Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Tinjau Kesiapan Nominasi 16 Besar Kasanga Festival di Denbar

BALIILU Tayang

:

kasanga festival
TINJAU OGOH-OGOH: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat meninjau pelaksanaan pembuatan ogoh-ogoh di wilayah Kecamatan Denpasar Barat, Kamis (5/3) malam. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa kembali mengunjungi Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kota Denpasar yang masuk dalam nominasi 16 besar Kasanga Festival Denpasar Icaka Warsa 1948 Tahun 2026.

Kunjungan kali ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Denpasar Barat dengan meninjau pembuatan Ogoh-ogoh ST. Yowana Sawitra di Banjar Abiantimbul, Desa Pemecutan Kelod serta Ogoh-ogoh ST. Swastika di Banjar Pekambingan, Desa Dauh Puri, Kamis (5/3) malam.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, A.A. Gede Agung dan Suyoga, A.A. Istri Paramita Dewi. Hadir pula Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar A.A. Putu Gde Wibawa, serta Ketua Komisi IV DPRD Denpasar I Wayan Duaja. Tampak hadir pula Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, Camat Denpasar Barat I Wayan Yusswara, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar Putu Ayu Yuni Sugiantari serta Kabag Umum Setda Kota Denpasar I Nyoman Denny Widya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menjelaskan bahwa rangkaian kunjungan ini bertujuan untuk mengecek secara langsung kesiapan para peserta yang masuk nominasi 16 besar Kasanga Festival 2026. Selain itu, kunjungan ini juga sebagai bentuk dukungan dan motivasi bagi para anggota STT agar mampu menampilkan karya terbaik saat pawai nantinya.

Arya Wibawa mengatakan, pelaksanaan Kesanga Festival tahun ini memiliki mekanisme yang sedikit berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Konsep pelaksanaannya menyerupai karnaval atau pembukaan Pesta Kesenian Bali, di mana peserta akan mulai berjalan dari depan Jaya Sabha menuju kawasan Catur Muka dan berakhir ke arah selatan.

“Dalam penampilan nanti akan ada tiga titik juri yang melakukan penilaian. Mekanisme ini harus benar-benar dipahami oleh para peserta agar dapat mempersiapkan penampilan secara maksimal,” ujarnya.

Baca Juga  Diawali Pawai 16 Ogoh-ogoh Terbaik STT, Kasanga Festival Denpasar Caka 1948 Resmi Dibuka

Lebih lanjut Arya Wibawa juga memastikan bahwa seluruh peserta telah menerima uang pembinaan dari Pemerintah Kota Denpasar sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas generasi muda dalam melestarikan seni budaya Ogoh-ogoh.

Ia juga menyampaikan pesan dari Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara agar seluruh peserta turut menjaga kebersihan selama pelaksanaan pawai. Menurutnya, pola pelaksanaan Kasanga Festival tahun ini diharapkan dapat mencontoh pelaksanaan Denpasar Festival yang berhasil menjaga kawasan tetap bersih selama kegiatan berlangsung.

“Kami berharap Kasanga Festival dapat dilaksanakan dengan tertib dan minim sampah. Bahkan kalau bisa sampai nol sampah. Seluruh peserta yang masuk 16 besar sudah berkomitmen untuk bersama-sama menyukseskan festival ini dengan tetap menjaga kebersihan,” jelasnya.

Selain itu, Arya Wibawa juga mengingatkan para peserta agar memperhatikan proses mobilisasi atau loading Ogoh-Ogoh dengan baik, mengingat kondisi cuaca yang saat ini cukup tidak menentu. Dengan persiapan yang matang diharapkan seluruh rangkaian pawai Kasanga Festival dapat berjalan lancar serta menampilkan karya terbaik dari para Sekaa Teruna Teruni Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Personel Kodim 1613/Sumba Barat Turun Bantu Polres Sumba Barat Redam Ketegangan Massa

Published

on

By

TNI-Polri Redam Kerusuhan di Mapolres Sumba Barat
GERAK CEPAT: Personel Kodim 1613/Sumba Barat bersama personel Yonif TP 930/Toda Tebi bergerak cepat membantu Polres Sumba Barat mengamankan dan menenangkan warga menyusul terjadinya aksi penyerangan dan perusakan di Mapolres Sumba Barat, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Kampung Sawah, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, NTT, Selasa (15/9/2026). (Foto: Pendam IX)

Sumba Barat, NTT, baliilu.com – Personel Kodim 1613/Sumba Barat bersama personel Yonif TP 930/Toda Tebi bergerak cepat membantu Polres Sumba Barat mengamankan dan menenangkan warga menyusul terjadinya aksi penyerangan dan perusakan di Mapolres Sumba Barat, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Kampung Sawah, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, NTT, Selasa (15/9/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas permintaan Kapolres Sumba Barat kepada Dandim 1613/Sumba Barat. Langkah ini merupakan bentuk sinergi TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mencegah situasi berkembang semakin luas.

Puluhan personel TNI dikerahkan untuk membantu memperkuat pengamanan di sekitar Mapolres Sumba Barat, sekaligus melakukan pendekatan persuasif kepada warga guna meredakan ketegangan dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk keadaan.

Kehadiran personel TNI di lapangan mengedepankan langkah persuasif, terukur dan humanis, dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat maupun petugas. Upaya tersebut dilakukan agar situasi dapat dikendalikan dan penyelesaian permasalahan dapat ditempuh melalui komunikasi serta mekanisme hukum yang berlaku.

Situasi tersebut bermula setelah seorang warga Desa Baliledo, Kecamatan Loli, Sumba Barat, Jowa Tana, meninggal dunia setelah sebelumnya mendapat tindakan kepolisian dalam proses penindakan terhadap dugaan tindak pidana pencurian sapi.

Berdasarkan informasi awal yang diterima, peristiwa penindakan terjadi pada Selasa pagi ketika personel Satreskrim Polres Sumba Barat mendatangi rumah yang bersangkutan. Saat petugas masuk ke dalam rumah, yang bersangkutan disebut mengambil senjata tajam berupa parang dan berusaha melawan, sebelum kemudian melarikan diri ke arah belakang rumah.

Petugas kemudian melakukan pengejaran dan telah memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke udara. Karena yang bersangkutan tetap berusaha melarikan diri, petugas selanjutnya melakukan tindakan untuk melumpuhkan dengan melepaskan satu tembakan yang diarahkan ke bagian kaki.

Baca Juga  Kasanga Festival 2025 Resmi Ditutup

Dalam proses tersebut, akibat pergerakan yang bersangkutan saat berlari dan terjatuh, tembakan mengenai bagian bahu kanan. Yang bersangkutan kemudian dibawa untuk mendapatkan penanganan medis, namun selanjutnya dinyatakan meninggal dunia.

Pada sore hari, massa dari Desa Baliledo membawa jenazah korban menuju Mapolres Sumba Barat. Setibanya di lokasi, situasi berkembang menjadi aksi perusakan sejumlah fasilitas Mapolres dan massa menuntut pertanggungjawaban atas peristiwa yang terjadi.

Berbagai upaya pendekatan dilakukan oleh kepala desa, tokoh masyarakat dan pihak kepolisian untuk menenangkan massa. Namun, setelah proses komunikasi dan negosiasi dengan pihak keluarga belum menghasilkan kesepakatan, situasi kembali memanas dan terjadi penyerangan serta perusakan di Mapolres Sumba Barat.

Menyikapi perkembangan tersebut, personel Kodim 1613/Sumba Barat bersama Yonif TP 930/Toda Tebi memperkuat pengamanan bersama Polres Sumba Barat. Personel TNI juga melakukan komunikasi dan pendekatan kepada masyarakat untuk membantu meredakan ketegangan serta menjaga agar situasi tetap terkendali.

Hingga saat ini, personel Kodim 1613/Sumba Barat bersama personel Yonif TP 930/Toda Tebi, serta unsur Kompi Brimob Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya, masih melaksanakan pengamanan dan pemantauan perkembangan situasi, khususnya di sekitar Mapolres Sumba Barat dan sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi titik konsentrasi massa.

Di sisi lain, jenazah Sdr. Marsel telah dikawal oleh personel Kodim 1613/Sumba Barat bersama pihak keluarga menuju rumah duka di Desa Maradesa, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah. Pengawalan tersebut dilakukan untuk membantu memastikan proses pemulangan jenazah berlangsung aman dan tertib.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution dalam keterangan persnya menegaskan bahwa keterlibatan personel Kodim 1613/Sumba Barat dan Yonif TP 930/Toda Tebi merupakan bentuk nyata sinergi TNI-Polri dalam membantu menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.

Baca Juga  Baleganjur Ngarap Getarkan Panggung Kasanga Festival 2025

“Personel Kodim 1613/Sumba Barat membantu pengamanan atas permintaan Polres Sumba Barat, dengan mengedepankan pendekatan persuasif serta membantu menenangkan masyarakat agar situasi tidak semakin berkembang,” ujarnya.

Kodam IX/Udayana melalui jajaran kewilayahannya terus mendorong sinergi TNI-Polri bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan komunikasi, menahan diri dan menyelesaikan setiap permasalahan melalui mekanisme yang berlaku, sehingga keamanan dan ketertiban di wilayah Sumba Barat dapat kembali terjaga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Apresiasi Capaian Duta Seni Kota Denpasar di PKB Ke-48

Published

on

By

Walikota Jaya Negara Hadiri Evaluasi PKB Ke-48
EVALUASI: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat menghadiri evaluasi pelaksanaan PKB ke-48 bersama pembina seni, koordinator seni, serta para seniman Duta Kota Denpasar di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Rabu (16/9) siang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengapresiasi capaian para Duta Seni Kota Denpasar yang telah tampil dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 Tahun 2026. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri evaluasi pelaksanaan PKB ke-48 bersama pembina seni, koordinator seni, serta para seniman Duta Kota Denpasar di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Rabu (16/9) siang.

Turut hadir Anggota DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, serta sejumlah tokoh dan pelaku seni di Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan penampilan seluruh Duta Seni Kota Denpasar selama mengikuti PKB ke-48. Menurutnya, capaian yang diraih menjadi bagian dari proses evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas seni dan kreativitas seniman Kota Denpasar.

“Terlepas dari capaian yang diraih, para Duta Kota Denpasar telah tampil maksimal dalam gelaran PKB ke-48. Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk terus mendukung para seniman di Kota Denpasar. Semoga melalui evaluasi dan persiapan yang lebih matang, Duta Kesenian Kota Denpasar dapat tampil semakin baik pada gelaran Pesta Kesenian Bali di tahun-tahun mendatang,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, dalam laporannya menyampaikan bahwa Duta Kesenian Kota Denpasar mengikuti PKB ke-48 yang berlangsung pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026 di Taman Budaya Bali (Art Center) Denpasar. Dari 21 materi PKB yang digelar di tingkat Provinsi Bali, Duta Kota Denpasar mengikuti 20 materi, yang terdiri atas satu materi pawai (Peed Aya), 10 materi parade (Utsawa), tiga materi pagelaran (Rekasadana), dan enam materi lomba (Wimbakara).

Baca Juga  Ratusan Wisman Sambangi Kasanga Festival 2023

Pada materi lomba, Duta Kota Denpasar berhasil meraih sejumlah prestasi, di antaranya Juara I Lomba Taman Penasar, Juara I Lomba Bapang Barong Ket, Juara II Lomba Mesatua Bali, Juara II Lomba Mewarnai, Juara III Lomba Gender Wayang Anak-anak, serta sejumlah juara harapan pada Lomba Seni Lukis Wayang Klasik dan Mesatua Bali.

“Secara keseluruhan, Duta Kota Denpasar berhasil meraih dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi dan semangat para seniman Kota Denpasar dalam mengikuti PKB ke-48 Tahun 2026,” jelas Raka Purwantara.

Raka Purwantara menambahkan, hasil evaluasi PKB ke-48 akan menjadi bahan untuk mempersiapkan keikutsertaan Duta Kesenian Kota Denpasar pada PKB ke-49 Tahun 2027. Persiapan akan dilakukan secara lebih matang sehingga para seniman dapat terus berkarya sekaligus mengaktualisasikan kreativitasnya dalam mengimplementasikan tema sentral PKB.

“Untuk PKB ke-49 Tahun 2027, tentu akan dipersiapkan lebih matang dan maksimal. Harapannya, para seniman kita dapat berkarya dan mengaktualisasikan karyanya dengan lebih baik, sekaligus mengimplementasikan tema sentral PKB,” ungkapnya.

Untuk diketahui, PKB ke-49 Tahun 2027 mengusung tema “Wana Kerthi: Byana Sandharana Loka”, yang bermakna “Hutan Penyangga Kehidupan”. Tema tersebut akan menjadi salah satu pijakan dalam pengembangan dan penyajian karya seni pada pelaksanaan PKB tahun mendatang. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Badung Dorong Transformasi Sektor Pariwisata

Wujudkan Pariwisata Badung Berkualitas dan Berkelanjutan

Loading

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Buka Sharing Session Pariwisata Badung
SHARING SESSION: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta saat acara “Sharing Session“ bertajuk "Mewujudkan Pariwisata Badung Berkualitas dan Berkelanjutan" di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (16/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus mematangkan langkah strategis dalam mentransformasi sektor pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat membuka Sharing Session bertajuk “Mewujudkan Pariwisata Badung Berkualitas dan Berkelanjutan” di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (16/9/2026). Forum strategis ini menghadirkan stakeholders pariwisata, akademisi, hingga pelaku industri untuk menyamakan persepsi menuju pariwisata berkualitas.

Acara ini dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana dengan PT. Coconut Homes dan BNDCC & BNDH (PT. Nusa Dua Indonesia) terkait Penyediaan Kebutuhan Pokok.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan hasil diskusi ini akan segera ditindaklanjuti. “Saya mendengar Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana akan langsung mengadakan rapat dengan Kadis Pariwisata Badung untuk menindaklanjuti daripada apa yang bisa dilakukan dalam jangka pendek ini,” jelasnya.

Terkait upaya menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keamanan, Pemkab Badung akan mengoptimalkan peran pengamanan tradisional Bali di objek wisata. “Salah satunya lewat pecalang, sehingga beberapa kebijakan yang sudah kami lakukan, ada tercipta rasa aman, nyaman dan tertib. Mudah-mudahan dengan langkah seperti itu nanti pihak pecalang khususnya di daerah-daerah pariwisata untuk ikut membantu daripada tujuan pemerintah untuk menata kawasan pariwisata,” ujar Bupati.

Mengenai penataan wilayah Kuta, Pemkab Badung menyiapkan kantong parkir guna mengurangi kemacetan dan memperindah kawasan wisata, seiring rencana pembangunan moda transportasi publik.

“Tidak cukup kita hanya membangun pedestrian, tapi kan juga ada satu bottleneck di sana, di sepanjang jalan itu malah dijadikan tempat parkir. Seiring dengan kita sedang akan membangun moda transportasi publik juga di Kuta. Kita menyiapkan kantong parkir dan salah satunya di eks Bali Anggrek itu. Agar bisa, malam tahun baru ini sudah bisa dimanfaatkan untuk parkir,“ terangnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Tinjau Nominasi 16 Besar Ogoh-ogoh Kota Denpasar

Bupati Adi Arnawa juga menyampaikan strategi pembangunan infrastruktur di Wilayah Badung Utara guna membangun konektivitas dan menunjang destinasi pariwisata yang akan berkembang.

“Kadang-kadang kita membangun destinasi terlebih dahulu tapi aksesnya belakangan. Ini agak susah nanti. Maka kita mencoba membangun dulu infrastruktur ini, konektivitas kita bangun, masalah nanti ada potensi destinasi atau gimana nanti itu masalah kedua. Kalau itu memang ternyata memberikan potensi untuk menjadi satu destinasi yang baru, tentu kita akan support sesuai dengan karakteristik daerahnya. Tidak serta-merta pariwisata yang ada di selatan saya akan bawa ke utara,” pungkasnya.

Forum ini turut dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD yang diwakili Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Kepala OPD terkait di Lingkungan Pemprov Bali, Kepala Instansi vertikal, dan Tim Perumus Kebijakan Daerah Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca