Denpasar, baliilu.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali pada Selasa petang, 11 Juni 2024 membuka secara resmi penyelenggaran Promosi Perdagangan Bali Jagadhita, yang berlangsung di Living World Mall Denpasar. Ditandai dengan pemukulan petuk, kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Bali Jagadhita V Tahun 2024 yang sebelumnya dibuka pada tanggal 10 Juni 2024 di The Meru Sanur ini, dibuka oleh Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali IGA Diah Utari, Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Butat Linda H Panjaitan, Ketua Harian Dekranasda Provinsi Bali sekaligus Kadis Perindag Bali I Wayan Jarta dan Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Wayan Ekadina.
Bali Jagadhita merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan Bank Indonesia berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali sejak tahun 2020 untuk mempromosikan produk UMKM, memfasilitasi business matching, dan memperluas pasar UMKM baik di dalam maupun di luar negeri, termasuk melalui digitalisasi. Dalam mendukung program transformasi ekonomi Bali, penyelenggaraan Bali Jagadhita 2024 diintegrasikan dengan tiga pilar promosi, yaitu : perdagangan, pariwisata, dan investasi. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup wilayah Balinusra dengan partisipasi Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, dengan Bali sebagai tuan rumah.
IGA Diah Utari dalam sambutan pengantarnya mengatakan event Promosi Perdagangan Bali Jagadhita menjadi momen yang ditunggu oleh semua UMKM binaan dan mitra Bank Indonesia. Ini menjadi suatu media untuk memperkuat jejaring dan menambah optimisme membuat hal yang lebih baik bagi Provinsi Bali.
‘‘Optimisme kita karena pertumbuhan ekonomi Bali di triwulan 1 mencapai 5,98% dan ini meningkat dibandingkan periode sebelumnya di triwulan 4 tahun 2023 sebesar 5,86%. Pertumbuhan ini menempatkan Bali sebagai peringkat ke-6 provinsi tertinggi dari seluruh 34 provinsi di Indonesia,‘‘ ujarnya.
Pertumbuhan yang tinggi ini menunjukkan bahwa ekonomi semakin membaik dan daya beli juga semakin baik. Tentunya pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini harus juga dijaga agar tidak dibarengi dengan inflasi yang tinggi. Bank Indonesia bersama stakeholder terkait selalu berupaya bisa terus menjaga pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkesinambungan serta menjaga inflasi yang terus terkendali.
‘’Pada kesempatan ini Bank Indonesia terus mendorong pertumbuhan sektor unggulan lainnya. Sebagaimana yang dicanangkan dalam program transformasi ekonomi Bali. Dimana salah satunya yaitu sektor UMKM yang paling berdaya tahan dalam menghadapi fluktuasi dalam perekonomian,’’ ujar Diah Utari seraya mengungkapkan sebagai bentuk dorongan BI terhadap perkembangan UMKM, dilaksanakan pembukaan Promosi Perdagangan Bali Jagadhita.
Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali IGA Diah Utari bersama Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Butat Linda H Panjaitan, Ketua Harian Dekranasda Provinsi Bali I Wayan Jarta dan Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Wayan Ekadina serta undangan lainnya saat meninjau booth UMKM. (Foto: gs)
Promosi Perdagangan Bali Jagadhita mengusung tema Guna Gina Wisata Bali Hita, yang bermakna Bali Jagadhita V bertujuan untuk mendorong pemberdayaan UMKM, investasi berkelanjutan, dan pariwisata yang berkualitas guna mendukung pertumbuhan ekonomi Bali yang lebih kuat, berkesinambungan dan inklusif. Promosi perdagangan ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas UMKM, memperluas akses pemasaran ke pasar domestik dan global, meningkatkan pemanfaatan digitalisasi, serta memfasilitasi business matching dan pembiayaan dengan lembaga keuangan formal. ‘’Kami juga mengadakan beberapa event disini, yaitu lomba, ada juga talkshow dan nanti juga di tanggal 14 di acara penutupan akan ada fashion show,’’ ujarnya.
Total peserta yang ikut dalam Promosi Perdagangan Bali Jagadhita ada 77 UMKM, meningkat dibanding tahun sebelumnya sebanyak 61 UMKM. Tahun 2023 lalu, total penjualan transaksi selama setahun dari UMKM Binaan dan Mitra BI Bali mencapai 9,7 miliar. Selain itu, Bali Jagadhita tahun ini juga berkolaborasi dengan beberapa instansi untuk menyediakan layanan publik. Diantaranya dengan Kemenkumham ada layanan hukum umum, kekayaan intelektual dan imigrasi. Kemudian dengan OJK untuk layanan SLIP. Dengan Pemprov DPMPTSP untuk layanan nomor induk usaha. ‘‘Dan kami berharap dengan penambahan booth pelayanan publik ini, event ini memberikan pelayanan yang lebih besar bagi masyarakat,‘‘ ucapnya.
Ketua Harian Dekranasda Bali sekaligus Kadisperindag Provinsi Bali I Wayan Jarta, atas nama Pemerintah Provinsi Bali menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang telah menyelenggarakan Bali Jagadhita V Tahun 2024.
Dikatakan, acara ini tidak hanya sebagai momentum penting bagi para pelaku usaha yang ada di Bali, khususnya untuk mendukung perkembangan UMKM, juga sebagai cermin komitmen bersama dalam memperkokoh sektor ekonomi Bali ke depan.
Dikatakan bahwa hampir 54 sekian persen PDRB kita bersumber dari sektor pariwisata. Padahal kalau dicermati bahwa sektor perdagangan dan industri juga memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai penyokong sektor pariwisata. Oleh karena itu dengan adanya kegiatan ini menjadi ajang dalam rangka mendukung transformasi ekonomi Bali melalui diversifikasi untuk mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru, pengembangan quality tourism, serta mendorong investasi baru untuk mencapai Bali Jagadhita.
‘‘Melalui acara promosi perdagangan ini, saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama menggaungkan narasi gerakan nasional bangga buatan Indonesia dan gerakan bangga berwisata di Indonesia sebagai kekuatan untuk pertumbuhan ekonomi Bali,‘‘ ujar Wayan Jarta seraya berharap dengan diselenggarakannya acara ini, dapat menciptakan sinergi yang kuat antara sektor swasta, pemerintah serta lembaga keuangan seperti Bank Indonesia untuk memperkokoh ekonomi baik di tingkat regional maupun global. Utamanya dalam upaya untuk mendorong daya saing UMKM/IKM dalam menghadapi persaingan pasar global dan pelestarian produk kerajinan Bali yang bersumber dari tradisi dan kearifan lokal Bali.
Acara pembukaan Promosi Perdagangan Bali Jagadhita 2024 dilanjutkan dengan meninjau 77 booth UMKM Balinusra yang terlibat.
Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat, P Harahap, Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar Prof. Dr. I Made Bandem, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Kota dan seluruh Perbankan Provinsi Bali. (gs/bi)