Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pj. Gubernur Mahendra Jaya Apresiasi Peran FKUB dalam Merawat Kerukunan

BALIILU Tayang

:

rakerda fkub bali
BUKA RAKERDA: Pj. Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya saat membuka Rapat Kerja Daerah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Bali di Hotel Grand Santhi Denpasar, Selasa (25/6/2024). (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Pj. Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya membuka Rapat Kerja Daerah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Bali di Hotel Grand Santhi Denpasar, Selasa (25/6/2024). Pembukaan Rakerda FKUB se-Bali ini mengusung tema “Melalui Rapat Kerja Daerah FKUB se-Bali Tahun 2024, Tingkatkan Peran FKUB Dalam Merawat Kerukunan”. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran FKUB dalam menjaga dan merawat kerukunan antar umat beragama sehingga kondusifitas Bali tetap terjaga dengan baik.

Mengawali sambutannya, ia mengibaratkan Indonesia, demikian juga Bali seperti pelangi yang indah karena adanya berbagai warna atau keberagaman. Namun menurutnya, mengelola keragaman itu agar menjadi sesuatu hal yang indah bukanlah hal yang mudah. Ia kemudian mencontohkan kecakapan seorang pelukis dalam memberikan sentuhan warna hingga tercipta karya yang indah. “Terlihat mudah dilakukan oleh sang pelukis, itu karena dia memiliki kemampuan dan keterampilan. Prosesnya tidak mudah, perlu ketekunan, keseriusan, dan fokus untuk dapat memiliki kemampuan dan keterampilan melukis seperti itu,” ujarnya.

Hal yang sama menurutnya juga berlaku pada upaya mewujudkan situasi kondusif dan shanti. Itu butuh proses yang tak mudah dan FKUB dinilai mengambil peran besar dalam menjaga situasi tetap kondusif dengan menjaga kerukunan antar umat beragama.

Oleh karena itu, Pj. Gubernur menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada jajaran FKUB Bali yang telah berupaya menjaga kerukunan masyarakat. “Bali yang religius dan plural sangat kondusif, tentu karena peran dan upaya FKUB,” ujarnya. Ia berpendapat, FKUB patut diapresiasi bukan semata karena berhasil mengatasi konflik tapi juga aktif melakukan pencegahan. Ditambahkan olehnya, upaya pencegahan menjadi penting karena jika konflik sampai pecah, pemulihannya membutuhkan ongkos yang sangat besar.

Baca Juga  Rapat Paripurna DPRD Bali, Pj. Gubernur Apresiasi Pandangan Umum Fraksi Atas Raperda APBD 2025

Masih dalam sambutannya, Mahendra Jaya menyinggung tentang Pemilu Serentak Tahun 2024 untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota Legislatif yang telah terlaksana dengan baik dan sampai hari ini Bali tetap damai, aman, dan nyaman. “Saat ini kita telah memasuki tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah. Apapun nanti pilihannya, mari kita sama-sama jaga Bali,” ajaknya.

Mengakhiri paparannya, ia mengajak tokoh/pemuka agama dan masyarakat yang duduk dalam kepengurusan FKUB turut berperan aktif “ngrombo” mengatasi berbagai persoalan sosial yang masih ada di masyarakat seperti persoalan stunting, kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, serta bagaimana menjaga kearifan lokal Bali agar tidak tergerus gempuran budaya asing yang menyebar karena pesatnya kemajuan teknologi.

Ketua Umum FKUB Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas besarnya perhatian yang ditunjukkan Pj. Gubernur Mahendra Jaya kepada forum lintas agama yang dipimpinnya. “Pertemuan seperti ini sering kita selenggarakan, tapi kali ini sangat membahagiakan karena dihadiri langsung oleh Bapak Gubernur. Atas perhatian beliau, baru kali ini juga FKUB Bali bisa melaksanakan kegiatan di hotel,” ucapnya.

Melalui kesempatan itu, Ida Sukahet berpesan kepada siapapun pejabat definitif yang nantinya terpilih baik di level Provinsi maupun Kabupaten/Kota agar memperhatikan keberadaan FKUB di wilayah masing-masing. Karena menurutnya, Bali sebagai destinasi wisata dunia sangat bergantung pada situasi kondusif yang salah satunya dipengaruhi oleh kerukunan.

“FKUB itu kerjanya seperti pegadaian, menyelesaikan masalah tanpa masalah. Kami banyak menyelesaikan konflik, tapi tidak dipublikasikan karena itu isu sensitif,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi FKUB se-Indonesia ini. Selain penyelesaian konflik, FKUB juga banyak bergerak dalam upaya pencegahan. “Karena jika konflik sudah meledak, biaya yang dikeluarkan akan sangat besar untuk pemulihan,” cetusnya.

Baca Juga  Apresiasi Bali Jagadhita, Pj. Gubernur Bali Harap UMKM Bali Dapat Perluas Pasar dan Naik Kelas

Sementara itu, Ketua Panitia Rakerda FKUB I Gusti Made Ngurah dalam laporannya menyampaikan bahwa organisasi lintas agama ini telah berkegiatan sejak tahun 2008. Ia menambahkan, Rakerda FKUB yang melibatkan 128 peserta ini telah diawali dengan dialog kerukunan di tingkat Kabupaten/Kota pada bulan April dan Mei 2024 lalu. Dari dialog tersebut, FKUB Bali mengumpulkan berbagai informasi dan masukan terkait ragam dinamika dalam kehidupan umat beragama. “Dinamika itu kita pilah menjadi tiga yaitu masalah internal, masalah yang membutuhkan koordinasi antar majelis umat dan ada dinamika yang perlu dibahas dalam Rakerda,” paparnya.

Gusti Made Ngurah kemudian menguraikan beberapa persoalan yang dibahas dalam pelaksanaan Rakerda yaitu masih minimnya pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap keberadaan FKUB. Masalah lain yang juga diangkat dalam Rakerda adalah kehadiran warga luar daerah yang mencari penghidupan di Pulau Dewata dan belakangan mulai menimbulkan letupan-letupan kecil karena perbedaan karakter. “Jika tak ditangani dengan baik, kami khawatir letupan-letupan kecil itu akan menjadi masalah besar yang berbau SARA,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Tegaskan Penguatan Yudikatif dan Langkah Tegas Negara dalam Menjaga Kekayaan Bangsa

Published

on

By

presiden prabowo
SAKSIKAN: Presiden Prabowo Subianto menyaksikan Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan yang diselenggarakan di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Rabu, 13 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah memperkuat institusi yudikatif sekaligus langkah tegas dalam penegakkan hukum guna melindungi kekayaan negara dan menjamin kesejahteraan rakyat. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden dalam sambutannya pada acara Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan yang diselenggarakan di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Rabu, 13 Mei 2026.

“Kalau kekayaan negara bisa kita kendalikan, akan cukup banyak uang untuk kita perbaiki semua sendi-sendi NKRI,” tegas Presiden.

Kepala Negara menekankan langkah tegas dalam melindungi kekayaan negara ini merupakan hal mendasar untuk menjamin keberlangsungan hidup seluruh rakyat Indonesia. Menurutnya, kesejahteraan rakyat tidak akan tercapai apabila hasil pengelolaan dan pemanfaatan kekayaan negara tidak memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan nasional.

“Ini adalah masalah survival. 287 juta rakyat Indonesia tidak mungkin hidup baik, hidup sejahtera kalau kekayaannya diambil tiap hari, tiap minggu, tiap bulan,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi capaian yang telah diraih oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam penyelamatan aset negara. Meski demikian, Presiden menekankan bahwa capaian tersebut merupakan sebagain kecil dari potensi kekayaan negara yang harus diselamatkan.

“Perjuangan masih susah, masih ratusan triliun, masih ribuan triliun yang harus kita selamatkan. Pertanyaan nanti banyak pihak. Apakah bisa? Jawabannya adalah bukan apakah bisa. Jawabannya adalah harus bisa,” tegasnya.

Oleh karena itu, Kepala Negara menegaskan bahwa negara akan terus hadir melalui penegakan hukum yang tegas dan konsisten. Menurutnya, langkah tersebut merupakan fondasi bagi kebangkitan nasional dan penguatan bangsa.

“Kita akan ambil langkah-langkah yang tegas. Tadi kita disampaikan bahwa tidak ada pilihan lain, kita harus tegakkan hukum, kita harus meyakinkan bahwa negara hadir dan negara hadir, dan negara akan hadir terus. Dan NKRI akan kuat, NKRI akan bangkit, lebih hebat lagi,” ungkapnya.

Baca Juga  Sertijab Gubernur Bali Dihadiri Mendagri, Pj. Gubernur akan Lanjutkan Program Pembangunan dan Laksanakan Arahan Presiden

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut menyoroti penguatan sektor yudikatif sebagai salah satu upaya pemerintah dalam membangun sistem keadilan yang berintegritas. Presiden menyampaikan bahwa peningkatan kesejahteraan hakim merupakan langkah strategis untuk memastikan independensi peradilan sekaligus bentuk penghormatan terhadap peran lembaga peradilan.

“Saya percaya dan yakin masalah korupsi, masalah ketidakadilan itu harus diselesaikan di yudikatif. Karena itu hakim-hakim kita harus kita hormati, harus dipilih dengan baik, dan harus dikasih penghasilan yang cukup supaya hakim-hakim kita tidak bisa disogok,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara pun menekankan agar seluruh insan peradilan dapat menjaga integritas dan memastikan keadilan yang nyata bagi masyarakat. Menurutnya, setiap putusan pengadilan akan selalu dinilai oleh rakyat.

“Kita harus bikin yudikatif kita tempat rakyat mendapat keadilan. Dan itu saya pesankan kepada Ketua Mahkamah Agung, saya pesankan kepada semua hakim,” ungkap Presiden.

“Hakim-hakim, ingat, putusan-putusanmu akan dinilai oleh rakyat. Putusan-putusanmu akan dipelajari, dan masyarakat kita, dan rakyat kita sudah tidak bodoh. Mereka akan lihat, mereka akan merasakan ketidakadilan,” sambungnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Komisi X Sebut Bali Jadi Role Model Pemanfaatan Data BPS

Published

on

By

bps bali
KUNKER: Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian usai kunjungan kerja spesifik Komisi X ke kantor BPS Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (13/5/2026). (Foto : dpr.go.id)

Denpasar, baliilu.com – Komisi X DPR RI menilai Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali berhasil menunjukkan praktik baik dalam pemanfaatan data statistik untuk mendukung pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah daerah dan BPS dinilai berjalan efektif dan dapat dijadikan contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Penilaian tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian usai kunjungan kerja spesifik Komisi X ke kantor BPS Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (13/5/2026). Menurutnya, koordinasi antara BPS dengan pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota di Bali sudah terbangun dengan sangat baik.

Ia mengatakan, data statistik yang dihasilkan BPS di Bali tidak hanya dikumpulkan, tetapi benar-benar digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Mulai dari perencanaan program jangka pendek hingga pembangunan jangka panjang.

“Kerja-kerja statistik dilakukan oleh BPS, datanya diolah, hasilnya dimanfaatkan dan digunakan untuk kepentingan pembangunan di Provinsi Bali,” ujar Lalu Hadrian.

Selain sinergi dengan pemerintah daerah, Komisi X juga menyoroti capaian kinerja publikasi statistik Badan Pusat Statistik Provinsi Bali yang menunjukkan tren positif. Berdasarkan paparan BPS Bali, persentase publikasi atau laporan statistik berkualitas mencapai 100 persen pada 2023 dan 2024, kemudian meningkat menjadi 102,58 persen pada 2025.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan komitmen BPS Bali dalam menghadirkan data statistik yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah maupun masyarakat.

Oleh karena itu, Lalu Hadrian berharap seluruh daerah dapat memperkuat kolaborasi dengan BPS agar data yang digunakan pemerintah benar-benar akurat dan terintegrasi. Dengan demikian, program pembangunan yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Akhiri Masa Tugas di Bali, Konjen Jepang Terkesan dengan Arak dan Sambal Matah
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bunda Rai Hidupkan Makna Bergerak dan Berbagi di Pupuan dan Selemadeg Barat

Published

on

By

bunda rai
TURUN LANGSUNG: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, saat turun langsung menyapa dan membantu masyarakat di Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Barat, Rabu, (13/5). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Bukan sekadar program rutin, aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” kembali hadir dengan sentuhan lebih dalam dan menyeluruh. Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, turun langsung menyapa dan membantu masyarakat di Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Barat, yakni di Desa Pujungan, Pajahan, Pupuan dan Desa Tiyinggading, Selemadeg Barat, Rabu, (13/5), dengan rangkaian kegiatan yang menyasar hampir seluruh lapisan masyarakat.

Sejak pagi, Bunda Rai bersama jajaran TP PKK Kabupaten Tabanan, Perangkat Daerah terkait, serta kader PKK setempat tampak aktif menyapa warga. Kehadirannya tak hanya membawa bantuan, tetapi juga energi positif yang menguatkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Mengawali kegiatan, Bunda Rai mengunjungi TK Dharma Bakti Kecamatan Pupuan sebagai Bunda PAUD dengan penuh kehangatan. Ia menyerahkan PMT kepada 100 siswa PAUD serta bantuan APE luar ruangan berupa menara terowongan dan tangga titian kepada lima PAUD swasta. Bunda Rai berinteraksi langsung dengan anak-anak, memastikan mereka merasa diperhatikan dan nyaman.

Bunda Rai juga menyampaikan, bahwa perhatian terhadap anak usia dini menjadi prioritas penting dalam membangun generasi masa depan. “Kehadiran saya di sini adalah bentuk kerinduan saya kepada anak-anak. Saya merasa sangat bahagia bisa berbagi dan memberikan perhatian melalui PMT dan APE. Ini adalah salah satu upaya kita bersama dalam mencegah stunting sejak dini. Saya berharap orang tua dan guru terus mengarahkan anak-anak untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan ceria,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, program PMT terus digulirkan secara rutin di seluruh kecamatan di Tabanan, sebagai bentuk komitmen berkelanjutan. Sementara bantuan APE diharapkan mampu menciptakan ruang bermain yang lebih variatif dan menyenangkan bagi anak-anak. Bunda Rai juga turut menekankan pentingnya penerapan “7 kebiasaan anak Indonesia hebat” sebagai fondasi karakter sejak dini.

Baca Juga  Temu Wirasa Stakeholder Gathering Bank BPR Kanti 2024

Setelah itu, kegiatan berlanjut ke Wantilan Desa Pupuan sebagai pusat penyaluran bantuan utama. Di lokasi ini, bantuan disalurkan kepada 10 ibu hamil dengan KEK, 15 penyandang disabilitas, 20 lansia, 15 balita dengan gizi kurang, 6 penderita kanker, serta 70 kader PKK kurang mampu. Tak hanya simbolis, Bunda Rai memastikan seluruh bantuan tersalurkan langsung kepada penerima. Ia juga menyerahkan bantuan tambahan berupa 9 alat bantu dengar dan 2 tripod, serta meresmikan bedah kamar ODGJ milik I Komang Arsana di Desa Pajahan melalui pemotongan pita, penyerahan kunci, dan pemberian sembako.

Memasuki siang hari, kegiatan dilanjutkan ke Desa Tiyinggading, Selemadeg Barat. Bantuan kembali disalurkan kepada 10 ibu hamil KEK, 15 penyandang disabilitas, 20 lansia, 15 balita gizi kurang, 5 penderita kanker, 55 kader PKK kurang mampu, serta 100 anak TK penerima PMT. Diserahkan juga bantuan tambahan berupa 1 tripod, 2 kursi roda, dan 2 walker. Adapun paket bantuan yang diterima masing-masing penerima meliputi 20 kg beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu balita, 3 kotak susu ibu hamil, 3 kg kacang hijau, 5 kg telur, serta minyak goreng.

Tak berhenti pada bantuan sosial, Bunda Rai juga menguatkan edukasi lingkungan dengan menyerahkan 150 alat dan pelubang biopori sekaligus mempraktikkan langsung penggunaannya di rumah warga. Ia mengajak masyarakat untuk mengelola sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga.

Saat itu Bunda Rai menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TP PKK dalam menjangkau seluruh wilayah di Tabanan. Ia menekankan bahwa esensi utama dari kegiatan ini adalah membangun semangat kebersamaan. “Kegiatan ini rutin kami lakukan secara roadshow ke seluruh kecamatan. Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi ini adalah bentuk kepedulian kami untuk memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat. Kami ingin hadir langsung, menyapa, dan mengajak masyarakat bersama-sama membangun Tabanan,” tegasnya.

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Hadiri Musprovlub WHDI, Dorong WHDI Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Wanita Hindu

Ia juga menyoroti perannya sebagai Duta PADAS (Palemahan Kedas) dalam mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah. Menurutnya, penanganan sampah harus dimulai dari rumah tangga, terutama oleh ibu-ibu sebagai penggerak utama keluarga. “Pengelolaan sampah ini penting, tidak hanya untuk kebersihan, tetapi juga sebagai langkah preventif mencegah bencana seperti banjir. Bahkan hasil olahan sampah bisa dimanfaatkan untuk mendukung program Aku Hatinya PKK,” tambah Bunda Rai.

Selain itu, sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu, Bunda Rai turut mensosialisasikan Posyandu 6 SPM yang kini mencakup layanan lebih luas, mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, hingga perlindungan masyarakat. Ia berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan dasar secara terpadu. Melalui keterlibatan langsung di setiap titik kegiatan, Bunda Rai kembali menegaskan bahwa “Bergerak dan Berbagi” bukan hanya tentang bantuan, tetapi tentang kehadiran, kepedulian, dan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tabanan secara berkelanjutan

Di sela-kegiatan di Pupuan, Kepala TK Dharma Bakti, Anak Agung Ayu Wiwik Sagita Ningrum, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. “Kehadiran Bunda PAUD merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap tumbuh kembang anak usia dini. Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang sehat dan menyenangkan bagi anak-anak,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Pupuan, Ny. Ni Ketut Astutiyani, menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata perhatian dan semangat gotong royong. “Kami yakin kegiatan ini membawa manfaat besar dan menjadi penyemangat bagi masyarakat. Ini adalah bentuk cinta kasih yang mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg Barat, Ny. Dwi Wahani. Ia mengaku bangga dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. “Kehadiran ibu menjadi semangat bagi kami dan para kader PKK. Kegiatan ini memperkuat empati, solidaritas, dan kebersamaan di tengah masyarakat,” tuturnya. (gs/bi)

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2024 

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca