Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusivitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

BALIILU Tayang

:

nyepi
RAKOR: Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pengamanan dan Persiapan Menyambut Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026 di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar pada Rabu (4/3). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusivitas dan kelancaran rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Hal tersebut disampaikan Sekda Eddy Mulya saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pengamanan dan Persiapan Menyambut Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026 di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar pada Rabu (4/3).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Forkopimda Kota Denpasar, Ketua MDA Kota Denpasar I Ketut Wisna, Ketua Sabha Upadesa I Wayan Butuantara,  PHDI Kota Denpasar, FKUB Kota Denpasar, Bendesa Adat se-Kota Denpasar, Perwakilan Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar, Parum Pekaseh, Pasikian Pecalang, Pasikian Yowana serta undangan lainnya.

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak semua pihak baik itu Desa Adat, Desa/Kelurahan hingga aparat TNI/Polri bersama-sama menjaga kondusivitas dan kelancaran rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 yang jatuh pada 19 Maret 2026. Dimana, rangkaian Hari Suci Nyepi meliputi Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Pengarakan Ogoh-ogoh, Nyepi dan Ngembak Geni. Terlebih, rangkaian Hari Suci Nyepi tahun ini beriringan dengan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri.

“Pada intinya kami berharap semua pihak ikut menjaga rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 dapat berjalan dengan lancar, kondusif dan aman, dan tentunya senantiasa menjaga harmoni dalam keberagaman,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, secara teknis rangkaian Hari Suci Nyepi diserahkan pelaksanaannya kepada Desa Adat. Hal ini mengingat Desa Adat dengan pararem, awig dan desa mawecara telah memiliki tatanan tersendiri dalam pelaksanaannya. Sehingga Pemerintah Kota Denpasar hanya bertindak sebagai fasilitator dan memberikan wadah koordinasi guna mendukung kelancaran serta menjaga kondusivitas.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Resmi Luncurkan Inovasi Paon Gatsu

“Kami meyakini secara teknis bahwa Desa Adat sudah lebih intens mengetahui rangkaian Hari Suci Nyepi, namun untuk memastikan kelancaran dan kondusivitas di lapangan nanti, melalui rapat ini nantinya menjadi wahana untuk menyamakan persepsi, utamanya berkaitan dengan mobilitas dan keamanan,” ujar Eddy Mulya.

Hal senada disampaikan Bendesa Madya MDA Kota Denpasar, I Ketut Wisna, mengatakan, rapat koordinasi ini merupakan wujud penyamaan persepsi, serta mengatur pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi di Kota Denpasar. Yang diatur pun tidak teknis, melainkan pergerakan masyarakat, semisal jadwal melasti, pengarakan ogoh-ogoh dan pengamanan.

“Sejalan dengan Pemerintah Kota Denpasar, saya kira di Desa Adat sudah jelas sesuai dengan pararem dan kebiasaan yang sudah berlangsung, dengan ini kami hanya mengatur teknis baik itu mobilitas, jasdwal serta pola pengamanan, semoga rangkaian Hari Suci Nyepi tahun ini berjalan dengan lancar dan kondusif serta harmoni,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan

NEWS

Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga, DKPKP Gianyar Gelar GPM

Published

on

By

Pangan Murah gianyar
GPM: Pemerintah Kabupaten Gianyar, melalui Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Jumat (13/3). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar, melalui Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Jumat (13/3). Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Gerakan tersebut melibatkan Bulog, Agen LPG , dan pelaku UMKM  lainnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gianyar I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan bahwa gerakan pangan murah  dilaksanakan guna menstabilkan harga pangan pokok di masyarakat menjelang hari raya, serta memastikan ketersediaan pangan.

“Melalui GPM ini, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih murah dari harga pasar,  sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Gerakan ini juga menjadi langkah nyata pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah,” terangnya.

Berbagai bahan pokok tersedia dalam kegiatan ini meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, gas LPG 3Kg, buah-buahan, serta berbagai produk UMKM. Dimana harga yang ditawarkan tentunya  di bawah harga  pasar, namun tidak pula merugikan peternak dan UMKM masyarakat sehingga mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Selain memastikan harga yang terjangkau, kegiatan ini juga mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung, sehingga distribusi pangan menjadi lebih efektif. “Harga murah terjadi karena bertemunya produsen dengan konsumen sehingga marginnya kecil, karena tidak lewat perantara atau pengepul,” jelasnya.

Ketersediaan beras dan berbagai bahan pokok lainnya, yang terjual dengan cepat menunjukkan tingginya minat masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini berfungsi untuk menjaga inflasi di daerah agar tetap rendah dan stabil. Dengan adanya Gerakan Pangan Murah, pemerintah dapat memantau, serta memastikan pasokan dan harga di pasar tetap seimbang.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Tampilkan Garapan Nawasena pada Pawai Budaya Muskowil IV APEKSI di Kota Kediri

“Dengan diadakannya Gerakan Pangan Murah, Pemkab Gianyar berharap kestabilan pasokan dan harga pangan di wilayah ini bisa terjaga, sambil juga memperkuat ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan,” tutup Sri Widiawati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Buleleng Gelar Gotong-royong Bersih Pantai dan Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Banjar

Published

on

By

banjir di buleleng
BERSIH PANTAI: Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan gotong-royong pembersihan pantai pasca-bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Banjar pada Jumat (13/3). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan gotong-royong pembersihan pantai pasca-bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Banjar. Kegiatan ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Buleleng, BUMD, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat setempat pada Jumat (13/3).

Apel pagi sebagai tanda dimulainya kegiatan dipusatkan di Pantai Banjar. Selanjutnya, kegiatan gotong-royong dilaksanakan serentak di delapan titik pantai yang berada di wilayah Kecamatan Banjar. Aksi bersih pantai ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan sekaligus upaya percepatan pemulihan kawasan pesisir yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Selain kegiatan bersih-bersih pantai, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak. Bantuan berupa beras sebanyak 20 kilogram per keluarga diberikan kepada 437 Kepala Keluarga (KK). Beras tersebut berasal dari Cadangan Pangan Pemerintah Kabupaten Buleleng yang dikelola oleh Dinas Pertanian, dengan pendanaan dari APBD Kabupaten Buleleng.

Tidak hanya itu, bantuan lainnya juga turut disalurkan berupa kompor gas lengkap dengan regulator, paket sembako, serta family kit yang merupakan kontribusi dari berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, S.POG menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Jadi kita dari APBD Kabupaten Buleleng memberikan bantuan 20 kilogram beras selain biaya-biaya operasional lainnya. Ada juga bantuan kompor gas beserta regulatornya hingga paket sembako. Diharapkan ini dapat membantu menjawab penanggulangan dampak dari bencana yang terjadi kemarin,” ujarnya.

Salah satu warga penerima bantuan, Ketut Masning, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Baca Juga  Libatkan Narasumber dari Kemendagri, Pemkot Denpasar Gelar Sosialiasi Permendagri tentang Kerja Sama Daerah

“Saya sangat senang dan bersyukur bisa menerima bantuan ini. Kami merasa benar-benar diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Bantuan ini sangat membantu kami yang terdampak banjir. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli dengan masyarakat,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh warga lainnya, Putu Areni. Ia berharap ke depan upaya penanggulangan bencana dapat semakin ditingkatkan, sekaligus menyampaikan apresiasi atas langkah cepat pemerintah daerah dalam membantu masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng atas bantuan yang sudah diberikan kepada kami. Harapan kami ke depan, penanggulangan bencana bisa semakin cepat dan sigap sehingga masyarakat yang terdampak bisa segera mendapatkan bantuan,” ujarnya.

Melalui kegiatan gotong-royong serta penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap proses pemulihan pasca bencana di Kecamatan Banjar dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Hadiri Musker PMI, Gaungkan Jiwa Sukarela dan Ketulusan Hati

Published

on

By

bupati sanjaya
MUSKER PMI: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Tabanan, Kamis (12/3), sekaligus menyaksikan pelantikan 115 pengurus PMI dari seluruh Kecamatan se-Kabupaten Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Semangat kemanusiaan kembali ditegaskan dalam Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan yang dirangkaikan dengan Penggalangan Donasi Kemanusiaan Tahun 2026. Pada kesempatan tersebut, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya turut menghadiri kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Tabanan, Kamis (12/3), sekaligus menyaksikan pelantikan 115 pengurus PMI dari seluruh Kecamatan se-Kabupaten Tabanan.

Ratusan relawan tersebut dilantik secara langsung oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, selaku Ketua PMI Kabupaten Tabanan. Turut hadir, jajaran Forkopimda atau yang mewakili, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Perangkat Daerah terkait, Wakil Ketua PMI Provinsi Bali dan pengurus PMI Kabupaten Tabanan. Diharapkan seluruh pengurus yang baru dilantik untuk terus menumbuhkan jiwa kerelawanan dan pengabdian kepada sesama.

“Saya yakin saudara-saudara yang baru dilantik ini memiliki jiwa sukarela yang tulus dari sisi kemanusiaan,” ujar Sanjaya dalam sambutannya saat itu. Ia juga mengulas kembali sejarah berdirinya PMI yang resmi dibentuk pada 17 September 1945, tidak lama setelah kemerdekaan RI. Pembentukan PMI kala itu merupakan amanat Presiden Soekarno kepada Menteri Kesehatan dr. Boentaran dan dipimpin oleh Wapres Mohammad Hatta, sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak membantu korban perang kemerdekaan.

“Teman-teman PMI selalu sigap turun ke lapangan bersama TNI, Kepolisian, dan tokoh masyarakat ketika terjadi bencana. Kehadiran mereka secara sukarela di tengah masyarakat adalah bentuk nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan yang patut kita apresiasi,” imbuh Sanjaya. Seraya mengingatkan, PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah, terutama dalam bidang pelayanan sosial, kesehatan, serta penanggulangan bencana yang ditegaskannya harus dilaksanakan dengan penuh ketulusan. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkot Percepat Pemenuhan Kebutuhan Dokumen Adminduk

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca