Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rapat Paripurna Ke-25, DPRD Bali Tetapkan Dua Raperda Menjadi Perda

BALIILU Tayang

:

dprd bali
PIMPIN RAPAT: Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama, pada Senin, 3 Juli 2023 memimpin rapat paripurna ke-25 masa persidangan II tahun 2023 di ruang sidang utama Kantor DPRD Bali Jalan Dr. Kusuma Atmaja 3 Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, pada Senin, 3 Juli 2023 menggelar rapat paripurna ke-25 masa persidangan II tahun 2023 di ruang sidang utama Kantor DPRD Bali Jalan Dr. Kusuma Atmaja 3 Denpasar. Pada rapat paripurna ini, DPRD Bali menetapkan dua raperda menjadi perda. Keduanya adalah Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2022 dan Raperda Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama didampingi Wakil Ketua Nyoman Sugawa Korry, Nyoman Suyasa dan Tjok. Gede Asmara Putra, bersama segenap anggota DPRD Bali serta Sekwan Gede Indra Dewa Putra. Dari pihak eksekutif hadir Gubernur Bali Wayan Koster didampingi sejumlah pimpinan OPD serta undangan lainnya.

Sebelum ditetapkan, dua koordinator pembahasan raperda yakni AA Ngurah Adhi Ardhana yang membahas Raperda Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 dan Gede Kusuma Putra yang membahas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2022 membacakan hasil pembahasannya. Keduanya menyatakan raperda dapat ditetapkan menjadi perda.

guebrnur
LAPORAN AKHIR: AA Ngurah Adhi Ardhana menyerahkan laporan akhir DPRD Bali terhadap raperda Haluan Pembangunan Bali kepada Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama pada rapat paripurna ke-25 masa persidangan II tahun 2023, Senin (3/7/2023). (Foto: ist)

AA Ngurah Adhi Ardhana menyatakan, raperda ini sudah melalui tahapan-tahapan sesuai dengan aturan yang berlaku yang dimulai dari penjelasan Gubernur terkait Raperda Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125, kemudian pembahasan awal, pandangan umum fraksi-fraksi, pembahasan gabungan antara eksekutif dan legislatif, jawaban Gubernur terhadap pandangan umum fraksi-fraksi, pembahasan lanjutan, rapat gabungan untuk revisi dan harmonisasi, dan penyampaian laporan akhir pembahas DPRD Provinsi Bali. Karena itu, Pembahas DPRD Provinsi Bali dapat menerima raperda ini untuk dapat ditetapkan sebagai Perda tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125, dan dilanjutkan dengan proses berikutnya.

Baca Juga  Puluhan Ribu Masyarakat Karangasem Antusias Berbaur Bersama Gubernur Koster di Pre-Event Creative Fun Walk Bali Digital Festival II

Selanjutnya Gede Kusuma Putra memberikan apresiasi yang tinggi atas capaian 10 kali dalam 10 tahun berturut-turut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Bali TA 2013 sampai 2022, yang sekaligus menunjukkan bahwa tata kelola keuangan daerah selama ini masih on the right track.

dprd bali
SERAHKAN LAPORAN AKHIR: Gede Kusuma Putra menyerahkan laporan akhir DPRD Bali terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2022 kepada Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama pada rapat paripurna ke-25 masa persidangan II tahun 2023, Senin (3/7/2023). (Foto: ist)

Kusuma Putra lanjut menyampaikan beberapa catatan dan rekomendasi. Pertama, semua catatan dan temuan pemeriksaan BPK RI Perwakilan Bali agar ditindaklanjuti segera, mengacu pada rekomendasi yang diajukan BPK RI Perwakilan Bali serta memperhatikan batasan waktu yang diatur dalam Perundang-undangan. Kedua, mengingat celah fiskal (fiscal gap) terkait kondisi keuangan daerah dalam 3 tahun terakhir yang semakin sempit di satu sisi sementara di sisi lain tanggal 4 Mei 2023 UU Nomor 15 Tahun 2023 telah diundangkan. “Karenanya kami Dewan mendesak Pemerintah Provinsi Bali untuk secepatnya menyiapkan beberapa kemungkinan regulasi baru berupa perda atau pergub yang memungkinkan Pemerintah Provinsi mendapatkan manfaatnya dari keberadaan UU tersebut di atas khususnya terhadap peningkatan PAD,” katanya.

Lanjut, ketiga, penguatan dan perluasan industri pengolahan hasil-hasil produksi sektor primer agar digalakkan, diprioritaskan dan dilakukan dengan sungguh-sungguh serta berkesinambungan karena program ini akan memberikan multiple effect, setidaknya (1) ada penambahan investasi, berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi, tersedianya lapangan kerja yang berujung pada pengurangan pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, (2) Ada proses yang menjadikan ada nilai tambah (added value) yang akan berdampak terhadap PDRB per kapita, (3) Ada transformasi ekonomi, akan ada keseimbangan ekonomi baru  antara sektor primer, sekunder dan tersier, dimana sektor primer dan sekunder akan bisa memberikan tambahan kontribusi terhadap GDP regional ekonomi Bali yang selama ini didominasi oleh sektor tersier. 

Baca Juga  Setelah Dilakukan Harmonisasi dan Sinkronisasi, DPRD Bali Setujui Raperda Penyelenggaraan Ketertiban Umum Ditetapkan Menjadi Perda

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster dalam pendapat akhirnya, menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan dan seluruh Anggota Dewan yang telah memberikan masukan, pandangan, yang sangat kritis, dan objektif dalam pembahasan Raperda tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125, sehingga selesai sesuai target waktu. Hal ini menunjukkan komitmen tinggi, keseriusan, dan rasa tanggung jawab bersama Pimpinan dan Anggota Dewan untuk membangun masa depan Bali yang lebih baik bagi generasi mendatang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Buka Musprov Apklindo, Wabup Badung Prioritaskan Perusahaan Asli Bali

Published

on

By

Wabup Bagus Alit Sucipta Buka Musprov I Apklindo Bali
BUKA MUSPROV: Wabup Bagus Alit Sucipta berfoto bersama usai secara resmi membuka acara Musprov I Dewan Pengurus Daerah Apklindo Bali di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Kamis (22/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta secara resmi membuka acara Musyawarah Provinsi (Musprov) I Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Perusahaan Cleaning Service Indonesia (Apklindo) Bali. Agenda penting bagi industri jasa kebersihan ini diselenggarakan bertempat di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Kamis (22/10).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus Apklindo Pusat, perwakilan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Kadin Kabupaten Badung, HIPMI Kabupaten Badung, serta jajaran pengurus daerah Apklindo Bali bersama pimpinan perusahaan anggota.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi yang tinggi sekaligus menyambut hangat pelaksanaan musyawarah perdana ini di Gumi Keris. Ia menekankan pentingnya peran pengusaha dan tenaga kerja lokal untuk tumbuh serta berdaya saing kuat di wilayahnya sendiri.

“Harapan kami, sebagai Pemerintah Kabupaten Badung, bagaimana kita semua, perusahaan yang ada di Bali, yang lahir di Bali, tentunya bisa menjadi tuan di rumah sendiri,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen jajaran Pemerintah Kabupaten Badung dalam memberikan dukungan penuh dan prioritas utama kepada perusahaan-perusahaan lokal asli daerah Bali, khususnya di Kabupaten Badung. Hal ini dinilai sangat krusial mengingat perekonomian Bali dan Badung sangat bertumpu pada sektor pariwisata sebagai instrumen terbesar dalam penyumbang pendapatan daerah.

“Pariwisata perlu kolaborasi yang baik antara pelaku usaha, pemangku jabatan, dan seluruh stakeholder untuk menjaga agar pariwisata kita tetap berkualitas dan berintegritas,” imbuh Wabup Bagus Alit Sucipta.

Terkait dengan agenda pemilihan kepengurusan baru, Wabup Bagus Alit Sucipta menyarankan agar tongkat kepemimpinan Apklindo Bali ke depan diserahkan kepada figur yang memiliki pengalaman matang serta kedekatan hubungan komunikasi dengan pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan terkait. Bahkan, ia mendukung apabila proses pemilihan dapat dilakukan secara aklamasi demi menjaga keharmonisan internal organisasi.

Baca Juga  Setelah Dilakukan Harmonisasi dan Sinkronisasi, DPRD Bali Setujui Raperda Penyelenggaraan Ketertiban Umum Ditetapkan Menjadi Perda

Lebih lanjut, Wabup Badung menggarisbawahi bahwa sektor jasa kebersihan (cleaning service) merupakan industri padat karya yang menyerap sumber daya manusia (SDM) dan tenaga kerja dalam jumlah yang sangat besar. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan Apklindo bernilai sangat strategis untuk membuka ruang dan kesempatan kerja yang luas bagi masyarakat lokal Bali.

“Semoga kegiatan musyawarah ini berjalan dengan baik dan mampu merumuskan program-program strategis bagi kemajuan organisasi Apklindo ke depan,” pungkasnya sebelum membuka acara Musprov I Apklindo Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

TP PKK Tabanan Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Penguatan Kelembagaan PKK, Dekranasda dan Posyandu

Published

on

By

Ketua TP PKK Tabanan Hadiri Rapat Penguatan Kelembagaan di BSCC
RAPAT PENGUATAN: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau Bunda Rai, saat menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu se-Indonesia Bagian Tengah yang dirangkaikan dengan Pembekalan Tim Pembina Posyandu dan Dekranasda, di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Denpasar, Kamis (22/10). (Foto: Hms Tbn)

Denpasar, baliilu.com – Memperkuat peran perempuan, pemberdayaan keluarga, dan pelayanan dasar masyarakat membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Komitmen tersebut tercermin dari keikutsertaan Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau Bunda Rai, dalam Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu se-Indonesia Bagian Tengah yang dirangkaikan dengan Pembekalan Tim Pembina Posyandu dan Dekranasda, di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Denpasar, Kamis (22/10).

Kegiatan yang diselenggarakan TP PKK Pusat bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah tersebut bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan serta sinergi TP PKK, Dekranasda, dan TP Posyandu dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsinya. Pertemuan ini dihadiri Ketua Umum Dekranas sekaligus Pelindung TP PKK dan TP Posyandu, Ny. Selvi Gibran Rakabuming, Ketua Harian Dekranas sekaligus Ketua Umum TP PKK dan TP Posyandu, Ny. Tri Tito Karnavian, jajaran kementerian dan lembaga terkait, serta para pengurus TP PKK dari berbagai daerah di Indonesia bagian tengah.

Bunda Rai mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, menyelaraskan program, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan PKK, Dekranasda, dan Posyandu di daerah. Menurutnya, pembekalan dan koordinasi bersama pemerintah pusat menjadi kesempatan penting untuk memperluas wawasan sekaligus memastikan program yang dijalankan semakin terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh penguatan dan pemahaman yang penting untuk meningkatkan peran PKK, Dekranasda, dan Posyandu di Kabupaten Tabanan. Kami mengapresiasi upaya pemerintah pusat dalam memperkuat sinergi ini dan berkomitmen untuk terus bersinergi, menyelaraskan program, serta mengoptimalkan pelaksanaannya sesuai kebutuhan masyarakat di daerah,” ungkap Bunda Rai.

Baca Juga  Setelah Dilakukan Harmonisasi dan Sinkronisasi, DPRD Bali Setujui Raperda Penyelenggaraan Ketertiban Umum Ditetapkan Menjadi Perda

Dalam rapat tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai arah kebijakan pembangunan nasional dalam penguatan kelembagaan Dekranasda, PKK, dan Posyandu oleh Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas. Materi dilanjutkan dengan penguatan peran pemerintah daerah dalam perencanaan program dan kegiatan oleh Ditjen Bina Pembangunan Daerah, serta transformasi tata kelola Gerakan PKK dan Posyandu yang menitikberatkan pada penguatan kelembagaan, kepemimpinan, dan akuntabilitas di daerah oleh Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri.

Agenda juga mencakup strategi penguatan dukungan penganggaran daerah oleh Ditjen Bina Keuangan Daerah serta pemaparan Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) oleh jajaran Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu. Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Tim Pembina Posyandu dengan Kementerian Sosial dan Badan Gizi Nasional (BGN), sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung program pemberdayaan keluarga dan peningkatan pelayanan masyarakat.

Keikutsertaan TP PKK Kabupaten Tabanan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan tata kelola yang semakin baik dan kolaborasi yang berkelanjutan, pelaksanaan program PKK, Dekranasda, dan Posyandu diharapkan semakin optimal dalam mendukung pemberdayaan keluarga, pengembangan potensi kerajinan daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat Tabanan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Eddy Mulya Apresiasi BPS Festival Ke-4, Dorong Kreativitas dan Pembentukan Karakter Siswa

Published

on

By

Sekda Eddy Mulya Buka BPS Festival Ke-
BPS FESTIVAL: Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat memukul kulkul sebagai tanda dibukanya BPS Festival ke-4 di SD Bali Public School, Kamis (22/10). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menghadiri sekaligus membuka Bali Public School (BPS) Festival ke-4 yang ditandai dengan pemukulan kulkul di SD Bali Public School, Kamis (22/10). Berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa turut memeriahkan pembukaan BPS Festival kali ini, mulai dari yoga, paduan suara, tari kecak, baleganjur, hingga bapang barong.

Mengusung tema Colorful Minds, Happy Hearts, festival ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, mengembangkan potensi, serta membangun kepercayaan diri. Turut hadir Kadisdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, Camat Denpasar Timur, Ida Bagus Upawana Manuaba, serta undangan lainya.

Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, saat membacakan sambutan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival yang menjadi wadah pengembangan kreativitas, bakat, karakter, dan kemampuan bekerja sama bagi peserta didik melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Setiap anak memiliki pemikiran, karakter, dan keunikan yang berbeda sehingga keberagaman tersebut perlu dihargai sebagai kekuatan dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.

Dikatakannya, BPS Festival merupakan implementasi kegiatan kokurikuler yang memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran di luar kegiatan intrakurikuler. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan sportivitas, kebersamaan, kebahagiaan, serta semangat belajar bagi seluruh peserta.

“Saya berharap BPS Festival ke-4 tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan rasa percaya diri, kebahagiaan, dan semangat belajar bagi seluruh peserta,” ujarnya.

Lebih lanjut, Eddy Mulya menegaskan bahwa pengembangan potensi anak membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari sekolah, komite sekolah, dunia usaha dan dunia industri, alumni, hingga orang tua siswa. Sinergi tersebut penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sekaligus menanamkan kepedulian sosial dan semangat gotong-royong di tengah masyarakat.

Baca Juga  Gubernur Bali Bersama Ny. Putri Koster Buka Fashion Show Adi Warna Wastra Loka

“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap anak-anak tidak hanya berkembang dalam kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, mampu bekerja sama, menghargai perbedaan, dan peduli terhadap sesama,” ungkapnya.

Kepala SD Bali Public School, Komang Edi Putra, S.Ag., M.Pd.Gr., mengatakan BPS Festival ke-4 menjadi momentum untuk mempertemukan siswa-siswi TK dan SD dari berbagai wilayah di Bali dalam semangat persahabatan, kreativitas, sportivitas, dan kebersamaan. Festival ini diharapkan memberikan pengalaman bermakna bagi seluruh peserta, tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menumbuhkan keberanian, memperluas persahabatan, dan menghadirkan kenangan positif selama proses belajar.

“Kami ingin setiap anak yang hadir membawa pulang pengalaman, persahabatan, keberanian, inspirasi, dan kenangan indah,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, keberanian untuk mencoba, tampil, dan menjadi diri sendiri merupakan bagian penting dari proses pembelajaran anak. Karena itu, seluruh peserta diharapkan mengikuti setiap kegiatan dengan penuh semangat, menghargai kemampuan peserta lain, serta menjunjung tinggi sportivitas.

“Menang adalah sebuah kebanggaan, tetapi keberanian untuk tampil, berproses, menghargai lawan, dan menikmati setiap pengalaman adalah kemenangan yang sesungguhnya,” katanya.

Penyelenggaraan BPS Festival ke-4 terlaksana berkat dukungan Pemerintah Kota Denpasar, Yayasan Ananda Vidya Bali, keluarga besar SD Bali Public School, para kepala sekolah dan guru pendamping, orang tua siswa, sponsor, mitra kerja, serta panitia. Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bentuk kolaborasi dalam mendukung pengembangan potensi anak sekaligus memperkuat hubungan antara satuan pendidikan dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang positif, inklusif, dan mampu mendorong anak-anak untuk terus berkarya serta berprestasi.

“Kami berharap BPS Festival ke-4 dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan menjadi sarana pembentukan generasi muda yang kreatif, percaya diri, berkarakter, serta mampu menghargai keberagaman. Semangat kolaborasi yang terbangun melalui festival ini juga diharapkan terus berlanjut dalam mendukung tumbuh kembang anak dan membangun kepedulian sosial di lingkungan masyarakat,” ujarnya. (eka/bi)

Baca Juga  Sekretariat DPRD Bali Ucapkan Rahajeng Rahina Suci Galungan-Kuningan dan Nyepi Warsa Caka 1946

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca