Friday, 21 June 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara Percepat Revitalisasi SPAM melalui Kerja Sama KPBU

BALIILU Tayang

:

Walikota Jaya Negara
KICK-OFF MEETING: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, pimpinan OPD terkait, para Direksi Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, dan para tim KPBU penyediaan infrastruktur air minum Kota Denpasar pada Kick-off meeting pelaksanaan program KPBU SPAM bersama Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembinaan Infrastruktur Kementerian Keuangan, Brahmanto Isdijoso, dan Direktur Utama PT. PII, Wahid Sutopo, Selasa (7/5) di Kantor Walikota Denpasar. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Peningkatan pelayanan Perusahaan Daerah Tirta Sewakadarma (PDAM) menjadi program prioritas Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam memastikan penyediaan layanan air minum yang handal bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Walikota Jaya Negara dalam Kick-off meeting pelaksanaan program Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sistem penyediaan air minum (SPAM) bersama Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembinaan Infrastruktur Kementerian Keuangan, Brahmanto Isdijoso, dan Direktur Utama PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), Wahid Sutopo, Selasa (7/5) di Kantor Walikota Denpasar.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, pimpinan OPD terkait, para Direksi Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, dan para tim KPBU penyediaan infrastruktur air minum Kota Denpasar.

“Kami melaksanakan program KPBU dalam mempercepat revitalisasi SPAM sebagai komitmen dalam peningkatan pelayanan di PDAM Kota Denpasar,” ujar Walikota Jaya Negara.

Lebih lanjut disampaikan revitalisasi SPAM melalui kerja sama KPBU ini akan membantu memperbaiki infrastruktur air kota secara cepat dan efisien, serta memastikan penyediaan air minum yang lebih baik bagi masyarakat. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, program revitalisasi SPAM melalui KPBU memiliki potensi untuk memberikan manfaat jangka panjang yang signifikan bagi masyarakat Denpasar.

Walikota Jaya Negara berharap, pelaksanaan program KPBU SPAM dapat berjalan lancar, efisien, dan tepat waktu. Selain itu,  berharap program ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat Kota Denpasar, mengurangi kebocoran air, dan meningkatkan aksesibilitas air bersih bagi semua lapisan masyarakat.

“Kami berharap program revitalisasi SPAM melalui KPBU ini dapat memberikan dampak positif terhadap pembangunan kota secara keseluruhan, baik dari segi ekonomi, maupun kesejahteraan masyarakat,” ujar Walikota Jaya Negara.

Baca Juga  Terkait WNA Ber-KTP Denpasar, Walikota Jaya Negara Dukung Proses Hukum

Sementara Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembinaan Infrastruktur Kementerian Keuangan, Brahmanto Isdijoso menyampaikan, Kick-off meeting pelaksanaan program revitalisasi KPBU SPAM di Kota Denpasar merupakan langkah awal menyatukan visi, dan rencana antara pihak-pihak yang terlibat.

“Pertemuan ini membahas rincian program, tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak, serta jadwal pelaksanaan. Hal ini penting untuk memastikan keselarasan dan kesepahaman sebelum memulai tahap pelaksanaan,” ujarnya.

Selebihnya disampaikan, kolaborasi ini memungkinkan berbagi pengetahuan dan sumber daya untuk memastikan keberhasilan program revitalisasi, serta meminimalkan risiko yang terkait. Hal ini juga sebagai komitmen Walikota Denpasar dalam peningkatan pelayanan air minum melalui kerja sama KPBU menunjukkan keseriusannya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Denpasar.

“Dengan memanfaatkan kerja sama dengan sektor swasta, Walikota bisa mempercepat pembangunan infrastruktur air minum yang handal dan efisien, sehingga dapat memenuhi kebutuhan air masyarakat dengan lebih baik. Ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya akses air bersih sebagai bagian integral dari pembangunan kota yang berkelanjutan,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan

NEWS

Diduga Alami Gangguan Mental, WNA Melukai Diri Sendiri dengan Pisau

Published

on

By

wna gangguan mental
EVAKUASI: WNA atas nama AZK laki-laki 48 tahun asal Amerika yang diduga mengalami gangguan mental (stres) dan melukai diri sendiri dievakuasi tim Polsek Ubud dari Rumah Dadong Villa Ubud. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H., menerangkan adanya seorang WNA atas nama AZK laki-laki 48 tahun asal Amerika yang diduga mengalami gangguan mental (stres) dan melukai diri sendiri dengan menggunakan pisau dapur.

Lokasi kejadian/TKP di rumah Dadong Villa alamat Banjar Penestanan Kaja Desa Sayan Ubud Gianyar dan sudah ditangani Polsek Ubud Polres Gianyar.

Menurut keterangan saksi-saksi, adapun kronologis kejadian pada Selasa, 18 Juni 2024 sekitar pukul 08.00 Wita saksi atas nama MIN bersama Konsulat Amerika atas nama JSC dan staf atas nama DH tiba di TKP (Rumah Dadong Villa) dan melihat WNA/korban sudah dalam keadaan lemas dengan kondisi tubuh dan tempat tidurnya berlumuran darah dan terdapat beberapa luka terbuka di bagian tubuh.

Adanya kejadian tersebut saksi melaporkan ke Polsek Ubud melalui telepon dan juga menghubungi pihak Klinik BIMC Sanggingan. Pada pukul 08.30 Wita personil Polsek Ubud dipimpin Pawas tiba di TKP kemudian melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar sekaligus penanganan awal terhadap tubuh korban bersama tim medis Klinik BIMC Sanggingan yang dipimpin dr. Restu.

Dari hasil pemeriksaan dan penanganan terhadap tubuh korban terdapat beberapa luka terbuka di bagian tubuh diantaranya, luka terbuka di bagian leher sebelah kanan dengan panjang sekitar 8 cm dengan kedalamam 1,5 cm, luka pada kedua tangan dengan panjang 2 cm dengan kedalaman 1 cm,  dan luka pada kedua paha dengan panjang 2 cm dengan kedalaman 1 cm dimana kondisi korban dalam keadaan sadar dan bisa diajak berkomunikasi.

Setelah selesai penanganan awal, kemudian sekitar pukul 09.25 Wita WNA/korban dibawa ke Klinik BIMC Jalan Raya Sanggingan wilayah Banjar Lungsiakan Desa Kedewatan Ubud dengan menggunakan ambulance untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Tutup YPLP PGRI Denpasar Festival

Menurut keterangan saksi MIN selaku pemilik Rumah Dadong Villa, bahwa WNA/korban sudah tinggal di Rumah Dadong Villa sejak tanggal 15 Mei 2024 (rencana tinggal selama 2 bulan) dan yang bersangkutan tinggal seorang diri.

Pada Minggu, 16 Juni 2024 sekira pukul 21.00 Wita korban mengaku sakit kepada saksi kemudian diajak berobat ke BIMC Medica Clinik yang berlokasi di Lungsiakan Desa Kedewatan.

Pada saat itu pihak BIMC Lungsiakan menghubungi dan menginformasikan kepada pihak Konsulat Amerika dan pihak Konsulat Amerika berjanji akan datang, namun setelah ditunggu dari pihak konsulat tidak kunjung datang, dan sekira pukul 02.00 Wita dini hari WNA/korban diperbolehkan pulang ke Rumah Dadong Villa/ tempatnya menginap.

Pada Senin, 17 Juni 2024, saksi sempat melakukan pengecekan terhadap keberadaan korban sebanyak 2 kali, dan korban dalam keadan baik-baik saja.

Polres Gianyar sudah koordinasi lanjutan dengan pihak Konsulat USA dan BIMC Clinik terkait dengan WNA/korban dan dari pihak Konsulat sudah menghubungi pihak keluarga yang berada di luar negeri.

‘‘Saat ini WNA/korban AZK sudah dirujuk ke RS Prof. Ngoerah Sanglah Denpasar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,‘‘ pungkas Kombes Jansen. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Apresiasi Kekompakan Warga Desa Gadungan Dalam Membangun Karya

Published

on

By

Bupati Sanjaya
HADIR: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat hadir dalam Upacara Pemlaspasan Kayangan di Bale Banjar Mekarsari Carik Kauh, Desa Gadungan, Kecamatan Selemadeg Timur, Kamis (20/6). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya kembali menunjukkan komitmennya untuk terus bergerak bersama masyarakat dalam pembangunan, baik secara sekala dan niskala. Sebagai bagian dari upayanya dalam memelihara harmoni dan kebersamaan dengan masyarakat, Bupati Sanjaya hadir sebagai Murdaning Jagat Tabanan dalam Upacara Pemlaspasan Kayangan di Bale Banjar Mekarsari Carik Kauh, Desa Gadungan, Kecamatan Selemadeg Timur, Kamis (20/6).

Acara yang dihadiri oleh perwakilan Anggota DPR RI, Sekretaris Daerah, para Kepala Perangkat Daerah terkait, serta para Kepala Bagian di lingkungan Setda Kabupaten Tabanan ini menandai komitmen serius Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mendukung upacara keagamaan dan kebudayaan masyarakat. Puncak acara dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 21 Juni 2024 mendatang.

Menurut Bupati Sanjaya, keberhasilan acara ini tidak terlepas dari semangat gotong-royong masyarakat setempat yang terdiri dari 77 Kepala Keluarga (KK) serta partisipasi aktif warga dalam mengumpulkan dana urunan. “Saya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat kebersamaan yang terus diusung oleh masyarakat Desa Gadungan. Karya yang tercipta didasari oleh rasa tulus, sikap gotong-royong dan kesaksiang oleh sang sulinggih dan murdaning jagat, sehingga bisa menjadi karya yang satwika,” ujar Bupati Sanjaya.

Dalam upacara yang dipimpin oleh Pemangku Khayangan Tiga Desa Gadungan, Bupati Sanjaya menegaskan pentingnya memelihara nilai-nilai luhur dalam menjaga keharmonisan sosial dan spiritual di tengah-tengah masyarakat. Ia juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan adat dan keagamaan yang menjadi warisan budaya masyarakat Tabanan. Sanjaya sekaligus berharap, kebersamaan dapat selalu dijalin oleh masyarakat untuk mempercepat Pembangunan Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Momentum pembangunan secara niskala ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya dalam menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam berbagai aspek kehidupan, serta menjadi contoh nyata bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus dimulai dari akar rumput, yaitu partisipasi aktif dan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga  Gelar Job Fair, Pemkot Denpasar Siapkan 6000 Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

Sejalan dengan harapan Bupati Tabanan, I Wayan Diarta selaku Ketua Panitia, menyampaikan ungkapan terimakasihnya kepada Bupati Sanjaya dan jajaran yang telah berkenan memberikan perhatian secara langsung serta hadir nyaksi upacara Pemlaspasan siang itu. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati, atas perhatian yang tidak pernah putus kepada masyarakat, terutama warga Desa Gadungan. Kami juga berharap, dengan hadirnya Bapak Bupati secara langsung, bisa terus memberikan motivasi bagi kami untuk mempererat kebersamaan dan kesatuan kami terutama dalam membangun Tabanan dari Desa,” paparnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Angkat Potensi Lebah Madu Sari di Desa Selabih Tabanan

Published

on

By

Lebah Madu Sari Desa Selabih
KUNJUNGI KELUARGA STUNTING: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat mengunjungi Rumah Keluarga Stunting Banjar Selabih Pangkung Kuning, Desa Selabih dalam kunjungan ke-51 Program Bungan Desa di Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, Kamis (20/6). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menggarisbawahi potensi ekonomi serta manfaat kesehatan dari industri Lebah Madu Sari dalam kunjungan ke-51 Program Bungan Desa di Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, Kamis (20/6). Dalam upaya mengeksplorasi dan mengembangkan potensi ekonomi lokal, Bupati Sanjaya secara khusus menyoroti pengembangan madu lebah sebagai salah satu aset berharga di wilayah tersebut.

Didampingi oleh para jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, termasuk Sekda, para Asisten Setda, seluruh Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Bagian di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Selbar dan Forkopimcam Selbar, Kelompok PKK dan tokoh masyarakat setempat, kunjungan Bupati Sanjaya di Banjar Selabih Wanasari Desa Selabih menjadi momen penting dalam mempromosikan inovasi dan pengembangan lokal.

Pada kunjungan tersebut, Bupati Sanjaya turut serta dalam proses panen madu bersama kelompok Wanawiyata Widyakarya Madu Sari Selabih. Dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, Bupati Sanjaya aktif terlibat dalam kegiatan memanen madu lebah. Metode panen ini tidak hanya sebagai upaya meningkatkan produksi madu secara lokal, tetapi juga sebagai demonstrasi nyata dari komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung industri kecil dan menengah yang berbasis pada sumber daya alam.

Madu lebah tidak hanya menjadi produk ekonomi yang bernilai tinggi, tetapi juga memiliki nilai tambah dalam sektor kesehatan. Terapi lebah, yang telah lama dikenal sebagai pengobatan tradisional, juga dipromosikan dalam kunjungan ini sebagai alternatif pengobatan yang efektif dan alami. Tak terlewat, Bupati Sanjaya saat itu terlihat mencoba langsung terapi alternatif ini, dengan penuh semangat pihaknya nampak berpartisipasi merasakan sengatan lebah madu. Tidak hanya itu, Desa Selabih juga memiliki unggulan lainnnya yaitu buah Sawo dan juga Kelapa.

Baca Juga  Antisipasi Kasus Covid, Kelurahan Peguyangan Lakukan Penyemprotan Cairan Disinfektan

“Hari ini saya berada di Desa Selabih, khususnya di Banjar Selabih Wanasari, ini adalah kelompok lebah madu sari, ini suatu inovasi yang luar biasa. Pertama saya panen madu, di mana kalau musim madu ini dalam satu bulan bisa dipanen sebanyak 2 kali,” ujar Sanjaya. Secara ekonomis, produksi madu lebah di Desa Selabih menunjukkan potensi yang menjanjikan. Harga jual per botol kecil madu dari kelompok Wanawiyata Widyakarya Madu Sari Selabih dibanderol mulai dari 300 ribu rupiah, mencerminkan nilai tambah dari proses produksi yang dilakukan secara lokal dengan standar kualitas yang tinggi.

Menyadari pentingnya lingkungan yang sehat bagi produksi madu yang berkualitas, Bupati Sanjaya juga mendorong masyarakat setempat untuk memperhatikan kualitas tanaman dan bunga yang menjadi sumber pakan bagi lebah. “Kualitas makanan bagi lebah memiliki dampak signifikan terhadap kualitas madu yang dihasilkan. Ini adalah hal yang penting bagi pengembangan industri madu yang berkelanjutan di Tabanan,” tambah Sanjaya dalam kunjungan saat itu.

Melanjutkan rutinitas berkantor di Desa, Sanjaya beserta rombongan juga melakukan kunjungan meninjau rencana Pembangunan Tapal Batas Yeh Leh-Desa Selabih, Perbatasan Kabupaten Tabanan dengan Kabupaten Jembrana. Setelah itu diteruskan menuju Rumah Keluarga Stunting Banjar Selabih Pangkung Kuning, Desa Selabih, yang tercatat berjumlah 3 orang. Dan selanjutnya meninjau ragam pelayanan yang dihadirkan Pemerintah di Desa Selabih, seperti pelayanan Kesehatan, Perpustakaan, Perijinan, Pengurusan KTP hingga memberikan peluang bagi UMKM lokal.

Dalam arahan yang diberikan, Sanjaya juga menekankan potensi luar biasa yang dimiliki Desa Selabih, haruslah menjadi suatu kebanggaan tersendiri. “Madunya luar biasa, tadi saya lihat, sudah saya catat semua apa yang menjadi kebutuhan, se-Selabih ini. Saya ingin menyatakan dengan luas bahwa Desa Selabih saya jadikan Sentra Kampung Madu, Kampung Lebah di Seluruh Kabupaten Tabanan. Kemarin saya bangun kampung buah, termasuk di Selbar ini, jadikan sentra Buah dan Lebah. Kita angkat namanya, sehingga namanya menjadi terkenal, sehingga orang-orang dari seluruh Indonesia akan datang ke Desa Selabih, melihat dan merasakan cita rasanya madu lebah Selabih yang hebat ini, luar biasa, itu cita-cita kita,” sebutnya penuh semangat.

Baca Juga  Gelar Job Fair, Pemkot Denpasar Siapkan 6000 Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

I Dewa Putu Supartha, selaku Perbekel Desa Selabih melalui sambutannya memperkenalkan Desa Selabih sebagai salah satu Desa yang terletak di ujung barat Kabupaten Tabanan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Negara. “Desa Selabih memiliki potensi Pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pembentukan kelompok-kelompok, salah satunya kelompok madu sari, dengan keunggulannya berupa madu serta terapi lebah. Yang tadi sudah dikunjungi oleh Bapak Bupati,” jelasnya.

Pihaknya juga menyatakan, di samping potensi lebah madu juga ada kelompok Pokdarwis, dengan nama Segara Gunung yang terinspirasi dari pegunungan dan laut. “Saat ini di Selabih juga mencoba mengelola taman terbuka hijau Pantai selabih yang letak dan lokasinya sangat strategis dan kita juga punya berbagai kelompok seperti nelayan, kelompok ternak babi dan ternak sapi,” imbuh Dewa Putu Supartha. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca