Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pisah Sambut Kajati Bali, Gubernur Koster Komitmen Pererat Sinergi Kawal Pembangunan dan Penegakan Hukum

BALIILU Tayang

:

Gubernur Koster hadiri pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Panjer, Denpasar, Kamis (7/5) 
PISAH SAMBUT: Gubernur Bali Wayan Koster hadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Panjer, Denpasar, Kamis (7/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Panjer, Denpasar, Kamis (7/5). Di tengah iringan seni budaya Bali yang ditampilkan pelajar SMK Negeri 5 Denpasar, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Bali untuk terus mempererat sinergi bersama Kejaksaan Tinggi Bali dalam mengawal pembangunan dan penegakan hukum di Pulau Dewata.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali, serta para Bupati dan Walikota se-Bali.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono. Dengan gaya khas yang hangat dan penuh canda, ia menyebut bertugas di Bali memiliki “dua keuntungan sekaligus”.

“Bertugas di Bali dapat dua, Pak. Tugas utama sebagai Kajati, yang kedua dapat hiburan dan wisata. Kalau orang lain mau wisata ke Bali harus bayar tiket, kalau Bapak sudah ada di Bali, tinggal jalan-jalan menikmati seluruh Bali dari timur sampai barat, utara sampai selatan,” ujar Koster disambut tawa hadirin.

Namun di balik candaan tersebut, Wayan Koster menegaskan harapan besar agar Kejati Bali terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program pembangunan, baik daerah maupun nasional, yang saat ini berkembang pesat di Bali.

Menurutnya, Bali tengah menghadapi banyak agenda strategis nasional yang membutuhkan pengawasan, pendampingan hukum, dan koordinasi lintas lembaga yang kuat agar pembangunan berjalan tertib dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kami sangat berharap kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Bali terus berjalan baik dalam mengawal pembangunan daerah maupun program pemerintah pusat yang cukup banyak di Bali. Pemerintah Provinsi Bali tentu mendukung penuh pelaksanaan tugas-tugas Kejati Bali,” tegasnya.

Baca Juga  Mangku Pastika: Pembangunan Kawasan Suci Pura Agung Besakih, Salah Satu Tonggak Peradaban yang Dibangun Gubernur Koster

Gubernur Wayan Koster juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Kajati Bali sebelumnya, Chatarina Muliana, yang kini mendapat amanah baru di Kejaksaan Agung. Ia menilai selama enam bulan bertugas di Bali, Chatarina berhasil membangun sinergi yang sangat baik bersama Forkopimda dan pemerintah daerah.

“Suasana hubungan Forkopimda di Bali sangat akur dan sangat bagus, tentu tetap dalam koridor tugas masing-masing sesuai peraturan perundang-undangan,” katanya.

Ia pun mendoakan agar Chatarina terus mendapat kepercayaan dalam kariernya di Kejaksaan Agung serta senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas negara.

Sementara itu, Chatarina Muliana menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Bali serta Forkopimda selama dirinya menjabat Kajati Bali.

“Tidak penting berapa lama kita bertugas, yang penting apa yang bisa kita perbuat dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.

Menurutnya, Bali meninggalkan kesan mendalam, bukan hanya karena keindahan alam dan sarana prasarana yang baik, tetapi juga karena soliditas Forkopimda yang dinilainya sangat responsif dalam menghadapi berbagai persoalan strategis daerah.

Ia menyebut Bali kini menjadi perhatian nasional, terutama dalam pengembangan ekonomi dan isu lingkungan yang akan dijadikan model pengembangan oleh pemerintah pusat. Tantangan tersebut, menurutnya, sekaligus menjadi peluang emas bagi masa depan Bali.

Dalam kesempatan yang sama, Kajati Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono, mengungkapkan dirinya sebenarnya tidak asing dengan Bali. Sebelum menjabat Kajati Bali, ia bertugas sebagai Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis pada JAM Intel Kejaksaan Agung dan kerap datang ke Bali untuk mengawal proyek strategis nasional.

“Di Bali banyak proyek strategis nasional yang kami kawal sebelumnya. Karena itu kami sering ke Bali,” ungkapnya.

Ia memastikan Kejati Bali siap mendukung penuh program pembangunan Pemerintah Provinsi Bali demi kesejahteraan masyarakat. Dukungan tersebut, kata dia, akan dilakukan melalui fungsi intelijen, pendampingan hukum, hingga pengamanan pembangunan strategis. “Kami hadir untuk membantu program-program pembangunan Provinsi Bali demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bali,” tegasnya.

Baca Juga  Buka Musrenbang, Gubernur Koster: Komit Kerja Lebih Keras dan Cepat, Bersatu Ciptakan Pondasi Bali yang Kuat

Setiawan juga meminta dukungan seluruh Forkopimda Bali agar dirinya dapat menjalankan tugas secara optimal serta melanjutkan sinergi yang telah dibangun Kajati sebelumnya.

Pisah sambut Kajati Bali kali ini terasa berbeda. Tidak hanya menjadi seremoni pergantian pejabat, tetapi juga menjadi panggung penegasan bahwa Bali membutuhkan kolaborasi yang kokoh antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mengawal arah pembangunan Bali ke depan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Walikota Jaya Negara Hadiri Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali

Published

on

By

walikota jaya negara
PISAH SAMBUT: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang dilaksanakan di Gedung Wanita Nari Graha Provinsi Bali, Kamis (7/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama jajaran Forkopimda Kota Denpasar menghadiri acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang dilaksanakan di Gedung Wanita Nari Graha Provinsi Bali, Kamis (7/5).

Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Dr. Chatarina Muliana Girsang, S.H., S.E., M.H., mendapat penugasan baru menjadi Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan pada Badan Pemulihan Aset di Kejaksaan Agung RI.

Posisi Kajati Bali selanjutnya diemban oleh Setiawan Budi Cahyono, S.H., M.Hum yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Gubenur Bali I Wayan Koster, Wakil Gubenur Bali I Nyoman Giri Prasta, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, Bupati seluruh Bali dan Wakil Ketua DPRD Bali, I Komang Nova Sewi Putra.

Dalam sambutannya, Dr. Chatarina Muliana Girsang mengaku sangat senang dapat bertugas di Bali. Selain memiliki kondisi alam yang indah, Bali juga didukung sarana dan prasarana yang memadai serta koordinasi Forkopimda yang berjalan sangat baik dalam menangani berbagai isu strategis.

“Saya mengucapkan terima kasih atas persahabatan dan kekeluargaan selama hampir enam bulan bertugas di Bali. Dimanapun kita bertugas, tentu harus mampu memberikan warna dan manfaat bagi masyarakat. Saya juga memohon maaf apabila selama bertugas terdapat kekurangan maupun hal yang kurang berkenan di hati bapak dan ibu sekalian,” ujarnya.

Ia berharap tali silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga meskipun dirinya mendapat amanah baru di Kejaksaan Agung RI.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono mengatakan dirinya memang belum pernah bertugas di Bali. Namun dalam beberapa bulan terakhir, dirinya cukup sering datang ke Bali untuk mengawal berbagai proyek strategis nasional saat menjabat Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI.

Baca Juga  Buka Musrenbang, Gubernur Koster: Komit Kerja Lebih Keras dan Cepat, Bersatu Ciptakan Pondasi Bali yang Kuat

“Di Bali banyak pembangunan strategis yang kami kawal. Kami hadir di sini untuk membantu program-program pembangunan Provinsi Bali demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bali,” ujarnya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dr. Chatarina Muliana Girsang atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Kejaksaan Tinggi Bali.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ibu Dr. Chatarina Muliana Girsang atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Kejaksaan Tinggi Bali. Sinergi yang terjalin bersama Forkopimda selama ini telah berjalan sangat baik dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan di daerah,” ujar Jaya Negara.

Pihaknya juga menyampaikan selamat kepada Setiawan Budi Cahyono yang kini resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali.

“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Setiawan Budi Cahyono sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang baru. Dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, kami optimistis sinergi antara Kejaksaan Tinggi Bali dengan Pemerintah Daerah serta Forkopimda akan semakin solid,” ujarnya.

Jaya Negara berharap koordinasi, kolaborasi, dan sinergitas antara Kejaksaan Tinggi Bali dengan Pemerintah Kota Denpasar serta seluruh Forkopimda dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendukung penegakan hukum, menjaga kondusivitas daerah, serta mengawal pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat agar berjalan optimal. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

TP PKK Kota Denpasar Dukung UMKM dan Aksi Berbagi di Pasar Rakyat PKK Bali

Published

on

By

tp pkk denpasar
PASAR RAKYAT: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Sekretaris TP PKK Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menghadiri kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali “Berbelanja dan Berbagi” yang digelar di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Kota Semarapura, Klungkung, Jumat (8/5). (Foto: Hms Dps)

Klungkung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Sekretaris TP PKK Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menghadiri kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali “Berbelanja dan Berbagi” yang digelar di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Kota Semarapura, Klungkung, Jumat (8/5).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny.Putri Koster, Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, Bupati Klungkung I Made Satria, serta jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Sagung Antari Jaya Negara juga menyerahkan bantuan berupa 10 tas belanja kepada 10 orang penerima dari masyarakat Kabupaten Klungkung. Tas tersebut berisi berbagai kebutuhan hasil belanja produk UMKM dan pedagang lokal yang ada di Pasar Rakyat.

Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengaku senang dapat mengikuti kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbelanja produk lokal dan UMKM, namun juga menjadi momentum untuk berbagi dan membantu masyarakat di Kabupaten Klungkung.

“Selain dapat berbelanja produk masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk berbagi dan mempererat rasa kebersamaan antar-daerah di Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster mengatakan, Pasar Rakyat PKK merupakan program yang telah berjalan sejak periode pertama kepemimpinan Gubernur Bali saat masa pandemi Covid-19. Saat itu, para petani kesulitan menjual hasil panen karena minimnya pembeli bahkan djberikan begitu saja.

“Melalui pasar rakyat ini kami mengajak petani dan UMKM untuk menjual produknya. Awalnya dilaksanakan di depan Kantor Gubernur Bali dan seluruh pengurus PKK bergotong-royong membantu masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga  Kembangkan Benih Gemitir Bali Sudamala, Upaya Cerdas Gubernur Koster Tekan Laju Impor

Ia mengatakan, setelah pandemi mereda, kegiatan tersebut terus berkembang dengan mengusung tema “Berbelanja dan Berbagi”. Selain mempererat silaturahmi antar-pengurus TP PKK se-Bali, kegiatan ini juga menjadi sarana mendukung perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, petani, dan pengerajin lokal.

Ny. Putri Koster menambahkan, melalui kegiatan ini setiap TP PKK kabupaten/kota diwajibkan berbelanja produk UMKM yang kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat dalam bentuk paket bantuan. Untuk kegiatan kali ini, Kabupaten Klungkung menyiapkan 20 tas bantuan, sedangkan kabupaten/kota lainnya masing-masing 10 tas.

Putri Koster menambahkan, pada periode pertama TP PKK Provinsi Bali kegiatan ini hanya diselenggarakan satu kali, selanjutnya pembiayaan diserahkan kepada kabupaten/kota. Namun kini, anggaran penyelenggaraan kembali dikelola oleh pihak provinsi.

“Jadi penyelenggaraan tenda dan lain-lain diurus dari Provinsi, sehingga sinergi kita dengan kabupaten/kota dapat menghadirkan para pedagang untuk mengisi stan sekaligus menghadirkan pembeli,” ujarnya.

Selain itu, TP PKK Provinsi Bali juga menyalurkan 100 tas bantuan berisi beras, dua krat telur, dan minyak goreng kemasan satu liter kepada masyarakat penerima manfaat. Dengan demikian, masyarakat menerima tiga tas bantuan yang berisi kebutuhan pokok serta hasil belanja produk UMKM lokal.

Ny. Putri Koster menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menyapa para petani, perajin, dan pelaku UMKM, sekaligus menghubungkan mereka dengan para pembeli di masing-masing kabupaten/kota di Bali.

“Tujuan mulia kita adalah menjalin silaturahmi dengan sesama pengurus, kemudian menyapa UMKM, mengajak masyarakat untuk peduli, dan di sini juga ada perputaran uang sehingga kabupaten/kota memiliki kesempatan untuk berkembang,” tegasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sektor Horeka dan DTW di Denpasar Komitmen Wujudkan Pengolahan Sampah Mandiri

Walikota Jaya Negara Sebut Sebagai Kerja Sama Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Loading

Published

on

By

pengolahan sampah denpasar
SOSIALISASI: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster serangkaian sosialisasi bagi pengusaha di sektor Hotel, Restoran, Kafe/Katering (Horeka) dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) untuk mendukung optimalisasi pengolahan sampah berbasis sumber di Dharma Negara Alaya, Jumat (8/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar terus bergerak dalam optimalisasi penanganan sampah di berbagai sektor. Kali ini, melalui Dinas Pariwisata, turut mengumpulkan pengusaha di sektor Hotel, Restoran, Kafe/Katering (Horeka) dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) untuk mendukung optimalisasi pengolahan sampah berbasis sumber di Dharma Negara Alaya, Jumat (8/5). Dalam kesempatan tersebut, pengusaha sektor Horeka dan DTW siap berkomitmen dalam mewujudkan pengolahan sampah berbasis sumber untuk pariwisata berkelanjutan.

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Gubernur Bali Wayan Koster, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Kepala Pusdal LH Bali Nusra Ni Nyoman Santi, Kasubdit Penegakan Peraturan LH, Kementerian LH, Antonius Sarjanto, Pimpinan OPD, Stakeholder serta undangan lainnya.

General Manager Prama Sanur Beach Hotel, IGB Surya Candra Sasmita dalam sambutannya menekankan bahwa Sektor Horeka dan DTW memiliki komitmen dalam penanganan sampah. Terlebih, sebagai elemen penting pariwisata, sektor Horeka dan DTW rata-rata telah memiliki standarisasi pengolahan limbah, meski harus terus dioptimalkan.

Gung Surya mengatakan bahwa, sektor Horeka dan DTW memiliki standarisasi yang baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya sertifikasi ISO dan penghargaan Tri Hita Karana Award yang keduanya berdasar pada isu lingkungan, termasuk pengolahan sampah.

“Tentunya kami siap berkomitmen untuk pengolahan sampah berbasis sumber, dan kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, atas dukungan dan komitmen dalam mendukung penanganan persampahan untuk pariwisata berkelanjutan,” ujarnya.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas dukungan pengusaha atau pimpinan sektor Horeka dan DTW dalam penanganan persampahan. Hal ini tentu menjadi bukti sinergitas dan komitmen kerja bersama dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.

Baca Juga  Semangat Perjuangan, Koster Pimpin Ratusan Babinsa Se-Bali Nyanyi Lagu Maju Tak Gentar di Gedung ISI Bali

Lebih lanjut dijelaskan, saat ini sektor Horeka dan DTW menjadi salah satu penyokong perekonomian Denpasar. Karenanya, penting untuk mendukung terciptanya iklim pariwisata yang berkelanjutan serta ramah terhadap lingkungan, khususnya persampahan.

Jaya Negara menambahkan, saat ini Pemkot Denpasar terus menggenjot pengolahan sampah berbasis sumber dengan menyasar berbagai sektor. Karenanya, usaha ini memerlukan komitmen serta dukungan bersama agar pelaksanaannya dapat berlangsung optimal.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama pimpinan di sektor Horeka dan DTW, ke depan kami di Pemerintah Kota Denpasar akan melaksanakan audit pengolahan limbah dengan seksama seperti CHSE, dan semoga upaya ini dapat mendukung terwujudnya pengolahan sampah berbasis sumber yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara, Gubernur Bali Wayan Koster dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha hotel, restoran, dan kafe yang hadir mengikuti sosialisasi tersebut. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah di Bali saat ini menjadi isu serius yang harus ditangani bersama, terutama karena sekitar 41 persen persoalan sampah bersumber dari sektor pariwisata Horeka.

Menurutnya, langkah dan pemetaan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Badung dalam pengelolaan sampah sudah sangat lengkap, mulai dari identifikasi sumber masalah, pola penanganan, hingga strategi jangka pendek, menengah, dan panjang. Ia mengaku terus memantau secara ketat perkembangan pengelolaan sampah di Bali, khususnya di wilayah Kota Denpasar.

“Sudah ada kemajuan signifikan sejak dilakukan pengendalian sangat ketat pasca-penutupan TPA Suwung. Ini harus terus ditingkatkan karena Bali yang bersih merupakan kebutuhan lingkungan kita agar masyarakat hidup sehat, dan kami juga memberikan apresiasi atas capaian pemilahan sampah di Kota Denpasar yang sudah di atas 80 persen,” ujarnya.

Gubernur Koster menekankan bahwa Kota Denpasar memiliki tanggung jawab besar lantaran menjadi ibukota Provinsi Bali dengan sektor hotel dan restoran masih menjadi tulang punggung perekonomian. Ia juga menyoroti kondisi TPA Suwung yang sudah mengalami overload dan menimbulkan polusi lingkungan sehingga pola lama pengelolaan sampah harus segera diakhiri.

Baca Juga  Gubernur Koster Paparkan Perkembangan Covid-19 dan Upaya Pemulihan Pariwisata Bali

“Kebiasaan nyaman harus kita akhiri. Kita harus mengubah perilaku. Saya sudah tidak takut, saya harus berani. Kalau pariwisata Bali mau dijaga berkelanjutan, maka persoalan sampah harus diselesaikan,” tegasnya.

Karena itu, Gubernur Koster meminta seluruh pelaku usaha pariwisata mulai membangun kesadaran bersama untuk mengelola sampah secara mandiri di lingkungan usahanya masing-masing. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah di hotel tidak boleh hanya mengandalkan dana CSR, melainkan harus menjadi bagian dari anggaran operasional usaha.

Usai memberikan arahan kepada pelaku sektor Horeka dan DTW, Gubernur Wayan Koster yang didampingi Walikota Jaya Negara beserta Wakil Walikota Arya Wibawa turut meninjau stand inovasi dan kreativitas siswa di Kota Denpasar yang mengikuti kegiatan Denpasar Education Festival (DEF) Tahun 2026. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca