Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Capaian Kinerja Wayan Koster Selama 5 Tahun Jadi Gubernur Bali

Dapat Sambutan Apresiasi Luar Biasa Saat Acara Serah Terima Jabatan Gubernur Bali Wayan Koster kepada Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya

Loading

BALIILU Tayang

:

koster
SERAH TERIMA PJ. GUBERNUR: Berfoto bersama saat acara Serah Terima Jabatan Gubernur Bali, Wayan Koster kepada Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya pada, Jumat (Sukra Paing, Pahang) 8 September 2023 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Capaian kinerja Wayan Koster selama 5 tahun menjadi Gubernur Bali dan Tjok. Oka Sukawati sebagai Wakil Gubernur Bali melaksanakan Tatanan Bali Era Baru, 2018-2023 dengan visi Pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru mendapat sambutan apresiasi luar biasa saat acara Serah Terima Jabatan Gubernur Bali, Wayan Koster kepada Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya pada, Jumat (Sukra Paing, Pahang) 8 September 2023 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali.

Wayan Koster dihadapan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, Pimpinan DPRD Provinsi Bali, Sekda Pemerintah Provinsi Bali, Bupati/Walikota dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-Bali, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, hingga tokoh masyarakat di Bali sampai puluhan ribuan pegawai di Pemerintah Provinsi Bali menyampaikan Pencapaian Pembangunan Bidang Prioritas yaitu Pembangunan di Bidang Pangan, Sandang, dan Papan yang ditujukan untuk menyediakan kebutuhan dasar kehidupan Krama Bali dalam jumlah dan kualitas yang memadai, melalui pembangunan pertanian dengan Sistem Pertanian Organik, Kelautan dan Perikanan, serta Industri Kerajinan Rakyat berbasis Budaya Branding Bali.

Dalam Bidang Pangan, terutama dari 10 komoditas pangan strategis, yakni: beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai besar, daging sapi, daging ayam ras, telor ayam ras, dan daging babi; 9 komoditas mengalami surplus, hanya komoditas bawang putih yang mengalami defisit atau kekurangan. Data ini menunjukkan bahwa, Bali sangat siap menjadi pulau yang berdaulat di Bidang Pangan, hanya produksi bawang putih yang harus ditingkatkan.

Dalam Bidang Sandang, ditandai peningkatan jumlah produksi Industri Kerajinan Rakyat yang sangat cepat, serta mengalami perkembangan mode yang sangat kreatif dan inovatif. Peningkatan produksi pangan dan sandang diiringi dengan kebijakan penggunaan produk lokal Bali oleh Masyarakat Bali, yakni pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan, dan industri kerajinan rakyat.

Baca Juga  Endorse Kopi Arak Tanpa Gula, 52 Produk Arak Bali Tembus Hotel dan Restoran, Diakui Minuman Spirit Terbaik Dunia

Dalam Bidang Papan, ketersediaan air minum dari berbagai sumber air untuk kebutuhan rumah tangga sudah cukup memadai; tingkat elektrifikasi yakni jumlah rumah tangga yang sudah memakai listrik mencapai 100%; dan jumlah rumah tangga yang memiliki layanan sanitasi layak secara mandiri sebesar 86%.

Pencapaian Pembangunan Bidang Prioritas juga dicapai Dalam Bidang Kesehatan. Tercatat fasilitas dan tenaga kesehatan tersedia dalam jumlah dan kualitas relatif memadai, diantaranya yaitu : 1) Jaminan kesehatan telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98%, tertinggi di Indonesia; 2) Angka stunting sebesar 8,0%, paling rendah di Indonesia, jauh di bawah angka stunting nasional sebesar 21,6%; dan 3) telah melakukan terobosan inovatif Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali di Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik Kesehatan.

Dalam Bidang Pendidikan, sampai tahun 2023 telah dicapai: 1) Dibangunnya 17 SMA/SMK baru; 2) Ketersediaan jumlah fasilitas, sarana-prasarana, pendidik, dan tenaga kependidikan serta akses mengikuti pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah; 3) Angka Partisipasi Kasar pendidikan PAUD mencapai 31,81%; 4) Angka Partisipasi Kasar pendidikan SD mencapai 103%; 5) Angka Partisipasi Kasar pendidikan SMP mencapai 96%; 6) Angka Partisipasi Kasar pendidikan SMA/SMK mencapai 91%; dan 7) Angka Partisipasi Kasar Pendidikan Tinggi mencapai 32%. Jadi secara umum, kualitas pendidikan dasar dan pendidikan menengah di Bali sudah cukup memadai, di atas rata-rata nasional.

Dalam Bidang Kebudayaan, selama 5 tahun ini telah dibangun tatanan fundamental, komprehensif, dan monumental Niskala-Sakala penguatan dan pemajuan adat, tradisi, seni-budaya, dan kearifan lokal Bali. Tatanan baru ini meliputi: 1) Penguatan Kedudukan, Kewenangan, dan Fungsi Desa Adat; 2) Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali; 3) Penguatan Kelembagaan dan Fungsi Subak; 4) Penggunaan Busana Adat Bali; 5) Pelindungan Pura, Pratima, dan Simbol Keagamaan; 6) Penyelenggaraan Tata-titi Kehidupan Masyarakat Bali Berbasis Kearifan Lokal Sad Kerthi; 7) Pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali; 8) Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali; dan 9) Pembaharuan tata kelola Pesta Kesenian Bali dan penambahan materi baru berupa Jantra Tradisi Bali serta Perayaan Budaya-budaya Dunia di Bali.

Baca Juga  Gubernur Bali Terbitkan SE Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Penyelenggaraan Presidensi G20

Dalam Bidang Kepariwisataan, telah mulai dilakukan penataan secara fundamental dan komprehensif, untuk mewujudkan pariwisata berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat dengan memberlakukan kebijakan, yaitu: 1) Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali; 2) Tata Kelola Pariwisata Bali; 3)  Pelindungan Pura, Pratima, dan Simbol Keagamaan; serta 4) Tatanan Baru bagi Wisatawan Mancanegara selama Berada di Bali (apa yang boleh dan apa yang dilarang bagi wisatawan selama berada di Bali). (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Buleleng Perkuat Sinergi Wujudkan Program Satu Keluarga Satu Sarjana

Published

on

By

Satu Keluarga Satu Sarjana
BEE: Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata saat menyampaikan sekapur sirih dalam talkshow “Satu Keluarga Satu Sarjana” pada rangkaian hari kedua Buleleng Education Expo (BEE) di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Kamis (21/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng menunjukkan komitmennya mendukung program Pemerintah Provinsi Bali “Satu Keluarga Satu Sarjana” melalui penguatan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan angka partisipasi sekolah, rata-rata lama sekolah, serta kualitas sumber daya manusia di Buleleng dan Bali.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata saat menyampaikan sekapur sirih dalam talkshow “Satu Keluarga Satu Sarjana” pada rangkaian hari kedua Buleleng Education Expo (BEE) di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Kamis (21/5).

Menurut Surya Bharata, program tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam menjawab tantangan pendidikan, khususnya terkait angka partisipasi sekolah dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang sangat dipengaruhi rata-rata lama sekolah.

“Program ini sangat dinantikan masyarakat karena diharapkan mampu mendorong peningkatan akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kualitas SDM di Buleleng maupun Bali secara umum,” ujarnya.

Melalui Buleleng Education Expo, lanjut dia, pemerintah berupaya membangun sinergi mulai dari jenjang PAUD, pendidikan dasar, menengah hingga perguruan tinggi guna mewujudkan pendidikan berkualitas untuk semua sekaligus memperkuat Singaraja sebagai kota pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali Ida Bagus Gede Wesnawa Punia yang hadir sebagai narasumber talkshow mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam membangun kolaborasi lintas sektor untuk mendukung program “1 KK 1 Sarjana”.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Bali, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK.“Program ‘1 KK 1 Sarjana’ merupakan bagian dari grand design pembangunan SDM Bali unggul dalam menghadapi Indonesia Emas 2045. Karena itu, penguatan pendidikan harus dimulai sejak pendidikan dasar hingga menengah,” kata Wesnawa.

Baca Juga  Endorse Kopi Arak Tanpa Gula, 52 Produk Arak Bali Tembus Hotel dan Restoran, Diakui Minuman Spirit Terbaik Dunia

Dalam mendukung peningkatan kualitas SDM, Pemerintah Provinsi Bali juga menerapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu dasar penerimaan siswa baru jenjang SMA dan SMK mulai tahun 2026. Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan proses seleksi berjalan lebih objektif dan sesuai kompetensi siswa.

Selain itu, Pemprov Bali juga menerapkan kalender pendidikan berbasis adat, tradisi, dan budaya Bali sesuai visi pembangunan daerah. Penguatan pendidikan berbasis kearifan lokal dilakukan melalui penyusunan bahan ajar dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK, termasuk integrasi nilai budaya Bali dalam mata pelajaran seperti matematika dan ilmu pengetahuan alam.

Di sisi lain, pemerintah juga melakukan pembenahan tata kelola tenaga pendidik guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Setelah siswa menyelesaikan pendidikan menengah, keluarga kurang mampu yang belum memiliki sarjana akan difasilitasi melalui program “1 KK 1 Sarjana”.

Wesnawa menjelaskan, pada 2025 pemerintah menyiapkan kuota bagi 1.450 mahasiswa, sedangkan pada 2026 meningkat menjadi 2.500 mahasiswa. Program tersebut memberikan bantuan berupa biaya pendaftaran kuliah gratis, bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp1 juta per bulan, serta bantuan biaya hidup bagi mahasiswa sesuai wilayah tempat studi.“Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi, tetapi juga memperkuat kualitas SDM Bali,” ungkapnya.

Pemprov Bali juga menyiapkan konsep link and match dengan dunia usaha dan dunia industri agar lulusan program tidak menjadi sarjana pengangguran. Dengan demikian, peningkatan investasi di Bali diharapkan dapat berjalan selaras dengan kesiapan tenaga kerja lokal.

“Mekanisme program dilakukan melalui perguruan tinggi. Mahasiswa mendaftar terlebih dahulu ke kampus negeri maupun swasta, kemudian pihak kampus mengusulkan peserta program kepada Dinas Pendidikan Provinsi Bali untuk proses pembiayaan,” jelasnya.

Baca Juga  Tak hanya Fokus Pariwisata dan Budaya, Wagub Cok Ace Harap Jegeg Bagus Bali Bisa Sosialisasikan Program-Program Pemerintah

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap program “Satu Keluarga Satu Sarjana” dapat membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu sekaligus melahirkan generasi muda Bali yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Dorong SDM Tabanan Siap Bersaing Global

Published

on

By

bupati sanjaya
RESMIKAN GEDUNG: Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Baru dan Grand Opening ACC Café & Resto milik LPK American Cruise College (ACC) yang berlokasi di Jl. Yeh Ho Sanggulan, Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, Kamis (21/5). (Foto: Hms Tabanan)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Baru dan Grand Opening ACC Café & Resto milik LPK American Cruise College (ACC) yang berlokasi di Jl. Yeh Ho Sanggulan, Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, Kamis (21/5).

Kehadiran gedung baru dengan fasilitas pelatihan dan praktik industri yang representatif tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) Tabanan dan mampu bersaing di industri pariwisata dan perkapalan internasional.

Dalam kegiatan yang juga dirangkaikan dengan pelaksanaan ACC Fest 2026, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi tinggi kepada manajemen LPK American Cruise College atas kontribusinya dalam mencetak SDM unggul dan kompeten. Ia menilai, kehadiran gedung representatif tersebut menjadi bukti nyata dukungan dunia pendidikan dan pelatihan terhadap program pembangunan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Bupati Sanjaya yang saat itu turut didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Kediri, Direktur American Cruise College, pimpinan partner hotel dan asosiasi, kepala SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan dan Singaraja, tokoh masyarakat serta undangan lainnya, menyampaikan pembangunan di Tabanan harus berjalan dalam satu garis perjuangan melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap manajemen LPK American Cruise College atas segala upaya selama ini dalam mencetak SDM yang memiliki kompetensi unggul. Kehadiran gedung ini dengan fasilitas representatif menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung program pemerintah, khususnya menyiapkan SDM yang siap bertarung di industri pariwisata dan perkapalan internasional,” ujar Sanjaya.

Baca Juga  Koster-Giri akan Bangun Asrama Mahasiswa dan Sports Center di Unud

Keberadaan lembaga pelatihan kerja berkualitas dikatakannya juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, melalui pendidikan dan pelatihan yang baik, pihaknya berharap generasi muda Tabanan akan memiliki peluang kerja lebih luas, sehingga mampu menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Saya melihat generasi muda yang berangkat ke kapal pesiar ini sebagai pejuang devisa bagi Kabupaten Tabanan. Yang mereka dapat bukan hanya dollar atau pendapatan saja, tetapi juga ilmu pengetahuan dan wawasan. Ketika pulang ke daerah, mereka akan ikut membangun masyarakat, membesarkan UMKM dan berkontribusi untuk kemajuan Tabanan,” tegasnya.

Sanjaya juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran ACC Café & Resto yang dinilai turut membantu membuka lapangan pekerjaan baru di Kabupaten Tabanan. Ia juga berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat menjadi tempat menempa ilmu pengetahuan, dedikasi dan keterampilan generasi muda sebelum terjun ke dunia kerja internasional.

Direktur LPK American Cruise College, Putu Deddy Paryana di kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Tabanan beserta jajaran pemerintah daerah, para kepala sekolah dan seluruh undangan yang hadir dan turut mensukseskan kegiatan ini. Ia juga berharap keberadaan gedung baru dan ACC Café & Resto mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan praktik mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas, kompetensi dan semangat berkompetisi generasi muda, khususnya di bidang hospitality, service dan kreativitas pelajar maupun mahasiswa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-54 ST Widya Dharma Banjar Tengah Pecatu

Bupati Adi Arnawa Tekankan Peran Strategis Pemuda Jaga Fondasi Pariwisata Budaya Badung

Loading

Published

on

By

ST Widya Dharma
HADIRI HUT: Bupati Wayan Adi Arnawa hadiri HUT. Ke-54 ST. Widya Dharma Banjar Tengah, Pecatu di Wantilan Murdha Ulangun, Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Rabu (20/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus berkomitmen dalam mendukung kreativitas generasi muda sekaligus memperkuat pelestarian adat dan budaya Bali sebagai pilar utama pariwisata. Komitmen ini ditegaskan kembali dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Sekaa Teruna (ST) Widya Dharma Banjar Tengah Desa Adat Pecatu, Rabu (20/5) yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Baru Periode 2026–2029.

Acara yang berlangsung penuh semangat kebersamaan ini digelar di Wantilan Murdha Ulangun, Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Badung.

Momentum ini terasa semakin istimewa karena diselenggarakan dalam suasana peringatan Hari Kebangkitan Nasional, menjadi simbol kebangkitan dan pergerakan positif generasi muda di ujung selatan Kabupaten Badung.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, secara langsung menyaksikan prosesi pelantikan kepengurusan yang baru. Dalam sambutan dan arahannya, Adi Arnawa menyampaikan pesan mendalam mengenai peran vital yang diemban oleh para pemuda-pemudi di tingkat desa adat.

“Sekaa Teruna bukan hanya sebagai pelengkap dalam struktur masyarakat, melainkan harus mampu menjadi motor penggerak utama untuk melestarikan adat, tradisi, dan budaya kita. Terlebih lagi, Desa Adat Pecatu merupakan salah satu destinasi pariwisata berskala dunia yang magnet utamanya berlandaskan pada keluhuran adat dan kebudayaan Bali,” ujarnya di hadapan sekaa teruna.

Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa wadah sekaa teruna merupakan laboratorium sosial yang sangat efektif bagi generasi muda untuk mulai belajar berorganisasi di tingkat desa.

Menurutnya, hal ini merupakan langkah awal yang krusial bagi para pemuda untuk mengasah jiwa kepemimpinan (leadership) demi melanjutkan estafet kepemimpinan daerah maupun bangsa di masa mendatang.

“Dari organisasi tingkat desa inilah akan lahir calon-calon pemimpin Badung masa depan. Oleh karena itu, manfaatkan ruang ini dengan baik untuk belajar, berinovasi, dan mempererat tali persaudaraan,” imbuh Adi Arnawa.

Baca Juga  Koster-Giri Yakin Raih Suara 75 Persen di Gianyar

Ia berharap, dengan dilantiknya kepengurusan ST. Widya Dharma Pecatu Periode 2026–2029 ini, sinergi antara pemerintah, desa adat, dan generasi muda dapat semakin solid. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pariwisata berbasis budaya di Kuta Selatan.

Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Badung, Made Sumerta dan Tommy Martana Putra, Perbekel Desa Pecatu Made Karyana Yadnya, serta tokoh masyarakat yang juga mantan Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca