Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Satgas Covid-19 Kerja Marathon, Dewa Indra: Tambah RS Rujukan, Siapkan Lab RS Sanglah Jadi Tempat Pemeriksaan Swab

BALIILU Tayang

:

de
DEWA MADE INDRA: Saat konferensi pers di kantor Gubernur Bali, Renon Denpasar (18/3-2020)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali dipimpin Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang tengah serius melakukan upaya-upaya pencegahan dan penanganan terhadap Corona Virus Disease (Covid-19),  secara operasional telah menugaskan satgas untuk melakukan tugas-tugas operasional.  

‘’Jadi dengan keyakinan tentang upaya-upaya pemerintah yang serius itu, maka kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak perlu panik setelah mengetahui pemerintahannya bekerja sungguh-sungguh pada jalur yang benar dalam rangka pengendalian Covid-19,’’ ujar Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Dewa Made Indra yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM,  Kepala Dinas Kominfos Provinsi Bali Gede Pramana, ST, MT, NIP, Kepala BNPB Provinsi Bali I Made Rentin pada konferensi pers di gedung II kantor Gubernur Bali, Renon Denpasar, (18/3-2020) sore.

Dewa Indra memaparkan kegiatan yang telah dilaksanakan Satgas Covid-19 dalam perkembangan terakhir dalam upaya peningkatan kapasitas penanganan penyakit di fasilitas kesehatan yakni  meningkatkan kapasitas rumah sakit untuk melakukan penanganan pasien dalam pengawasan (PDP).  Jumlah kamar isolasi diupayakan terus bertambah. Pemerintah Provinsi Bali telah menyiapkan Rumah Sakit Umum Bali Mandara untuk menjadi rumah sakit yang bisa melakukan penanganan penyakit ini. Setelah sebelumnya sudah ada RS Sanglah, Sanjiwani Gianyar, dan RS Tabanan.

Satgas juga telah dan sedang melakukan assessment untuk semua rumah sakit kabupaten/kota di Bali dan juga rumah sakit swasta untuk bisa menangani Covid-19. ‘’Proses assessment sedang berlangsung. Hari Jumat 20 Maret kami akan mengadakan pertemuan dengan semua direktur rumah sakit untuk mendengar pendapatnya, kesiapannya menjadi rumah sakit rujukan. Kalau hasil assessment menyatakan memenuhi syarat untuk menjadi rumah sakit rujukan dan kita dengar pendapat dari direkturnya menyatakan kesiapannya maka kami akan menetapkannya menjadi rumah sakit rujukan Provinsi Bali yang akan ditetapkan dengan keputusan Gubernur Bali,’’   ujar Dewa Indra seraya menandaskan dengan demikian maka kapasitas fasilitas kesehatan yang bisa menangani penyakit ini menjadi bertambah besar.

Baca Juga  Homa Tirta Pengelukatan Suda Mala saat Banyu Pinaruh di Denpasar, Masyarakat Nuwur Tirta di Desa Adat/Banjar

Kekhawatiran masyarakat atau sering menjadi pertanyaan kenapa sampel harus dibawa ke Jakarta, Dewa Indra menegaskan karena saat ini pemerintah hanya menetapkan laboratorium di Badan Litbang Kementerian Kesehatan sebagai tempat untuk melakukan pemeriksaan. Namun 16 Maret lalu, Menteri Kesehatan mengeluarkan keputusan penambahan laboratorium pemeriksa untuk Bali ditunjuk di Balai Litbangkes dan Pengendalian Penyakit di Surabaya. Dengan demikian hasil pengambilan swab (cairan tenggorokan) di Bali akan dibawa ke Surabaya.  ‘’Jadi lebih dekat dan kita berharap lebih cepat,’’ ujar Dewa Indra.

Satgas juga merasa berkepentingan untuk lebih cepat lagi.  Karena itu kemarin Satgas bersama Dinas Kesehatan dan orang-orang ahli baik Universitas Udayana dan Rumah Sakit Sanglah sudah bertemu menyiapkan laboratorium Kesehatan RS Sanglah untuk bisa melakukan pemeriksaan sampel swab. ‘’Sedang kami siapkan. Dan karena itu kami telah bersurat kepada Balitbang Kementerian Kesehatan untuk diizinkan pemeriksaan swab dilaksanakan di Lab RS Sanglah. Kami sudah siapkan dan sedang kami mohonkan izin,’’ ujar Dewa Indra.

Sarana-sarana yang terkait dengan penyebaran penyakit ini, juga mendapat perhatian serius Satgas agar tetap tersedia di pasar. ‘’Kemarin saya selaku ketua Satgas sudah mengundang semua asosiasi agen-agen yang menangani penjualan atau pendistribusian sarana kesehatan seperti masker, sanitaiser, disinfektan untuk diajak berbicara. Memang diakui ada kelangkaan secara nasional karena pasokan mereka memang berkurang. Namun demikian saya sudah meminta kepada semuanya untuk melakukan upaya-upaya semaksimal mungkin agar pasokan atau suplay yang diberikan ke Bali bisa bertambah,’’ ujarnya.

‘’Kami melalui Dinas Kesehatan juga memberikan dukungan rekomendasi kepada para penyalur, agen-agen yang ada di Bali supaya mereka bisa mendapatkan tambahan suplay dengan satu garansi mereka tidak melakukan penimbunan,’’ imbuhnya.

Baca Juga  PKM di Kelurahan Dangin Puri, masih Ada Warga Melintas tanpa Masker

Upaya yang sangat penting terkait peningkatan kapasitas deteksi dini dan pencegahan di pintu pintu masuk, mengingat Covid-19 datangnya dari luar. ‘’Ini yang paling penting. Satgas memandang pintu-pintu masuk Bali ini harus dijaga dengan sangat ketat. Supaya kalau ada orang yang terindikasi infeksi virus ini maka bisa cepat dideteksi,’’ ujar Dewa Indra yang sudah bertemu dengan semua stakeholder di Bandara Ngurah Rai dan stakeholder di Pelabuhan Benoa. Tujuannya memastikan petugas melakukan pengetatan terhadap pengawasan dan pencegahan.

Dinas Perhubungan Provinsi Bali dan Satpol PP dilibatkan untuk keliling melihat pelabuhan-pelabuhan untuk memastikan mereka telah melakukan upaya-upaya pencegahan.

Langkah berikut dalam upaya meningkatkan pengendalian penyebaran virus melalui pembatasan kegiatan yang melibatkan orang banyak dan/atau penerapan protokol secara ketat dalam interaksi antar-orang. Agenda ini telah dioperasionalkan dalam berbagai kebijakan atau regulasi. 

Pertama Bapak Gubernur Bali kemarin telah mengeluarkan surat edaran kepada para bupati/walikota, para instansi dan pihak terkait lainnya untuk mengambil kebijakan bekerja dari rumah, belajar dari rumah. Semua sekolah dari jenjang paud sampai perguruan tinggi semuanya diminta untuk belajar dari rumah.  Ini sekaligus juga mementum bagi semua satuan pendidikan untuk menguatkan kapasitas e-learning mereka sebagai sarana pembelajaran modern. ‘’Sarana-sarana yang konvensional mari kita tinggalkan pelan-pelan. Ini momentum yang baik,’’ ujarnya.

Dalam surat yang sama, Gubernur  juga menyampaikan arahan/perintah kepada semua instansi di provinsi kabupaten/kota untuk bekerja dari rumah. Ada yang dikecualikan yakni para pejabat struktural berada di kantor,  kemudian petugas-petugas staff, operasional, pelaksana bekerja dari rumah, kecuali yang memang melakukan pelayanan publik secara langsung seperti puskesmas, rumah sakit, kantor kependudukan catatan sipil. Dengan demikian jumlah orang yang berkumpul dalam satu tempat menjadi berkurang.

Baca Juga  Update Covid-19 Rabu (15/4) Positif 98 Orang, Dewa Indra: PMI Distigma Pembawa Penyakit, Itu Tidak Benar

Pada saat yang sama Gubernur juga telah menyepakati dengan Parisada Hindu Dharma Indonesia dan Majelis Desa Adat untuk mengeluarkan surat edaran bersama sebagai pedoman bagi masyarakat untuk melaksanakan rangkaian hari raya Nyepi dalam situasi penanggulangan Covid-19. Bagaimana mencari titik temu agar rangkaian Nyepi bisa dilaksanakan tetapi upaya-upaya pengendalian penyakit ini juga bisa dilaksanakan.  ‘’Jadi substansi rangkaian Nyepi terlaksana tapi upaya untuk mengurangi jumlah orang dalam satu tempat bisa dikurangi,’’ ujar Dewa Indra.

Dan yang agenda kelima, kata Dewa Indra, meningkatkan kampanye, edukasi, sosialisasi perilaku hidup bersih, sehat terus dilakukan. Penyemprotan disinfektan secara serentak sudah dilakukan Mingu 15 Maret,  dan kembali akan dilakukan pada 21 Maret mendatang. Pemerintah akan terus mendorong supaya spraying disinfektan dilakukan mandiri di lingkungan masing-masing.  

Dewa Indra juga menandaskan media berperan penting untuk menyebarkan informasi tentang virus corona dari sumber-sumber resmi. Dengan demikian masyarakat akan memahami dengan baik bahwa Covid-19 adalah bisa kita hindari, bisa kita cegah dan kalau terkena bisa kita sebuhkan melalui hidup yang sehat dan melalui perilaku hidup bersih dan sehat.

‘’Pemahaman ini sangat penting untuk menghindari kepanikan dan ketakutan masyarakat sendiri karena kepanikan dan ketakutan itu dampaknya sangat luas bahkan lebih bahaya dari penyakitnya itu sendiri. kita bisa bayangkan sampai hari ini baru satu orang yang meninggal itupun dari juru bicara pemerintah dikatakan import cast artinya kasus yang datangnya dari luar. Jadi sesungguhnya sampai hari ini di Bali astungkara belum ada orang yang terinfeksi,’’ punngkasnya.

Terkait perkembangan orang yang menjadi status pasien dalam pengawasan (PDP), sampai Rabu sore di rumah sakit, Dewa Indra melaporkan jumlah pasien dalam pengawasan adalah 78 orang. Dari jumlah tersebut seluruhnya sudah diambil sampelnya. Dan sampel yang belum keluar sampai jam ini sebanyak 18 sampel. Karena itu maka 18 orang itu sampai saat ini masih berada di rumah sakit dalam pengawasan tenaga medis.

Sementara sebanyak 60 orang yang sampelnya sudah keluar, 59 dinyatakan negatif. Hanya satu orang yang positif berkewarganegaraan asing pasien 025 tetapi sudah meninggal.  ‘’Kita sedang menunggu 18 lagi mudah-mudahan semuanya negatif. Yang 18 pasien ini adalah pasien yang memang baru masuk bukan dari yang pertama,’’ ujar Dewa Indra. (GS)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

TPID Bali dan BI Jaga Stabilitas Harga untuk Mendukung Aktivitas Ekonomi di Tengah Keterbatasan Pasokan BBM di Bali

Published

on

By

Warga Antre BBM di SPBU
Suasana Warga saat mengantre BBM di sebuah SPBU. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Bank Indonesia Provinsi Bali terus mencermati perkembangan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pertamina, dan pelaku usaha. Kecepatan dan keberhasilan dari berbagai langkah percepatan pemulihan pasokan yang dilakukan oleh Pertamina, pasokan BBM di Bali diyakini secara bertahap akan dapat mengurangi antrian dan memenuhi permintaan masyarakat. Sinergi seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat untuk menjaga kelancaran distribusi BBM, keberlangsungan aktivitas ekonomi, serta stabilitas harga barang dan jasa di Bali.

Kepala Perwakilan Kantor BI Provinsi Bali Achris Sarwani melalui siaran pers mengatakan bahwa hasil pemantauan dan komunikasi Bank Indonesia dengan pelaku usaha menunjukkan bahwa keterbatasan pasokan BBM dalam beberapa hari terakhir terutama berdampak pada kelancaran mobilitas masyarakat dan wisatawan serta menimbulkan keterlambatan sebagian aktivitas operasional usaha. Dampak yang dilaporkan antara lain keterlambatan layanan transportasi wisatawan, penjemputan dan pengantaran tamu hotel, serta pengiriman kebutuhan operasional seperti bahan makanan, minuman, dan jasa laundry.

Namun demikian, lanjut Achris Sarwani, aktivitas usaha secara umum masih berjalan dan belum terdapat indikasi gangguan yang signifikan terhadap keseluruhan kegiatan ekonomi Bali.

Achris Sarwani menyebutkan, berdasarkan simulasi Bank Indonesia, apabila keterbatasan BBM berlangsung selama 3-5 hari, dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi Bali diprakirakan sekitar 0,014%, dan meningkat menjadi sekitar 0,019% apabila berlangsung hingga 7 hari. Mengingat proses normalisasi pasokan dan distribusi BBM tengah berlangsung, dampak terhadap perekonomian daerah diprakirakan tetap terbatas dan bersifat sementara.

Dari sisi inflasi, katanya, hasil pemantauan Bank Indonesia di sejumlah pasar tradisional dan pelaku usaha menunjukkan bahwa pasokan barang kebutuhan masyarakat masih relatif terjaga dan harga komoditas pangan secara umum masih stabil. Hingga saat ini belum terdapat indikasi tekanan harga yang meluas akibat keterbatasan BBM mengingat persediaan bahan pangan masih mencukupi. Meskipun terdapat potensi peningkatan biaya distribusi dan logistik dalam jangka pendek, dampaknya terhadap inflasi Bali diprakirakan relatif terbatas.

Baca Juga  Senin Ini, 7 Orang Dinyatakan Positif Covid-19 dari Transmisi Lokal di Kota Denpasar

“Berdasarkan simulasi Bank Indonesia, keterbatasan BBM selama 3-5 hari diprakirakan berdampak sekitar 0,010% terhadap inflasi Bali, sedangkan apabila berlangsung sekitar 7 hari dampaknya diprakirakan mencapai 0,018%. Sejalan dengan percepatan pemulihan pasokan dan distribusi BBM yang sedang berlangsung, dampak terhadap inflasi Bali diperkirakan tetap terkendali,” ujar Achris Sarwani.

Ke depan, kata Achris Sarwani, penguatan sinergi TPID dan koordinasi dengan Pertamina menjadi langkah penting untuk menjaga kecukupan pasokan serta kelancaran distribusi BBM, khususnya BBM bersubsidi. Komunikasi publik yang efektif dan penyampaian informasi secara berkala juga perlu terus diperkuat untuk memberikan kejelasan kepada masyarakat, menjaga ketenangan, serta menghindari pembelian secara berlebihan (panic buying). Selain langkah jangka pendek tersebut, upaya jangka menengah dan panjang untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik perlu terus diperkuat sebagai bagian dari peningkatan efisiensi energi dan dukungan terhadap kelestarian lingkungan Bali.

Bank Indonesia Provinsi Bali mengapresiasi langkah-langkah percepatan pemulihan pasokan dan distribusi BBM yang dilakukan oleh Pertamina bersama Pemerintah Daerah. Bank Indonesia bersama TPID akan terus memperkuat koordinasi dan pemantauan terhadap perkembangan pasokan BBM, harga pangan, serta kelancaran distribusi barang dan jasa. Dengan dukungan pasokan tambahan yang telah tiba, optimalisasi distribusi BBM, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan, dampak terhadap aktivitas perekonomian dan inflasi Bali diprakirakan tetap terbatas sehingga stabilitas ekonomi daerah dapat terus terjaga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Puan Dorong Tambahan Pasokan BBM Guna Atasi Kelangkaan di Bali  

Published

on

By

Ketua DPR RI Puan Maharani
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali yang menyebabkan warga antre hingga berjam-jam di SPBU. Puan pun meminta Pertamina bersama Kementerian terkait menyiapkan intervensi dengan menambah pasokan BBM guna mengatasi kelangkaan tersebut.

“Kesulitan warga memperoleh BBM di sejumlah SPBU di Bali perlu segera diselesaikan melalui penguatan distribusi sampai titik pelayanan. Pemerintah dan Pertamina perlu memastikan adanya tambahan pasokan BBM di Bali,” kata Puan, Rabu (14/10/2026). Seperti diketahui, kelangkaan BBM di Bali membuat warga harus berburu bensin hingga berjam-jam. Kondisi tersebut terjadi di Denpasar, Badung, Klungkung, Buleleng, hingga Bangli.

Akibat kelangkaan BBM ini, terjadi antrean kendaraan yang mengular hingga 1 kilometer di banyak SPBU di Bali. Bahkan seorang warga perempuan di Badung sampai pingsan karena mengantre di SPBU hingga berjam-jam.

Adapun Pertamina mengungkap kelangkaan BBM tersebut disebabkan salah satunya karena kendala bongkar muat kapal tanker. Pertamina menyatakan akan menyiapkan tambahan pasokan BBM di Bali.

Terkait hal ini, Puan mengingatkan agar tambahan pasokan BBM juga disertai dengan perbaikan sistem distribusi. “Tambahan pasokan yang tiba juga perlu diikuti kepastian pengiriman ke SPBU, terutama wilayah yang masih mengalami kekosongan BBM dan terjadi antrean panjang,” tuturnya.

Puan pun mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Pertamina memeriksa seluruh tahapan pemulihan. Mulai dari kedatangan kapal, pembongkaran, persediaan terminal, hingga pengiriman kepada penyalur.

“Pemeriksaan harus memperjelas hambatan yang masih terjadi dan keputusan yang diperlukan untuk mempercepat pelayanan kembali normal. “Warga membutuhkan kepastian BBM dapat diperoleh di tempat pelayanan. Setiap tambahan pasokan perlu segera diterjemahkan menjadi pengiriman yang sesuai kebutuhan dan pemulihan SPBU yang dapat dirasakan masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga  Memutus Rantai Penyebaran Covid-19, Dewa Indra: Disiplin Pakai Masker

Lebih lanjut, Puan menilai Pertamina perlu memetakan kebutuhan berdasarkan jenis BBM dan wilayah pelayanan. “SPBU yang mengalami kekosongan berulang harus memperoleh perhatian khusus agar pengiriman berikutnya mampu menutup kebutuhan sampai pasokan lanjutan tersedia,” jelas Puan.

Menurut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu, Pemerintah harus menetapkan sasaran pemulihan yang terukur. Puan menyebut ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Pemerintah dan Pertamina.

“Evaluasi perlu melihat jumlah SPBU yang kembali melayani, lamanya kekosongan, kecukupan pasokan antarjadwal pengiriman, dan perkembangan waktu antrean. Informasi tersebut menjadi dasar penyesuaian operasi setiap hari,” paparnya.

Selama pemulihan berlangsung, Puan meminta Pemerintah menjaga akses energi untuk pelayanan darurat dan kegiatan penting masyarakat melalui mekanisme yang sah.  “Penanganan harus memperhitungkan kebutuhan fasilitas kesehatan, angkutan umum, dan distribusi kebutuhan pokok sesuai jenis BBM yang digunakan,” ungkap Puan.

Tak hanya itu, Puan menilai pemulihan kelangkaan BBM juga memerlukan pembagian tanggung jawab yang jelas. “Pemerintah dan Pertamina perlu mengetahui lokasi yang masih terkendala, pihak yang menanganinya, dan kapan pelayanan diperkirakan membaik,” tegas cucu Bung Karno tersebut.

Di sisi lain, Puan mengingatkan Bali merupakan salah satu daerah pariwisata dengan penopang industri ekonomi kreatif yang berperan besar bagi roda perekonomian Negara. “Kelangkaan BBM yang tidak segera diatasi dapat berdampak terhadap perekonomian di Bali yang pada akhirnya akan memengaruhi ekonomi kerakyatan dan pembangunan ekonomi Nasional,” ucap Puan.

Puan mengatakan, DPR melalui komisi terkait akan mengawal evaluasi ketahanan pasokan Bali, termasuk kebutuhan cadangan operasional dan alternatif pengiriman ketika jadwal berubah. “Perbaikan perlu memastikan gangguan pada satu tahapan dapat diantisipasi sebelum berdampak luas terhadap pelayanan,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Kasus Positif masih Terjadi, GTPP Ajak Perbekel/Lurah Rancang Pemetaan Kasus Covid-19 Berbasis Dusun dan Lingkungan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan di Bareskrim hingga Kewilayahan Bergeser

Published

on

By

Kadiv Humas Polri Jelaskan Mutasi Pati dan Pamen
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri melakukan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2262/X/KEP./2026 tertanggal 12 Oktober 2026. Mutasi ini mencakup sejumlah jabatan di lingkungan Divisi Hubungan Internasional, Bareskrim Polri, Korbrimob, Lemdiklat Polri, serta kepolisian kewilayahan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026), mengatakan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, serta rekam jejak dan integritas personel. Hal ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab secara optimal,” ujar Johnny.

Sejumlah pergeseran jabatan di antaranya Brigjen Pol Herry Dian Dwiharto dari Widyaiswara Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang NCB/Interpol Divhubinter Polri. Sementara itu, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak yang sebelumnya menjabat Dirtipideksus Bareskrim Polri dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan Dirtipideksus selanjutnya diemban Kombes Pol Suhasto, yang sebelumnya menjabat Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I Bareskrim Polri.

Di lingkungan Bareskrim Polri, Kombes Pol Afrisal yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Tingkat II diangkat menjadi Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I. Adapun Kombes Pol Dodi Ruyatman yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jawa Timur dimutasi menjadi Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri.

Mutasi juga mencakup jabatan kewilayahan. Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan yang sebelumnya menjabat Kapolresta Banyuwangi dimutasi menjadi Dirreskrimsus Polda Jawa Timur. Jabatan Kapolresta Banyuwangi selanjutnya diemban Kombes Pol Muharman Arta, yang sebelumnya menjabat Kapolresta Pekanbaru. Sementara itu, Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang yang sebelumnya menjabat Perancang Anggaran Madya Tingkat III Stamarena Polri diangkat menjadi Kapolresta Pekanbaru.

Baca Juga  Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha

Selain itu, Kombes Pol Taufik Nurmandia yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jambi dimutasi menjadi Dosen Kepolisian Madya Tingkat III STIK Lemdiklat Polri. Jabatan Dirreskrimsus Polda Jambi selanjutnya diemban Kombes Pol Yakhob Silvana Delareskha, yang sebelumnya menjabat Kabidseum Pusjarah Polri.

Dalam mutasi tersebut, terdapat pula penugasan terhadap personel Korbrimob Polri. Brigjen Pol Deonijiu De Fatima dimutasi sebagai Pati Baintelkam Polri dalam rangka penugasan pada BIN. Sementara itu, Brigjen Pol Leonardus Simarmata juga dimutasi sebagai Pati Baintelkam Polri dalam rangka penugasan pada BIN. Adapun Kombes Pol. Robert Da Costa dan Kombes Pol. Dr. Irfan S.D.P. Marpaung dimutasi sebagai Pamen Korbrimob Polri dalam rangka penugasan di luar struktur.

Johnny menambahkan, para pejabat yang memperoleh penugasan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dan melaksanakan tanggung jawab sesuai dengan tugas masing-masing.

Polri juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi serta pengabdian selama menjalankan tugas. Pengalaman dan kontribusi yang telah diberikan diharapkan dapat terus mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di berbagai bidang.

Melalui mutasi ini, Polri terus melakukan pembinaan sumber daya manusia dan penataan organisasi guna mendukung pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca