Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemkab Tabanan Buka Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Tabanan Tahun 2023 secara Resmi

BALIILU Tayang

:

Pemkab Tabanan diwakili Sekda Tabanan, Dr. I Gede Susila, S.Sos., M.Si, membuka Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Tabanan tahun 2023 secara resmi, Jumat (4/2). (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Pemkab Tabanan menyampaikan proses perencanaan pembangunan daerah jangka pendek atau Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) yang kini telah memasuki tahap konsultasi publik.  

Hal ini diungkapkan langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. yang dalam hal ini diwakili oleh Sekda Tabanan, Dr. I Gede Susila, S.Sos., M.Si, yang sekaligus membuka Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Tabanan tahun 2023 secara resmi, Jumat (4/2). 
 
Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Tabanan tersebut, nampak hadir Jajaran Forkopimda Tabanan, Kepala Bapeda Provinsi Bali, para Asisten di Lingkungan Setda Tabanan, Kepala Bapedalitbang Kabupaten Tabanan serta para OPD di Pemerintah Kabupaten Tabanan. 
 
Sebagai proses penting untuk menentukan tindakan masa depan dalam pelaksanaan pembangunan di daerah, proses perencanaan pembangunan Kabupaten Tabanan mulai tahun 2021 dari tingkat desa dan kabupaten, telah dilaksanakan secara online dengan menggunakan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), yang sesuai dengan amanat Permendagri nomor 70 tahun 2019. Hal tresebut dimaksudkan agar proses perencanaan dapat berjalan secara transparaan dan akuntabel. 
 
Berkaitan dengan proses pembangunan, Sekda Susila sesuai dengan arahan Bupati Tabanan, menyampaikan dalam proses perencanaan pembangunan daerah pastinya membutuhkan keberanian untuk memutuskan apa yang harus dilakukan, kapan, bagaimana dan siapa yang melakukannya, dengan tetap mempertimbangkan kondisi fiskal daerah dan mampu menerjemahkan visi, misi dan program kerja kepala daerah. 
 
Dengan melandainya pandemi Covid-19 yang menjadi kendala krusial dalam mempengaruhi sendi-sendi perekonomian, yaitu terpuruknya pelaku usaha baik dari sektor pariwisata, UMKM dan pertanian, Pemkab Tabanan memfokuskan arah kebijakan pembangunan kabupaten di Tabanan tahun 2023 dengan tema “Pemulihan Ekonomi Menuju Tabanan Era Baru : Aman, Unggul, Madani”. Tema tersebut memiliki makna serangkaian program/kegiatan pembangunan daerah yang dirancang dalam rangka memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat dengan menerapkan Visi Tabanan. 
 
“Tema ini sejalan dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih, dengan menetapkan 5 bidang prioritas pembangunan, diantaranya : pangan, sandang dan papan. Kesehatan dan pendidikan, selanjutnya jaminan sosial dan ketenagakerjaan. Diikuti dengan adat, tradisi, seni dan budaya, serta yang terakhir adalah pariwisata,” sebut Sekda Susila.

Baca Juga  Festival Perdana Pantai Pangkung Tibah Promosi Wisata dan Budaya Tabanan

Dengan memasuki tahap konsultasi publik, proses RKPD ini dimaksudkan untuk menjaring aspirasi pemangku kepentingan pada tahap awal terhadap prioritas dan sasaran pembangunan di Kabupaten Tabanan 2023. 
 
Pernyataan Sekda Susila juga mendapat respons yang sangat baik dari Kepala Bapeda Provinsi Bali, di mana kehadirannya di kabupaten adalah untuk memantau tahapan perencanaan pembangunan daerah.

“Forum ini adalah sebagai suatu media untuk menampung semua aspirasi pemangku kepentingan di Kabupaten Tabanan.Tahapan perencanaan masih akan terus berjalan, sampai penetapan RKPD di awal Juli, dan memasuki Juli-Agustus nanti di tahapan penganggaran,” ia menyampaikan. 

Di kesempatan itu, Sekda Susila juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas terselenggaranya konsultasi publik bersama para stakeholder, baik dari Ketua DPRD, Ketua Komisi 1, 2, 3, 4, perguruan tinggi, LSM dan perangkat daerah yang bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan daerah di Kabupaten Tabanan.

“Marilah kita bersama-sama menggunakan kesempatan ini untuk mengkritisi maupun memberikan masukan terhadap rancangan awal RKPD Kabupaten Tabanan 2023, agar dapat terlaksana secara tepat sasaran, tepat waktu dalam upaya mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” pungkas Susila. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Rakor Pembangunan Wilayah Bali Sinkronkan Langkah Pusat dan Daerah, Infrastruktur dan Lingkungan Jadi Prioritas Pariwisata Berkelanjutan

Gubernur Koster: Peningkatan Kapasitas Infrastruktur jadi Kunci Jaga Daya Saing dan Keberlanjutan Pariwisata Bali

Loading

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster bersama Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memimpin Rakor Pembangunan Wilayah Bali
RAKOR: Gubernur Bali Wayan Koster bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memimpin Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (20/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memimpin Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (20/7). Rakor yang dihadiri sejumlah menteri dan jajaran pemerintah daerah tersebut bertujuan menyelaraskan program pembangunan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Bali guna memperkuat infrastruktur, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung keberlanjutan sektor pariwisata.

Dalam paparannya, Gubernur Wayan Koster menyampaikan bahwa sektor pariwisata Bali terus menunjukkan kinerja yang positif. Sepanjang tahun 2025, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai lebih dari 7 juta orang, sedangkan wisatawan domestik sekitar 9,3 juta orang. Dengan demikian, total kunjungan wisatawan ke Bali mencapai sekitar 16,3 juta orang atau hampir empat kali lipat dari jumlah penduduk Bali yang berkisar 4,5 juta jiwa.

“Ini menunjukkan tingginya mobilitas dan aktivitas di Bali, baik dari masyarakat lokal maupun wisatawan,” ujar Koster.

Menurut Koster, Bali menyumbang sekitar 45,8 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Rata-rata pengeluaran wisatawan asing mencapai 1.522 dolar AS per kunjungan dengan estimasi perputaran ekonomi sektor pariwisata sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp 176 triliun, atau setara sekitar 50 persen kontribusi sektor pariwisata nasional.

Kinerja tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi Bali sebesar 5,82 persen. Selain mencatat tingkat kemiskinan terendah secara nasional, yakni 3,42 persen, Bali juga memiliki tingkat pengangguran sebesar 1,45 persen serta pendapatan per kapita masyarakat yang terus meningkat.

Di balik capaian tersebut, Koster mengingatkan bahwa tingginya aktivitas pariwisata juga menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari alih fungsi lahan, peningkatan volume sampah, gangguan ekosistem, ancaman terhadap ketersediaan air bersih, hingga kemacetan akibat keterbatasan infrastruktur. Persoalan sosial seperti pelanggaran hukum oleh wisatawan asing, praktik usaha ilegal, dan gangguan keamanan juga menjadi perhatian pemerintah.

Baca Juga  Kabupaten Tabanan Raih Penghargaan 10 Besar Nasional Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2022

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dalam menindak berbagai pelanggaran. Berbagai program strategis juga dijalankan, di antaranya pengelolaan sampah berbasis sumber, penyediaan air bersih di Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Jembrana, serta penguatan ketahanan energi melalui pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar gas.

Di bidang infrastruktur, Pemerintah Provinsi Bali mendorong percepatan pembangunan konektivitas darat, laut, dan penyeberangan. Pengembangan jalur logistik laut yang terintegrasi dari lintasan Ketapang–Gilimanuk hingga Karangasem diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya pada periode puncak seperti Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, pengembangan pelabuhan yang terintegrasi juga menjadi prioritas untuk mendukung pariwisata yang berkelanjutan.

“Peningkatan kapasitas infrastruktur menjadi kunci menjaga daya saing dan keberlanjutan pariwisata Bali,” tegas Koster.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan bahwa pembangunan Bali memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian, lembaga, BUMN, serta seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, rakor tersebut menjadi langkah awal yang akan ditindaklanjuti melalui evaluasi secara berkala.

“Kita akan terus mengecek progres melalui rakor lanjutan untuk memastikan semua tetap on track, satu visi, satu rencana, dan satu eksekusi,” ujar AHY.

AHY menjelaskan bahwa pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur, konektivitas, dan penataan ruang dalam satu ekosistem pembangunan yang berkelanjutan.

Sejumlah kementerian mendapat penugasan sesuai bidang masing-masing, mulai dari pengelolaan sampah, perlindungan lahan pangan, integrasi perencanaan pembangunan, penyusunan master plan pariwisata, hingga pengembangan transportasi massal dan layanan water taxi di kawasan Denpasar, Badung, dan Gianyar.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pelaksanaan studi kelayakan transportasi laut pesisir di Bali Selatan, pengembangan sistem transportasi pengumpan (feeder), pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta pengembangan kawasan berbasis budaya di Sesetan.

Baca Juga  Rahina Saraswati, Bupati Tabanan Bersama Jajaran Gelar Persembahyangan di Padmasana Kantor Bupati

Peran BUMN juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas udara dan laut serta mengintegrasikan ekosistem pariwisata dan aviasi. Di sisi lain, pemerintah daerah diminta memperkuat edukasi pengelolaan sampah berbasis sumber, meningkatkan penegakan hukum di bidang lingkungan, menyelaraskan tata ruang daerah dengan kebijakan nasional, serta mengendalikan alih fungsi lahan.

AHY menegaskan bahwa pemerintah pusat hadir untuk mendukung kebutuhan daerah tanpa mengabaikan karakteristik dan kearifan lokal Bali.

“Perbedaan pandangan harus bersifat konstruktif demi menghasilkan kebijakan terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Rapat koordinasi tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat sinkronisasi program pembangunan lintas kementerian dan Pemerintah Provinsi Bali, dengan tindak lanjut berupa evaluasi berkala guna memastikan setiap program berjalan sesuai target dan mendukung pembangunan Bali yang berkelanjutan.

Turut hadir dalam rakor tersebut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional Ossy Dermawan, serta jajaran kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah terkait. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-451 Desa Sedang, Bupati Adi Arnawa Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan Infrastruktur

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri perayaan HUT Ke-451 Desa Sedang di Wantilan Jaba Pura Dalem Desa Adat Sedang
HADIRI HUT: Bupati Wayan Adi Arnawa menghadiri perayaan HUT Ke-451 Desa Sedang Tahun 2026 di Wantilan Jaba Pura Dalem Desa Adat Sedang, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Minggu (19/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-451 Desa Sedang Tahun 2026 yang mengusung tema Samuhita Nirmana Desha (Bersatu Membangun Desa). Kegiatan berlangsung di Wantilan Jaba Pura Dalem Desa Adat Sedang, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Minggu (19/7). Sebagai bentuk apresiasi Bupati menyerahkan dana kreativitas sebesar Rp 20 juta.

Turut hadir anggota DPRD Provinsi Bali Ni Made Sumiati, anggota DPRD Kabupaten Badung I Gede Budiyoga, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Badung I Komang Budhi Argawa, Kepala Kesbangpol Badung IB Putu Mas Arimbawa, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, Perbekel Desa Sedang I Gusti Ngurah Suwindra, Perbekel Desa Mekar Buana, Desa Angantaka, dan Desa Jagapati, Ketua BPD, LPM, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Sedang.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa mengucapkan ucapan selamat ulang tahun ke-451 untuk Desa Sedang sekaligus mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai sarana mempererat persatuan dan kebersamaan dalam membangun desa.

“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-451 Desa Sedang, semoga Desa Sedang senantiasa aman, sejahtera, dan seluruh pengabdian yang kita lakukan bersama dapat memberikan manfaat serta labda karya bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Menurutnya, perjalanan Desa Sedang yang telah mencapai usia 451 tahun menunjukkan kuatnya nilai-nilai kebersamaan, semangat segilik seguluk, serta persatuan yang terus terjaga di tengah masyarakat. Nilai tersebut menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan. Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan kepada Perbekel Desa Sedang dalam menjalankan roda pemerintahan dan merealisasikan berbagai program pembangunan.

Baca Juga  Festival Perdana Pantai Pangkung Tibah Promosi Wisata dan Budaya Tabanan

“Saya memohon agar bapak Perbekel didukung dan dibantu untuk menjalankan program-program pembangunan, karena tanpa dukungan masyarakat, semua tidak akan berjalan maksimal. Jika masyarakat sudah bersatu, saya selaku Bupati Badung siap mengawal dan memfasilitasi kebutuhan pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sedang,” tegasnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Sedang I Gusti Ngurah Suwindra menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung beserta seluruh undangan yang dinilai menjadi penyemangat bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam menyelenggarakan rangkaian HUT Ke-451 Desa Sedang.

Ia menjelaskan bahwa tema Samuhita Nirmana Desha memiliki makna ajakan kepada seluruh komponen masyarakat untuk bersatu dan bersinergi membangun desa dengan berlandaskan filosofi Tri Hita Karana, yakni menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.

“Kami bersama pemerintah desa, desa adat, dan seluruh komponen masyarakat berkomitmen menyelaraskan pembangunan dengan menjaga keharmonisan antar-sesama sehingga proses pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dalam bidang lingkungan, Pemerintah Desa Sedang bersama desa adat terus memperkuat pengelolaan sampah dan berencana melaksanakan Lomba Lingkungan dan Penataan pada tahun 2027 yang akan melibatkan secara aktif Tim Penggerak PKK Desa Sedang.

Di bidang seni dan budaya, Perbekel juga menyampaikan kebanggaannya atas prestasi Sekaa Gong Desa Sedang yang berhasil menjadi Duta Gong Baleganjur Kabupaten Badung dan meraih juara III. Ke depan, pemerintah desa berkomitmen terus membina generasi muda agar mampu berprestasi dan tampil sebagai duta Gong Kebyar anak-anak Kabupaten Badung.

Perayaan HUT Ke-451 Desa Sedang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, desa adat, serta seluruh masyarakat dalam mewujudkan Desa Sedang yang maju, harmonis, dan berdaya saing. (gs/bi)

Baca Juga  Rahina Saraswati, Bupati Tabanan Bersama Jajaran Gelar Persembahyangan di Padmasana Kantor Bupati

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Badung Hadiri Rakor Tingkat Menteri

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rakor Tingkat Menteri terkait Pengembangan Wilayah Bali di Kantor Gubernur Bali
HADIRI RAKOR: Bupati Wayan Adi Arnawa menghadiri Rakor Tingkat Menteri terkait Pengembangan Wilayah Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (20/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri terkait Pengembangan Wilayah Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (20/7). Pertemuan ini fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur, pariwisata, dan tata lingkungan di Pulau Dewata.

Acara dihadiri jajaran Menteri, Wakil Menteri, dan pejabat Kabinet Merah Putih, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gubernur Bali Wayan Koster, Sekda Bali Dewa Made Indra, serta Bupati/Walikota se-Bali.

Dalam arahannya, Menko Infrastruktur Agus Harimurti menekankan pentingnya keseimbangan antara peningkatan pariwisata dan pelestarian alam agar tidak tereksploitasi. Destinasi pariwisata harus merata agar tidak membebani daya dukung satu kawasan saja.

Menteri AHY juga menyoroti masalah konektivitas dan kemacetan yang kerap viral, terutama saat musim liburan di wilayah Bali Selatan. “Tentu bicara konektivitas ini meliputi banyak hal seperti kemacetan, yang sering juga akhirnya menjadi isu viral. Dan kita tidak boleh menunggu viral baru melakukan aksi. Kita harus menyiapkan berbagai alternatif solusi terkait koridor konektivitas yang reguler, terutama di wilayah Selatan. Karena sering sekali kemacetan terjadi, terutama pada saat high season, masa Nataru, dan libur sekolah. Kemudian antar-kabupaten, kota, antar-wilayah juga belum optimal benar. Ini harus kita perkuat. Kita pastikan infrastruktur yang memiliki daya tahan dan juga berkelanjutan bisa membuka peluang ekonomi baru dan sekaligus memastikan tidak ada yang dikorbankan,” ujarnya.

Sementara Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyambut baik rakor ini sebagai momentum memperkuat sinergi pusat dan daerah demi pembangunan berkelanjutan. Adi Arnawa menegaskan Badung sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur baru agar tidak ditinggalkan wisatawan. Salah satu inovasi yang disiapkan adalah opsi water taxi untuk mengurai kemacetan di kawasan Canggu.

Baca Juga  Bupati Tabanan Apresiasi Kebersamaan Krama Saat ‘’Ngupasaksi’’ Yadnya di Desa Banjar Anyar dan Jegu

“Ada beberapa titik lokasi yang memang ternyata ini yang menjadi akses kemacetan selama ini di Bali, contoh akses kita menuju Canggu, malahan kami dengan water taxi yang disampaikan tadi Pak Ditjen tadi, salah satu alternatif transportasi untuk mengatasi ketika kemacetan di Canggu, saya kira ini memang menjadi satu hal yang urgent sekali, sehingga itu akan menjadi satu trust buat kita, pariwisata kita,” ujar Adi Arnawa.

Selain urusan macet, Bupati mengapresiasi Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU atas pemasangan penahan gelombang (breakwater) di Pantai Kuta. Ia mengusulkan agar proyek tersebut dilanjutkan hingga ke Canggu. Badung juga berharap dukungan anggaran pusat untuk pembangunan jalan baru yang menyambung dari Jalan Gatot Subroto Barat menuju Canggu.

“Karena kelihatannya kalau itu tidak kita lakukan, ini akan menambah macet. Nah, kami berharap untuk upaya ini, kalau bisa, pemerintah pusat ikut membantu. Karena bagaimanapun juga, ini salah satu menjadi biang kemacetan kami di Badung. Dan jujur, masalah kemacetan di Bali ini kan ada di Badung dan di Denpasar,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca