Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster “Groundbreaking” Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas di Pesanggaran

BALIILU Tayang

:

Gubernur Bali Wayan Koster melaksanakan groundbreaking Relokasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Grati Ke Pesanggaran, Kota Denpasar dan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid Nusa Penida, Kabupaten Klungkung pada, Jumat (Sukra Kliwon Bala) 18 Februari 2022. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster melaksanakan groundbreaking Relokasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Grati Ke Pesanggaran, Kota Denpasar dan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid Nusa Penida, Kabupaten Klungkung pada, Jumat (Sukra Kliwon Bala) 18 Februari 2022.

Acara groundbreaking ini dihadiri oleh Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Ade T. Sutiawarman, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Kadisnaker, ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda, Kapolresta Denpasar, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Direktur Utama PT. PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, Dirut PT Indonesia Power, Ahsin Sidqi, dan PLN Group.

Gubernur Bali, Wayan Koster dalam sambutannya menyatakan kebahagiaannya karena PT. PLN (Persero) telah memulai Relokasi PLTG Grati Ke Pesanggaran dengan kapasitas 2 X 100 MW dan Pembangunan PLTS Hybrid Nusa Penida dengan kapasitas 3,5 MW yang sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan menjaga kesucian dan keharmonisan Alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan Krama Bali yang sejahtera dan bahagia, Sakala-Niskala menuju kehidupan Krama dan Gumi Bali sesuai dengan Prinsip Trisakti Bung Karno: Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan melalui Pembangunan secara Terpola, Menyeluruh, Terencana, Terarah, dan Terintegrasi dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia Berdasarkan Nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945.

Implementasi visi ini salah satunya untuk menciptakan kualitas udara yang bersih demi terciptanya kualitas hidup yang sehat di Pulau Bali dengan menerapkan sumber energi yang ramah lingkungan sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih dengan melaksanakannya dari hulu sampai hilir. “Bali secara regulasi juga telah memiliki Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dengan tujuan menciptakan kualitas udara yang bersih. Pengunaan kendaraan motor listrik,” kata Wayan Koster tidak akan menimbulkan polusi suara dan tidak mencemari udara atau mengeluarkan asap.

Baca Juga  Kerja Nyata Gubernur Koster dan Wagub Tjok. Oka Sukawati Membangun Jembrana

Bali yang bersih juga memberikan rasa nyaman dan berdampak positif terhadap kunjungan wisatawan. Dimana sebelum pandemi, sempat angka kunjungannya naik dari 6 juta menjadi 6 juta 300 Wisatawan Mancanegara (Wisman) dan dari 9 juta menjadi 10 juta 500 Wisatawan Domestik (Wisdom) yang berkunjung ke Bali, karena adanya kebijakan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. “Penggunaan energi bersih di Bali mendapat respons positif dan apresiasi dari sejumlah negara,” kata Gubernur Bali jebolan ITB ini.

Mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini kemudian menyoroti energi listrik yang ada di Bali sebagian masih menggunakan bahan bakar fosil. Atas kondisi itu, saya bicara dengan Menteri ESDM untuk meminta agar yang berbahan bakar fosil ini ditransisikan paling tidak menggunakan gas/PLTG, seperti di Gillimanuk, Kabupaten Jembrana dan di Celukanbawang dan Pemaron, Kabupaten Buleleng.

Gubernur Bali kemudian menargetkan Bali mandiri energi dengan energi bersih dengan rencana dibangunnya tenaga listrik yang bisa memenuhi kebutuhan energi untuk konsumsi domestik ataupun juga konsumsi wisatawan, hotel, restaurant, serta industri di Pulau Dewata.

“Mengapa Bali ini perlu mandiri energi, selain untuk kebutuhan domestiknya, karena Bali adalah pintu masuk wisata dunia terbesar di Indonesia, jadi harus memiliki kepastian keberlanjutan dari kebutuhan energi yang bisa dikelola dan dikontrol langsung oleh daerah. Sekarang sedang disiapkan kebijakan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dimana nantinya diharapkan rumah, hotel, restaurant, perkantoran, pasar swalayan, serta fasilitas umum lainnya menggunakan rooftop. Kalau di Bali begini, akan keren dan betul-betul menjadi destinasi pariwisata yang digemari oleh masyarakat luar,” jelas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Baca Juga  Pariwisata Bali Sumbang 500 Ton Sampah Tambahan, Menteri LHK Desak Solusi Mandiri

Di akhir sambutannya, Wayan Koster menegaskan Bali sebagai tuan rumah G20 melalui Presiden RI, Bapak Joko Widodo telah meng-endorse 3 topik utama yang akan diangkat dalam Presidensi G20 Indonesia, yakni 1) Sistem Kesehatan Dunia; 2) Transformasi Ekonomi dan Digital; dan 3) Transisi Energi.

“Bapak Presiden mendorong dalam rangka G20 agar ada showcase tentang energi bersih. Maka saya ucapkan terima kasih ke PLN yang telah melakukan relokasi ini dan harus dilaksanakan dengan disiplin serta berkualitas, karena G20 akan berlangsung di bulan November 2022. Jadi akhir Oktober paling lambat ini harus jadi dan beroperasi, serta menjadi showcase G20 termasuk yang di Nusa Penida terkait hybrid, selain ada penerangan jalan umum menggunakan solar cell, dan kendaraan listrik,” jelas orang nomor satu di Pemprov Bali ini seraya meminta kepada PLN untuk meneruskan komitmen ini, sampai betul-betul terwujud Bali mandiri energi dengan energi bersih, dan kita doakan PLN lebih progresif untuk mencapai energi bersih di tahun 2025 sebanyak 23 persen.

Sementara itu, Direktur Utama PT. PLN (Persero), Darmawan Prasodjo melaporkan Relokasi PLTG Grati yang berkapasitas 2 X 100 MW ke Pesanggaran akan mulai beroperasi atau Commercial Operation Date (COD) pada bulan Oktober 2022, setelah melalui proses Pekerjaan Sipil, Transportasi dan Dismartling, Instalasi Common System, Instalasi Electrical, Instalasi System Control Common, dan Commisioning. Setelah itu COD keduanya akan dilakukan pada tahun 2023. Sedangkan untuk pembangunan PLTS Hybrid dilaksanakan di Nusa Penida dengan memiliki kapasitas 3,5 MW.

Ini akan menjadi pembangkit pertama di Bali dan juga akan jadi showcase di KTT G20. Karena itu, pemindahan relokasi ini tidak mungkin terlaksana, kalau ini hanyalah inisiatif dari PLN. “Jadi program ini terlaksana karena berkat inisiatif dari Bapak Gubernur Bali yang luar biasa menginspirasi dengan memiliki visi kepemimpinan yang visioner, detail dalam bekerja, dan sangat futuristik (menggambarkan masa depan, red) untuk Bali, sehingga ini menjadi cambuk bagi jajaran PLN agar bekerja lebih optimal lagi mewujudkan energi bersih di Bali,” ujarnya.

Baca Juga  Jadikan Wayan Koster Milik Anak Muda Bali

Darmawan Prasodjo kemudian menyampaikan keunggulan menggunakan PLTG akan membuat udara kita tidak ada polusi debu, warnanya yang biru, tidak ada hujan asap, tidak ada pencemaran merkuri, emisi C02 bisa dipotong menjadi 50 persen. “Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Gubernur, Pak Walikota, Pak Bupati yang sudah mendukung terselenggaranya agenda ini. Terimakasih kepada seluruh jajaran dari Polda Bali, Kejati Bali dan seluruh pihak yang sudah terlibat, dari konsorsium, manajemen di PLN, dan seluruh anak perusahaan dalam mendukung Relokasi PLTG Grati ke Pesanggaran, dan juga Pembangunan PLTS Hybrid Nusa Penida,” ucapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Laksanakan Mediasi Pasca Keributan Antar Penghuni Kos, Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

Published

on

By

Polsek Dentim
DAMAI: Polsek Denpasar Timur (Dentim) saat melaksanakan mediasi terhadap kedua belah pihak yang sempat ribut pada Kamis (9/7/2026) di Ruang Reskrim Polsek Dentim. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Sebagai tindak lanjut atas keributan yang melibatkan penghuni kos di Jl. Akasia XVI, Gang Durian, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Polsek Denpasar Timur (Dentim) melaksanakan mediasi terhadap kedua belah pihak pada Kamis (9/7/2026) di Ruang Reskrim Polsek Dentim.

Mediasi tersebut turut dihadiri Kelian Lingkungan Kesiman Banjar Buaji Anyar, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kesiman, serta kedua belah pihak yang terlibat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penyelesaian permasalahan melalui musyawarah guna menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Keributan diketahui terjadi pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 02.20 WITA. Peristiwa bermula saat sejumlah penghuni kos merayakan kemenangan tim Argentina usai menonton bersama pertandingan Piala Dunia 2026 dengan menggeber sepeda motor dan berteriak. Suara bising tersebut mengganggu penghuni kos di seberang gang yang sedang beristirahat. Teguran yang diberikan kemudian berkembang menjadi cekcok hingga berujung keributan. Berkat kesigapan warga, pecalang, dan personel Polsek Dentim, situasi berhasil dikendalikan sehingga tidak berkembang lebih jauh.

Dalam proses mediasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dengan menandatangani Surat Kesepakatan Perdamaian di atas materai. Selain sepakat untuk tidak saling menuntut, keduanya juga berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta bersedia diproses sesuai ketentuan hukum apabila mengulangi perbuatan serupa maupun melanggar isi kesepakatan yang telah dibuat.

Kapolsek Dentim, AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan bahwa penyelesaian melalui mediasi merupakan bentuk pendekatan problem solving yang selalu dikedepankan Polri dalam menangani permasalahan sosial yang masih dapat diselesaikan secara musyawarah.

“Kami mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan dengan tetap memperhatikan aturan hukum yang berlaku. Kami berharap kedua belah pihak dapat memegang komitmen yang telah disepakati bersama, menjaga hubungan baik, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan tempat tinggalnya,” ujar AKP Udiana. (gs/bi)

Baca Juga  Kerja Nyata Gubernur Koster dan Wagub Tjok. Oka Sukawati Membangun Jembrana

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polsek Blahbatuh dan Masyarakat Bersinergi Dalam Pencarian Korban Kecelakaan Tunggal di Medahan

Published

on

By

Polsek Blahbatuh
Polisi dan warga masyarakat saat mengevakuasi korban. (Foto: ist)

Gianyar, baliilu.com – Pada Kamis, 9 Juli 2026 sekitar pukul 12.00 Wita, terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal Out of Control (OC) di Jalan Persatuan Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh. Sepeda motor yang dikendarai WEP, laki-laki, 35 tahun, warga Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, diduga kehilangan kendali hingga terjatuh ke aliran Tukad Uma. Warga sekitar yang mendengar suara benturan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal.

Setelah menemukan sepeda motor di aliran sungai tanpa pengendaranya, warga bersama perangkat desa segera melakukan pencarian di sekitar lokasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Blahbatuh. Respons cepat masyarakat menjadi langkah awal yang sangat membantu dalam penanganan peristiwa ini.

Personel Polsek Blahbatuh yang dipimpin Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H., didampingi Wakapolsek AKP Dewa Nyoman Gede Wiratmaja, S.H., bersama unsur terkait segera mendatangi tempat kejadian perkara. Pencarian dilakukan secara terpadu bersama pemerintah desa, prajuru adat, dan warga setempat di sepanjang aliran Tukad Uma.

Sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian, korban berhasil ditemukan dalam kondisi tenggelam dan tersangkut di bendungan sungai. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa dengan ambulans PMI Kabupaten Gianyar ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Blahbatuh menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kerja sama seluruh pihak dalam proses pencarian dan evakuasi. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat epilepsi sehingga kejadian ini diduga berkaitan dengan kambuhnya penyakit tersebut saat berada di area perairan. Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan mengikhlaskan kepergian korban. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Rektor Unud: Program Gubernur Koster Disambut Positif Warga Kurang Mampu
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kolaborasi Ogoh-ogoh Gajah Tainsiat dan Palawara Siap Buka Malam Puncak D’Youth Fest 6.0

Usung Pesan Kebangkitan Harmoni Alam

Loading

Published

on

By

d youth fest
JELANG PEMBUKAAN: Persiapan menjelang pembukaan Denpasar Youth Festival (D'Youth Fest) 6.0 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kolaborasi spektakuler Ogoh-ogoh Gajah, karya ST. Yowana Saka Bhuwana, Banjar Tainsiat bersama Kedux Garage bersama Palawara Music Company dan Manubada Art bertajuk “Tumbuh Kembali di Tengah Reruntuhan Semesta” siap membuka malam puncak Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar.

Mengusung tema besar Feel the Growth, pertunjukan pembuka tersebut menjadi representasi semangat kebangkitan, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan yang selaras dengan semangat D’Youth Fest sebagai ruang tumbuh kreativitas generasi muda.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Ryastiti, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, AA Ngurah Mahendra Putra, saat ditemui di sela-sela gladi, Jumat (10/7), mengatakan bahwa kolaborasi seni tersebut menjadi salah satu sajian utama yang memadukan kekuatan seni tradisi, kreativitas kontemporer, dan pesan pelestarian lingkungan.

Menurutnya, karya tari kolosal “Tumbuh Kembali di Tengah Reruntuhan Semesta” mengangkat kisah perjalanan dari kehancuran menuju harapan. Berangkat dari tema Regrow, pertunjukan ini menggambarkan bagaimana keserakahan manusia merusak keseimbangan alam hingga menghadirkan kehancuran. Di tengah kondisi tersebut hadir sosok Sang Penjaga Agung sebagai simbol kebijaksanaan yang membangkitkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama.

Pertunjukan dibagi dalam tiga babak. Babak pertama menggambarkan eksploitasi alam yang melahirkan kerusakan, babak kedua menjadi titik balik ketika kesadaran mulai tumbuh dan alam kembali bernapas, sedangkan babak ketiga menghadirkan harmoni baru ketika manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual kembali menyatu.

“Melalui kolaborasi Ogoh-ogoh Gajah Tainsiat dan tari kolosal Palawara, kami ingin menghadirkan sebuah pertunjukan yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam. Semangat Feel the Growth kami maknai sebagai ajakan untuk terus bertumbuh bersama melalui kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Luh Putu Ryastiti.

Baca Juga  Menkumham Berikan Gubernur Koster Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual untuk Buku “Ekonomi Kerthi Bali”

Lebih lanjut dijelaskan, malam puncak D’Youth Fest 6.0 akan menghadirkan beragam atraksi unggulan yang memadukan seni budaya, kreativitas modern, ekonomi kreatif, hingga hiburan musik dari musisi lokal dan nasional. Sederet penampil akan memeriahkan festival tersebut, di antaranya Ari Lesmana, Tika Pagraky, Bagus Wirata, Dialog Dini Hari, Ary Kencana, Harmonia, Leeyonk Sinatra, Skoozy, hingga Wet Project. Selain itu, sedikitnya 20 pelaku UMKM kuliner dan lima unit food truck turut dilibatkan untuk memperkuat promosi produk lokal sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Rangkaian D’Youth Fest 6.0 sendiri telah berlangsung sejak pertengahan Juni hingga Juli 2026 melalui berbagai kegiatan kreatif seperti Operet This Week, Bimbingan Teknis Penyiaran, Heritage Ride, Glory of Youth, Earthsy Day, Bali Fashion Bike, Mural Exhibition, Area Creator, Makin Dekat Film Fest, Community Paradise, Bali Screen Printing Community, hingga malam puncak festival yang dikemas dengan kampanye peduli lingkungan berkolaborasi dengan Komunitas Eling Ring Pertiwi. Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan puluhan komunitas kreatif lintas sektor sebagai bentuk penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Denpasar.

Pada penyelenggaraan tahun ini, D’Youth Fest juga memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui penerapan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi selama festival berlangsung. Langkah tersebut menjadi bagian dari edukasi budaya sadar lingkungan kepada generasi muda sekaligus mendukung penyelenggaraan festival yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Denpasar berharap D’Youth Fest 6.0 mampu menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan kreativitas, budaya, inovasi, dan semangat kewirausahaan generasi muda sehingga mampu melahirkan karya-karya yang berdampak bagi pembangunan daerah.

“D’Youth Fest bukan sekadar festival hiburan, tetapi ruang bersama bagi generasi muda untuk berkarya, berkolaborasi, dan menunjukkan identitas kreatif Kota Denpasar. Kami berharap semangat yang lahir dari festival ini terus tumbuh menjadi energi positif dalam memperkuat ekonomi kreatif, melestarikan budaya, serta mewujudkan Denpasar sebagai kota kreatif yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing,” tutup Luh Putu Ryastiti. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster Sampaikan Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca