Thursday, 22 February 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 (20/6) Bali, Kasus Positif Tembus 1013 Orang, Meninggal Nambah 1 Orang

BALIILU Tayang

:

de

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali menyatakan perkembangan penanganan Covid-19, Sabtu (20/6-2020) kembali terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Namun jumlahnya menurun dari hari sebelumnya yakni sebanyak 37 orang. Namun pada Sabtu ini dilaporkan ada satu orang pasien positif yang meninggal dunia berasal dari Denpasar.

Secara rinci kasus terkonfirmasi positif sebanyak 37 orang terdiri dari 35 transmisi local, 1 PPLN dan 1 PPDN. Sehingga jumlah kumulatif pasien positif menembus di angka 1013 orang. Dari 37 orang yang terkonfirmasi positif didominasi berasal dari Denpasar 21 TL, Badung 2 TL, Bangli 1 PPLN, Jembrana 1 PPDN, Buleleng 2 TL, Klungkung 4 TL, Gianyar 5 TL, dan kabupaten lainnya 1 TL.

Namun masih ada kabar menggembirakan karena sesuai laporan dari pihak rumah sakit ada pasien sembuh sebanyak 20 orang. Secara rinci pasien sembuh yang bertambah 20 orang terdiri dari 3 PPLN dan 17 TL. Sehingga jumlah pasien yang telah sembuh mencapai 586 orang (573 WNI dan 13 WNA). Jumlah pasien yang meninggal sebanyak 7 orang yang terdiri dari 5 orang WNI dan 2 orang WNA.

Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 420 orang yang terdiri dari 419 WNI dan 1 orang WNA. Mereka dirawat di rumah sakit rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah,  dan BPK Pering.

de

Dewa Made Indra yang juga selaku Sekda Bali dalam siaran persnya melalui press release akun Pemprov Bali, Sabtu malam (20/6-2020) menyatakan setiap hari jumlah angka positif karena transmisi lokal terus menunjukkan peningkatan yang tajam. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

Baca Juga  Jaya Negara Mendem Pedagingan di Pura Maospahit Tonja

Terkait transmisi lokal yang cenderung meningkat dalam sepekan ini, Gubernur Bali telah mengeluarkan Imbauan Gubernur Bali Nomor : 215/Gugascovid19/VI/2020 tanggal 8 Juni 2020 yang antara lain mengimbau masyarakat agar bagi peserta didik tetap belajar di rumah, melarang kegiatan keramaian termasuk tajen, melarang operasional dan aktivitas objek wisata, hiburan malam, dan kegiatan lainnya yang melibatkan banyak orang.

Imbauan ini juga mengatur kegiatan adat dan agama hanya boleh dilaksanakan dengan melibatkan paling banyak 25 (dua puluh lima) orang. Membatasi perjalanan ke luar Bali, khususnya ke daerah yang masuk zona merah Covid-19. Mengurangi aktivitas ke luar rumah. Dalam hal melaksanakan aktivitas ke luar rumah, agar masyarakat dengan tertib dan disiplin mengikuti protokol pencegahan Covid-19 yaitu: selalu menjaga jarak fisik dan sosial; wajib menggunakan masker; dan selalu mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. Selalu melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dll.

Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, maka diminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin kita semua dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita. Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapa pun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19 sehingga kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain. (*/gs)

Baca Juga  Pengukuhan Bendesa Desa Adat Renon, Jaya Negara Harapkan Adat dan Budaya Bali sebagai Landasan Pembangunan

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Lomba Debat dan IAPI Bali Award

Sekda Dewa Indra Harap Tim Pengadaan Tingkatkan Kompetensi dan Kredibilitas

Published

on

By

IAPI Bali Awards 2023
BUKA LOMBA: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat membuka acara Lomba Debat Pengadaan Barang/Jasa dan Ikatan Anugrah Pengadaan Indonesia (IAPI) Bali Awards 2023 di Wantilan Kantor DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (21/2). (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra berkesempatan untuk membuka acara Lomba Debat Pengadaan Barang/Jasa dan Ikatan Anugrah Pengadaan Indonesia (IAPI) Bali Awards 2023 di Wantilan Kantor DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (21/2).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Dewa Indra menyampaikan apresiasi atas acara inovatif yang digelar oleh IAPI Bali, dimana Lomba Debat Pengadaan Barang/Jasa merupakan pertama kalinya ditemui oleh Dewa Indra. Untuk itu, Ia berharap lomba debat  ini tidak hanya saling beradu argumen dengan suara yang kencang, namun debat ini merupakan debat yang adu pikiran dan logika yang kuat.

Menurut Dewa Indra, saat ini Pengadaan Barang dan Jasa baik di lingkungan Pemerintahan Daerah maupun Pusat semakin kompleks dan semakin tidak mudah karena tuntutan transparansi, akuntabilitas, kredibilitas yang semakin tinggi serta kesadaran masyarakat atas hukum juga semakin meningkat untuk itu tuntutan kompetensi dan profesionalitas tim pengadaan harus semakin kompeten. Sehingga tim pengadaan tidak cukup hanya membaca aturan sendiri namun perlu bertukar pikiran sesama stakeholder pengadaan lintas instansi.

“Untuk itu saya mengapresiasi dan menyambut baik lomba debat ini, saya rasa ini sangat keren karena selain memberikan kesempatan pada tim untuk beradu argumen dan logika pikiran juga memberikan ilmu pengetahuan baru dalam bidang pengadaan barang/jasa. Untuk itu saya harap peserta lomba tidak hanya beradu argumen yang tidak ada isinya namun harus didasari dengan logika yang kuat,” ucapnya.

Diakhir sambutannya, Sekda Dewa Indra juga mengucapkan selamat kepada tokoh yang mendapatkan IAPI Awards 2023 semoga kontribusinya dapat digetok tularkan kepada rekan sejawat maupun junior-juniornya sehingga  terjadi saling kesinambungan regenerasi.

Baca Juga  Instruksi Gubernur Bali Nomor 8551 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Penanganan Covid-19

Sementara itu, Ketua DPD IAPI Bali I Dewa Agung Gede Manu, menyampaikan bahwa pihaknya membuat suatu inovasi baru dalam event tahunan kali ini, yaitu lomba debat pengadaan barang dan jasa. Para peserta debat berasal dari Tim UKPBJ Provinsi Bali, Tim UKPBJ Kota Denpasar, Tim UKPBJ Kabupaten Badung, Tim UKPBJ Kabupaten Buleleng, Tim UKPBJ Gianyar, dan Tim UKPBJ Kabupaten Klungkung. Selain itu, IAPI Juga memberikan life time achievement atau IAPI Award kepada para tokoh yang berkontribusi dalam pengadaan barang dan jasa. Diharapkan, keberadaan tim Pengadaan Barang dan Jasa  selalu dapat mendukung program pemerintah.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPP  IAPI, Deputi LKPP-RI, Kepala Biro PBJ serta para Dewan Juri. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pj. Gubernur Bali Hadiri Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali

Published

on

By

pisah sambut kepala Kejati Bali
PISAH SAMBUT: Pj. Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali dari Dr. R. Narendra Jatna, S.H.,LL.,M.H kepada Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H, di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Rabu (21/2). (Foto: Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Pj. Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali dari Dr. R. Narendra Jatna, S.H.,LL.,M.H kepada Dr. Ketut Sumedana, SH., M.H, di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Rabu (21/2).

Mengawali sambutannya, Pj. Gubernur Bali mewakili Forkopimda, Bupati/Walikota dan masyarakat Bali mengucapkan terima kasih kepada Narendra Jatna beserta Ibu, atas kerjasama yang baik dan sumbangsihnya kepada Bali, sekaligus mengucapkan selamat atas promosi jabatan menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

“Kami tentu sangat senang dan ikut bangga, melepas alumni Forkopimda Bali dipromosikan menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Kami mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya yang baik selama ini, dengan kebersamaan dan sinergitas kita, tidak ada tugas dan persoalan di Bali yang tidak ada jalan keluar atau dapat diselesaikan,” imbuhnya.

Lebih jauh dalam sambutannya, Pj. Gubernur Mahendra Jaya menyampaikan dengan situasi Bali yang sangat kondusif, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara yang datang ke Bali pada tahun 2023 sudah mendekati tahun 2019 (sebelum Pandemi COVID-19). Tahun 2023 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara 5,3 Juta Orang (tahun 2019: 6,2 Juta Orang), wisatawan nusantara 9,8 Juta Orang (tahun 2019: 10,5 Juta Orang). Walaupun jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara yang datang ke Bali pada tahun 2023 masih dibawah tahun 2019, namun pertumbuhan ekonomi Bali pada tahun 2023 sebesar 5,71% lebih tinggi dari pada tahun 2019 sebesar 5,6%. Kita bersama juga dapat menjaga inflasi rata-rata Bali, tetap berada di 3 ± 1%. Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali tahun 2023 sebesar lebih dari Rp 60 Juta, juga lebih tinggi dari PDRB tahun 2019 sebesar lebih dari Rp. 58 Juta.

Baca Juga  Bupati/Walikota Se-Bali Sepakat Tatanan Kehidupan Era Baru Dimulai 9 Juli

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Bali juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ketut Sumedana yang telah kembali ke Bali, dan kami sangat senang dan bangga salah satu putra terbaik Bali mendapat amanah yang luar biasa sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali. Pihaknya berharap kedepannya Kajati beserta jajaran dapat membantu memberikan pendampingan dan solusi, dalam rangka mempercepat pembangunan dan kemajuan Bali dan terus bersedia memberikan pendampingan dan membantu mencari solusi untuk memutuskan persoalan-persoalan yang ada.

“Kami juga berharap kepada Ibu Ketut Sumadane sebagai ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dapat bekerjasama, bersinergi dengan PKK, Persit, Bhayangkari, Jalasenastri, Pia Ardhya Garini untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bali,” tuturnya.

Pisah sambut Kajati Bali pada pagi hari ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Adi Wiryatama, Pangdam IX/ Udayana, Mayjen TNI Harfendi, S.I.P., M.Sc, Wakapolda Bali, Brigjen. Pol. Dr. I Gusti Kade Budhi Harryarsana, S.I.K., S.H., M.Hum, Komandan Resor Militer 163/ Wira Satya, Brigjen TNI Agus M. Latif,S.I.P., Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Bali, Brigjen Pol. Hadi Purnomo, S.H.,M.H., Bupati/Walikota se-Bali serta Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemprov Bali. Acara penuh kekeluargaan ini juga diisi dengan ramah tamah dan penyerahan cinderamata. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Insentif Pajak Fiskal untuk Usaha Hiburan Diterapkan

Published

on

By

Bapenda Denpasar
PEMANTAUAN: Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar saat melaksanakan pemantauan penerapan insentif pajak fiskal 15 persen di tempat hiburan pada Rabu, 21 Februari 2024. (Foto: Hms Bapenda Dps)

Denpasar, baliilu.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar melaksanakan pemantauan penerapan insentif pajak fiskal 15 persen di tempat hiburan pada Rabu, 21 Februari 2024.

Pelaksanaan ini untuk mengetahui apakah insentif pajak fiskal yang diberikan Pemkot Denpasar telah dilaksanakan di tempat hiburan tersebut serta dampak dari penerapannya. Ada beberapa tempat hiburan di Denpasar yang dimonitoring.

Koordinator Happy Puppy Denpasar, Yande Wahyu mengatakan saat penerapan pajak 40 persen bagi usaha hiburan pada Januari 2024 sempat membuat was-was. Pasalnya ada penurunan kunjungan mencapai 50 persen dari hari biasanya setelah pandemi Covid-19. “Bahkan ada yang sudah datang, memilih batal,” akunya.

Dan setelah adanya kebijakan insentif pajak fiskal kemudian terjadi peningkatan kunjungan. “Saat ini tingkat kunjungan sudah kembali kurang lebih 90 persen dari normal. Ada penggunaan sampai 60 room dalam sehari sekarang,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Wayan Armawan selaku General Manager EC Karaoke. Ia menyebut ada penurunan mencapai 40 persen saat diterapkan pajak hiburan 40 persen. Namun kini menurutnya sudah ada peningkatan setelah adanya penerapan insentif pajak fiskal 15 persen.

“Kenaikannya sekitar 30 persen. Meski begitu daya beli mereka menurun,” katanya.

Sebelumnya, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyetujui dan sekaligus menetapkan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atau yang dikenal dengan Pajak Hiburan sebesar 15 persen.

Keputusan tersebut diambil setelah melaksanakan dengar pendapat bersama para pelaku usaha wajib pajak terkait penerapan pajak hiburan berdasarkan UU. No. 1 Tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar IGN Edy Mulya didampingi Sekretaris, I Dewa Gede Rai mengungkapkan sesuai penjadwalan monitoring pengenaan insentif fiskal ke tempat jasa seni dan hiburan dilakukan untuk memastikan kebijakan Walikota Denpasar memberikan insentif fiskal terhadap usaha hiburan tertentu seperti tempat karaoke, SPA diskotik dan sebagainya mulai Februari 2024.

Baca Juga  Bupati/Walikota Se-Bali Sepakat Tatanan Kehidupan Era Baru Dimulai 9 Juli

“Kami memastikan bagaimana penerapan kebijakan insentif fiskal berbasis pengurangan pokok piutang pajak hiburan sebesar 15 persen dijalankan oleh para pengusaha jasa seperti, karaoke, SPA, diskotik hiburan lainnya,” kata Edy Mulya.

Pihaknya berharap kebijakan ini memberikan stimulus bagi dunia usaha mendorong pergerakan ekonomi di Kota Denpasar.

Kebijakan Walikota dengan memberikan penurunan pajak hiburan tertentu dimana awalnya dikenakan 40 persen, melalui kebijakan Walikota Denpasar memberikan insentif fiskal dengan pengenaan pajak sebesar 15 persen. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca