Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bunda PAUD Badung Hadiri Pentas Seni dan Pelepasan Siswa TK Shanti Kumara III Sempidi

BALIILU Tayang

:

bunda paud badung
PENTAS SENI: Bunda PAUD Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat menghadiri kegiatan Pentas Seni serta pelepasan dan kenaikan tingkat siswa TK Shanti Kumara III Sempidi di Wantilan Desa Adat Sempidi, Sabtu (6/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Pentas Seni serta Pelepasan dan Kenaikan Tingkat siswa TK Shanti Kumara III Sempidi yang berlangsung di Wantilan Desa Adat Sempidi, Sabtu (6/6).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Lurah Sempidi I Gusti Ayu Kade Oka Dewi Pertiwi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat Desa Adat Sempidi.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas penampilan para siswa yang mampu menunjukkan berbagai kreativitas seni dengan penuh percaya diri. Menurutnya, perkembangan anak-anak yang awalnya masih membutuhkan pendampingan orang tua saat berada di sekolah hingga akhirnya mampu tampil di atas panggung merupakan pencapaian yang patut dibanggakan.

“Keberadaan anak-anak disini tentu membuat orang tua, guru, dan seluruh hadirin merasa bangga. Hari ini mereka mampu menunjukkan kreativitasnya dengan baik. Dari yang sebelumnya masih harus ditunggui orang tuanya di sekolah, kini mereka tampil percaya diri di atas panggung. Ini merupakan perubahan luar biasa yang tidak terlepas dari keuletan, dedikasi, dan kesabaran para guru dalam mendidik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bunda PAUD Badung menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini tidak semata-mata berorientasi pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Menurutnya, tujuan utama PAUD adalah membentuk kemampuan anak untuk bersosialisasi, berinteraksi dengan teman sebaya, serta mengenal lingkungan sekolah sejak dini.

“Jika anak-anak sudah mampu membaca dan berhitung, itu merupakan nilai tambah. Tadi saya melihat ada yang mampu membaca doa, matembang, bahkan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Ini merupakan capaian yang sangat baik dan diharapkan dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan pada masa mendatang,” imbuh Rasniathi.

Baca Juga  PKK Badung Kunjungi TK. Negeri Pembina Karangasem

Sementara itu, Kepala TK Shanti Kumara III Sempidi, Desak Putu Mariati, melaporkan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan pondasi penting dalam pembangunan karakter bangsa. Oleh karena itu, pihak sekolah berkomitmen menerapkan pendekatan PAUD Holistik Integratif (HI) yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pemenuhan kebutuhan esensial anak secara menyeluruh.

Menurutnya, program tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan gizi, kesehatan, pengasuhan, serta perlindungan anak yang telah diterapkan secara berkelanjutan selama setahun terakhir.

“Salah satu fokus utama PAUD Holistik Integratif di TK Shanti Kumara III adalah pencegahan dan penanganan stunting melalui intervensi gizi serta edukasi pola hidup sehat sejak usia dini. Kami berharap melalui sinergi yang kuat dengan program Bunda PAUD, anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, ceria, dan bebas dari stunting,” harapnya.

Melalui kegiatan pentas seni dan pelepasan siswa ini, diharapkan dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, serta rasa percaya diri, sekaligus memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini yang berkualitas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Sekda Kota Denpasar Hadiri Smoke-Free Fun Walk 2026

Perkuat Program Denpasar Sehat Tanpa Asap Rokok (DESTAR)

Loading

Published

on

By

Smoke-Free Fun Walk
SMOKE-FREE FUN WALK 2026 : Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, Eddy Mulya, menghadiri kegiatan Smoke-Free Fun Walk 2026 yang digelar di Pelataran Barat Monumen Bajra Sandhi Renon, Minggu (7/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, Eddy Mulya, menghadiri kegiatan Smoke-Free Fun Walk 2026 yang digelar di Pelataran Barat Monumen Bajra Sandhi Renon, Minggu (7/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan World No Tobacco Day 2026 sekaligus mendukung program Denpasar Sehat Tanpa Asap Rokok (DESTAR) yang terus dikembangkan Pemerintah Kota Denpasar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Udayana, I Nengah Sujaya, Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, I Made Ady Wirawan, Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, I Made Muliarta, Ketua Udayana Central for NCDs, Tobacco Control and Lung Health, Putu Ayu Swandewi Astuti, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Agung Candrawati. Hadir pula Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Wilayah Bali, jajaran OPD Kota Denpasar, siswa SMP dan SMA, serta mahasiswa kampus kesehatan di Kota Denpasar.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Udayana Central – Center for NCDs, Tobacco Control and Lung Health ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, tenaga kesehatan, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum. Selain mengajak masyarakat untuk berolahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai bahaya konsumsi rokok dan pentingnya menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas asap rokok.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Denpasar Eddy Mulya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung terwujudnya Kota Denpasar yang sehat. Menurutnya, program DESTAR menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui penguatan kawasan tanpa rokok dan perubahan perilaku hidup sehat.

Baca Juga  Pentas Tari Tradisional PAUD Se-Kabupaten Badung 2024

“Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen mendorong terciptanya lingkungan yang sehat melalui program DESTAR. Upaya ini membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan, tenaga kesehatan, komunitas, dan generasi muda agar budaya hidup sehat dapat terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Udayana Central, Putu Ayu Swandewi Astuti, mengatakan bahwa Smoke-Free Fun Walk merupakan bagian dari gerakan promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak buruk tembakau terhadap kesehatan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat untuk membiasakan pola hidup sehat dengan lebih banyak bergerak, berolahraga, dan menjauhi paparan asap rokok. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat serta mendukung generasi masa depan yang lebih berkualitas,” katanya.

Selain kegiatan jalan santai, peserta juga berkesempatan memperoleh berbagai doorprize menarik serta edukasi mengenai pencegahan penyakit tidak menular. Panitia turut mengajak peserta membawa tumbler pribadi sebagai bentuk dukungan terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Denpasar bersama Universitas Udayana berharap semangat World No Tobacco Day 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat implementasi Denpasar Sehat Tanpa Asap Rokok (DESTAR) serta membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Buka Abian Kapas Klodan Festival, Dorong Kreativitas Generasi Muda Lestarikan Budaya Bali

Published

on

By

abian kapas festival
BUKA AKK FEST 2026: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan menghadiri dan membuka secara resmi Abian Kapas Klodan Festival 2026 yang berlangsung di Balai Banjar Abian Kapas Kelod, Desa Sumerta, Denpasar Timur, Minggu (7/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Abian Kapas Klodan Festival 2026 yang berlangsung di Balai Banjar Abian Kapas Kelod, Desa Sumerta, Denpasar Timur, Minggu (7/6) secara resmi dibuka oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang ditandai dengan pemukulan gong.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kota Denpasar I Made Mudra, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dan undangan yang memadati lokasi acara.

Di sela-sela kegiatan Wakil Walikota Arya Wibawa menyampaikan apresiasi kepada Sekaa Teruna-Teruni (STT) Satya Dharma Laksana Banjar Abian Kapas Kelod yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat persatuan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya Bali.

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kreativitas para pemuda yang telah mampu menghadirkan kegiatan positif seperti ini. Festival ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkarya, berkolaborasi, serta menjaga warisan budaya Bali agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman,” ujar Arya Wibawa.

Lebih lanjut, Arya Wibawa berharap Abian Kapas Klodan Festival dapat terus berkelanjutan dan menjadi agenda kreatif yang mampu menarik minat generasi muda untuk terlibat aktif dalam kegiatan seni dan budaya. Selain itu, festival ini juga diharapkan menjadi sarana memperkuat rasa kebersamaan dan persaudaraan antar-pemuda di Bali.

Sementara itu, Ketua Panitia Abian Kapas Klodan Festival 2026, Wayan Gagas Pradita Putra, menjelaskan bahwa festival tersebut digelar sebagai wadah kreativitas generasi muda sekaligus bentuk komitmen STT Satya Dharma Laksana dalam melestarikan seni budaya Bali, khususnya seni ogoh-ogoh yang telah menjadi identitas budaya masyarakat Bali.

Baca Juga  PKK Badung Kunjungi TK. Negeri Pembina Karangasem

Ia menjelaskan, terdapat empat kategori lomba yang dipertandingkan dalam festival ini, yakni Lomba Ogoh-ogoh Mini Kategori Mesin, Lomba Ogoh-ogoh Mini Kategori Non-Mesin, Lomba Tapel Ogoh-ogoh, dan Lomba Sketsa Ogoh-ogoh. Sebanyak 110 peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Bali turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

“Melalui festival ini kami ingin memberikan ruang bagi para seniman muda untuk menunjukkan kreativitasnya sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya Bali. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Gagas.

Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan antusiasme peserta dan masyarakat yang hadir. Beragam karya kreatif ogoh-ogoh dengan berbagai tema karakter dipamerkan. Penilaian lomba melibatkan tiga Dewan Juri yakni Cenk Cenk Bero, Gusman Surya, dan Dwi Aga. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Diskusi Fotografi Denpasar: Dari Lensa Kreatif Menuju Barometer Baru dan Penguatan Personal Branding Usaha

Published

on

By

lomba foto denpasar
SERAHKAN GALLERY BOOK: Ketua HIPDI Bali Aji Mahareshi menyerahkan Gallery Book Lomba Foto Denpasar Kreatif 2026 kepada Pemerintah Kota Denpasar yang diterima oleh Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif, A.A. Ngurah Mahendra Putra (kiri) di Ruang Diskusi Gedung Dharma Negara Alaya, Minggu (7/6). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata menggelar Diskusi Fotografi tentang usaha dokumentasi sebagai rangkaian kegiatan Lomba Foto Denpasar Kreatif 2026 di Ruang Diskusi Gedung Dharma Negara Alaya, Minggu (7/6). Kegiatan ini menjadi wadah bertukar gagasan, pengalaman, dan inovasi guna memperkuat ekosistem fotografi sekaligus mendorong perkembangan ekonomi kreatif di Kota Denpasar.

Diskusi menghadirkan dua narasumber, yakni Ketua HIPDI Bali (Himpunan Pengusaha Dokumentasi Indonesia), Aji Mahareshi, dan pengusaha di bidang dokumentasi, Addy Semmy. Pada kesempatan tersebut, Ketua HIPDI Bali, Aji Mahareshi, menyerahkan Gallery Book Lomba Foto Denpasar Kreatif 2026 kepada Pemerintah Kota Denpasar yang diterima oleh Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif, A.A. Ngurah Mahendra Putra. Turut hadir para pencinta fotografi, komunitas fotografi, serta mahasiswa Universitas Primakara.

Dalam sambutannya, Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif, A.A. Ngurah Mahendra Putra mengatakan bahwa fotografi memiliki peran penting, tidak hanya sebagai media ekspresi seni, tetapi juga sebagai sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan produk, jasa, budaya, dan potensi daerah kepada masyarakat luas.

“Fotografi saat ini telah berkembang menjadi bagian penting dalam membangun identitas dan branding. Melalui karya visual yang kreatif dan berkualitas, berbagai potensi daerah maupun usaha lokal dapat dipromosikan secara lebih menarik serta menjangkau pasar yang lebih luas,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Denpasar berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai forum diskusi semata, melainkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem fotografi yang semakin kuat, berkelanjutan, dan mampu melahirkan karya-karya berkualitas yang membanggakan.

“Mari jadikan momentum ini sebagai langkah bersama untuk menghadirkan gerakan kreatif yang berkelanjutan, sehingga komunitas fotografi di Kota Denpasar dapat menjadi barometer baru perkembangan seni fotografi, melahirkan talenta-talenta unggul, serta memperkuat posisi Denpasar sebagai kota kreatif yang kaya akan inovasi dan ekspresi seni,” pungkasnya.

Baca Juga  Bunda PAUD Badung Buka Lomba Kreativitas Ogoh-ogoh PAUD Desa Punggul dan Ayunan

Sementara itu, Aji Mahareshi memaparkan sejumlah strategi dan pengalaman dalam dunia usaha, mulai dari membangun branding usaha, menyusun perjanjian kerja, hingga mengatur workflow atau alur pekerjaan. Menurutnya, bagi seorang pengusaha kreatif, personal branding merupakan senjata utama sekaligus ujung tombak sebuah usaha. Personal branding tidak dapat dibangun secara sembarangan karena menjadi pintu masuk bagi calon pelanggan untuk mengenal sebuah bisnis.

“Namun, proses tersebut tidak berhenti pada branding. Bagian terpenting berikutnya adalah bagaimana mengatur workflow dengan baik agar hasil pekerjaan sesuai dengan permintaan klien dan dapat diselesaikan tepat waktu,” kata Aji.

Lebih lanjut, Aji menjelaskan bahwa seluruh aktivitas usaha tersebut tidak akan berjalan dengan aman tanpa didasari oleh hukum kontrak. HIPDI Bali sebagai asosiasi memiliki tugas menjembatani para pengusaha dengan aspek hukum, pemerintah, dan sesama pelaku usaha. Melalui sistem kontrak, seluruh alur pekerjaan menjadi lebih jelas, terukur, dan aman.

Hal senada disampaikan Addy Semmy. Menurutnya, personal branding menjadi aspek penting dan utama bagi para pengusaha kreatif. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan persaingan usaha yang semakin kompetitif, personal branding menjadi salah satu modal penting yang harus dimiliki.

“Personal branding tidak hanya membantu membangun citra diri yang positif, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepercayaan, memperluas jaringan, dan memperkuat daya saing usaha di tengah pasar yang dinamis,” ujar Semmy. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca