Tuesday, 16 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 Sabtu (9/5) Positif 306, Sembuh 197, TL 117, Dewa Indra: Tekan Transmisi Lokal Masyarakat harus Disiplin Lakukan Pencegahan

BALIILU Tayang

:

de
KETUA HARIAN GUGUS TUGAS COVID-19 BALI DEWA MADE INDRA

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali, melalui Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dewa Made Indra menyampaikan perkembangan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Bali sampai Sabtu petang (9/5-2020) jumlah kumulatif pasien positif 306 orang atau bertambah 6 orang WNI. Sebanyak 6 orang yang terkonfirmasi positif terdiri dari 3 orang PMI dan 3 orang transmisi lokal.

Sementara itu, dari pihak rumah sakit melaporkan jumlah pasien yang telah sembuh sampai Sabtu petang bertambah 2 orang warga negara Indonesia.  Sehingga total pasien sembuh sebanyak 197 orang. 2 orang pasien sembuh hari ini terdiri dari 2 orang non-PMI.

Jumlah pasien yang meninggal tetap 4 orang.  Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 105 orang yang berada di 10 rumah sakit rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas dan BPK Pering. 

Dewa Indra yang juga selaku Sekda Bali dalam siaran persnya menyatakan jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, untuk transmisi lokal sejumlah 117 orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

Terkait Surat Gubernur Bali Nomor 511/3222/Dishub, tentang Pengendalian Pintu Masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2020, pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriyah mulai berlaku dari tanggal 1 Mei 2020. Dewa Indra menegaskan, yang boleh melakukan perjalanan dikecualikan untuk angkutan logistik, kesehatan, diplomatik, tugas lembaga tinggi negara serta angkutan logistik penanganan Covid-19. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mengimbau masyarakat Bali untuk  menaati peraturan tersebut dengan penuh disiplin sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Berkaitan kebijakan ini pula melalui Gugus Tugas dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri dan pemerintah  pusat di daerah bersama-sama menegakkan Peraturan Menteri Perhubungan tersebut dengan melakukan upaya penebalan penjagaan di pintu-pintu masuk Pulau Bali yaitu di Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Benoa dan Pelabuhan Padangbai. Kalau masyarakat akan melintasi jalur-jalur ini maka pada pintu masuk akan dijaga petugas.

Untuk itu dimohon pengertian masyarakat untuk mematuhi peraturan dan lebih baik tetap di tempat. Masyarakat Bali yang akan mudik lebih baik mempertimbangkannya. Pengetatan ini tidak hanya dilakukan Pemprov Bali, namun juga pemerintah daerah lain juga melakukan hal yang sama. Untuk itu sebaiknya tidak mudik tetap di tempat. Begitu pula krama Bali yang ada di luar daerah khususnya di daerah yang melakukan PSBB atau  daerah zona merah dimohon agar tetap di tempat jangan dulu pulang ke Bali. Kepulangan krama Bali bisa berdampak negatif pada anda, keluarga dan masyarakat Bali, karena kita tidak tahu jika kita terinfeksi atau tidak sampai dilakukan tes. Untuk itu masyarakat Bali diminta tetap tinggal di tempat dulu kecuali ada hal yang sangat penting atau mendesak.

Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, maka diminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin kita semua dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19 yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian,  melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita. Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan.

‘’Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapa pun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19 sehingga kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain,’’ ujar Dewa Indra. (*/gs)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Presiden Jokowi Lantik 906 Perwira Remaja TNI dan Polri dalam Praspa 2024

Published

on

By

Praspa 2024
PELANTIKAN: Presiden Joko Widodo memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tahun 2024 yang digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 16 Juli 2024. (Foto: BPMI Setpres/Vico)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Joko Widodo memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tahun 2024 yang digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 16 Juli 2024. Pada upacara hari ini, Presiden melantik dan mengambil sumpah para calon perwira remaja (capaja) berjumlah 906 orang dari matra TNI dan Kepolisian.

“Bahwa saya akan memenuhi kewajiban perwira dengan sebaik-baiknya terhadap bangsa Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945,” ujar Presiden mendiktekan sumpah perwira TNI dan Polri, dikutip dari presidenri.go.id.

Pengambilan sumpah tersebut secara simbolis diwakili oleh lima orang perwira sesuai agama yang dianut yakni, M. Shultan Andika Bhakti dari perwakilan agama Islam, Gamail Marshal Pamungkas dari perwakilan agama Protestan, Beltazar Wirya Nugraha dari perwakilan agama Katolik, Komang Wiwin Tribuana Putri dari perwakilan agama Hindu, dan Michaeel Darmadi Cahyadi Joshua dari perwakilan agama Konghucu.

Para perwira yang dilantik oleh Presiden, terdiri atas lulusan Akademi Militer sebanyak 417 orang, lulusan Akademi Angkatan Laut sebanyak 129 orang, lulusan Akademi Angkatan Udara sebanyak 113 orang, dan lulusan Akademi Kepolisian sebanyak 247 orang. Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 61/TNI Tahun 2024 dan Surat Keputusan Presiden Nomor 62/Polri Tahun 2024.

Dalam acara tersebut, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Rudi Saladin turut membacakan peraih Adhi Makayasa (lulusan terbaik) dari masing-masing akademi, yakni I Made Aditya Wahyu Palguna dari Akademi Militer, Mochamad Irvan Sugianto dari Akademi Angkatan Laut, Jofanka Hendhico Arintio dari Akademi Angkatan Udara, dan Theodore Gomgom Octofarrel De Fatima dari Akademi Kepolisian. Mayjen TNI Rudi Saladin juga diketahui merupakan peraih Adhi Makayasa pada tahun 1997.

Presiden Jokowi pun menyampaikan apresiasi atas kegigihan para perwira yang baru dilantik dalam mengikuti pendidikan mulai dari fisik, akademik, hingga keterampilan. Kepala Negara menegaskan bahwa pembelajaran yang telah didapatkan juga dapat diaplikasikan dengan mengikuti perkembangan teknologi yang terus berkembang.

“Saya bangga saudara-saudara telah lolos pada proses pembelajaran yang sangat-sangat berat, fisik dan mental, akademik dan keterampilan dan saya bangga saudara-saudara telah menguasai banyak ilmu pengetahuan dan teknologi,” ucap Presiden dalam sambutannya.

Turut hadir dalam upacara Praspa TNI-Polri Tahun 2024 adalah Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Ibu Wury Ma’ruf Amin, para ketua lembaga negara, para menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Tonny Harjono. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jadi Narasumber Kuliah Tamu Poltekkes Kemenkes Denpasar

Wawali Arya Wibawa Rangkul Kolaborasi, Selesaikan Permasalahan Kesehatan

Published

on

By

kuliah tamu poltekkes denpasar
KULIAH TAMU: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat sebagai pembicara dalam kuliah tamu di Poltekkes Kemenkes Denpasar yang berlangsung di Auditorium Poltekkes Denpasar, Selasa (16/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didapuk sebagai pembicara dalam kuliah tamu bagi seluruh Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Denpasar yang berlangsung di Auditorium Poltekkes Denpasar, Selasa (16/7).

Kuliah tamu bertajuk ‘‘Dukungan dan Kebutuhan Pemerintah Kota Denpasar Dalam Peningkatan SDM Kesehatan dan Pendayagunaan Lulusan Poltekes Kemenkes Denpasar‘‘. Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar, Dr. Sri Rahayu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar, IB. Alit Adhi Merta, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, AA Ayu Agung Candrawati serta undangan lainnya.

Dalam kuliah tamu tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa memaparkan, berbagai program inovasi  dan profil Kota Denpasar. Di antara pemaparan tersebut dijelaskan pentingnya pendidikan, dan kesehatan sebagai program utama dalam pembangunan di Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengajak mahasiswa untuk terus belajar, dan memperkaya pengalaman. Pihaknya juga mengajak mahasiswa untuk berkolaborasi dan bersama- sama menyeleseaikan permasalahan kesehatan di Kota Denpasar.

“Anak muda harus banyak pengalaman, dan dari situ akan bisa belajar banyak hal. Mari bersama berlajar dan terus belajar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Arya Wibawa juga berpesan agar semua mahasiswa Poltekkes Kemenkes Denpasar harus berkualitas, dan menjadi teladan bagi semua. “Membangun bangsa butuh SDM yang bagus. Di mana SDM unggul, maka kota dan negara akan maju. Tapi kalau tidak, akan dekat dengan kemiskinan,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Poltekkes Kemenkes Denpasar serta mahasiswa yang terus terjun langsung bersama pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Bali, dan Denpasar pada khususnya.

Sementara Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar, Dr. Sri Rahayu mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui dukungan dan kebutuhan Pemerintah Kota Denpasar dalam peningkatan kualitas SDM Kesehatan. Di samping itu pendayagunaan lulusan Poltekkes Kemenkes Denpasar, sehingga dapat dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat.

“Poltekkes Kemenkes Denpasar selalu berupaya bersinergi dan berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Denpasar di dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan, mengelola tenaga kesehatan, serta berbagai kegiatan lainnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan piagam kepada Pemerintah Kota Denpasar dan juga kepada Poltekkes Kemenkes Denpasar sebagai salah satu patner di dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan di Kota Denpasar. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wujudkan Ketertiban dan Kenyamanan, Satpol PP Denpasar Tertibkan Pedagang Kaki Lima di Jalan Tukad Badung

Published

on

By

Satpol PP Denpasar
TERTIBKAN PKL: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar saat menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar dan badan Jalan Tukad Badung, Selasa (16/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar dan badan Jalan Tukad Badung, Selasa (16/7).

Penertiban ini melibatkan Kelurahan Renon beserta Tim Gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Regu Cakra Camat Denpasar Selatan, dan Regu Induk.

Kasatpol PP Kota Denpasar, AA Ngurah Bawa Nendra, menjelaskan bahwa dalam aksi ini, pihaknya menertibkan 8 pelanggar. Dari jumlah tersebut, 5 orang diberikan pembinaan sementara 3 orang lainnya mendapatkan Surat Peringatan (SP) karena sudah pernah melanggar sebelumnya.

“3 orang yang mendapatkan SP akan mengikuti Sidang Pidana Ringan atau Tipiring di Pengadilan Negeri Jumat 19 Juli mendatang,” ungkap Agung Nendra.

Bawa Nendra menegaskan bahwa berjualan di atas trotoar dan badan jalan merupakan melanggar Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Untuk itu pihaknya akan terus melakukan penertiban guna menciptakan kenyamanan dan keamanan di wilayah Kota Denpasar, khususnya bagi pejalan kaki.

“Kami terus berupaya menjaga ketertiban dan kenyamanan di Kota Denpasar. Kami berharap masyarakat dapat mematuhi aturan yang berlaku demi kebaikan bersama,” ujar Ngurah Bawa Nendra. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca