Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara Sampaikan Ranperda RPJPD Denpasar 2025-2045 di Hadapan Sidang Paripurna Dewan

BALIILU Tayang

:

rpjpd denpasar
SIDANG PARIPURNA: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa serta Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat mengikuti Sidang Paripurna ke-8 Masa Persidangan II DPRD Kota Denpasar pada Jumat (31/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi menyampaikan Pidato Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Denpasar Tahun 2025-2045 di hadapan Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar pada Jumat (31/5). Penyampaian Ranperda ini bertujuan untuk memperoleh kesepakatan bersama atas Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD Kota Denpasar Tahun 2025-2045.

Sidang Paripurna ke-8 masa persidangan II yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede ini juga turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, AA Ketut Asmara Putra, serta segenap anggota DPRD Kota Denpasar. Tampak hadir pula Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Forkopimda Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar serta undangan lainnya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam pidato pengantarnya menjelaskan, RPJPD Kota Denpasar Tahun 2025-2045 merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang menjadi landasan dan pedoman bagi Pemerintah Kota Denpasar dalam melaksanakan pembangunan di Kota Denpasar 20 tahun ke depan. Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD ini merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui. Hal ini menjadi bagian penting dari keseluruhan proses penyusunan RPJPD Kota Denpasar Tahun 2025-2045.

Lebih lanjut dijelaskan, berbagai dinamika dalam proses penyusunan telah dilalui melalui tahapan Forum Konsultasi Publik, Pembahasan Rancangan Awal RPJPD di DPRD, Konsultasi Rancangan Awal RPJPD dengan Provinsi Bali, dan Musrenbang RPJPD. Sehingga substansi dokumen RPJPD ini telah  mengalami penajaman dan penyempurnaan atas masukan dan saran dari berbagai pihak.

“Berdasarkan masukan dari berbagai stakeholder yang kami libatkan dalam penyusunan RPJPD ini, kami mengajukan rumusan visi pembangunan Kota Denpasar 20 (dua puluh) tahun ke depan yaitu Kota Denpasar yang Berbudaya, Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga  Sebanyak 5 Pasien Covid-19 di Denpasar Sembuh, Kasus Positif Bertambah 9 Orang

Jaya Negara menjelaskan, melalui rumusan visi RPJPD 2025-2045 ini, Kota Denpasar berkomitmen untuk mengarahkan kebijakan dan program pembangunan yang sesuai dengan nilai-nilai budaya, kesejahteraan masyarakat, serta keberlanjutan. Visi ini juga menjadi landasan untuk merinci misi strategis yang mencakup berbagai aspek pembangunan dan setiap misi diarahkan menuju kebijakan dan sasaran pokok yang terukur untuk mencapai visi yang dicita-citakan.

Secara rinci, visi pembangunan Kota Denpasar tahun 2025–2045 tersebut akan dapat terwujud dengan serangkaian misi sebagai berikut, yakni pertama mewujudkan sumber daya manusia yang berbudaya, berkualitas dan berdaya saing. Kedua, mewujudkan perekonomian yang unggul berbasis potensi daerah. Ketiga, mewujudkan infrastruktur kewilayahan yang andal untuk mendukung perkembangan wilayah. Keempat, mewujudkan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang berkelanjutan. Kelima, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Keenam, mewujudkan pariwisata dan budaya yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan, serta ketujuh mewujudkan keamanan dan stabilitas daerah.

Jaya Negara menambahkan, visi ini dicapai melalui 4 tahapan arah kebijakan pembangunan. Yakni arah kebijakan periode 2025-2029 dengan penguatan landasan pembangunan, arah kebijakan periode 2030-2034 dengan akselerasi pencapaian sasaran pembangunan, arah kebijakan periode 2035-2039 dengan optimalisasi dan pemantapan pembangunan serta arah kebijakan periode 2040-2045 dengan terwujudnya kota denpasar yang berbudaya, maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

“Tentunya kami mengharapkan koreksi yang konstruktif dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD Tahun 2025-2045 ini, sehingga apa yang kita rumuskan akan memberikan hasil yang terbaik bagi kelangsungan pembangunan 20 tahun kedepan untuk Kota Denpasar yang kita cintai,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Adi Arnawa Jajaki Dukungan Teknis Pemerintah Inggris Atasi Kemacetan Badung

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Kedutaan Besar Inggris di Ruang Kriya Gosana I, Puspem Badung
TERIMA KUNJUNGAN: Bupati Adi Arnawa menerima kunjungan resmi delegasi Kedutaan Besar Inggris ke Puspem Badung, Jumat (21/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemkab Badung berkomitmen menjaga daya saing wilayah sebagai destinasi wisata utama dunia. Sebagai langkah konkret mengurai masalah perkotaan, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa gencar menjajaki langkah inovatif guna mempercepat penanganan kemacetan lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Komitmen tersebut mendapat perhatian Pemerintah Inggris, ditandai kunjungan resmi delegasi Kedutaan Besar Inggris ke Puspem Badung. Delegasi dipimpin Minister Counsellor for Development, Peter Rajadiston, bersama tim teknis serta mitra pelaksana dari PwC di Ruang Kriya Gosana I, Puspem Badung, Jumat (21/8).

Bupati Adi Arnawa didampingi Asisten I Bidang Pemerintaha dan Kesra Luh Suryaniti, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, Kadis PUPR I Nyoman R Karyasa, Kadis Perhubungan AA Gde Rahmadi, serta Kabag Kerja Sama Ida Ayu Yutri Indahgustari. Kedua pihak menjajaki kerja sama pengembangan infrastruktur hijau, transportasi berkelanjutan, dan penataan mobilitas perkotaan.

Bupati Adi Arnawa mengapresiasi kunjungan ini sebagai energi positif untuk mempercepat transformasi sistem transportasi daerah agar lebih modern dan ramah lingkungan. “Kami terbuka terhadap kerja sama yang memberikan solusi konkret bagi persoalan transportasi, kemacetan, dan infrastruktur hijau. Kami harap kerja sama ini tidak berhenti pada diskusi, melainkan diwujudkan dalam program aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan pariwisata Badung,” ucapnya.

Fokus utama Pemkab Badung saat ini adalah mempercepat penataan moda transportasi dan kelancaran arus lalu lintas, khususnya di kawasan pariwisata Kuta. Langkah tersebut diarahkan pada penyediaan kantong parkir terpusat, penertiban jalur umum dari parkir liar, penataan pedestrian, hingga pengembangan transportasi publik rendah emisi karbon.

Menurut Adi Arnawa, sterilisasi ruang jalan merupakan prasyarat utama yang wajib diselesaikan sebelum melangkah pada penerapan moda transportasi publik berbasis jalur khusus, termasuk rencana pengembangan massal berbasis trem.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Rapat Evaluasi Penurunan Stunting Kota Denpasar

“Langkah awal kami adalah mengamankan ruang jalan dari parkir liar. Transportasi publik tidak akan efektif jika langsung diterapkan tanpa jalur khusus yang steril dari kemacetan jalur umum. Jika ruang jalan sudah steril, barulah kita terapkan moda transportasi khusus tersebut,” tegasnya.

Guna mendukung kebijakan itu, Pemkab mematangkan persiapan sejumlah kantong parkir terpadu (center park). Beberapa lahan strategis di kawasan pariwisata dan pusat perbelanjaan sedang disiapkan untuk mendukung skema parkir terpusat ini guna mengurangi penggunaan badan jalan sehingga pergerakan kendaraan serta pejalan kaki lebih tertib.

Kunjungan delegasi Inggris ini merupakan tindak lanjut Strategic Partnership Indonesia-Inggris, sekaligus berkaitan dengan kunjungan kerja Gubernur Bali ke Inggris dalam rangka London Climate Action Week. Inggris berkomitmen memberikan bantuan teknis untuk pengembangan kawasan rendah emisi atau Ultra Low Emission Zone (ULEZ) serta mendukung transisi menuju sistem transportasi publik rendah karbon.

Minister Counsellor for Development Kedutaan Besar Inggris, Peter Rajadiston, menegaskan komitmen negaranya mendukung mobilitas berkelanjutan di Badung yang memiliki posisi strategis bagi pariwisata Bali.

“Kabupaten Badung memegang peran kritis dalam perekonomian dan pariwisata Bali. Kami sangat kagum dengan visi Bapak Bupati serta prioritasnya yang jelas mengenai mobilitas perkotaan berkelanjutan. Melalui kemitraan strategis ini, Pemerintah Inggris berkomitmen penuh mendukung upaya Badung mengembangkan solusi transportasi rendah karbon dan infrastruktur hijau demi masa depan berkelanjutan,” jelas Peter.

Sinergi internasional ini diharapkan memperkuat kolaborasi ke depan guna menghadirkan solusi sistem transportasi yang tertata, hijau, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkokoh posisi Badung sebagai destinasi wisata kelas dunia yang adaptif terhadap tantangan iklim. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Apresiasi Langkah PLN ES Perkuat Infrastruktur Kelistrikan TPST Badung

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa menerima rombongan PLN ES di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung
TERIMA ROMBONGAN: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menerima rombongan PT. PLN di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Jumat (21/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen PT PLN Electricity Services (PLN ES) dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Badung. Langkah strategis ini dinilai krusial dalam mendukung akselerasi program pengelolaan sampah berbasis sumber serta menunjang pertumbuhan investasi pariwisata yang berkelanjutan di daerah tersebut.

Apresiasi mendalam tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di sela-sela acara peresmian Operation and Maintenance (O&M) kelistrikan fasilitas pengelolaan sampah, Jumat (21/8). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PLN ES kepada pihak pemerintah daerah.

Acara penting ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Badung, antara lain Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Made Rai Warastuthi, serta Kepala Bagian Administrasi Pembangunan I Putu Eka Parmana. Sementara dari pihak PLN, hadir Direktur Utama PLN ES Susiana Mutia beserta jajaran manajemen, serta General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali Ajrun Karim.

Dalam sambutannya, Bupati I Wayan Adi Arnawa menyambut hangat kedatangan jajaran direksi dan manajemen PLN Group. Ia secara khusus menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi nyata PLN ES yang dinilai hadir pada momentum yang tepat, di saat Pemkab Badung tengah gencar berupaya mempercepat penanganan masalah sampah.

“Kami menghaturkan terima kasih atas bantuan PLN ES. Kehadiran teman-teman sangat membantu, karena kemarin kami sempat terkendala kesiapan mesin dan pasokan listriknya. Dengan kehadiran PLN ES, astungkara semua ini dapat menjadi solusi nyata bagi kendala yang kami hadapi di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri ‘‘Metatah‘‘ Massal PHDI Denpasar

Lebih lanjut, Adi Arnawa membeberkan bahwa jaminan keandalan sektor kelistrikan memegang peranan sangat vital dari operasional seluruh fasilitas pengelolaan sampah di Badung. Saat ini, Pemkab fokus mengoptimalkan pengelolaan sampah langsung dari sumber demi menghentikan pembuangan ke TPA Suwung. Parameter keberhasilan lingkungan Badung adalah kemandirian mengolah sampah domestik tanpa bergantung pada pihak luar.

Dinas LHK Badung telah berhasil mengimplementasikan sistem baru tersebut. Sampah yang masuk kini langsung dipilah dan diproses secara produktif. Sampah plastik dikonversi menjadi materi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif, sedangkan sampah organik diolah secara higienis menjadi pupuk kompos bernilai guna.

“Melalui hilirisasi ini, sampah tidak lagi menjadi beban, melainkan sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Tadi saya mengecek ke lapangan, kondisinya kini jauh berbeda, sudah sangat lapang dan bersih, tidak seperti beberapa waktu lalu saat sampah masih menumpuk karena belum dikelola dengan baik. Perkembangan ini membuat saya senang,” imbuh Bupati.

Ia mengakui, kebijakan penutupan TPA Suwung sempat memicu kekhawatiran. Namun, tantangan tersebut memicu Pemkab Badung menjadikan wilayahnya sebagai pilot project nasional penanganan sampah berbasis sumber dengan metode pemilahan ketat. Upaya masif ini membuahkan hasil positif, di mana tingkat kesadaran masyarakat memilah sampah rumah tangga diklaim menyentuh angka 70 hingga 80 persen. Bupati berharap kolaborasi dengan PLN ES diperkuat di masa mendatang.

Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemkab Badung. Susiana memaparkan bahwa PLN ES mengemban mandat khusus di bidang layanan ketenagalistrikan, mencakup pembangunan infrastruktur jaringan baru, pemeliharaan berkala, hingga penyediaan solusi kelistrikan terintegrasi.

“Kami mengucapkan terima kasih diberi kepercayaan. Kami menyiapkan instalasi kelistrikan di TPST yang kapasitasnya 1 MW, nanti akan ditambah daya menjadi 3 MW,” jelasnya.

Baca Juga  60 Peserta Lulus Seleksi Adminitrasi Lelang Jabatan Tinggi Pratama/Eselon II B di Kota Denpasar

Sementara itu, GM PLN UID Bali Ajrun Karim menegaskan kondisi kelistrikan di Kabupaten Badung dalam status aman dan surplus untuk menopang aktivitas masyarakat serta investasi. Pelayanan kelistrikan di Badung berada di bawah koordinasi UP3 Bali Selatan dengan total basis pelanggan menembus angka 396.517 pelanggan. Sekitar 18,9 persen merupakan pelanggan tegangan menengah (TM) yang menyerap 61 persen pasokan listrik.

“Ini bukti industri dan pariwisata di Badung tumbuh pesat. Kami menjamin pasokan listrik sangat siap menerima investor baru,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka Singasari Expo IV, Bupati Badung Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Kelestarian Budaya Blahkiuh

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa membuka Singasari Expo IV di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh
BUKA SINGASARI EXPO: Bupati Adi Arnawa, saat membuka kegiatan Singasari Expo IV Tahun 2026 di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kamis (20/8). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka kegiatan Singasari Expo IV Tahun 2026 di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kamis (20/8). Pembukaan agenda tahunan masyarakat Desa Blahkiuh ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Badung menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Singasari Expo merupakan momentum strategis untuk memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memajukan sanggar seni, serta melestarikan nilai-nilai adat dan budaya daerah.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Blahkiuh bersama Karang Taruna Singasari Blahkiuh atas terselenggaranya kegiatan ini secara berkelanjutan. Singasari Expo bukan sekadar ajang hiburan, melainkan sarana pengembangan ekonomi masyarakat dan pelestarian budaya yang sangat berharga,” ungkap Adi Arnawa.

Ia menambahkan, kegiatan ini memberikan ruang luas bagi pelaku UMKM lokal untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing produk unggulan, serta mengenalkan potensi wilayah kepada masyarakat luas. Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemkab Badung dalam mendorong pembangunan berbasis kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat.

Selain dukungan dana, Adi Arnawa juga memaparkan rencana strategis Pemkab Badung untuk membangun lapangan sepak bola dan taman kota di Desa Blahkiuh. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi ruang publik yang layak untuk sarana olahraga, rekreasi keluarga, sekaligus pusat kegiatan sosial masyarakat.

“Semoga Singasari Expo senantiasa berkelanjutan, mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, serta menjaga kelestarian seni dan budaya lokal di Kabupaten Badung, khususnya di Desa Blahkiuh,” harapnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Blahkiuh, IB Gede Mahatma Nanda Manuaba, menyatakan dalam laporannya bahwa Singasari Expo terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian desa. Eksibisi ini dirancang khusus sebagai wadah pemberdayaan bagi pelaku UMKM, kelompok sanggar seni, serta pengembangan potensi unggulan desa secara menyeluruh.

Baca Juga  60 Peserta Lulus Seleksi Adminitrasi Lelang Jabatan Tinggi Pratama/Eselon II B di Kota Denpasar

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Badung I Gusti Ngurah Saskara, Plt. Camat Abiansemal bersama unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, Bendesa Adat Blahkiuh, serta jajaran tokoh masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca