilkan 17 Ton
Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Cegah Transaksi Narkoba Masuk Politik, Polri Gandeng PPATK Cek Aliran Dana Peserta Pilkada 2024

Published

on

By

transaksi narkoba
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa. (Foto: humas.polri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan pencegahan terkait transaksi narkoba yang masuk ke ranah politik atau narkopolitik. Hal ini dilakukan menyusul akan diselenggarakannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak di Indonesia pada November 2024 mendatang.

“Pasti (kita cegah), kan terbukti sudah dapat narkopolitik (saat Pemilu 2024),” kata Mukti, Selasa (23/7/2024), dikutip dari humas.polri.go.id.

Mukti menyebut Polri menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang nantinya akan melakukan pengecekan aliran dana para peserta Pilkada.

“Nanti kita dengan PPATK baca semua aliran ya, jangan dibuka sekarang,” bebernya.

Mukti memastikan, pihaknya tidak akan melakukan patroli untuk mencegah fenomena narkopolitik. Sebab, pihaknya hanya cukup membaca data aliran dana bersama PPATK.

“Kita enggak patroli, cukup baca data. Kita lihat dengan PPATK bareng-bareng,” ungkapnya.

Kendati demikian, sejauh ini Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri belum menemukan fenomena narkopolitik menjelang Pilkada 2024. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sisihkan Dana Kas, Banjar Kertapala Bagikan 1,5 Ton Beras kepada Warganya
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Jokowi: Siapkan Masa Depan Anak-Anak Indonesia dengan Kecerdasan dan Karakter Kuat

Published

on

By

Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2024 yang digelar di Istora Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada Selasa, 23 Juli 2024. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Jayapura, baliilu.com – Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya mempersiapkan masa depan anak-anak Indonesia dengan kecerdasan, wawasan, dan karakter yang kuat. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam keterangannya kepada awak media usai menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2024 yang digelar di Istora Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada Selasa, 23 Juli 2024.

“Kita melihat ke depan anak-anak ini harus betul-betul disiapkan tidak hanya pintar, tidak hanya pandai, tetapi juga berwawasan dan berkarakter. Saya kira anak-anak ke depan harus disiapkan kepintarannya, kepandaiannya, wawasannya, dan karakternya,” ujar Presiden, dikutip dari presidenri.go.id.

Presiden juga mengungkapkan kegembiraannya terhadap antusiasme anak-anak dalam acara tersebut. Ini juga merupakan kali pertama Puncak Hari Anak Nasional diselenggarakan di Papua secara besar-besaran.

“Anak-anak menikmati, saya pun tidak mau memberi sambutan pidato karena ini adalah hari-nya anak-anak, tempat anak-anak berinteraksi, bermain, bersenang-senang,” ujar Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden yang hadir bersama Ibu Iriana Joko Widodo pun memilih bermain kuis bersama anak-anak yang hadir. Kuis yang diberikan pun beragam, mulai dari matematika, pengetahuan umum, hingga Pancasila.

Anak-anak juga tampak antusias menjawab dan mendapat hadiah dari Presiden dan Ibu Iriana. Salah satunya adalah Herry, seorang polisi cilik yang berhasil menyebutkan Pancasila dan mendapatkan hadiah dari Presiden dan Ibu Iriana.

“Bahagia, dapat mobil-mobilan dengan cemilan, ada mobil remot, mobil mainan,” ucap Herry.

Selain itu, salah satu sorotan dari acara tersebut adalah penampilan tari kolosal oleh anak-anak, yang dinilai Presiden sebagai cermin dari industri kreatif Indonesia yang dimulai dari usia dini.

“Saya kira ini memang kreatif-kreatif, jadi industri kreatif Indonesia dimulai dari anak-anak seperti yang tadi kita lihat. Tariannya kolosal dan anak-anak sangat menjiwai, DNA kita memang ada di situ,” jelas Presiden.

Baca Juga  Pemprov Bali Bantah Izinkan Warga Bali Akses Internet Saat Nyepi

Dalam pesan yang disampaikan, Presiden Jokowi mengimbau semua anak Indonesia untuk terus belajar agar bisa mencapai cita-cita mereka. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden dan Ibu Iriana Hadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2024 di Papua

Published

on

By

hari anak nasional
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2024 yang digelar di Istora Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada Selasa, 23 Juli 2024. (Foto: BPMI Setpres/Vico)

Jayapura, Papua, baliilu.com – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2024 yang digelar di Istora Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada Selasa, 23 Juli 2024. Tiba sekitar pukul 08.30 WIT, Presiden dan Ibu Iriana disambut dua anak Papua yang memberikan buket bunga.

Presiden dan Ibu Iriana kemudian mengajak kedua anak tersebut untuk masuk ke tempat acara sambil bergandengan tangan. Tampak pula sejumlah anak-anak Papua menyanyikan lagu-lagu daerah mengiri Presiden dan Ibu Iriana menuju tempat acara.

Setibanya di tempat acara, Presiden dan Ibu Iriana disambut tarian selamat datang yang dibawakan oleh anak-anak Papua. Kedatangan Presiden dan Ibu Iriana pun disambut riuh dan tepuk tangan dari anak-anak yang telah memenuhi Istora Papua Bangkit.

Tidak hanya itu, Presiden, Ibu Iriana, dan para undangan yang hadir juga disuguhkan berbagai macam penampilan dalam peringatan yang mengambil tema “Suara Anak Membangun Bangsa” tersebut. Di antaranya adalah penampilan 100 anak-anak Papua Program Gasing, penampilan baris-berbaris, penampilan marching band, hingga persembahan lagu oleh penyanyi cilik Papua, yang diiringi peragaan busana hasil karya perancang Papua.

Selain itu, acara tersebut juga menampilkan “Tari Kolosal Yospan” yang dibawakan oleh sekitar 2.600 pelajar SD-SMP Papua. Penampilan tersebut bahkan mendapatkan pemecahan rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai karya anak terbesar di Indonesia.

Ketua Umum Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM), Tri Tito Karnavian, mengatakan bahwa peringatan HAN ke-40 kali ini merupakan hasil kerja sama OASE KIM dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Adapun lokasi penyelenggaraan di Papua dipilih berdasarkan keinginan Ibu Iriana agar anak-anak di timur Indonesia turut merayakan Hari Anak Nasional.

Baca Juga  Distan Denpasar Panen Perdana Jagung Ketan Hitam, Waktu Pertumbuhan Singkat, 1 Hektar Hasilkan 17 Ton

“Kami bekerja sama dengan Kementerian PPA untuk melaksanakannya di Kabupaten Jayapura dan ini adalah dari Ibu Negara yang ingin anak-anak di paling timur Indonesia pun merasakan kegembiraan dalam merayakan Hari Anak Nasional 2024,” ujar Tri Tito, dikutip dari presidenri.go.id.

Ia pun berharap peringatan HAN ke-40 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia. Salah satunya adalah masyarakat dapat menyadari bahwa anak-anak memiliki hak sipil yang harus diperhatikan.

“Semoga dengan perayaan Hari Anak Nasional ini semua masyarakat menyadari bahwa anak-anak mempunyai hak-hak sipil yang perlu diperhatikan agar mereka menjadi generasi muda, generasi mendatang yang hebat dalam menyongsong Indonesia Emas,” ucap Tri Tito.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam acara tersebut adalah Ibu Wury Ma’ruf Amin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri PPA Bintang Puspayoga, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto, Pj. Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun, dan para anggota OASE KIM. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca