Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Besar Kontribusi Devisa Pariwisata Nasional, BKSAP DPR RI: Bali harus Diperhatikan Khusus Pemerintah Pusat

BALIILU Tayang

:

BKSAP DPR RI
TERIMA KUNKER: Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama usai menerima Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Bali, Kamis (23/10), di Gedung Jaya Sabha, Denpasar. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Bali, Kamis (23/10), di Gedung Jaya Sabha, Denpasar. Kunjungan bertema “Diplomasi Budaya dan Pembangunan Lestari” itu menyoroti peran strategis Bali sebagai ujung tombak diplomasi pariwisata Indonesia dan penyumbang devisa terbesar bagi negara.

Dalam kesempatan ini, BKSAP DPR RI meminta pemerintah pusat memberikan perhatian khusus untuk Bali.

Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan kekhususan Bali, termasuk keberlanjutan regulasi yang melindungi nilai-nilai budaya dan lingkungan Pulau Dewata.

“Secara umum, kami sangat mendukung kekhususan Bali dengan peraturan yang memperkuat eksistensi dan kelestariannya. Bali bukan hanya indah, tapi juga berperan penting dalam diplomasi budaya Indonesia,” ujar Mardani.

Anggota BKSAP dan juga Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Irene Yosiana, menambahkan bahwa Bali perlu mendapatkan perlakuan khusus dari pemerintah pusat mengingat kontribusinya terhadap devisa nasional.

“Faktanya, sekitar tujuh persen dari total devisa nasional berasal dari Bali. Namun, investasi asing justru sering menyulitkan masyarakat lokal. Kami ingin arah pariwisata Bali ke depan benar-benar sustainable dan berpihak pada rakyat,” ujarnya.

Gubernur Bali Wayan Koster, dalam paparannya menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur dan kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan budaya serta lingkungan di Bali.

“Bali kecil, tapi ‘khasiat’-nya besar. Kami menyumbang lebih dari 53 persen devisa pariwisata nasional. Namun infrastruktur ke daerah wisata seperti Bali justru kurang mendapat perhatian. Kami mohon timbal balik yang sepadan, bukan lebih,” tegas Koster di hadapan Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, dan anggota lain yang hadir.

Baca Juga  Resmikan Pemugaran Pura Penyusuhan Kubutambahan, Wujud “Ngayah” Gubernur Koster untuk Pelestarian Warisan Budaya Bali

Menurut data yang dipaparkan Koster, hingga Oktober 2025 jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali mencapai 5,7 juta orang, dan diperkirakan menembus 7 juta orang pada akhir tahun.

Tahun sebelumnya, Bali mencatat 6,9 juta wisatawan dengan devisa pariwisata mencapai Rp 167 triliun, atau 53 persen dari total devisa pariwisata nasional yang mencapai Rp 312 triliun.

Spending money wisatawan di Bali jauh di atas rata-rata nasional, mencapai 1.630 dolar AS per wisatawan. Ini menunjukkan keunggulan Bali sebagai destinasi premium dunia,” tambahnya.

Namun, Koster menyoroti tantangan yang masih dihadapi, mulai dari keterbatasan infrastruktur, pengelolaan sampah, hingga ketimpangan fiskal antara kontribusi Bali dengan alokasi anggaran pusat.

“Kalau tidak ada infrastruktur memadai, daya saing Bali bisa turun dan kalah dengan Malaysia atau Thailand. Karena itu kami terus membenahi transportasi dan pengolahan sampah, termasuk membangun waste to energy,” jelasnya.

Selain ekonomi, Gubernur Koster juga menegaskan arah pembangunan Bali yang berlandaskan tiga pilar utama: alam, manusia, dan budaya. Melalui konsep Ekonomi Kerthi Bali, pemerintah daerah mendorong transformasi menuju pertanian organik, energi bersih, industri lokal berdaya saing, serta pariwisata berbasis budaya dan lingkungan.

“Budaya adalah hulunya, pariwisata hilirnya. Kalau budaya dijaga, pariwisata akan datang dengan sendirinya. Kami ingin pembangunan Bali satu pulau, satu pola, satu tata kelola,” ujar Koster.

Sementara itu, Ketua Bali Tourism Board (BTB), Ida Bagus Agung Partha Adnyana, menekankan pentingnya perhatian DPR RI terhadap pembangunan berkelanjutan di Bali.

“Bali tidak perlu promosi besar-besaran, tapi perlu branding yang menonjolkan kelestarian lingkungan dan budaya. Isu sustainability harus jadi wajah utama pariwisata Bali,” katanya.

Kunjungan BKSAP DPR RI ini diharapkan memperkuat posisi Bali dalam diplomasi budaya dan ekonomi global, sekaligus membuka ruang sinergi antara pusat dan daerah untuk memastikan keberlanjutan pembangunan Pulau Dewata—bukan hanya sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga simbol harmoni antara alam, manusia, dan budaya. (gs/bi)

Baca Juga  Tak Mau Warganya Sakit, Gubernur Koster: Kesehatan Masyarakat harus Jadi Budaya Hidup Krama Bali

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

ITB STIKOM Bali Luncurkan LinkedIn Learning Center pada Dies Natalis Ke-24

Perkuat Peran Career Center Cetak Talenta Berdaya Saing Global

Loading

Published

on

By

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan memberikan sambutan peluncuran LinkedIn Learning Center pada perayaan Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali.
DIES NATALIS: Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan saat memberikan sambutan pada perayaan Dies Natalis ke-24 Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali pada Senin, 10 Agustus 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-24 Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali pada 10 Agustus 2026, ITB STIKOM Bali meluncurkan LinkedIn Learning Center sebagai inisiatif strategis untuk menghadirkan akses pembelajaran digital berstandar internasional bagi mahasiswa dan dosen. Peluncuran ini sekaligus memperkuat peran Career Center ITB STIKOM Bali sebagai pusat pengembangan karier, peningkatan kompetensi, serta penghubung lulusan dengan dunia industri global melalui platform cdc.stikom-bali.ac.id dan media sosial Instagram @CDC.stikombali.

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan, dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional, ITB STIKOM Bali melalui Career Center secara resmi menghadirkan LinkedIn Learning Center sebagai bentuk kolaborasi strategis dengan ekosistem LinkedIn. “Program ini memberikan akses luas bagi mahasiswa dan dosen untuk meningkatkan keterampilan teknis (hard skills) maupun keterampilan interpersonal (soft skills) yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” ujarnya.

Dr. Dadang menegaskan bahwa LinkedIn Learning Center dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi modern melalui akses ke ribuan kursus profesional berstandar internasional yang disampaikan oleh para pakar industri. Selain itu, program ini juga memperkuat personal branding dengan membantu optimalisasi profil LinkedIn secara profesional guna menarik perhatian perekrut global (headhunters).

Tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi individu, LinkedIn Learning Center juga membuka peluang perluasan jejaring profesional internasional dengan menghubungkan mahasiswa dan dosen ke komunitas profesional global. Melalui program sertifikasi yang disediakan pada platform LinkedIn Learning Center dan diakui secara internasional, program ini turut mempersiapkan lulusan agar semakin siap memasuki dunia kerja.

Dr. Dadang mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret institusi dalam mewujudkan program Dikti Saintek Berdampak. ITB STIKOM Bali berkomitmen tidak hanya mencetak lulusan berijazah, tetapi juga melahirkan talenta digital yang kompeten, berdaya saing global, dan siap bersaing di pasar kerja internasional. (eka/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster Ajak Stakeholder Pariwisata Wujudkan Pariwisata Bali Berbasis Budaya, Berkualitas dan Bermartabat

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

ITB STIKOM Bali Luncurkan Program J-1 EA Exchange pada Dies Natalis Ke-24, Buka Peluang Magang Bergaji di Amerika Serikat

Published

on

By

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan bersama perwakilan EA Exchange Rossi Chu menandatangani kerja sama Program J-1 Internship & Trainee saat Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali.
TANDA TANGAN KERJA SAMA: Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan bersama EA Exchange by Honey Hills Group yang diwakili Rossi Chu saat penandatanganan kerja sama Program J-1 Internship & Trainee, bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali pada 10 Agustus 2026. (Foto: bi)  

Denpasar, baliilu.com – Bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-24 Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali pada 10 Agustus 2026, ITB STIKOM Bali bersama EA Exchange akan meluncurkan Program J-1 Internship & Trainee sebagai jalur karier internasional bagi mahasiswa dan lulusan. Program ini memperkuat peran ITB STIKOM Bali sebagai pusat pengembangan karier global melalui layanan informasi, pendampingan, dan penyiapan mahasiswa menuju dunia kerja internasional

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan bahwa sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing lulusan di tingkat internasional, ITB STIKOM Bali bekerja sama dengan EA Exchange untuk membuka peluang magang profesional di Amerika Serikat melalui program resmi U.S. Exchange Visitor Program (Visa J-1). “Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa aktif dan lulusan baru (fresh graduates) untuk memperoleh pengalaman kerja profesional di berbagai perusahaan di Amerika Serikat,“ ujarnya.

Melalui Program J-1 Internship & Trainee, sebut Rektor, peserta berkesempatan memperoleh kompensasi berkisar antara USD 2.400 hingga USD 6.400+ per bulan, atau setara sekitar Rp 38 juta hingga Rp 100 juta+ per bulan. Selain pengalaman bekerja di lingkungan bisnis profesional Amerika Serikat, peserta juga dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris profesional sekaligus membangun jejaring karier internasional. Dalam mempersiapkan kompetensi bahasa Inggris, calon peserta juga didorong untuk mengikuti pelatihan bahasa Inggris sejak awal perkuliahan melalui fasilitas Language Learning Center yang disediakan di kampus ITB STIKOM Bali.

EA Exchange memberikan pendampingan secara menyeluruh (end-to-end support), mulai dari konsultasi karier, optimalisasi resume, pencocokan perusahaan (employer matching), persiapan wawancara, proses pengurusan visa, hingga bantuan akomodasi selama berada di Amerika Serikat.

Baca Juga  Empati Perjuangan Prajurit TNI, Gubernur Koster Nobar Film Believe Bersama Pangdam IX dan Kapolda Bali di MBG Kuta

Dr. Dadang mewakili Manajemen ITB STIKOM Bali menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret institusi dalam mewujudkan program Dikti Saintek Berdampak. ITB STIKOM Bali berkomitmen melahirkan talenta digital yang kompeten, berdaya saing global, dan siap bersaing di pasar kerja internasional melalui pengalaman kerja nyata di luar negeri.

Program J-1 terbuka bagi mahasiswa aktif, lulusan baru (maksimal 12 bulan setelah kelulusan untuk kategori Intern), serta profesional muda (kategori Trainee) yang memiliki latar belakang akademik yang relevan dan kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang baik. Proses pendaftaran dilakukan melalui empat tahapan, yaitu Apply & Select, Interview, Visa Processing, dan Fly to USA. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

15 Tahun Jamkrida Bali Mandara, Gubernur Koster Tegaskan UMKM Harus Tetap Jadi Prioritas

Published

on

By

Sekda Bali Dewa Made Indra mewakili Gubernur Koster menghadiri perayaan HUT ke-15 PT Jamkrida Bali Mandara di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali.
PERAYAAN HUT: Sekda Bali Dewa Made Indra mewakili Gubernur Bali menghadiri perayaan HUT ke-15 PT Jamkrida Bali Mandara di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Senin (10/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan PT Jamkrida Bali Mandara tidak boleh kehilangan jati diri dan ide dasar pendiriannya sebagai lembaga penjaminan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di tengah perkembangan bisnis dan perluasan produk penjaminan, PT Jamkrida Bali Mandara diminta tetap menempatkan UMKM sebagai prioritas utama. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Koster dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra pada perayaan HUT ke-15 PT Jamkrida Bali Mandara di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Senin (10/8).

Gubernur Koster mengatakan, PT Jamkrida Bali Mandara didirikan berdasarkan Peraturan Daerah pada 2010 dengan tujuan membantu UMKM yang memiliki usaha layak, tetapi menghadapi keterbatasan akses terhadap perbankan maupun lembaga keuangan lainnya. Melalui skema penjaminan, Jamkrida hadir untuk membuka akses pembiayaan sehingga pelaku UMKM dapat memperoleh dukungan permodalan untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan usahanya.

“Pemerintah daerah hadir melalui lembaga penjaminan PT Jamkrida Bali Mandara untuk menutupi kelemahan UMKM sehingga mereka dapat mengakses produk-produk keuangan. Karena itu, jangan sampai kita melupakan idealisme atas keberadaan lembaga ini,” tegas Gubernur Koster.

Menurutnya, UMKM telah terbukti memiliki daya tahan menghadapi berbagai gejolak ekonomi. Ketangguhan tersebut terlihat saat pandemi Covid-19 ketika sektor perekonomian mengalami tekanan berat, namun UMKM tetap mampu bertahan dan menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.

Sekda Bali Dewa Made Indra mengatakan, jumlah UMKM yang memperoleh penjaminan dari PT Jamkrida Bali Mandara terus meningkat dari tahun ke tahun. Perkembangan tersebut menunjukkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan penjaminan sekaligus mencerminkan kondisi perusahaan yang sehat.

“Tidak dipungkiri, jumlah UMKM yang dibantu penjaminannya oleh PT Jamkrida Bali Mandara terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Kondisi ini menunjukkan bahwa PT Jamkrida Bali Mandara berada dalam kondisi yang sangat sehat,” kata Dewa Indra.

Baca Juga  Pusat dan Pemprov Bali Selaras Perangi Sampah

Karena itu, ia mendorong pemerintah kabupaten/kota di Bali semakin memperkuat kerja sama dengan PT Jamkrida Bali Mandara, khususnya dalam penguatan permodalan dan perluasan akses pembiayaan bagi UMKM di masing-masing daerah.

“Tidak ada alasan bagi bupati/walikota meragukan untuk memperkuat permodalan dan kerja samanya dengan PT Jamkrida Bali Mandara, sekaligus memperluas UMKM di daerah masing-masing untuk mengakses lembaga keuangan bagi perkembangan mereka,” ujarnya.

Dewa Indra juga mengapresiasi lembaga keuangan yang selama ini telah menjalin kerja sama dengan PT Jamkrida Bali Mandara. Sinergi tersebut, menurutnya, perlu terus diperkuat agar keberadaan BUMD semakin memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Momentum HUT ke-15 sekaligus rebranding PT Jamkrida Bali Mandara diharapkan menjadi titik penguatan perusahaan untuk meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat, perekonomian daerah, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali.

Direktur Utama PT Jamkrida Bali Mandara, A.A. Ngurah Adhi Ardhana, mengatakan perusahaan berkomitmen memperluas akses penjaminan bagi UMKM. Menurutnya, Jamkrida tidak semata-mata menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

“Hari ulang tahun ke-15 ini sekaligus menjadi momentum untuk merefleksikan diri melalui kegiatan sosial, spiritual, serta dukungan terhadap sektor pertanian. Kami ingin memastikan kegiatan yang dilakukan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Manfaat layanan penjaminan Jamkrida juga tercermin dari respons pelaku UMKM. Lebih dari 85 persen UMKM menyatakan layanan penjaminan Jamkrida memberikan manfaat nyata bagi perkembangan usaha. Sebanyak 92,2 persen UMKM merasa lebih mudah menjalin kerja sama bisnis baru, sedangkan 90,9 persen menyatakan mampu meningkatkan pemasaran dan mengembangkan produk.

Perayaan HUT ke-15 PT Jamkrida Bali Mandara ditandai dengan peluncuran logo baru sebagai bagian dari proses rebranding perusahaan. Logo baru tersebut memuat sejumlah simbol yang merepresentasikan identitas dan arah baru perusahaan. Siluet candi bentar melambangkan keterbukaan dan kepercayaan, sedangkan monogram huruf “J” menjadi identitas Jamkrida. Formasi upward trend menggambarkan pertumbuhan dan kemajuan perusahaan.

Baca Juga  Gubernur Koster dan Forkopimda Temui Perwakilan Pendemo, Ojol di Bali Janji Tak Demo lagi

Tiga pilar candlestick melambangkan tiga pihak dalam ekosistem penjaminan, yakni terjamin, penjamin, dan kreditur. Dua anak panah dinamis merepresentasikan hak dan kewajiban, sementara sudut kemiringan 45 derajat merepresentasikan Kurva Lorenz sebagai simbol distribusi pendapatan dan pemerataan.

Pergerakan ke arah kanan melambangkan semangat untuk terus bergerak maju dan proaktif. Sementara kemiringan 10 derajat merepresentasikan konsorsium kepemilikan PT Jamkrida Bali Mandara yang terdiri atas Pemerintah Provinsi Bali dan sembilan pemerintah kabupaten/kota.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan CSR untuk UMKM ekosistem digital kepada Onishop dan Prada Tekno, serta token appreciation kepada sejumlah mitra kerja, di antaranya PT Bank BPD Bali, Perbarindo Provinsi Bali, Badan Kerja Sama (BKS) LPD Bali, Gapensi, dan Dekopinwil Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca