Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bi Bali Bersama Pemprov Bali Dorong Inovasi Digital Wujudkan Bali Sebagai Pusat Teknologi & Industri Kreatif

BALIILU Tayang

:

Baligivation
BALIGIVATION: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan BPD Bali membuka kegiatan Peak Event Bali Digital Innovation Festival (Baligivation) di Ardha Candra Taman Budaya Provinsi Bali pada 14 Agustus 2024. (Foto: Hms BI Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan BPD Bali membuka kegiatan Peak Event Bali Digital Innovation Festival (Baligivation) di Ardha Candra Taman Budaya Provinsi Bali pada 14 Agustus 2024. Pada tahun ini, kegiatan Baligivation dilaksanakan berkolaborasi dengan Pekan QRIS Nasional (PQN), Bali Digifest III 2024, Bali Development Festival, Bali Jani VI, dan Bulan Kebangsaan, yang sekaligus menjadi rangkaian acara hari jadi Ke-66 Provinsi Bali.

Kegiatan dihadiri oleh Pj. Gubernur Bali, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, serta OPD dan instansi terkait lainnya. Masyarakat Bali sangat antusias menghadiri kegiatan ini, sehingga kapasitas Ardha Candra 8.000 orang berhasil dipenuhi dan sebagian besar melakukan experience digital melalui QRIS. Para pengunjung datang dari seluruh wilayah Bali maupun luar Bali. Pembukaan kegiatan Peak Event Baligivation tersebut sekaligus menjadi awal dari Pekan QRIS Nasional (PQN) 2024 yang dilaksanakan pada 12 – 18 Agustus 2024 dan sekaligus menjadi bagian dari Gerakan Bangga Buatan Indonesia dan Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia.

Pekan QRIS Nasional tahun ini mengangkat tema “Pakai QRIS untuk Indonesia Maju, QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak!”. Kemudahan dan kenyamanan bertransaksi dengan tersedianya infrastruktur dan berbagai kanal pembayaran, termasuk QRIS, dapat meningkatkan daya tarik produk dan layanan lokal yang mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia dan Gerakan Bangga Berwisata Indonesia.

Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali sedang berupaya untuk memperkuat identitas kebangsaan melalui transformasi dan inovasi digital untuk mewujudkan Bali menjadi pusat teknologi dan industri kreatif di Indonesia. Salah satu upaya dalam mencapai tujuan tersebut adalah melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dengan semangat ngrombo yang mencerminkan kebersamaan dan gotong-royong. Lebih lanjut, Mahendra menyampaikan bahwa kegiatan PQN diharapkan dapat mempromosikan inovasi dan digitalisasi, memperluas ekosistem ekonomi digital dan inklusi keuangan.

Baca Juga  Pemprov Bali Komit Perbaiki Pengelolaan Laporan Keuangan dan Jaga WTP

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menyampaikan bahwa perkembangan transaksi QRIS di Bali menunjukkan tren yang meningkat, dimana jumlah pengguna QRIS di Bali mencapai 1.040.806 pengguna (tumbuh 27,6% yoy) dengan nilai nominal Rp 1,106 triliun (tumbuh 130% yoy). Sementara, jumlah merchant pengguna QRIS mencapai 857.671 merchant (96,2% diantaranya merupakan UMKM). Bank Indonesia juga terus memperluas implementasi QRIS melalui QRIS Cross Border, yang memungkinkan konsumen dan pedagang di negara mitra untuk melakukan dan menerima pembayaran barang dan jasa melalui QR Code.

Bali, sebagai salah satu destinasi utama bagi wisatawan mancanegara, menerima manfaat yang signifikan dari implementasi QRIS Cross Border, khususnya seiring dengan terjalinnya kerja sama implementasi QRIS Cross Border antara Indonesia dengan Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Kick off Baligivation dilakukan pada 23 April 2024, dan dilanjutkan dengan roadshow ke seluruh kota/kabupaten dalam rentang waktu 6 Mei – 6 Juni 2024. Dalam Baligivation, terdapat beberapa perlombaan, diantaranya konten kreatif dan inovasi digital di sektor ketahanan pangan. Perlombaan ini menghasilkan beberapa inovasi digital seperti aplikasi pencari posisi ikan bagi nelayan, alat pengering daun kelor berbasis Internet of Things (IoT), dan alat pengering ikan menggunakan panel surya. Digitalisasi juga dilakukan di kawasan Sanur dan Nusa Lembongan, dengan mengimplementasikan kanal pembayaran non-tunai dan alat pengawasan pajak. Di samping itu, implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) di Provinsi Bali juga telah terlaksana di seluruh Provinsi Bali, baik tingkat kota/kabupaten, maupun provinsi.

Lebih lanjut, guna meningkatkan edukasi di masyarakat terkait QRIS, dilakukan edukasi pada Leadership Practice Generasi Baru Indonesia 2024, dan lomba konten kreatif kepada siswa/i SMA, serta masyarakat umum. Dari lomba tersebut, peserta secara langsung berkontribusi aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terkait (1) Digitalisasi berbasis local wisdom di desa wisata; (2) Mendorong transaksi UMKM berbasis QRIS; (3) Bayar pajak atau retribusi berbasis digital guna mendorong PAD; (4) Green economy berbasis digital; dan (5) Kiat-kiat mendorong pelindungan konsumen di era digital.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Buka Utsawa Dharma Gita Ke-31 Provinsi Bali 2023

Masih dalam rangkaian PQN, telah dilaksanakan peresmian Pasar Pakai QRIS di Pasar Kuliner Gianyar pada 12 Agustus 2024 yang terdiri dari 2 kegiatan besar yaitu peresmian QRIS pada merchant sebagai alternatif pembayaran dan soft launching e-retribusi. Peresmian Pasar Pakai QRIS berkolaborasi dengan BPD Bali dan Pemerintah Kabupaten Gianyar. Pasar Kuliner Gianyar baru berdiri selama 2 bulan dan saat ini telah 100% menggunakan QRIS. Kegiatan ini merupakan sinergi untuk bersama-sama mengembangkan digitalisasi (baik melalui ekosistem kawasan digital, maupun dalam meningkatkan transaksi digital pada transaksi pemerintah) di Provinsi Bali, terkhusus di Kabupaten Gianyar.

Tak kalah menarik, terdapat 2 casual talk yang dilaksanakan dengan tema ”Aku Bisa Membuatmu Jatuh Cinta kepada QRIS” dan ”Keluarga Digital Savvy: PeKA Bertransaksi, Aman Terlindungi”. Kegiatan seminar dikemas dengan menarik dan menghadirkan narasumber ahli dan influencer. Selain itu, selama PQN akan dilaksanakan digital experience, experience QRIS Rp 79, optimalisasi KKI Bali, performance artis nasional, pengumuman pemenang lomba Baligivation (video konten kreatif, maskot QRIS Bali di era digital dan digitalisasi ketahanan pangan) dan QRIS Jelajah Indonesia Bali, apresiasi area digital, showcase pemenang kompetisi, pameran UMKM, pojok kopi digital, dan showcase inovasi digitalisasi ketahanan pangan. Kegiatan PQN akan ditutup dengan pesta rakyat yang akan dilaksanakan tanggal 17 Agustus 2024 dalam rangka HUT RI ke-79. Berbagai kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan awareness, usage dan utility penggunaan QRIS sebagai bagian implementasi digitalisasi di Provinsi Bali.

Bank Indonesia terus berkomitmen untuk memperluas akseptasi digital. Kerja sama dari seluruh pihak diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas penggunaan QRIS yang pada akhirnya mampu meningkatkan perekonomian Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Di KTT BRICS 2026, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Ketahanan dan Kemandirian Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Hadiri Sesi Terbatas KTT BRICS 2026
KTT BRICS 2026: Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Bharat Mandapam, New Delhi, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026. Sesi tersebut diikuti oleh para pemimpin negara anggota BRICS untuk membahas penguatan tata kelola global yang inklusif serta kerja sama multilateral.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada Perdana Menteri (PM) Republik India Narendra Modi selaku tuan rumah sekaligus Ketua BRICS tahun ini atas sambutan dan keramahtamahan yang diberikan kepada delegasi Indonesia. Presiden Prabowo juga menyampaikan penghargaan atas kepemimpinan PM Modi dalam memimpin BRICS.

“Izinkan saya terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada tuan rumah dan Ketua BRICS tahun ini atas sambutan hangat serta keramahan luar biasa yang diberikan kepada delegasi kami. Saya juga ingin memberikan apresiasi atas kepemimpinan hebat yang ditunjukkan oleh Perdana Menteri Shri Narendra Modi dalam memimpin BRICS,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menyebut keikutsertaan Indonesia dalam BRICS menjadi sebuah kehormatan, mengingat Indonesia merupakan anggota baru dalam organisasi tersebut. Presiden juga menyampaikan terima kasih kepada para pendiri BRICS yang telah menerima Indonesia dalam waktu yang cepat untuk menjadi bagian dari organisasi yang merepresentasikan sebagian besar populasi dunia.

“Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami untuk hadir di sini dan bergabung dengan Anda semua dalam KTT ini. Kami adalah anggota baru BRICS, dan kami ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendiri BRICS yang telah menerima kami dengan sangat cepat sebagai anggota organisasi baru yang hebat ini, yang mewakili separuh dari populasi manusia,” kata Presiden Prabowo.

Baca Juga  Semarakkan Hari Kunjung Perpustakaan, BI Bali Gelar Seminar Perpustakaan

Selanjutnya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kebersamaan di antara negara-negara BRICS akan memperkuat posisi dan ketahanan masing-masing negara. Menurut Presiden Prabowo, kekuatan suatu negara pada dasarnya berawal dari kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, energi, pendidikan, hingga kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat. Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita—lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera. Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri,” tuturnya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan tersebut penting agar negara memiliki kemampuan untuk menentukan arah kebijakannya secara mandiri. Indonesia, kata Presiden, tidak menginginkan adanya ketergantungan maupun tekanan dari kekuatan tertentu, sehingga penguatan fondasi nasional menjadi bagian penting dalam menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan.

“Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan benar-benar mandiri. Kami telah memperkuat fondasi kami untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari laman presidenri.go.id.

Dengan fondasi yang kuat, Presiden Prabowo meyakini BRICS dapat terus memperluas dan memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang berpengaruh langsung terhadap ketahanan negara-negara anggotanya. Salah satu bidang yang dinilai strategis adalah energi, khususnya melalui penguatan konektivitas sistem energi dan ketahanan energi antarwilayah.

“Energi adalah salah satu contoh yang jelas. Kita menghubungkan sistem energi kita dan memperkuat keamanan energi di seluruh wilayah kita untuk mendorong perekonomian kita, dan membangun ketahanan yang berkelanjutan,” kata Presiden Prabowo.

Melalui BRICS, Indonesia mendorong lahirnya kerja sama konkret yang memperkuat ketahanan pangan, energi, pendidikan, dan ekonomi. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan negara-negara anggota, tetapi juga menghadirkan kemandirian dan kesejahteraan nyata bagi rakyatnya. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster Siapkan Mekanisme Penyaluran BKK untuk 6 Kabupaten, Prioritaskan Program Strategis

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

100 Sak Beras Murah Disalurkan, Polsek Dentim Pastikan Kebutuhan Pangan Warga Terbantu

Published

on

By

Polsek Dentim Salurkan Beras Murah di Pasar Biaung
SALURKAN BERAS: Polsek Denpasar Timur (Dentim) menyalurkan beras murah kepada masyarakat melalui Pasar Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya mendukung ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Polsek Denpasar Timur (Dentim) menyalurkan beras murah kepada masyarakat melalui Pasar Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., bersama Kanit Binmas IPTU I Kadek Sukasada dan personel Polsek Dentim. Pendistribusian ini mendapat respons positif dari masyarakat yang berbelanja di Pasar Biaung.

Sebanyak 100 sak beras SPHP Bulog didistribusikan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

“Kami berharap beras yang disalurkan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan sedikit membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Kapolsek Dentim.

Selama proses pendistribusian berlangsung, kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar. Beras yang tiba di Pasar Biaung juga telah dilakukan pengecekan dan pencatatan sesuai dengan data. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sasar Tiga Kecamatan di Tabanan, Aksi Sosial TP PKK Serahkan Bantuan Sosial
Lanjutkan Membaca

NEWS

Korban Dugaan Pengeroyokan di Mess Proyek Sawangan Meninggal Dunia, Polisi Periksa 11 Orang

Published

on

By

Polresta Denpasar Selidiki Kasus Pengeroyokan Sawangan
PENYELIDIKAN: Jajaran Polresta Denpasar saat melakukan penyelidikan secara intensif kasus pengeroyokan di Sawangan. (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Peristiwa dugaan pengeroyokan yang terjadi di mess tenaga kerja proyek pembangunan PT TJS di Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, kini memasuki babak baru. Salah seorang korban berinisial AW (24) dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialaminya.

Korban AW menghembuskan napas terakhir pada Jumat, 12 September 2026 sekitar pukul 19.30 Wita. Saat ini, jenazah korban masih disemayamkan di kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar.

Pihak keluarga, dalam hal ini ayah kandung korban, juga telah mengajukan permohonan persetujuan untuk dilakukan autopsi guna kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasus tersebut bermula dari adanya keributan yang terjadi di mess pekerja proyek PT Tunas Jaya di Lingkungan Sawangan pada Minggu, 6 September 2026 sekitar pukul 23.00 Wita.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, keributan dipicu oleh kesalahpahaman antarpekerja. Seorang pekerja diketahui tidak sengaja menyenggol seng di sekitar kamar mandi sehingga menimbulkan suara keras. Situasi tersebut kemudian mendapat teguran dari petugas keamanan.

Perdebatan sempat terjadi dan seorang pekerja lainnya yang terbangun akibat keributan kemudian menghampiri lokasi. Situasi semakin memanas setelah adanya perkataan yang memicu emosi sejumlah pekerja lain yang berada di sekitar lokasi.

Dalam peristiwa tersebut, sejumlah pekerja mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan perawatan medis. Salah seorang korban, AW, sebelumnya mengalami sejumlah luka di bagian wajah, tangan dan kaki sebelum akhirnya meninggal dunia pada Jumat malam.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polresta Denpasar bergerak melakukan penyelidikan secara intensif. Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta Selatan telah mengamankan 11 orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Harap Tahun Depan Lembaga Mendapat Predikat Minimal ‘‘Menuju Informatif‘‘ dalam Hal Keterbukaan Informasi Publik

Polisi juga terus mendalami rangkaian kejadian, termasuk mengumpulkan keterangan para saksi dan barang bukti guna mengungkap secara terang peristiwa dugaan pengeroyokan tersebut serta mengetahui pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya korban dugaan pengeroyokan yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

“Benar, salah seorang korban kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di mess pekerja proyek di wilayah Sawangan telah meninggal dunia pada Jumat malam sekitar pukul 19.30 Wita. Saat ini jenazah korban masih berada di kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah dan pihak keluarga telah mengajukan permohonan untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kasi Humas menjelaskan bahwa kepolisian saat ini masih terus melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut. “Polresta Denpasar melalui Satreskrim bersama Polsek Kuta Selatan terus melakukan penyelidikan secara intensif. Saat ini sudah ada 11 orang yang diamankan untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Kami masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk mengungkap peran masing-masing pihak secara objektif dan profesional,” tegasnya.

Iptu I Gede Adi Saputra Jaya juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian. Perkembangan penanganan perkara akan disampaikan sesuai dengan hasil penyelidikan dan penyidikan yang sedang berjalan,” pungkasnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca