Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Wawali Arya Wibawa Lepas Kontingen Denpasar ke Porjar Bali

Terjunkan 1.253 Orang Atlet, Pelatih dan Official

Loading

BALIILU Tayang

:

kontingen porjar denpasar
LEPAS KONTINGEN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat melepas Kontingen Denpasar dalam ajang Pekan Olahraga (Porjar) Provinsi Bali tahun 2025, Rabu (28/5) di halaman Kantor Walikota Denpasar. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa pada Rabu, 28 Mei 2025 melepas Kontingen Kota Denpasar yang akan berlaga pada ajang Pekan Olahraga (Porjar) Provinsi Bali tahun 2025 di halaman Kantor Walikota Denpasar.

Pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan bendera kontingen Denpasar oleh Wakil Walikota Arya Wibawa kepada Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, yang juga menjabat sebagai Ketua Kontingen Kota Denpasar.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Made Oka Cahyadi Wiguna, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkot Denpasar.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Arya Wibawa mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh atlet Denpasar yang akan berpartisipasi dalam Porjar Bali. Ia juga membakar semangat para atlet yang siap bertanding dalam event yang akan berlangsung pada 31 Mei hingga 5 Juni 2025. Beberapa cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan lebih awal, salah satunya cabor Kabaddi yang dimulai pada 28 hingga 30 Mei 2025 di GOR Lila Buana.

Wakil Walikota Arya Wibawa menyampaikan, “Saya sangat mengapresiasi dan bangga kepada para kontingen Kota Denpasar yang akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Provinsi Bali. Kami berharap para atlet dapat membawa dan mengharumkan nama Kota Denpasar di ajang bergengsi ini. Berjuanglah dengan semangat dan pantang menyerah, untuk diri sendiri, keluarga, serta daerah dan kota kelahiran kalian. Dengan semangat dan spirit Vasudhaiva Kutumbakam serta sportivitas yang tinggi, tunjukkan kemampuan terbaik kalian sehingga dapat menyumbangkan medali untuk Kota Denpasar dan mempertahankan predikat juara umum pada Porjar tahun ini.”

Baca Juga  Pembangunan SJUT Kota Denpasar Tahap 1 Resmi Dimulai

Ia juga mengingatkan para atlet untuk selalu menjaga sportivitas, kejujuran, dan disiplin dalam bertanding, serta menganggap Porjar sebagai ajang pembentukan karakter dan mental juara.

Menurutnya, Porjar adalah momentum penting dalam menemukan talenta-talenta muda berbakat yang bisa dikembangkan menuju jenjang nasional dan internasional. “Pencapaian medali memang penting, tapi yang utama adalah proses pembinaan yang berkelanjutan. Medali adalah buah dari semangat dan kerja keras,” tambahnya.

Wakil Walikota Arya Wibawa juga berpesan kepada para atlet dan pelatih untuk selalu menjaga kondisi kesehatan, agar dapat berprestasi secara maksimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, menyampaikan bahwa Kontingen Kota Denpasar terdiri dari 1.253 orang, yang terdiri dari atlet, pelatih, dan official. Para atlet telah menjalani latihan dan pembinaan selama lebih dari sebulan.

“Beberapa lapangan atau venue pertandingan yang akan digunakan cabang-cabang olahraga di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Tabanan sudah dipersiapkan dengan baik,” ungkapnya.

Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porjar Bali tahun ini meliputi cabang olahraga resmi, cabang olahraga gotong-royong, cabang olahraga gotong-royong murni, dan cabang olahraga eksebisi.

Cabang olahraga resmi yang dipertandingkan antara lain sepak bola, bola voli indoor, pencak silat, dan tinju. Cabang olahraga gotong-royong mencakup atletik, balap sepeda, judo, menembak, panjat tebing, hingga karate. Sementara itu, cabang olahraga gotong-royong murni meliputi cricket, catur, kabaddi, hingga woodball. Untuk cabang olahraga eksebisi, beberapa yang dipertandingkan adalah rugby, xiangqi, dan muaythai.

“Semua cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porjar Bali tahun ini, baik cabang olahraga resmi, gotong-royong, maupun gotong-royong murni, medali juaranya diakui secara resmi dan diperhitungkan dalam menentukan peringkat kontingen Porjar,” tegasnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri Peresmian Posbankum Desa/Kelurahan dan Pelatihan Paralegal Provinsi Bali

Diharapkan, seluruh atlet Denpasar dapat tampil maksimal dan menunjukkan kualitas terbaik mereka dalam ajang yang bergengsi ini. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Dominasi Medali, Kontingen Badung Sabet Juara Umum Bakti Negara Cup I 2026

Published

on

By

Badung Juara Umum Bakti Negara Cup I 2026
FOTO BERSAMA: Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta berfoto bersama saat penutupan Kejuaraan Pencak Silat Bakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida Kerobokan, Selasa (8/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Kontingen Kabupaten Badung sukses mengukuhkan diri sebagai Juara Umum dalam perhelatan bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Bakti Negara Cup I Tahun 2026. Gelaran yang menjadi wadah penjaringan talenta muda sekaligus penguat sport tourism berbasis budaya ini resmi ditutup di GOR Purna Krida Kerobokan, Selasa (8/9).

Badung memimpin puncak klasemen setelah mendominasi perolehan dengan mengoleksi 14 medali emas, 8 perak dan 10 perunggu. Posisi Juara Umum II ditempati oleh Kota Denpasar yang mengemas 12 emas, 5 perak, dan 7 perunggu. Sementara itu, Kabupaten Buleleng harus puas berada di peringkat Juara Umum III dengan raihan 6 emas, 7 perak, dan 7 perunggu.

Wakil Bupati Badung yang juga menjabat Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat Bakti Negara Bali, Bagus Alit Sucipta, mengapresiasi tinggi perjuangan seluruh atlet muda yang telah berlaga sejak kejuaraan ini dimulai pada 4 September lalu.

“Ajang Bakti Negara Cup pertama ini menjadi langkah nyata kita untuk menjaring bibit-bibit talenta muda pencak silat di Bali. Evaluasi akan terus kita lakukan, dan kami pastikan Kota Denpasar siap menjadi tuan rumah untuk Bakti Negara Cup II mendatang,” tegas Bagus Alit Sucipta saat didampingi anggota DPRD Badung, Putu Yunita Oktarini.

Apresiasi terhadap kejuaraan ini juga datang dari Pemerintah Provinsi Bali. Mewakili Wakil Gubernur Bali, Kadisdikpora Provinsi Bali Ida Bagus Gde Wesnawa Punia menyatakan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pembinaan seni bela diri tradisional yang kaya akan nilai adat dan budaya ini.

“Kesuksesan penyelenggaraan ini tidak lepas dari peran serta lintas pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh masyarakat. Kita berharap ajang ini terus berlanjut dan semakin berkembang ke depannya,” kata Wesnawa Punia sebelum menutup resmi gelaran tersebut.

Baca Juga  Jadi Ruang Konsultasi Permasalahan Perempuan dan Anak, Wawali Arya Wibawa Resmikan Rumah Singgah Kula Abhi Praya

Dalam laporan penutupnya, Ketua DPC Bakti Negara Badung, Ketut Antara, memaparkan kejuaraan selama lima hari ini total memperebutkan 43 medali emas, 38 medali perak, dan 62 medali perunggu yang terbagi dalam 20 kelas tanding dan 8 kelas kategori jurus. Selain perolehan medali beregu, panitia juga menetapkan empat pesilat sebagai atlet terbaik di kategori remaja dan dewasa.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami haturkan kepada seluruh pihak dan para sponsor yang telah memberikan dukungan dan membantu mensukseskan pelaksanaan Bakti Negara Cup I Tahun 2026. Semoga sinergi dan kebersamaan ini dapat terus terjaga dalam penyelenggaraan Bakti Negara Cup berikutnya,” pungkasnya.

Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti serta anggota, Dewan Juri, Ketua KONI Badung, Ketua IPSI Badung, Ketua DPC  Bakti Negara serta pengurus Kabupaten Kota se-Bali, para atlet serta undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Berikut Aturan Baru Dalam Kompetisi Musim 2026/27, Pecinta Sepak Bola Wajib Tahu

Published

on

By

Bali United FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar dalam laga pembuka BRI Super League 2026/27
Bali United FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026), dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27. (Foto: baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Kompetisi BRI Super League 2026/27 akhirnya bergulir dengan dimulainya laga pembukaan antara Bali United FC dengan PSS Sleman. Pertarungan kedua tim dengan basis suporter yang besar itu terjadi pada Jumat (4/9) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Kompetisi liga kasta teratas di Indonesia ini akan berlangsung dari bulan September 2026 hingga awal Juni 2027 mendatang.

Adapun beberapa perubahan aturan penyesuaian Laws of the Game yang mengatur terkait perilaku pemain hingga perluasan kewenangan Video Assistant Referee (VAR). Perubahan aturan ini bahkan sudah diterapkan lebih dulu saat pagelaran Piala Dunia 2026 lalu yang kini akan dijalankan pada pelaksanaan Super League 2026/27.

  1. Aturan Hitung 5 Detik

Setiap kesempatan lemparan atau tendangan gawang telah dibatas maksimal 5 detik sesuai hitungan wasit. Jika melanggar, lemparan-lemparan ke dalam akan berpindah ke lawan dan tendangan gawang yang melebihi batas waktu akan diberikan tendangan sudut bagi lawan.

  1. Batas Waktu Pergantian Pemain

Pemain yang diganti harus meninggalkan pertandingan lapangan paling lambat 10 detik setelah papan pergantian diangkat. Jika streaming, pemain yang menggantikan tidak diizinkan masuk arena pertandingan hingga waktu aktif bertanding telah melewati 60 detik / 1 menit kemudian.

  1. Jeda 1 Menit untuk Pemain Cedera

Pemain yang mengalami cedera tanpa penjaga gawang, harus mendapat perawatan medis luar arena lapangan. Pemain tersebut boleh kembali masuk setelah satu menit aktif berlangsungnya pertandingan.

  1. Protes Potensi Kartu Merah yang Berlebihan

Pemain atau pejabat yang keluar dari area lapangan atau melakukan tindakan provokatif terhadap keputusan wasit dapat langsung menerima kartu merah.

  1. Konfrontasi = Kartu Merah

Pemain yang menutup mulut dengan tangan atau jersey saat melakukan konfrontasi provokatif dengan lawan dapat langsung dihukum kartu merah.

  1. Peninjauan VAR
Baca Juga  Denpasar Raih Emas Outdoor Putra pada Eksebisi Hockey Porprov Bali XVI 2025

VAR saat ini memiliki cakupan kewenangan yang lebih luas, termasuk kejadian tendangan sudut, kartu kuning kedua berujung kartu merah dan pelanggaran tim menyerang sebelum terjadinya situasi bola mati.

Dengan beberapa perubahan dalam Laws of the Game ini diharapkan para pecinta sepak bola termasuk Semeton juga dapat memahami dan bijak dalam menikmati setiap pertandingan sepak bola di Super League 2026/27.

Semoga perjuangan Bali United FC di musim ini juga menuai hasil positif dibandingkan musim sebelumnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Dihadiri 16.000 Suporter, Bali United Menang 2-1 Atas PSS Sleman

Published

on

By

Pemain Bali United FC rayakan kemenangan 2-1 atas PSS Sleman dalam laga BRI Super League 2026/27 di Stadion Kapten I Wayan Dipta
MENANG: Bali United FC sukses meraih kemenangan penting dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27 dengan meraih skor 2-1 atas tamunya, PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026). (Foto: baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Bali United FC sukses meraih kemenangan penting dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27. Pasukan Serdadu Tridatu meraih hasil positif dengan skor 2-1 atas tamunya, PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026).

Dua gol Bali United dicetak melalui tendangan penalti Teppei Yachida menit 40 dan sepakan Queven Inacio menit 66 memanfaatkan kesalahan lini belakang PSS Sleman. Sementara tim tamu memperkecil ketertinggalan pada penghujung babak kedua melalui sundulan Melvyn Lorenzen.

Dengan hasil kemenangan tuan rumah 2-1 menampilkan belasan ribu penonton, pelatih kepala Bali United FC memberikan komentarnya.

“Situasi yang sangat luar biasa melalui atmosfer suporter yang fantastik. Kehadiran tim tamu juga menambah nuansa yang indah ini. Tim juga bermain dengan sangat baik, menghadirkan atmosfer yang bagus dan meraih tiga poin kemenangan,” ucap Coach Johnny.

Bali United sebenarnya mencetak hingga 4 gol, dimana gol lainnya dari Jort van der Sande dan Irfan Jaya dianulir oleh hakim garis yang dianggap offside lebih dulu. Kendati demikian, hasil kemenangan ini menjadi modal Serdadu Tridatu menampilkan musim kompetisi yang baru.

Striker Bali United, Jort Van Der Sande turut memberikan komentar positifnya. “Saya pikir atmosfer pertandingan yang luar biasa di Stadion Dipta. Kami bisa mengontrol pertandingan dengan mencetak dua gol. Namun sayang, kami kebobolan satu gol di menit akhir. Tapi secara keseluruhan, pertandingan yang luar biasa ini,” ungkap Jort.

Dengan hasil positif di pekan pertama, Bali United akan melanjutkan laga pekan kedua dengan menjamu Isenmulang FC. Laga pekan kedua tersebut mengalami perubahan status mengingat harusnya Bali United melakoni laga tandang.

Baca Juga  Dekatkan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat, Pemkot Gelar Safari Kesehatan di Wilayah Kelurahan Ubung

Meski begitu, hasil ini memotivasi para pemain untuk kembali meraih hasil terbaik pekan kedua mendatang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca