Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 (29/4) di Bali, Total Kasus Sembuh Terus Naik Capai 94,11 Persen

BALIILU Tayang

:

de

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali Made Rentin menyampaikan perkembangan Covid-19 di Provinsi Bali, Kamis (29/4/2021) ini terjadi pertambahan terkonfirmasi positif sebanyak 132 orang yang terdiri dari 125 orang melalui transmisi local dan 7 PPDN. Namun di hari yang sama terjadi pertambahan pasien sembuh sebanyak 172 orang, dan 6 orang meninggal dunia.

Dengan demikian, jumlah kasus secara kumulatif sebagai berikut. Kasus terkonfirmasi positif sebanyak 44.534 orang, pasien sembuh sebanyak 41.911 orang (94,11%) dan meninggal dunia 1.333 orang (2,99%). Kasus aktif per hari ini menjadi 1.290 orang (2,90%).

Sementara itu, informasi dari Satgas Nasional melalui Sekretaris Satgas Made Rentin menyebutkan perkembangan Covid secara nasional sebagai berikut. Terkonfirmasi positif sebanyak 5.833 orang, sehingga total positif Covid-19 menjadi 1.662.868 orang. Pasien sembuh terjadi pertambahan sebanyak 6.015 orang sehingga total menjadi 1.517.432 orang. Meninggal dunia 218 orang, sehingga menjadi 45.334 orang.

SE Nomor 07 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, Surat Edaran ini mulai berlaku pada hari Selasa (Anggara Pon, Warigadean), tanggal 23 Maret 2021 sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. Hal ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Dalam Surat Edaran ini terdapat beberapa pengaturan baru yang merupakan perubahan dari Surat Edaran terdahulu (Surat Edaran Nomor 06 Tahun 2021). Di antaranya, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Baca Juga  Pakis Bali Tanamkan Budi Pakerti pada Anak Melalui Pengenalan Budaya Bali

Masyarakat juga diharapkan agar selalu disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan serta diimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Adi Arnawa Buka Musda Dekopinda Kabupaten Badung

Published

on

By

BUKA MUSDA: Bupati Adi Arnawa saat membuka Musda Dekopinda Kabupaten Badung di Hotel Made Bali, Sempidi, Jumat (24/7). (Foto: bi)

Badung, baliilu.comBupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Badung yang ditandai dengan pemukulan gong, Jumat (24/7), di Hotel Made Bali, Sempidi. Musda yang mengusung temaMembangun Gerakan Koperasi yang Dinamis melaluiInovasi, Kolaborasi dan Pendampingantersebut juga dirangkaikan dengan pemilihan kepengurusan Dekopinda Kabupaten Badung masa bakti 2026–2031.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DekopinwilProvinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan KabupatenBadung AA. Sagung Rosyawati, Ketua Dekopinda KabupatenBadung Made Sutama beserta jajaran, Ketua Panitia Musda I Nyoman Suka Artha Negara serta para peserta Musda.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwaMusda tidak hanya menjadi forum untuk memilihkepengurusan baru, tetapi juga momentum strategis dalammenentukan arah kebijakan gerakan koperasi di KabupatenBadung untuk lima tahun ke depan. Menurutnya, keberhasilankoperasi sangat bergantung pada terbangunnya kemitraanyang kuat dengan pemerintah serta kondisi perekonomianyang kondusif. Ia menilai koperasi berada pada sektor hilir yang pertumbuhannya sangat dipengaruhi oleh keberlangsungan sektor pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi Kabupaten Badung.

“Musda ini bukan sekadar memilih pemimpin yang akan menakhodai Dekopinda Kabupaten Badung, tetapi yang lebih penting adalah menentukan arah kebijakan koperasi lima tahun ke depan. Koperasi tidak akan berkembang tanpaadanya sinergi dan kemitraan yang baik dengan pemerintah. Gerakan koperasi berada di hilir, sehingga perkembangannya sangat dipengaruhi oleh kondisi perekonomian, khususnya sektor pariwisata yang berkelanjutan,” ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa terwujudnya pariwisata yang berkelanjutan membutuhkan konektivitas yang baik sehingga mampu memberikan kemudahan akses bagi wisatawan tanpa harus menghadapi kemacetan di berbagai titik. Sejalan denganvisi Pemerintah Kabupaten Badung untuk mewujudkanpariwisata berkualitas yang berlandaskan Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Bupati Adi Arnawa menyatakan komitmennyadalam memperkuat ekosistem pariwisata melalui peningkatankualitas infrastruktur.

Baca Juga  Info Terkini Covid-19 di Bali, Kasus Positif Bertambah 5 Orang, Kasus Aktif 170 Orang

“Dari berbagai data yang ada, perekonomian Bali, khususnya Kabupaten Badung, masih sangat bergantung pada sektor pariwisata. Walaupun sektor lain turut memberikan kontribusi, pariwisata tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi makro. Karena itu, kami berkomitmen memperbaiki ekosistem di hulu dengan menjaga keberlanjutan dan kualitas pariwisata, salah satunya melalui penanganan persoalan kemacetan yang menjadi bottleneck utama. Jika kemacetan tidak segera diatasi, sektor pariwisata dapat mengalami penurunan yang pada akhirnya berdampak terhadap perekonomian daerah, termasuk perkembangan koperasi,” jelas Adi Arnawa.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, lanjut Bupati, Pemkab Badung saat ini tengah memprioritaskan pembangunan berbagai infrastruktur jalan strategis, khususnya di kawasan Badung Selatan, guna mengurai kemacetan yang selama ini menjadi tantangan utama di kawasan pariwisata.

“Dengan pembangunan infrastruktur yang masif, kami optimistis koperasi di Kabupaten Badung akan semakin tumbuh dan berkembang. Dampak positifnya tidak hanya dirasakan Badung, tetapi juga akan memberikan manfaat bagi pembangunan ekonomi Bali secara keseluruhan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Adi Arnawa juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pengurus Dekopinda Kabupaten Badung masa bakti 2021–2026 atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan selama menjalankan organisasi. Ia berharap kepengurusan yang akan terpilih mampu melanjutkan semangat kolaborasi, inovasi, dan gotongroyong dalam memperkuat peran koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah.

Terima kasih kepada seluruh pengurus Dekopinda masa bakti2021–2026 atas pengabdian dan kerja kerasnya. Kepadapengurus yang akan terpilih, saya berharap dapat terusmemperkuat sinergi dengan pemerintah serta menjagasemangat gotong royong untuk bersama-sama membangunperekonomian Kabupaten Badung melalui gerakan koperasiyang semakin maju dan berdaya saing,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Info Terkini Covid-19 di Bali, Kasus Positif Bertambah 9 Orang, Kasus Aktif 144 Orang

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

“Wastra Hitakara” Dimulai di Badung, Dorong Promosi Wastra Bali

Published

on

By

DBFRS: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Ketua Dekranasda Nyonya Rasniathi Adi Arnawa dan Ketua GOW Nyonya Yunita Alit Sucipta saat menghadiri Dekranasda Bali Fashion Road Show di Lobby Utama Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (23/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.comKabupaten Badung menjadi daerah pertama penyelenggaraan Dekranasda Bali Fashion Roadshow “Wastra Hitakara” Goes to Badung. Program gagasan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali ini bertujuan memperkuat promosi wastra tradisional dan mengembangkan industri kreatif berbasis budaya lokal di seluruh Kabupaten/Kota se-Bali.

Kegiatan yang berlangsung di Lobby Utama Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (23/7) ini menjadi ruang kolaborasi berkelanjutan bagi desainer muda, perajin kain tradisional, pelaku UMKM, dan industri kreatif.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengapresiasi Ketua Dekranasda Provinsi Bali Nyonya Putri Koster atas inisiasi ajang ini. Menurutnya, kepercayaan menjadi tuan rumah perdana merupakan kebanggaan sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk memajukan sektor ekonomi kreatif.

“Atas nama Pemkab Badung, saya memberikan apresiasi kepada Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Nyonya Putri Koster dan Ketua Dekranasda Badung atas terselenggaranya Dekranasda Bali Fashion Road Show di Badung. Kami bangga karena Badung menjadi daerah pertama yang dipercaya menjadi tuan rumah. Ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi wastra dan karya desainer lokal kepada masyarakat yang lebih luas,” ucapnya.

Bupati menambahkan, kehadiran ajang ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pelaku industri kecil dan menengah (IKM), mulai dari perajin kain, desainer, penjahit, hingga model lokal.

“Program ini diharapkan mampu memperluas ruang promosi bagi para perajin, desainer, hingga pelaku IKM, sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk wastra Bali. Industri fesyen berbasis wastra tradisional merupakan salah satu sektor strategis yang perlu terus didorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Adi Arnawa.

Merespons inisiatif tersebut, Ketua Dekranasda Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyatakan kesiapan Badung untuk menggelar fashion show sejenis dalam skala yang lebih besar sebagai agenda rutin daerah. “Ke Depan kami berencana mengembangkan kegiatan serupa dalam skala daerah. Fashion show akan menjadi bagian dari berbagai agenda Dekranasda Badung sebagai wadah promosi bagi desainer lokal sekaligus memperkenalkan kain endek, tenun ikat, dan produk fesyen unggulan Badung kepada pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Baca Juga  Kasus Aktif Terus Turun di Angka 824 Orang, Pasien Sembuh Bertambah 115 Orang

Ia berharap bertambahnya ruang promosi dapat membuat karya desainer Badung semakin dikenal luas. “Dengan semakin banyak ruang promosi, kami berharap karya para desainer Badung semakin dikenal. Pada akhirnya, hal ini akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku industri kreatif dan UMKM,” tambah Rasniathi.

Ketua Dekranasda Provinsi Bali Nyonya Putri Koster menjelaskan, road show ini dirancang berkeliling ke seluruh Kabupaten/Kota agar kesempatan promosi tidak terpusat di satu wilayah. Konsep ini diarahkan menjadi ruang transaksi langsung antara masyarakat dan desainer lokal melalui pendekatan business to business (B2B).

Pagelaran di Badung menampilkan karya tujuh desainer Bali. Tiga di antaranya merupakan desainer asal Badung, yakni Basudewa, Shoppiss, dan Krins Studio. Selain itu, koleksi Taksu Design, Body & Mind, De’Luxe, serta busana adat pengantin karya Turah Mayun turut meramaikan panggung.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua GOW Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta serta Organisasi Kewanitaan dari tingkat Provinsi Bali dan Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Klarifikasi Video Viral WNA Buang Air Kecil di Depan Rumah Warga di Uluwatu

Published

on

By

Pihak kepolisian menunjukkan lokasi buang air kecil WNA yang ternyata di depan pintu gerbang rumah warga. Di sampingnya tampak WNA saat buang air kecil. (Foto kolase:Hms Polresta Dps)

 Denpasar, baliilu.comPolresta Denpasar memberikan klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial dan menyebut adanya seorang warga negara asing (WNA) yang melakukan tindakan tidak pantas dengan buang air kecil di depan pura atau tempat suci di kawasan Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan.

Menanggapi informasi tersebut, personel Polsek Kuta Selatan telah melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar. Hasilnya, peristiwa tersebut memang terjadi, namun lokasi kejadian bukan berada di depan pura atau tempat suci, melainkan di depan rumah warga yang beralamat di Jalan Labuan Sait Nomor 234, Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan dan keterangan pemilik rumah, kejadian tersebut berlangsung pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 03.00 Wita.

“Setelah dilakukan pengecekan oleh personel Polsek Kuta Selatan, benar terdapat kejadian seorang WNA yang buang air kecil. Namun, lokasi kejadian sebagaimana informasi yang beredar di media sosial bukan di depan pura atau tempat suci, melainkan di depan rumah warga di Jalan Labuan Sait Nomor 234, Uluwatu, Desa Pecatu,” jelas Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.

Ia menerangkan, pemilik rumah bernama Nyoman Tambir saat itu hendak pergi ke pasar pada dini hari dan mendapati seorang WNA yang tidak diketahui identitasnya sedang buang air kecil di depan rumahnya.

“Pemilik rumah kemudian menegur WNA tersebut. Setelah ditegur, WNA yang bersangkutan langsung meminta maaf atas perbuatannya. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, yang bersangkutan saat itu dalam kondisi mabuk,” ungkapnya.

Menurut Kasi Humas, Nyoman Tambir menyatakan tidak mempermasalahkan kejadian tersebut lebih lanjut karena WNA yang bersangkutan telah meminta maaf secara langsung. Dengan demikian, persoalan tersebut telah diselesaikan secara baik dan tidak terdapat laporan maupun permasalahan lanjutan dari pihak pemilik rumah.

Baca Juga  Kasus Aktif Terus Turun di Angka 824 Orang, Pasien Sembuh Bertambah 115 Orang

“Pemilik rumah tidak mempermasalahkan kejadian tersebut karena WNA yang bersangkutan telah meminta maaf. Sampai saat ini tidak ada permasalahan lanjutan yang dilaporkan terkait kejadian tersebut,” imbuhnya.

Polresta Denpasar mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi secara utuh dan dapat melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap kebenaran suatu informasi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial. Apabila menemukan informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan, silakan dikonfirmasi kepada pihak berwenang agar informasi yang diterima benar-benar sesuai dengan fakta di lapangan,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca