Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Peringati Hari Kesadaran Nasional, Bupati Tabanan: Tebalkan Komitmen Rasa Cinta Tanah Air

BALIILU Tayang

:

peringati hari kesadaran
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. foto bersama ASN yang menerima penghargaan. (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan gelar Upacara Bendera dalam rangka Hari Kesadaran Nasional yang dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., dan diikuti oleh seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Tabanan, di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan, Senin (20/6/2022).

Upacara bendera rutin yang dilakukan setiap bulan ini bertujuan untuk memantapkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Di momen ini Bupati Tabanan, Sanjaya, mengajak para peserta upacara untuk merefresh komitmen serta menebalkan kembali rasa cinta Tanah Air dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Upacara yang berlangsung tertib dan khidmat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekda, para Asisten, OPD, ASN dan para pegawai di lingkungan Setda Tabanan. 

Beberapa hal disampaikan oleh Bupati Sanjaya, termasuk apresiasinya terhadap para perangkat daerah yang telah bekerja keras sehingga Kabupaten Tabanan berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-8 (delapan) kalinya secara berturut-turut. Baginya Upacara Bulanan ini menjadi momen yang tepat untuk bersilaturahmi dan juga berkomunikasi langsung dengan perangkat daerah dan pegawai yang bekerja bersama di bawah kepemimpinannya secara langsung. 

“Saya sangat menyadari prestasi itu dapat diraih berkat kerja keras, kerja cerdas dan kerja tulus seluruh perangkat daerah,” ujar Sanjaya dalam sambutannya. Pihaknya juga kembali mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan agar terus bekerja sama, bergotong-royong serta berkolaborasi memperbaki kelemahan-kelemahan yang masih terjadi dalam pengelolaan keuangan dan asset daerah secara sistemik dan konsisten, sebab mempertahankan opini WTP baginya, tidaklah mudah, namun bisa dijadikan sasaran sebagai tantangan bersama bagi seluruh jajaran Pemkab Tabanan. 

Memasuki pengujung semester pertama tahun anggaran 2022, Sanjaya juga mengharapkan kesiapan seluruh Aparatur Sipil Negara dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tuntutan yang menanti. Pihaknya menyampaikan, seperti yang telah diagendakan antara lain: Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang perlu didorong dan dipercepat serapannya. Selanjutnya yakni Percepatan Penyusunan Masterplan Smart City dan Penyusunan Arsitekur dan Peta Rencana SPBE. Sanjaya mengingatkan bahwa pemerintahan berbasis elektronik adalah salah satu misi dalam menuju “Tabanan Era Baru”. 

Baca Juga  Rapatkan Barisan Dalam Pengendalian Inflasi Pangan, Bupati Tabanan Hadiri Pertemuan GNPIP Bali-Nusra 2023

“Tuntutan Masyarakat akan pelayanan publik yang berkualitas semakin menguat, seiring dengan kemajuan teknologi di era industry 5.0 (Five point O). Oleh sebab itu birokrasi pemerintah harus menyiapkan diri untuk bertransformasi ke era digitalisasi,” sebutnya. Sanjaya juga memastikan agar seluruh perangkat daerah yang terlibat dalam program Smart City dapat bekerja keras dan memanfaatkan waktu sehingga di pengujung semester kedua tahun 2022, program tersebut dapat terwujud. 

Tak hentinya orang nomor satu di Tabanan tersebut mengingatkan agar semua pihak dapat selalu meningkatkan koordinasi dan konsultasi antar-Perangkat Daerah, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat tentang hal-hal yang berkaitan dengan tata Kelola Pemerintahan, agar kinerja Pemerintah Daerah secara umum dapat meningkat dan menjadi lebih baik. 

“Kuncinya hanya satu yaitu laksanakanlah dengan sungguh-sungguh, komitmen saudara sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, tunjukkan komitmen itu melalui kerja fokus, kerja tulus dan kerja lurus dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat Tabanan,” tambahnya. Pihaknya berharap, agar komitmen ini bisa menjadi pijakan untuk bangkit memulihkan diri pasca-pandemi dan mampu meningkatkan kualitas daerah menuju “Tabanan Era Baru : Aman, Unggul, dan Madani (AUM) sebagaimana Visi yang dicanangkan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

6 Finalis Masuk Presentasi Tahap Akhir Penghargaan Adhyasta Prajaniti 2026

Published

on

By

penghargaan adhyasta
LOLOS FINAL: Salah satu perangkat daerah di lingkngan Pemrov Bali yang berhasil lolos ke babak final penilaian akhir penghargaan Adhyasta Prajaniti 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Enam perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali berhasil masuk ke babak final penilaian akhir (presentasi) Penghargaan Adhyasta Prajaniti Tahun 2026. Tahap ini merupakan rangkaian penilaian untuk menentukan perangkat daerah terbaik dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Mengangkat tema “Penerapan Manajemen Risiko pada Perangkat Daerah dalam Mendukung Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, kegiatan penilaian dilaksanakan selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Juni 2026.

Pada hari pertama, presentasi dilakukan oleh Biro Umum Setda Provinsi Bali dan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali. Selanjutnya, Biro Hukum Setda Provinsi Bali dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali memaparkan gagasan serta inovasi yang telah dituangkan dalam karya tulis di hadapan tim asesor. Presentasi kemudian ditutup oleh tim karya tulis dari Rumah Sakit Mata Bali Mandara Provinsi Bali dan Rumah Sakit Jiwa Manah Shanti Mahottama Provinsi Bali.

Masing-masing finalis menyampaikan berbagai gagasan dan inovasi yang telah diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi perangkat daerah sesuai dengan tema Penghargaan Adhyasta Prajaniti Tahun 2026. Berbagai ide, strategi, dan pola kerja yang dipaparkan menunjukkan keterkaitan antara penerapan manajemen risiko dengan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih, transparan, dan akuntabel. Selain itu, inovasi yang disampaikan juga mencerminkan semangat sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah dalam mendukung terwujudnya Bali yang maju, berkualitas, serta didukung oleh sumber daya manusia yang cerdas, sehat, dan berdaya saing.

Presentasi yang disampaikan tidak hanya menggambarkan capaian kinerja yang telah diraih, tetapi juga menunjukkan komitmen setiap perangkat daerah dalam mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik dan berkelanjutan.

Baca Juga  Bupati Tabanan Bersama Pimpinan OPD Doakan Kerahayuan Jagat di Pura Batukau

Penilaian dilakukan oleh tim asesor yang terdiri atas unsur akademisi dan praktisi profesional, yaitu Dr. Ida Bagus Erwin Ranawijaya, Asisten Ahli Fakultas Hukum Universitas Udayana; I Nyoman Agus Santika, Asisten Muda I Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali; serta Rustam, Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bali.

Seluruh proses penilaian dilaksanakan secara objektif dan independen dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas. Hasil penilaian dari seluruh tahapan akan menjadi dasar dalam penetapan perangkat daerah terbaik sebagai penerima Penghargaan Adhyasta Prajaniti Tahun 2026.

Pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang direncanakan akan dilaksanakan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pimpinan dan Anggota DPRD Bali Ucapkan Rahajeng Rahina Galungan dan Kuningan

Published

on

By

galungan

Denpasar, baliilu.com – Menyambut perayaan hari raya Galungan dan Kuningan, segenap Pimpinan dan seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali mengucapkan rahajeng rahina Galungan (17 Juni 2026) dan Kuningan (27 Juni 2026). (*/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Sanjaya Hadiri Upacara ‘’Melaspas lan Pasupati’’ Ratu Ayu di Suci Puri Kediri
Lanjutkan Membaca

NEWS

D’Youth Fest 6.0 Tampil Berbeda, BKraf Denpasar Perkuat Ruang Kreativitas dan Peluang Anak Muda

Published

on

By

dyouth fest
Ketua BKraf Denpasar, Ari Setiya Wibawa. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Badan Kreatif Denpasar (Bkraf Denpasar) kembali menghadirkan D’Youth Fest 6.0 sebagai ruang ekspresi generasi muda yang tahun ini tampil dengan konsep lebih kolaboratif, produktif, dan berdampak. Tidak hanya menghadirkan hiburan dan panggung kreativitas, D’Youth Fest 6.0 dirancang menjadi ruang bertemunya ide, jejaring, hingga peluang pengembangan kapasitas anak muda.

Ketua BKraf Denpasar, Ari Setiya Wibawa, menegaskan bahwa D’Youth Fest tahun ini membawa sejumlah inovasi penting yang membedakannya dari penyelenggaraan sebelumnya. “D’Youth Fest 6.0 bukan hanya festival anak muda atau ruang hiburan semata, tetapi kami desain sebagai ruang bertumbuh bagi generasi kreatif Kota Denpasar. Sesuai arahan Bapak Walikota Denpasar, festival ini harus menjadi ruang temu ide, kreativitas, dan peluang produktif agar anak muda tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi terdorong menjadi pelaku kreatif yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ekonomi kreatif,” ujar Ari.

Menurut Ari, salah satu inovasi utama D’Youth Fest 6.0 adalah keterlibatan lintas sektor yang semakin kuat rencana kolaborasi bersama berbagai organisasi profesi, komunitas, hingga jejaring kreatif regional. Tahun ini, Bkraf Denpasar mengundang Ikatan Arsitek Indonesia, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, serta mendapat dukungan dari Gekraf Se-Bali sebagai bagian dari penguatan ekosistem kreatif anak muda di Kota Denpasar.

Kehadiran IAI membuka ruang diskusi dan eksplorasi kreatif terkait arsitektur, tata ruang hujau yang akan menjadi diskusi menarik untuk generasi muda. Sementara HIPMI dilibatkan untuk mempertemukan kreativitas anak muda dengan semangat kewirausahaan, membuka perspektif baru bahwa kreativitas dapat tumbuh menjadi peluang ekonomi produktif. Dukungan Gekraf se-Bali juga memperluas jejaring kolaborasi lintas kabupaten/kota sehingga D’Youth Fest menjadi ruang pertukaran ide kreatif dalam skala lebih luas.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Hadiri Upacara ‘’Melaspas lan Pasupati’’ Ratu Ayu di Suci Puri Kediri

“Kalau sebelumnya anak muda datang hanya untuk menikmati konser atau hiburan, tahun ini kami berharap mereka pulang membawa wawasan baru, relasi yang lebih luas, serta terbukanya kemungkinan kolaborasi dan pengembangan usaha,” tambah Ari.

Mengusung tema Regrow: Feel The Growth yang mengandung filosofi Nguripang Rasa, D’Youth Fest 6.0 menghadirkan pendekatan baru yang menempatkan anak muda sebagai pusat pertumbuhan ekosistem kreatif. Festival ini menghadirkan berbagai workshop, diskusi, pameran komunitas, aktivasi ekonomi kreatif, hingga ruang pembelajaran lintas disiplin yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.

Tidak hanya itu, rangkaian D’Youth Fest 6.0 juga diperkuat dengan berbagai program komunitas seperti kompetisi teater remaja Operet This Week (OTW), Glory of Youth untuk ekosistem esports, ARC (Area Creator) sebagai ruang budaya pop dan cosplay, hingga pameran mural, film, tattoo expo, dan parade komunitas lintas minat yang menjadikan festival ini lebih inklusif dan multidisiplin.

Inovasi lainnya terlihat dari pendekatan kolaboratif yang lebih luas. Tahun ini keterlibatan komunitas semakin meningkat dengan hadirnya berbagai unsur kreatif mulai dari arsitektur, interior, psikologi, esports, mural, teater, film, ilustrasi, pengelolaan lingkungan, kewirausahaan muda, hingga komunitas sepak bola dan forum anak daerah.

Antusiasme publik terhadap D’Youth Fest juga terus meningkat. Dari grafik pengunjung, jumlah audiens terlihat naik dari sekitar di bawah 10 ribu pengunjung pada D’Youth 1.0 menjadi lebih dari 30 ribu pengunjung pada D’Youth 5.0, atau meningkat lebih dari tiga kali lipat. Hal ini memperlihatkan bahwa D’Youth tidak lagi sekadar agenda komunitas, melainkan telah berkembang menjadi salah satu festival kreatif anak muda yang dinanti di Kota Denpasar.

“Antusiasme publik terus meningkat dari tahun ke tahunnya, tercermin dari semakin padatnya partisipasi pengunjung dan komunitas. Sehingga D’Youth bisa menjadi ruang bersama yang inklusif bagi tumbuhnya kreativitas anak muda Denpasar,” jelasnya.

Baca Juga  Bupati Tabanan Bersama Pimpinan OPD Doakan Kerahayuan Jagat di Pura Batukau

Sejalan dengan visi Pemerintah Kota Denpasar, D’Youth Fest 6.0 diharapkan menjadi ruang produktif bagi generasi muda untuk bertemu, belajar, berjejaring, dan mengembangkan potensi diri dalam ekosistem ekonomi kreatif yang sehat dan berkelanjutan.

Selain menghadirkan ruang kreativitas, D’Youth Fest 6.0 tahun ini juga memperkuat komitmen terhadap penyelenggaraan festival yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Bkraf Denpasar menghadirkan inovasi pengelolaan sampah terintegrasi selama pelaksanaan festival sebagai bagian dari edukasi budaya sadar lingkungan bagi generasi muda.

“Kami ingin D’Youth tidak hanya meninggalkan kesan sebagai festival yang meriah, tetapi juga festival yang bertanggung jawab. Bkraf Denpasar mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur, sehingga kami ingin mengajak generasi muda belajar bahwa event besar pun bisa tetap tertib, bersih, dan berkelanjutan,” tutup Ari. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca