Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rakor dengan Gugus Tugas Nasional, Gubernur Koster: Hasil Swab Warga Abuan 275 Negatif, Nunggu Hasil Swab 139 Orang Lagi

BALIILU Tayang

:

de
GUBERNUR KOSTER: Saat rakor dengan Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo melalaui tele conference. (Foto:Ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster melaporkan, sebelumnya ada berita yang cukup ‘’mengebohkan’’ di Banjar Serokadan Desa Abuan Kabupaten Bangli yang dilaporkan terdapat 443 orang yang positif setelah di-rapid test. Namun setelah di-rapid test ulang dan dilanjutkan dengan tes swab, hasilnya 275 negatif. Tinggal 139 orang menunggu hasil tes swab-nya.

‘’Mudah-mudahan semuanya negatif. Untuk itu saya mohonkan semua media yang memberitakan hal tersebut, bisa merevisi beritanya bahwa hasil tes swab-nya negatif,’’ ujar Gubernur Bali Wayan Koster saat mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional lewat video conference dari Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar, Minggu (3/5-2020) pagi.

Dalam rapat yang dipimpin langsung Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo itu, Gubernur Koster didampingi Sekretaris Daerah (Sekda ) Pemprov Bali Dewa Made Indra serta kepala OPD terkait guna melaporkan perkembangan terbaru upaya penanganan penyebaran Covid-19 di Bali. Rapat koordinasi diikuti pula Gubernur/Wakil Gubernur se-Jawa-Bali.

Gubernur Koster juga melaporkan di Bali upaya penanganan sedang konsen di 3 kabupaten, yakni di Bangli, Karangasem dan Buleleng karena ada penambahan transmisi lokal lewat para pekerja migran Indonesia (PMI). Begitu juga fasilitas kesehatan Covid-19 di Bali terdapat 13 RS rujukan dengan fasilitas memadai 132 ruang isolasi masih tersedia. Demikian juga bantuan APD dan masker sampai saat ini masih mencukupi.

‘’Kami juga sedang menyiapkan tambahan fasilitas untuk uji swab di RS PTN Universitas Udayana dan Fakultas Kedokteran Universitas Warmadewa, selain di RSUP Sanglah. Perlengkapannya sebagian besar sudah tersedia, dan kami mohonkan untuk melengkapi peralatan tersebut lewat surat yang telah kami sampaikan. Kami mohon fasilitasinya kepada Kementrian Kesehatan agar permintaan ini bisa direalisasikan. Ini penting karena penambahan fasilitas uji swab di dua tempat tersebut akan meningkatkan jumlah sampel yang bisa diuji sekaligus mempersingkat waktunya,’’ ujar Gubernur Koster.

Baca Juga  Ny. Putri Koster: Pasar Gotong-Royong Beri Dampak Positif bagi Petani, IKM dan UMKM

Gubernur Bali juga memohon bantuan dan fasilitasi berkenaan dengan imbauan warga yang mudik. Karena ada kasus di Bali ada warga luar daerah yang berprofesi sebagai tukang, dll yang jumlahnya hampir 1.000 orang, yang sudah tidak ada pekerjaan dan tidak ada tempat tinggal, sebaiknya diberikan ijin untuk pulang ke daerahnya. Kesemuanya sudah mengantongi surat dari Gugus Tugas Provinsi Bali.

‘’Untuk kartu pra-kerja serta bantuan sosial, saya harapkan di Bali bisa fleksibel dengan berbasis desa. Di mana di Bali kami mempunyai desa adat dengan satgas gotong-royongnya yang siap bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan terlebih mereka juga lebih tahu warga yang memang membutuhkan bantuan sosial, lebih paham peta di lapangan,’’ ujarnya.

Sementara untuk persediaan pangan di Bulog dan lembaga lain di desa-desa, ketersediaan pangan memadai sampai 6 bulan ke depan.

Dilaporkan juga pasar tradisional dan modern, tetap buka dengan jam operasional yang terbatas dan menggunakan protokol kesehatan (memakai masker, jaga jarak, dll) dan terus dipantau petugas.

‘’Pergerakan masyarakat di Bali, jika melihat di desa-desa adat karena aturannya sangat ketat pergerakannya tidak sampai 10 persen. Hanya di kota Denpasar yang agak ramai, namun kami terus perketat agar pergerakannya semakin menurun,’’ ujar Koster seraya menambahkan jumlah PMI yang sudah kembali ke Bali total 11.800 orang, dimana keseluruhannya sudah di-rapid test.

Sementara itu Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo menyatakan untuk fasilitas uji swab di RS Udayana dan Kedokteran Warmadewa akan segera difasilitasi. ‘’Dukungan untuk peralatan pendukung uji swab akan dikoordinasikan dengan gugus tugas daerah untuk segera dilakukan distribusi alat,’’ ujar Monardo.

Terkait PMI asal Bali yang terkatung-katung, Gugus Tugas Nasional akan segera berkoordinasi dengan pihak pelabuhan di Jawa Timur agar nasib para pekerja di Bali yang akan kembali ke daerahnya bisa difasilitasi dan tidak lama terkatung-katung. (*/gs)

Baca Juga  Update Covid-19 (17/9) di Bali, 6 Pasien Meninggal, Sembuh Bertambah 92 Orang

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Dilantik sebagai Menkeu, Suahasil Pastikan APBN Sehat, Kredibel, dan Berdampak bagi Rakyat

Published

on

By

Suahasil Nazara Beri Keterangan Usai Dilantik jadi Menkeu
BERI KETERANGAN: Suahasil Nazara memberikan keterangannya seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara sekaligus memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu mendukung program-program prioritas pemerintah. Hal tersebut disampaikan Suahasil dalam keterangannya seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026.

“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ungkapnya.

“Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, karena itu APBN-nya itu harus sehat. Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel, APBN itu harus dapat dipercaya,” lanjut Suahasil.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Keuangan akan terus bekerja untuk menjadikan APBN sebagai instrumen yang mampu mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional. Suahasil juga memastikan bahwa defisit APBN akan tetap dijaga di bawah batas 3 persen.

“Defisit akan tetap di bawah 3 persen,” tegasnya.

Suahasil turut menekankan pentingnya komunikasi publik yang dapat dipercaya dalam pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, kredibilitas APBN harus dibangun tidak hanya melalui kebijakan yang sehat, tetapi juga melalui komunikasi yang konsisten kepada masyarakat.

“Prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel. Jadi saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya, dan juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh APBN adalah mendukung program prioritas pemerintah,” ujarnya.

Terkait efisiensi, Suahasil menegaskan bahwa efisiensi APBN tidak semata-mata dimaknai sebagai pemotongan belanja. Efisiensi harus memastikan setiap anggaran yang digunakan menghasilkan keluaran yang maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Ikuti Musyawarah Nasional Dewan Kerajinan Nasional

“Efisiensi itu bukan hanya sekadar potong belanja. Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal, yang kemudian bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Suahasil.

Dalam mengemban amanah barunya, Suahasil turut memastikan proses transisi di Kementerian Keuangan akan dikoordinasikan dengan baik. Dengan demikian, pengelolaan keuangan negara dan pelaksanaan berbagai program pemerintah dapat terus berjalan secara berkesinambungan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menkeu
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah janji jabatan, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen pejabat yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada pejabat yang dilantik.

Pelantikan Menkeu Suahasil dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara kemudian diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, para menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ny. Putri Koster: Ibu Hamil Rentan terhadap Virus
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dari Beasiswa hingga ke China, SMAN 1 Sukasada Buka Lebih Banyak Peluang bagi Siswa Raih Masa Depan

Published

on

By

Pembelajaran Bahasa Mandarin di SMAN 1 Sukasada
Suasana pembelajaran bahasa Mandarin di SMAN 1 Sukasada, Buleleng. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Memasuki usia ke-24, SMA Negeri 1 Sukasada terus membuka lebih banyak peluang bagi siswa untuk meraih masa depan. Tidak hanya melalui prestasi akademik, sekolah juga menghadirkan beasiswa, penguatan bahasa asing, pelatihan keterampilan, hingga peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari komitmen SMAN 1 Sukasada dalam memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk berkembang sesuai potensi masing-masing. Semangat tersebut juga menjadi bagian dari momentum HUT ke-24 sekolah yang mengusung harmoni antara budaya, pendidikan, dan tuntutan zaman.

Salah satu program unggulan yang terus diperkuat adalah beasiswa prestasi bagi siswa berprestasi dari jenjang SMP. Program ini memberikan pembebasan biaya pendidikan bagi siswa yang berhasil meraih predikat juara umum di sekolah asal.

Juara umum pertama mendapatkan beasiswa selama tiga tahun, juara umum kedua selama dua tahun, sedangkan juara umum ketiga memperoleh beasiswa selama satu tahun.

Kepala SMAN 1 Sukasada, Putu Suardana, S.Pd.,M.Pd, mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar budaya berprestasi tumbuh sejak jenjang pendidikan sebelumnya.

“Kami ingin memberikan motivasi kepada siswa agar terus berprestasi. Prestasi akademik harus mendapat apresiasi, sehingga mereka semakin semangat belajar dan berkembang,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/9).

Menurutnya, sekolah tidak ingin membatasi kesempatan siswa hanya pada prestasi akademik. Potensi di bidang olahraga, seni, budaya, maupun keterampilan juga terus dikembangkan.

Hal tersebut menjadi bagian dari konsep pendidikan yang ingin dibangun SMAN 1 Sukasada, yakni tetap berakar pada budaya lokal namun mampu mengikuti perkembangan zaman.

“Anak-anak yang datang ke SMA Negeri 1 Sukasada memang memiliki jiwa budaya dan olahraga yang kuat. Itu yang kami gali kembali. Prestasi yang sudah ada kami kemas dengan sentuhan modern, sehingga budaya tetap hidup tetapi anak-anak juga siap menghadapi tuntutan global,” jelasnya.

Baca Juga  Update Covid-19 (17/9) di Bali, 6 Pasien Meninggal, Sembuh Bertambah 92 Orang

Peluang siswa untuk menatap dunia global juga diperkuat melalui pembelajaran bahasa asing, salah satunya bahasa Mandarin. Program tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk Undiksha dan Harbin University.

Siswa mendapatkan pembelajaran bersama native speaker dan saat ini telah memasuki pembelajaran bahasa Mandarin level dua yang dilaksanakan setiap hari Sabtu.

Yang menarik, penguatan bahasa Mandarin tersebut tidak hanya bertujuan menambah kemampuan komunikasi siswa, tetapi juga membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke China melalui jalur beasiswa.

“Tahun ini anak-anak baru masuk ke level dua. Kami berharap dan berdoa semoga ada yang mampu menembus China melalui peluang beasiswa tersebut,” ujarnya.

Selain membuka peluang pendidikan ke luar negeri, sekolah juga memberikan perhatian terhadap siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi. Melalui program beasiswa subsidi silang, siswa dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh keringanan biaya pendidikan sebesar 50 persen selama tiga tahun.

Sebelum bantuan diberikan, sekolah terlebih dahulu melakukan survei terhadap kondisi ekonomi keluarga. Pada tahun ajaran ini, sebanyak 38 siswa telah menerima bantuan tersebut.

Menurutnya, hal ini menjadi bagian dari upaya sekolah memastikan kondisi ekonomi tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Tidak berhenti pada pendidikan akademik, SMAN 1 Sukasada juga membekali siswa dengan keterampilan yang dapat digunakan ketika memasuki dunia kerja. Sekolah menggandeng lembaga pelatihan pariwisata H2B untuk memberikan pelatihan di bidang culinary, housekeeping, hospitality, dan bartender.

Siswa mengikuti delapan kali pelatihan teori di sekolah dan empat kali praktik langsung di industri. Setelah mengikuti uji kompetensi, siswa memperoleh sertifikat keterampilan sebagai nilai tambah ketika melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan.

“Beberapa siswa kami sudah diterima bekerja di restoran dan penginapan berbekal sertifikat keterampilan yang mereka peroleh dari program ini,” jelasnya.

Baca Juga  Persiapan Pemulihan Pariwisata Lokal, Jaya Negara Serahkan Bantuan Baju kepada RYTB

Beragam program tersebut menunjukkan bahwa SMAN 1 Sukasada berupaya memberikan lebih banyak pilihan masa depan bagi siswanya. Ada jalan melalui prestasi, ada kesempatan melalui beasiswa, ada peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri, serta ada bekal keterampilan bagi siswa yang ingin langsung memasuki dunia kerja.

Putu Suardana menegaskan, sekolah akan terus mengembangkan potensi yang dimiliki siswa maupun guru agar dapat memberikan manfaat nyata bagi pendidikan.

“Kami ingin memunculkan sekecil apa pun sumber daya yang ada, baik dari anak-anak maupun guru. Semua potensi itu kami kembangkan agar anak-anak memiliki bekal yang kuat untuk masa depannya,” tegasnya.

Memasuki usia ke-24, SMAN 1 Sukasada ingin memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan untuk memilih jalannya sendiri. Dengan tetap berpijak pada budaya lokal, sekolah terus membuka pintu menuju prestasi, keterampilan, perguruan tinggi, hingga peluang pendidikan di tingkat global. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca