Thursday, 22 February 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 (30/5) di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 1 Orang dari Transmisi Lokal

BALIILU Tayang

:

de
I DEWE GEDE RAI: Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar

Denpasar, baliilu.com – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai membenarkan informasi adanya penambahan 1 orang kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar pada Sabtu (30/5-2020). Pasien yang diketahui berjenis kelamin perempuan yang kesehariannya bekerja sebagai wiraswasta ini berdomisili di Desa Dauh Puri Kelod, tertular akibat transmisi lokal.  Untuk menghindari penularan baru, yang bersangkutan saat ini dirawat di RSUP Sanglah dalam kondisi yang stabil.

“Tadi kami sudah mendapatkan laporan bahwa 1 orang dinyatakan positif Covid-1 akibat transmisi lokal, di samping itu  kasus OTG juga bertambah 7 orang, dan PDP juga bertambah  4 orang,” jelas Dewa Rai saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5-2020) di Denpasar.

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai tetap mengingatkan kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih menunjukkan angka tren peningkatan. Selain kasus positif, keberadaan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama desa/lurah masih menjadi ancaman penularan baru, untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

Dengan bertambahnya kasus positif serta masih adanya orang yang berstatus  OTG, ODP dan PDP  masyarakat harus lebih waspada dan mengikuti arahan pemerintah serta protokol kesehatan.

“Diperlukan kesadaran dan kedisiplinan yang tinggi semua elemen masyarakat dalam memutus mata rantai Covid-19. Semua daerah di Bali dan luar Bali sudah terpapar Covid-19, mari bersama-sama kurangi perjalanan atau aktivitas di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain, karena kita tidak mengetahui siapa yang membawa virus atau tidak, untuk itulah diperlukan kesadaran, kejujuran dan disiplin semua pihak,” kata Dewa Rai mewanti-wanti.

Lebih lanjut dijelaskan Dewa Rai, angka kasus  kumulatif kasus Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 87 kasus positif. Rinciannya adalah 62 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 23 orang masih dalam perawatan.

Baca Juga  Gubernur Koster: Bali Sangat Siap Menerima Kedatangan Wisatawan Mancanegara

Sampai saat ini hasil tracking tim gugus tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 573 kasus, namun 331 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri, sehingga tersisa 242 OTG. Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 308 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 258, sehingga masih tersisa 50 ODP. Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 70 kasus, namun 25 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani swab test, sehingga tersisa 45 yang berstatus PDP.  (*/eka)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Lomba Debat dan IAPI Bali Award

Sekda Dewa Indra Harap Tim Pengadaan Tingkatkan Kompetensi dan Kredibilitas

Published

on

By

IAPI Bali Awards 2023
BUKA LOMBA: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat membuka acara Lomba Debat Pengadaan Barang/Jasa dan Ikatan Anugrah Pengadaan Indonesia (IAPI) Bali Awards 2023 di Wantilan Kantor DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (21/2). (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra berkesempatan untuk membuka acara Lomba Debat Pengadaan Barang/Jasa dan Ikatan Anugrah Pengadaan Indonesia (IAPI) Bali Awards 2023 di Wantilan Kantor DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (21/2).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Dewa Indra menyampaikan apresiasi atas acara inovatif yang digelar oleh IAPI Bali, dimana Lomba Debat Pengadaan Barang/Jasa merupakan pertama kalinya ditemui oleh Dewa Indra. Untuk itu, Ia berharap lomba debat  ini tidak hanya saling beradu argumen dengan suara yang kencang, namun debat ini merupakan debat yang adu pikiran dan logika yang kuat.

Menurut Dewa Indra, saat ini Pengadaan Barang dan Jasa baik di lingkungan Pemerintahan Daerah maupun Pusat semakin kompleks dan semakin tidak mudah karena tuntutan transparansi, akuntabilitas, kredibilitas yang semakin tinggi serta kesadaran masyarakat atas hukum juga semakin meningkat untuk itu tuntutan kompetensi dan profesionalitas tim pengadaan harus semakin kompeten. Sehingga tim pengadaan tidak cukup hanya membaca aturan sendiri namun perlu bertukar pikiran sesama stakeholder pengadaan lintas instansi.

“Untuk itu saya mengapresiasi dan menyambut baik lomba debat ini, saya rasa ini sangat keren karena selain memberikan kesempatan pada tim untuk beradu argumen dan logika pikiran juga memberikan ilmu pengetahuan baru dalam bidang pengadaan barang/jasa. Untuk itu saya harap peserta lomba tidak hanya beradu argumen yang tidak ada isinya namun harus didasari dengan logika yang kuat,” ucapnya.

Diakhir sambutannya, Sekda Dewa Indra juga mengucapkan selamat kepada tokoh yang mendapatkan IAPI Awards 2023 semoga kontribusinya dapat digetok tularkan kepada rekan sejawat maupun junior-juniornya sehingga  terjadi saling kesinambungan regenerasi.

Baca Juga  Tiga Tahapan Pelaksanaan Tatanan Kehidupan Era Baru di Bali

Sementara itu, Ketua DPD IAPI Bali I Dewa Agung Gede Manu, menyampaikan bahwa pihaknya membuat suatu inovasi baru dalam event tahunan kali ini, yaitu lomba debat pengadaan barang dan jasa. Para peserta debat berasal dari Tim UKPBJ Provinsi Bali, Tim UKPBJ Kota Denpasar, Tim UKPBJ Kabupaten Badung, Tim UKPBJ Kabupaten Buleleng, Tim UKPBJ Gianyar, dan Tim UKPBJ Kabupaten Klungkung. Selain itu, IAPI Juga memberikan life time achievement atau IAPI Award kepada para tokoh yang berkontribusi dalam pengadaan barang dan jasa. Diharapkan, keberadaan tim Pengadaan Barang dan Jasa  selalu dapat mendukung program pemerintah.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPP  IAPI, Deputi LKPP-RI, Kepala Biro PBJ serta para Dewan Juri. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pj. Gubernur Bali Hadiri Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali

Published

on

By

pisah sambut kepala Kejati Bali
PISAH SAMBUT: Pj. Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali dari Dr. R. Narendra Jatna, S.H.,LL.,M.H kepada Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H, di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Rabu (21/2). (Foto: Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Pj. Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali dari Dr. R. Narendra Jatna, S.H.,LL.,M.H kepada Dr. Ketut Sumedana, SH., M.H, di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Rabu (21/2).

Mengawali sambutannya, Pj. Gubernur Bali mewakili Forkopimda, Bupati/Walikota dan masyarakat Bali mengucapkan terima kasih kepada Narendra Jatna beserta Ibu, atas kerjasama yang baik dan sumbangsihnya kepada Bali, sekaligus mengucapkan selamat atas promosi jabatan menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

“Kami tentu sangat senang dan ikut bangga, melepas alumni Forkopimda Bali dipromosikan menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Kami mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya yang baik selama ini, dengan kebersamaan dan sinergitas kita, tidak ada tugas dan persoalan di Bali yang tidak ada jalan keluar atau dapat diselesaikan,” imbuhnya.

Lebih jauh dalam sambutannya, Pj. Gubernur Mahendra Jaya menyampaikan dengan situasi Bali yang sangat kondusif, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara yang datang ke Bali pada tahun 2023 sudah mendekati tahun 2019 (sebelum Pandemi COVID-19). Tahun 2023 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara 5,3 Juta Orang (tahun 2019: 6,2 Juta Orang), wisatawan nusantara 9,8 Juta Orang (tahun 2019: 10,5 Juta Orang). Walaupun jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara yang datang ke Bali pada tahun 2023 masih dibawah tahun 2019, namun pertumbuhan ekonomi Bali pada tahun 2023 sebesar 5,71% lebih tinggi dari pada tahun 2019 sebesar 5,6%. Kita bersama juga dapat menjaga inflasi rata-rata Bali, tetap berada di 3 ± 1%. Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali tahun 2023 sebesar lebih dari Rp 60 Juta, juga lebih tinggi dari PDRB tahun 2019 sebesar lebih dari Rp. 58 Juta.

Baca Juga  Di Tengah Wabah Covid-19, Bali Masih Mampu Ekspor Manggis dan Handycraft ke UEA

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Bali juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ketut Sumedana yang telah kembali ke Bali, dan kami sangat senang dan bangga salah satu putra terbaik Bali mendapat amanah yang luar biasa sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali. Pihaknya berharap kedepannya Kajati beserta jajaran dapat membantu memberikan pendampingan dan solusi, dalam rangka mempercepat pembangunan dan kemajuan Bali dan terus bersedia memberikan pendampingan dan membantu mencari solusi untuk memutuskan persoalan-persoalan yang ada.

“Kami juga berharap kepada Ibu Ketut Sumadane sebagai ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dapat bekerjasama, bersinergi dengan PKK, Persit, Bhayangkari, Jalasenastri, Pia Ardhya Garini untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bali,” tuturnya.

Pisah sambut Kajati Bali pada pagi hari ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Adi Wiryatama, Pangdam IX/ Udayana, Mayjen TNI Harfendi, S.I.P., M.Sc, Wakapolda Bali, Brigjen. Pol. Dr. I Gusti Kade Budhi Harryarsana, S.I.K., S.H., M.Hum, Komandan Resor Militer 163/ Wira Satya, Brigjen TNI Agus M. Latif,S.I.P., Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Bali, Brigjen Pol. Hadi Purnomo, S.H.,M.H., Bupati/Walikota se-Bali serta Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemprov Bali. Acara penuh kekeluargaan ini juga diisi dengan ramah tamah dan penyerahan cinderamata. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Insentif Pajak Fiskal untuk Usaha Hiburan Diterapkan

Published

on

By

Bapenda Denpasar
PEMANTAUAN: Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar saat melaksanakan pemantauan penerapan insentif pajak fiskal 15 persen di tempat hiburan pada Rabu, 21 Februari 2024. (Foto: Hms Bapenda Dps)

Denpasar, baliilu.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar melaksanakan pemantauan penerapan insentif pajak fiskal 15 persen di tempat hiburan pada Rabu, 21 Februari 2024.

Pelaksanaan ini untuk mengetahui apakah insentif pajak fiskal yang diberikan Pemkot Denpasar telah dilaksanakan di tempat hiburan tersebut serta dampak dari penerapannya. Ada beberapa tempat hiburan di Denpasar yang dimonitoring.

Koordinator Happy Puppy Denpasar, Yande Wahyu mengatakan saat penerapan pajak 40 persen bagi usaha hiburan pada Januari 2024 sempat membuat was-was. Pasalnya ada penurunan kunjungan mencapai 50 persen dari hari biasanya setelah pandemi Covid-19. “Bahkan ada yang sudah datang, memilih batal,” akunya.

Dan setelah adanya kebijakan insentif pajak fiskal kemudian terjadi peningkatan kunjungan. “Saat ini tingkat kunjungan sudah kembali kurang lebih 90 persen dari normal. Ada penggunaan sampai 60 room dalam sehari sekarang,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Wayan Armawan selaku General Manager EC Karaoke. Ia menyebut ada penurunan mencapai 40 persen saat diterapkan pajak hiburan 40 persen. Namun kini menurutnya sudah ada peningkatan setelah adanya penerapan insentif pajak fiskal 15 persen.

“Kenaikannya sekitar 30 persen. Meski begitu daya beli mereka menurun,” katanya.

Sebelumnya, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyetujui dan sekaligus menetapkan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atau yang dikenal dengan Pajak Hiburan sebesar 15 persen.

Keputusan tersebut diambil setelah melaksanakan dengar pendapat bersama para pelaku usaha wajib pajak terkait penerapan pajak hiburan berdasarkan UU. No. 1 Tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar IGN Edy Mulya didampingi Sekretaris, I Dewa Gede Rai mengungkapkan sesuai penjadwalan monitoring pengenaan insentif fiskal ke tempat jasa seni dan hiburan dilakukan untuk memastikan kebijakan Walikota Denpasar memberikan insentif fiskal terhadap usaha hiburan tertentu seperti tempat karaoke, SPA diskotik dan sebagainya mulai Februari 2024.

Baca Juga  Provinsi Bali Terima Bantuan 150 Ribu Paket Merdeka Belajar dari Telkomsel

“Kami memastikan bagaimana penerapan kebijakan insentif fiskal berbasis pengurangan pokok piutang pajak hiburan sebesar 15 persen dijalankan oleh para pengusaha jasa seperti, karaoke, SPA, diskotik hiburan lainnya,” kata Edy Mulya.

Pihaknya berharap kebijakan ini memberikan stimulus bagi dunia usaha mendorong pergerakan ekonomi di Kota Denpasar.

Kebijakan Walikota dengan memberikan penurunan pajak hiburan tertentu dimana awalnya dikenakan 40 persen, melalui kebijakan Walikota Denpasar memberikan insentif fiskal dengan pengenaan pajak sebesar 15 persen. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca