Connect with us

NEWS

Update Covid-19 Sabtu (18/4) di Bali , 5 PMI Positif Lagi, Dewa Indra Gugah Nurani Menyama Braya

BALIILU Tayang

:

de
PEKERJA MIGRAN INDONESIA: Diperiksa sangat ketat di pintu masuk Bali.

Denpasar, baliilu.com – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Bali Dewa Made Indra, dalam konferensi pers Sabtu petang (18/4-2020) di kantor Kominfos Provinsi Bali, Renon Denpasar memaparkan perkembangan Corona Virus Disease (Covid-19) di Bali per Sabtu, 18 April 2020, kasus positif bertambah 7 orang (5 orang WNI pekerja migran Indonesia (PMI) dan 2 orang tertular melalui transmisi lokal). Secara akumulatif, jumlah kasus positif menjadi 131 orang.

Sedangkan laporan pasien sembuh tidak ada penambahan, sehingga jumlahnya tetap seperti data sebelumnya, 36 orang. Dengan penambahan kasus positif, hari ini ada 92 PDP yang dirawat di 11 RS rujukan.

Dewa Indra menandaskan hari ini ada kabar duka salah satu PDP yang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit meninggal dan telah dimakamkan dengan protokol Covid-19 pada pukul 13.00 Wita. Pemakamannya dibantu oleh jajaran dari Korem 163/ Wirasatya dan Dandim Badung. PDP yang meninggal berjenis kelamin laki-laki, umur 51 tahun.

Dari keterangan dokter penanggung jawab pasien yang menangani, almarhum punya penyakit penyerta yaitu diabetes. Dengan penambahan ini, berarti kasus meninggal menjadi 3 orang (2 WNA dan 1 WNI).

Secara akumulatif, kata Dewa Indra, jika dipilah lagi, 131 kasus positif terdiri dari 8 WNA dan 123 WNI. Kelompok WNI, 86 merupakan kasus imported case, atau mereka tertular saat melakukan perjalanan di negara terjangkit. Dari 86 kasus imported case ini, 82 adalah PMI yang pulang ke Bali dan 4 orang non-pekerja migran.

Masih dalam kelompok imported case, ada 14 orang yang tertular di luar daerah Bali. Sedangkan jumlah kasus positif transmisi lokal hingga hari ini telah mencapai 23 kasus. Penambahan kasus yang disebabkan transmisi lokal ini penting untuk dicermati untuk memperkuat upaya pencegahan.

Baca Juga  Songsong New Normal, Dishub Kota Denpasar Mantapkan Protokol Kesehatan di Pelabuhan Sanur

Penambahan kasus ini perlu diwaspadai agar ke depannya tak ada lagi penambahan kasus positif yang disebabkan transmisi lokal. Penambahan kasus transmisi lokal ini terjadi karena masih ada interaksi jarak dekat antara orang yang sehat dan mereka yang sakit tanpa menggunakan masker.

Ini artinya, kata Dewa Indra, masih ada yang tak patuh mengikuti anjuran menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman. “Jika kita semua sependapat untuk mencegah makin meluasnya penularan Covid-19, saya ingatkan lagi untuk disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman. Yang tak kalah penting, batasi aktifitas di luar rumah,’’ ujar Dewa Indra.

Sekda Dewa Indra juga menginformasikan pada Sabtu (18/4 -2020), ia memimpin langsung penanganan kedatangan Kapal Spectrum of The Seas dii Pelabuhan Benoa, Denpasar. Menindaklanjuti arahan pusat, Gugus Tugas (Gustu) Bali ditugaskan memfasilitasi kepulangan PMI dari Bali atau daerah lain yang pulang dengan kapal pesiar dan berlabuh di Benoa.

Sesuai arahan Pusat, Gustu Bali mengawal kepulangan para PMI dengan prosedur ketat mengacu pada protokol penanganan Covid-19.

Menurut Dewa Indra, Spectrum of The Seas mengangkut 208 PMI, 123 adalah putra daerah Bali dan 85 berasal dari daerah lain. Dari hasil rapid test, seluruh PMI dinyatakan negatif Covid-19.

Untuk PMI asal Bali, Gustu Provinsi langsung menyerahkan mereka ke kabupaten/kota untuk mengikuti karantina. Sedangkan untuk penanganan PMI dari daerah lain, Gustu Bali berkoordinasi dengan agen yang mengirim mereka agar segera memfasilitasi kepulangan mereka ke daerah asal. Pada Sabtu (18/4), 45 PMI sudah pulang ke daerah asal karena kebetulan ada jadwal penerbangan ke daerah mereka. Sementara sisanya akan segera dipulangkan begitu ada jadwal penerbangan. Dewa Indra menjamin mereka tidak akan lama di Bali, begitu ada jadwal penerbangan akan langsung dipulangkan.

Baca Juga  Soal Privat Party Ekspatriat, Begini Kronologi Kejadiannya

Dalam kesempatan itu, Dewa Indra juga menyampaikan keprihatinan terkait adanya kasus penolakan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap lokasi karantina PMI di kabupaten. Ini akan menyulitkan kerja kabupaten.

Terkait aksi sekelompok orang itu, Dewa Indra mempertanyakan nurani masyarakat Bali yang dikenal dengan nilai luhur seperti menyama braya, paras-paros dan sagilik saguluk salunglung sabayantaka.

Semua nilai luhur itu mengajarkan bagaimana masyarakat Bali menjaga semangat persaudaraan. ‘’Saya ingatkan lagi, PMI yang datang itu adalah warga Bali, mereka sudah melalui proses pemeriksaan yang sangat ketat hingga dinyatakan negatif. Hanya karena protokol pencegahan Covid-19, mereka diwajibkan mengikuti karantina selama 14 hari untuk benar-benar meyakinkan kalau mereka negatif dan mencegah potensi positif,’’ ujar Dewa Indra.

Sebelum dilepas ke masyarakat, mereka akan menjalani tes swab untuk memastikan benar-benar negatif Covid-19. Pemprov Bali dan kabupaten/kota telah sepakat dalam penanganan Covid-19, yang positif menjadi tanggung jawab Pemprov, sedangkan yang hasil tesnya negatif, karantina 14 hari dilakukan kabupaten/kota. ‘’Kami di provinsi yang menangani kasus positif tak mungkin melepas sebelum dipastikan benar-benar sembuh, ‘’ ujar Dewa Indra seraya menggugah nurani seluruh masyarakat Bali agar jangan ada lagi penolakan kepulangan atau karantina PMI. Mereka adalah anak-anak dan saudara kita, mereka pulang secara baik-baik.  (*/gs)

NEWS

Pasca Banjir Bandang di Jembrana, TNI/Polri/Pemda Karya Bakti Bersama Masyarakat

Published

on

By

de
TNI/Polri/Pemda bersama masyarakat menggelar karya bakti pasca banjir bandang di Jembrana, Minggu (17/1),

Jembrana, baliilu.com – Pasca banjir bandang yang terjadi di Desa Medewi dan Desa Pulukan, Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Jumat (15/1) lalu, anggota Koramil 1617-04/Pekutatan beserta instansi terkait, aparat desa beserta masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan karya bakti pembersihan di sepanjang pantai di wilayah Desa Medewi dan Desa Pulukan, Minggu (17/1/2021).

Dalam kegiatan karya bakti tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, S. E., M.M., Kapolres Jembrana I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, Danramil 1617-04/Pekutatan Kapten Inf. Tri Winarto beserta para Babinsa, Kabag Ops Polres Jembrana Kompol Drs. I Wayan Sunariasa, penjabat  Sekda Kabupaten Jembrana  Drs. I Nengah Ledang, anggota DPRD Kabupaten Jembrana dari PDI P, para kepala OPD Kabupaten Jembrana, Camat Pekutatan I Wayan Yudana, S.STP, Kapolsek Pekutatan AKP Gusti Agung Komang Sukasana, anggota Polsek Pekutatan, anggota BPBD Kabupaten Jembrana, anggota Satpol PP Kabupaten Jembrana, anggota Dishub Kabupaten Jembrana, Perbekel Desa Medewi Wirama, Perbekel Desa Pulukan I Wayan Armawa, kepala kewilayahan se-Desa Medewi beserta masyarakat Desa Medewi dan Desa Pulukan.

Dilaksanakannya karya bakti bertujuan untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan di sepanjang Pantai Medewi serta membangkitkan semangat warga Desa Medewi dan Desa Pulukan pasca terjadinya banjir bandang.

Anggota Koramil 1617-04/Pekutatan beserta masyarakat sangat antusias dalam melaksanakan pembersihan di sepanjang pantai dengan mengangkat sampah sisa-sisa banjir.

Dalam kesempatan tersebut Danramil 1617-04 Pekutatan Kapten Inf. Tri Winarto menuturkan karya bakti yang dilaksanakan Minggu, 17 Januari ini diharapkan akan lebih mempererat tali silaturrahmi antara TNI/Polri/Pemda dengan masyarakat sehingga tentunya semakin terciptanya kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Saya sebagai Danramil Pekutatan beserta Babinsa akan selalu siap membantu masyarakat Pekutatan dan akan selalu memantau perkembangan situasi di wilayah Pekutatan,” ucap Kapten Inf. Tri Winarto.

Baca Juga  Hari Ini, Tukang Suwun yang Positif Covid-19 Dipindahkan ke RS PTN Unud

Lebih lanjut dirinya menyampaikan sesuai arahan Dandim 1617/Jembrana sebelumnya agar Danramil dan Babinsa tetap mengimbau masyarakat untuk lebih hati-hati dan waspada akan adanya banjir susulan karena di daerah pegunungan cuaca masih ekstrem dengan intensitas hujan yang relatif tinggi.

Melalui perwakilan masyarakat Desa Medewi dan Desa Pulukan mereka mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI Kodim 1617/Jembrana dan instansi terkait lainnya yang telah melaksanakan karya bakti di sepanjang pantai pasca banjir bandang yang terjadi kemarin. (gs)

Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Suiasa Apresiasi Pegiat Media Sosial “The Netizen Badung”

Published

on

By

de
Wabup Suiasa didampingi Kabag Humas Made Suardita saat silaturahmi dengan para pegiat media sosial “The Netizen Badung” di Puspem Badung, Sabtu (16/1).

Badung, baliilu.com – Dalam upaya menjalin komunikasi dalam menyebarluaskan informasi program-program Pemerintah Kabupaten Badung dengan para pegiat media sosial, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Kabag Humas Made Suardita mengadakan silaturahmi dengan para pegiat media sosial “The Netizen Badung” di Rumah Jabatan Wakil Bupati Puspem Badung, Sabtu (16/1).

Dalam sambutannya Wabup Suiasa berharap dengan diadakan silaturahmi ini, Pemerintah Kabupaten Badung dapat bersinergi dengan para pegiat media sosial ‘‘The Netizen Badung’’ dalam memperluas informasi program-program pemerintah hingga ke masyarakat yang paling bawah.

“Selain memperluas informasi program-program Pemerintah Kabupaten Badung kepada masyarakat, kehadiran pegiat media sosial ini dapat sebagai jembatan penyampaian aspirasi dari masyarakat kepada pemerintah melalui konten-konten menarik sesuai dengan ciri khas akun anggota The Netizen Badung,” tambah Suiasa.

Dalam silaturahmi ini, Wabup Suiasa juga mengapresiasi para pegiat media sosial ‘‘The Netizen Badung’’ yang telah ikut serta dalam mempromosikan Kabupaten Badung di bidang pariwisata, kuliner, UMKM di masa pandemi Covid-19 ini.

Namun diingatkan juga agar informasi-informasi yang disampaikan kepada masyarakat luas agar benar-benar akurat dan jelas serta tidak menyesatkan. “Di era digital saat ini siapa pun bisa mendapatkan bahkan menyebarkan informasi dengan mudah. Dampaknya, masyarakat semakin sulit memilah informasi yang dapat dipercaya dengan informasi yang menyesatkan atau hoaks. Untuk itu saya berharap anggota The Netizen Badung dapat menyampaikan informasi yang mencerahkan dan tidak menyesatkan kepada masyarakat luas,” pesannya.

Sementara itu Kabag Humas Made Suardita menambahkan untuk ke depannya tidak dipungkiri Pemerintah Kabupaten Badung akan tetap bekerja sama dengan pegiat media sosial atau media online dalam menyebarluaskan informasi tentang program-program Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Juga  Tips Orangtua Dampingi Anak di Masa Pandemi, dari Selly Mantra

“Melihat saat ini kecepatan informasi sangat diperlukan, selain bekerja sama dengan media cetak, kami juga akan tetap bekerja sama dengan pegiat media sosial dan media online lainnya,” ujar Suardita.

Ditemui usai acara, Koordinator Komunitas ‘’The Netizen Badung’’ Dwi Artha mengucapkan terima kasih karena sudah diberikan waktu dan tempat untuk bersilaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Badung, melalui Bapak Wakil Bupati Ketut Suiasa. “Atas nama teman-teman yang tergabung dalam ’The Netizen Badung’ kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati karena di tengah kesibukan beliau menyempatkan silaturahmi dengan kami. Semoga ke depan sinergitas ini tetap terjalin dalam upaya menyebarluaskan informasi tentang program-program Pemkab Badung kepada masyarakat luas,” ujarnya. (bt)

Lanjutkan Membaca

NEWS

Penularan Covid-19 di Denpasar Masih Tinggi, Hari Ini Kasus Positif Bertambah 78 Orang

Published

on

By

de
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai

Denpasar, baliilu.com – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Minggu (17/1) mencatat penambahan kasus positif sebanyak 78 orang yang tersebar di 33 desa/kelurahan, sedangkan kasus sembuh tercatat bertambah sebanyak 19 orang. Dari sebaran data di atas dapat dikatakan penularan Covid-19 di Kota Denpasar masih tergolong tinggi.

“Penularan kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih tinggi, hari ini kasus positif bertambah sebanyak 78 orang, kasus sembuh bertambah 19 orang, kondisi peningkatan tren penularan ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar, Minggu (17/1).

“Jangan lengah, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa disadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” tambahnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas, sementara menunda pulang kampung dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningkatan kasus yang diiringi dengan menurunnya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas, hindari pulang kampung dan melakukan prokes secara ketat, hal ini mengingat angka kesembuhan menurun, tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya.

Baca Juga  Cegah Penularan Covid-19, Kelurahan Serangan Lakukan Pendataan Penduduk Non-Permanen

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 5.904 kasus,  angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 5.113 orang  (86,60 persen), meninggal dunia sebanyak 121 orang (2,05 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  670 orang (11,35 persen).

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (eka)

Lanjutkan Membaca