Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Tinjau Nominasi 16 Besar Ogoh-ogoh Kota Denpasar

Apresiasi Pengembangan Kreativitas, Pastikan Kesiapan Menuju Kasanga Fest 2026

Loading

BALIILU Tayang

:

ogoh-ogoh denpasar
KUNJUNGI OGOH-OGOH: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat mengunjungi banjar-banjar di wilayah Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar untuk melihat hasil karya ogoh-ogoh Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kota Denpasar yang menjadi nominasi 16 Besar Kasanga Festival Icaka Warsa 1948 Tahun 2026 pada Senin (3/2) malam. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengunjungi banjar-banjar di wilayah Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar untuk melihat hasil karya ogoh-ogoh Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kota Denpasar yang menjadi nominasi 16 Besar Kasanga Festival Icaka Warsa 1948 Tahun 2026 pada Senin (3/2) malam. Sebanyak empat lokasi di wilayah Denpasar Selatan menjadi titik kunjungan, yakni Banjar Pekandelan, Desa Sanur Kaja, Banjar Tengah, Desa Sidakarya, Banjar Antap, Kelurahan Panjer dan Banjar Kepisah, Kelurahan Pedungan.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Bali Dapil Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, AA Gede Agung Suyoga serta Ni Wayan Sari Galung. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Ida Bagus Yoga Adi Putra, Anggota DPRD Kota Denpasar I Nyoman Darsa dan AA Gede Wirawan, Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, serta Camat Denpasar Selatan IB Made Purwanasara.

Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, kunjungan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan para nominasi dalam mengikuti Kesanga Fest Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 6-8 Maret mendatang. Sehingga dapat menampilkan karya maksimal saat pawai nanti. Pihaknya turut mengapresiasi karya STT se-Kota Denpasar yang telah menampilkan kreativitas yang maksimal dan tentunya lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Ini karya STT Denpasar semuanya bagus, tapi dalam perlombaan tentu ada yang terbaik, ini merupakan wujud perkembangan kreatifitas yang terus tumbuh di Kota Denpasar. Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan sekaligus semangat untuk menampilkan yanh terbaik, serta memastikan kesiapan dalam mengikuti Kesanga Fest Tahun 2026 ini,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kunjungan ini sebagai bentuk dukungan serta mempererat tali silaturahmi antara Pemkot Denpasar dengan yowana atau sekaa teruna di Kota Denpasar. Pihaknya juga memberikan apresiasi atas dukungan yowana dalam pembangunan Denpasar. Termasuk juga masukan, usul dan saran yowana akan menjadi atensi Pemkot Denpasar kedepannya.

Baca Juga  11 Januari 2025, PGRI Denpasar Gelar Konferensi Tingkat Kota

“Selain memberikan semangat, motivasi dan dukungan, tadi kita banyak berdiskusi tentang kreativitas anak muda, ke depan akan menjadi atensi dalam setiap program kerja pembangunan Kota Denpasar, tetap semangat berkreativitas,” ujarnya.

Salah satu perwakilan Sekaa Teruna, Ketua ST. Satya Dharma Banjar Pekandelan Sanur Kaja, I Wayan Suyuda Adhipraman mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengunjungi STT di wilayah Kota Denpasar. Tentunya ini menjadi pemantik semangat untuk terus berkreativitas dan berkarya sebaik mungkin untuk kelestarian tradisi dan budaya Bali.

“Terima kasih atas kunjungan serta motivasinya, ini menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya dan berkreativitas,” ujarnya.

Usai berdiksusi, Wawali Arya Wibawa di setiap lokasi kunjungan turut menikmati makan malam Nasi Jinggo bersama STT, Sekaa Gong, Kelian, Pecalang hingga tokoh masyarakat setempat. Acara berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan. Tak jarang candaan hingga gelak tawa mengiringi diskusi santai penuh makna tersebut. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga, DKPKP Gianyar Gelar GPM

Published

on

By

Pangan Murah gianyar
GPM: Pemerintah Kabupaten Gianyar, melalui Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Jumat (13/3). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar, melalui Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Jumat (13/3). Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Gerakan tersebut melibatkan Bulog, Agen LPG , dan pelaku UMKM  lainnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gianyar I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan bahwa gerakan pangan murah  dilaksanakan guna menstabilkan harga pangan pokok di masyarakat menjelang hari raya, serta memastikan ketersediaan pangan.

“Melalui GPM ini, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih murah dari harga pasar,  sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Gerakan ini juga menjadi langkah nyata pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah,” terangnya.

Berbagai bahan pokok tersedia dalam kegiatan ini meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, gas LPG 3Kg, buah-buahan, serta berbagai produk UMKM. Dimana harga yang ditawarkan tentunya  di bawah harga  pasar, namun tidak pula merugikan peternak dan UMKM masyarakat sehingga mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Selain memastikan harga yang terjangkau, kegiatan ini juga mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung, sehingga distribusi pangan menjadi lebih efektif. “Harga murah terjadi karena bertemunya produsen dengan konsumen sehingga marginnya kecil, karena tidak lewat perantara atau pengepul,” jelasnya.

Ketersediaan beras dan berbagai bahan pokok lainnya, yang terjual dengan cepat menunjukkan tingginya minat masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini berfungsi untuk menjaga inflasi di daerah agar tetap rendah dan stabil. Dengan adanya Gerakan Pangan Murah, pemerintah dapat memantau, serta memastikan pasokan dan harga di pasar tetap seimbang.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Musrenbang Kecamatan Denbar

“Dengan diadakannya Gerakan Pangan Murah, Pemkab Gianyar berharap kestabilan pasokan dan harga pangan di wilayah ini bisa terjaga, sambil juga memperkuat ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan,” tutup Sri Widiawati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Buleleng Gelar Gotong-royong Bersih Pantai dan Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Banjar

Published

on

By

banjir di buleleng
BERSIH PANTAI: Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan gotong-royong pembersihan pantai pasca-bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Banjar pada Jumat (13/3). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan gotong-royong pembersihan pantai pasca-bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Banjar. Kegiatan ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Buleleng, BUMD, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat setempat pada Jumat (13/3).

Apel pagi sebagai tanda dimulainya kegiatan dipusatkan di Pantai Banjar. Selanjutnya, kegiatan gotong-royong dilaksanakan serentak di delapan titik pantai yang berada di wilayah Kecamatan Banjar. Aksi bersih pantai ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan sekaligus upaya percepatan pemulihan kawasan pesisir yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Selain kegiatan bersih-bersih pantai, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak. Bantuan berupa beras sebanyak 20 kilogram per keluarga diberikan kepada 437 Kepala Keluarga (KK). Beras tersebut berasal dari Cadangan Pangan Pemerintah Kabupaten Buleleng yang dikelola oleh Dinas Pertanian, dengan pendanaan dari APBD Kabupaten Buleleng.

Tidak hanya itu, bantuan lainnya juga turut disalurkan berupa kompor gas lengkap dengan regulator, paket sembako, serta family kit yang merupakan kontribusi dari berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, S.POG menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Jadi kita dari APBD Kabupaten Buleleng memberikan bantuan 20 kilogram beras selain biaya-biaya operasional lainnya. Ada juga bantuan kompor gas beserta regulatornya hingga paket sembako. Diharapkan ini dapat membantu menjawab penanggulangan dampak dari bencana yang terjadi kemarin,” ujarnya.

Salah satu warga penerima bantuan, Ketut Masning, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Gebyar Catin Kota Denpasar

“Saya sangat senang dan bersyukur bisa menerima bantuan ini. Kami merasa benar-benar diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Bantuan ini sangat membantu kami yang terdampak banjir. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli dengan masyarakat,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh warga lainnya, Putu Areni. Ia berharap ke depan upaya penanggulangan bencana dapat semakin ditingkatkan, sekaligus menyampaikan apresiasi atas langkah cepat pemerintah daerah dalam membantu masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng atas bantuan yang sudah diberikan kepada kami. Harapan kami ke depan, penanggulangan bencana bisa semakin cepat dan sigap sehingga masyarakat yang terdampak bisa segera mendapatkan bantuan,” ujarnya.

Melalui kegiatan gotong-royong serta penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap proses pemulihan pasca bencana di Kecamatan Banjar dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Hadiri Musker PMI, Gaungkan Jiwa Sukarela dan Ketulusan Hati

Published

on

By

bupati sanjaya
MUSKER PMI: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Tabanan, Kamis (12/3), sekaligus menyaksikan pelantikan 115 pengurus PMI dari seluruh Kecamatan se-Kabupaten Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Semangat kemanusiaan kembali ditegaskan dalam Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan yang dirangkaikan dengan Penggalangan Donasi Kemanusiaan Tahun 2026. Pada kesempatan tersebut, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya turut menghadiri kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Tabanan, Kamis (12/3), sekaligus menyaksikan pelantikan 115 pengurus PMI dari seluruh Kecamatan se-Kabupaten Tabanan.

Ratusan relawan tersebut dilantik secara langsung oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, selaku Ketua PMI Kabupaten Tabanan. Turut hadir, jajaran Forkopimda atau yang mewakili, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Perangkat Daerah terkait, Wakil Ketua PMI Provinsi Bali dan pengurus PMI Kabupaten Tabanan. Diharapkan seluruh pengurus yang baru dilantik untuk terus menumbuhkan jiwa kerelawanan dan pengabdian kepada sesama.

“Saya yakin saudara-saudara yang baru dilantik ini memiliki jiwa sukarela yang tulus dari sisi kemanusiaan,” ujar Sanjaya dalam sambutannya saat itu. Ia juga mengulas kembali sejarah berdirinya PMI yang resmi dibentuk pada 17 September 1945, tidak lama setelah kemerdekaan RI. Pembentukan PMI kala itu merupakan amanat Presiden Soekarno kepada Menteri Kesehatan dr. Boentaran dan dipimpin oleh Wapres Mohammad Hatta, sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak membantu korban perang kemerdekaan.

“Teman-teman PMI selalu sigap turun ke lapangan bersama TNI, Kepolisian, dan tokoh masyarakat ketika terjadi bencana. Kehadiran mereka secara sukarela di tengah masyarakat adalah bentuk nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan yang patut kita apresiasi,” imbuh Sanjaya. Seraya mengingatkan, PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah, terutama dalam bidang pelayanan sosial, kesehatan, serta penanggulangan bencana yang ditegaskannya harus dilaksanakan dengan penuh ketulusan. (gs/bi)

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri Parade Budaya Bhakti Pertiwi Widyalaya

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca