Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Buka Forum Konsultasi Publik RKPD Denpasar 2025

BALIILU Tayang

:

RKPD denpasar 2025
FORUM KONSULTASI: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat membuka penyelenggaraan forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Denpasar Tahun 2025, Selasa (30/1) secara daring di Kantor Walikota Denpasar. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Penyelenggaraan forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Denpasar Tahun 2025 dibuka Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa Selasa (30/1) secara daring di Kantor Walikota Denpasar.

Penyelengaraan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Denpasar, dengan kegiatan Forum Konsultasi Publik diikuti unsur DPRD Kota Denpasar, para Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Kelompok Ahli Pembangunan Kota Denpasar,  Organisasi Profesi, Perguruan Tinggi serta kelompok/organisasi kemasyarakatan.

Wakil Walikota Arya Wibawa menyampaikan di tahun 2025 Kota Denpasar akan mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatakan kualitas SDM untuk pertumbuhan yang berkualitas. Peningkatan kualitas SDM akan dimulai dari sektor pendidikan melalui pemenuhan kebutuhan atas fasilitas pendidikan.

“Penambahan ruang kelas baru dan perbaikan gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri baru, akan berlanjut di tahun 2025,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pada sektor sosial dan ketenagakerjaan juga menjadi prioritas. Langkah ini untuk dapat mengurangi tingkat pengganguran dan angka kemiskinan yang ada. Pelatihan tenaga kerja, sertifikasi tenaga kerja untuk link dan match dengan lapangan kerja, menumbuhkan wirausaha baru melalui proses inkubasi bisnis dan upaya penghapusan kemiskinan ekstrim, menjadi kegiatan prioritas yang akan kita laksanakan.

“Sementara tata kelola sampah masih menjadi isu utama. Tahun 2025 pengelolahan sampah berbasis sumber harus berjalan dengan baik,” ujarnya.

Arya Wibawa juga menyampaikan untuk sektor pariwisata diharapkan terjadi peningkatan kunjungan wisata baik domestik maupun  mancanegara. Langkah ini dilaksanakan dengan promosi secara kreatif menyasar pasar tradisional maupun pasar baru melalui kota-kota yang sudah menjalin kerja sama melalui program sister city dengan Kota Denpasar.

Baca Juga  Tim Sepakbola Bapor Korpri Kota Denpasar Menang Dramatis 3-2 atas Badung

Di samping itu mengembangkan dan meningkatkan kualitas festival yang didukung dengan memperindah wajah kota serta peningkatan infrastruktur juga menjadi perhatian. Hal penting yang perlu mendapatkan perhatian di tahun 2025 adalah stabilitas keamanan agar tetap terjaga serta kondusif untuk menghadapi tahun politik.

“Forum konsultasi publik ini diselenggarakan untuk menjaring aspirasi dan masukan dari seluruh komponen masyarakat, terlebih pada tahun 2025 akan penuh dengan tantangan yang berkaitan krisis global, keadaan setelah tahun politik dan pangan, juga akan kita hadapi di tahun 2025 nanti, namun kita optimis dapat lalui dengan baik,” ujarnya.

Sementara Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma menyampaikan, keluaran dari penyelenggaraan forum konsultasi publik rancangan awal RKPD Kota Denpasar Tahun 2025 yang berlangsung satu hari ini adalah penyempurnaan RKPD menjadi rancangan RKPD Denpasar Tahun 2025. Pelaksanaan forum ini diawali dengan paparan dari Bappeda Provinsi Bali, penyampaian rancangan awal RKPD dari Kepala Bappeda Kota Denpasar dan dilanjutkan dengan diskusi.

Jadwal rangkaian penyusunan perencanaan RKPD  yakni, pelaksanana Musrenbang di tingkat desa/kelurahan pada bulan September-Oktober 2023, pelaksanan Musrenbang RKPD Denpasar di kecamatan dari tanggal 15 sampai dengan 18 Januari 2024. “Forum Perangkat Daerah, rencana akan dilaksanakan pada tanggal 12 Februari sampai dengan 22  Februari 2024, dan Musrenbang RKPD Denpasar rencana akan dilaksanakan pada tanggal 19-22 Maret 2024,” ujarnya.

Sedangkan prioritas pembangunan Daerah Denpasar tahun 2025 yakni, pendidikan, ekonomi kreatif, pariwisata dan kebudayaan, sosial dan ketenagakerjaan, infrastruktur dan stabilitas keamanan, serta reformasi birokrasi. “Peningkatan kapasitas SDM untuk pertumbuhan yang berkualitas,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Merdeka Tanpa Narkoba, Pagelaran Seni dan Pengukuhan Duta Bersinar Kecamatan Kuta Utara

Published

on

By

Bunda Anti-Narkoba Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mengukuhkan Duta Bersinar Kecamatan Kuta Utara pada acara Merdeka Tanpa Narkoba di Mie Kober Dalung.
KUKUHKAN DUTA BERSINAR: Bunda Anti-Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa melaksanakan pengukuhan program Duta Bersinar (Bersih Narkoba) Kecamatan Kuta Utara saat menghadiri acara bertajuk “Merdeka Tanpa Narkoba” di Mie Kober Dalung, Kuta Utara, Kamis (27/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung menggandeng Komunitas Nak Muda Berkarya menggelar acara bertajuk “Merdeka Tanpa Narkoba”. Kegiatan yang memadukan pagelaran seni dengan peluncuran serta pengukuhan program Duta Bersinar (Bersih Narkoba) Kecamatan Kuta Utara ini berlangsung di Mie Kober Dalung, Kuta Utara, Kamis (27/8). Aksi nyata ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Badung.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bunda Anti-Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Kepala BNNK Badung, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung, perwakilan Kesbangpol Kabupaten Badung, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim), serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Badung. Edukasi ini diikuti oleh ratusan Siswa-siswi dari SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, dan SMP Negeri 4 Kuta Utara.

Penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif lainnya (Narkoba) masih menjadi tantangan serius di Provinsi Bali. Upaya pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau aparat penegak hukum. Gerakan bersama ini memerlukan keterlibatan aktif dari keluarga, lembaga pendidikan, dunia usaha, organisasi kepemudaan, hingga seluruh lapisan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bunda Anti-Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama Kepala BNNK Badung, AKBP Dewa Ketut Darma Aryawan, mengukuhkan langsung para Duta Bersinar Kecamatan Kuta Utara. Pengukuhan ini menandai dimulainya tugas mereka sebagai sosok teladan dan penggerak utama kampanye hidup sehat tanpa narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa generasi muda adalah aset berharga penerus masa depan bangsa. “Kita wajib melindungi mereka dari ancaman narkoba agar kelak tumbuh sehat, cerdas, dan bermanfaat. Mari bangun lingkungan yang peduli dan penuh kasih sayang agar anak-anak siap melangkah menuju masa depan gemilang,” ujarnya.

Baca Juga  Tim Sepakbola Bapor Korpri Kota Denpasar Menang Dramatis 3-2 atas Badung

Rasniathi juga mengapresiasi pendekatan kreatif berbasis teman sebaya ini dan berharap para Duta Bersinar mampu menjadi agen perubahan yang nyata.

Sementara itu, Kepala BNNK Badung, AKBP Dewa Ketut Darma Aryawan, menjelaskan bahwa generasi muda memegang peran strategis sebagai pilar Indonesia Emas 2045. Edukasi sejak dini dinilai sangat mendesak agar remaja memiliki pemahaman yang kuat untuk berani berkomitmen mengatakan “TIDAK” pada narkoba.

Melalui program “Merdeka Tanpa Narkoba”, BNNK Badung dan Nak Muda Berkarya memberikan wadah kampanye positif bagi pelajar. Sebagai langkah awal, program ini menyasar seluruh SMP Negeri di Kecamatan Kuta Utara. Menariknya, selain edukasi bahaya narkoba, para siswa juga dibekali dengan materi keselamatan berkendara (safety riding) demi menjaga keselamatan mereka di jalan raya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Putri Koster Tekankan Transformasi Posyandu sebagai Pusat Pelayanan Masyarakat

Published

on

By

Ketua TP Posyandu Provinsi Bali Ny. Putri Koster membuka Bimtek Bina Posyandu Angkatan XI 2026 di Bapelkesmas Dinkes Provinsi Bali, Denpasar.
BUKA BIMTEK: Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Bina Posyandu Angkatan XI Tahun 2026 yang berlangsung di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan dan Masyarakat (Bapelkesmas) Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (26/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Bina Posyandu Angkatan XI Tahun 2026 yang berlangsung di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan dan Masyarakat (Bapelkesmas) Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (26/8).

Dalam arahannya, Ny. Putri Koster menegaskan bahwa Posyandu saat ini telah mengalami transformasi peran yang mendasar. Posyandu tidak lagi hanya dikenal sebagai tempat penimbangan bayi dan balita, tetapi telah berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang mendukung enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sosial.

Transformasi tersebut menempatkan Posyandu sebagai salah satu garda terdepan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari tingkat keluarga hingga desa. Menurutnya, perubahan peran tersebut harus diikuti dengan peningkatan kapasitas dan kompetensi para kader agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat yang semakin luas.

Ny. Putri Koster mengatakan, kader Posyandu tidak hanya perlu memahami pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga harus mampu menjadi edukator, motivator, sekaligus fasilitator bagi masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan.

“Melalui pendekatan yang humanis dan semangat gotong-royong, kader diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan perilaku masyarakat, membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan, kebersihan lingkungan, dan gizi keluarga, serta memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, peran kader juga mencakup pemberian edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, menjaga kelestarian lingkungan, mendorong pendidikan anak, memperkuat kepedulian sosial, serta mengajak masyarakat berperan aktif dalam mendukung berbagai program pemerintah.

Ny. Putri Koster menekankan bahwa pembangunan yang berkualitas selalu berawal dari keluarga yang sehat dan lingkungan yang tertata dengan baik. Karena itu, kader Posyandu memiliki posisi yang sangat strategis karena berinteraksi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Tutup D’TIK Fest Ke-13

Ia berharap melalui Bimtek tersebut, para kader semakin memahami tugas dan perannya dalam penyelenggaraan Posyandu enam bidang SPM. Selain itu, kader diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah desa, perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Di akhir arahannya, Ny. Putri Koster mengajak seluruh peserta mengikuti Bimtek dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkaya wawasan dan berbagi pengalaman. Ilmu dan pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan di wilayah masing-masing sehingga Posyandu benar-benar menjadi pusat pelayanan masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat.

“Dengan kader yang memiliki kapasitas dan semangat pengabdian, kita berharap Posyandu dapat menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan pembangunan Bali yang sehat, maju, harmonis, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Bimtek Posyandu, Komang Sriani, dalam laporannya menyampaikan bahwa Bina Posyandu Angkatan XI Tahun 2026 diikuti oleh 111 peserta yang seluruhnya merupakan kader Posyandu dari Kabupaten Jembrana.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman kader mengenai Posyandu enam bidang SPM sebagai dasar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, Bimtek diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi kader dalam memberikan edukasi serta pendampingan kepada masyarakat sesuai dengan bidang layanan.

Bimtek juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara kader Posyandu dan pemerintah desa, perangkat daerah, serta pemangku kepentingan lainnya. Dengan demikian, pelayanan dasar kepada masyarakat diharapkan dapat berlangsung secara berkualitas, merata, dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga diarahkan untuk mengoptimalkan peran Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).

Bimtek Bina Posyandu Angkatan XI Tahun 2026 dilaksanakan selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 26–28 Agustus 2026. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan semakin siap menjalankan peran strategis Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat sekaligus penggerak pembangunan mulai dari tingkat keluarga hingga desa. (gs/bi)

Baca Juga  Desa Dangin Puri Klod Realisasi PKTD Lewat Penebaran 8000 Benih Lele

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Eddy Mulya Hadiri Pemusnahan Ribuan Slop Rokok Ilegal Hasil Barang Rampasan Negara

Published

on

By

Sekda Kota Denpasar Eddy Mulya menghadiri pemusnahan ribuan slop rokok ilegal di halaman Kantor Kejari Denpasar, Kamis (27/8).
PEMUSNAHAN: Pelaksanaan pemusnahan barang rampasan negara berupa ribuan slop rokok ilegal dilaksanakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar di halaman Kantor Kejari Denpasar, Kamis (27/8). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pemusnahan barang rampasan negara berupa ribuan slop rokok ilegal dilaksanakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar di halaman Kantor Kejari Denpasar, Kamis (27/8).

Pelaksanaan pemusnahan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, hadir mewakili Walikota Denpasar dalam kegiatan tersebut. Turut hadir jajaran Forkopimda Kota Denpasar, di antaranya Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, Kepala Bea Cukai Denpasar I Made Aryana, Kepala BNN Kota Denpasar KBP. Dr. Leo Dedy Defretes, perwakilan Pengadilan Negeri Denpasar, dari Kodim 1611/Badung, serta perwakilan Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung RI.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan Berita Acara Pemusnahan Barang Rampasan Negara oleh para saksi dan pejabat kejaksaan. Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Trimo, S.H., M.H., menegaskan bahwa pemusnahan barang rampasan negara merupakan bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

“Pemusnahan ini bukan sekadar tindakan administratif, melainkan wujud konkret penegakan hukum untuk memastikan barang hasil tindak pidana tidak lagi memiliki nilai guna, nilai edar, maupun potensi disalahgunakan di tengah masyarakat,” tegas Trimo.

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan tindak pidana cukai dari dua perkara. Berdasarkan daftar barang yang dimusnahkan, tercatat kurang lebih 4.551 slop hasil tembakau berupa rokok berasal dari perkara atas nama terpidana Haryanto. Sementara itu, kurang lebih 3.330 slop hasil tembakau berupa rokok berasal dari perkara atas nama terpidana HM Sadli alias Satlli.

Rokok yang dimusnahkan terdiri dari berbagai merek, di antaranya H&D Classic, H&D Classic, Bravo Premium, Luxio Premium, Luxio Premium Mild, Zeba Bold Special Edition, Smith Menthol, Dubois, H&D Light, Dalill Bold Putih, Dalill Bold Hitam, LM, LM Bold, Luxio, Luxio Premium, Jangger, Rebel, San Marino, serta sejumlah bungkus rokok merek 369 Sam Liok Kio. Seluruh barang tersebut merupakan hasil tembakau yang tidak dilengkapi pita cukai sebagaimana dipersyaratkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Resmikan Etalase Jendela Perjuangan Pahlawan

“Pelaksanaan pemusnahan telah mendapatkan izin melalui Keputusan Jaksa Agung RI serta Menteri Keuangan. Pemusnahan dilakukan dengan cara pembakaran, pemotongan, dan penghancuran untuk memastikan barang bukti mengalami perubahan bentuk secara permanen sehingga tidak dapat digunakan maupun diedarkan kembali,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Trimo.

Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kejari Denpasar bersama seluruh aparat penegak hukum dan instansi terkait atas langkah tegas dalam menangani peredaran rokok ilegal. Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Pemerintah Kota Denpasar tentu mendukung langkah-langkah penegakan hukum seperti ini. Sinergi yang kuat antarinstansi sangat penting untuk menjaga masyarakat dan menciptakan perdagangan yang tertib serta sehat,” ujar Eddy Mulya.

Dalam kesempatan tersebut, Eddy Mulya didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Denpasar Komang Lestari Kusuma Dewi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca