Saturday, 25 May 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati/Walikota Se-Bali Sepakat Tatanan Kehidupan Era Baru Dimulai 9 Juli

BALIILU Tayang

:

de
GUBERNUR BALI WAYAN KOSTER

Denpasar, baliilu.com – Dalam rapat Gugus Tugas  Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali yang dipimpin Gubernur Bali Wayan Koster, Selasa (7/7-2020) di Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar, seluruh bupati/walikota se-Bali sepakat untuk melaksanakan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru yang akan mulai dilaksanakan 9 Juli 2020. Pada kesempatan itu, Forkompinda Provinsi Bali pun juga menyatakan dukungan terhadap hal tersebut.

Pada rapat membahas soal persiapan terkait pelaksanaan Tatanan Kehidupan Era Baru dan menyangkut situasi perkembangan penanganan Covid-19 terakhir ini dihadiri pangdam IX/Udayana, wakapolda Bali, wagub Bali, bupati/walikota, Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Sugawa Korry, sekda Pemprov Bali, danlanud, danlanal, danrem serta OPD terkait dan unsur Forkompinda Provinsi Bali. 

de
RAPAT GUGUS TUGAS, Dipimpin Gubernur Bali Wayan Koster dihadiri pangdam IX/Udayana, wakapolda Bali, wagub Bali, bupati/walikota, Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Sugawa Korry, sekda Pemprov Bali, danlanud, danlanal, danrem serta OPD terkait dan unsur Forkompinda Provinsi Bali.

Gubernur Koster mengatakan berdasarkan hasil rapat pada 10 Juni 2020 lalu, bupati/walikota se-Bali secara bersama-sama telah menerapkan Tatanan Kehidupan Era Baru. Hasil rapat itu telah ditindaklanjuti Gubernur dengan mempersiapkan sejumlah tahapan dan hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Tatanan Kehidupan Era Baru tersebut.

Gubernur Koster mengakui saat ini masih ada empat kabupaten/kota di Bali yang masuk zona merah. Idealnya hanya zona hijau dan kuning yang dibuka. “Karena kita mau bareng (membuka diri, red) harus dilakukan ekstra keras untuk menangani empat kabupaten/kota agar terjadi perbaikan kondisi di wilayah tersebut,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta jajaran GTPP Covid-19 Provinsi Bali menaruh perhatian pada tiga klaster penyebaran, yakni pasar tradisional, keluarga dan masyarakat. Gubernur meminta bupati/walikota untuk fokus pada pengelola pasar tradisional, desa adat dan kelurahan sebagai ujung tombak penanganan Covid-19 saat ini.

Sebagai langkah pencegahan Gubernur meminta pasar tradisional yang diizinkan beroperasi hanya pasar yang sudah menerapkan protokol Tatanan Kehidupan Era Baru secara ketat. Selain itu desa adat juga harus menerapkan perarem yang mengatur protokol Tatanan Kehidupan Era Baru.

Baca Juga  Sambut Hari Raya Galungan, Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah Galungan

“Dari 1.493 desa adat, sebanyak 1.443 desa adat sudah menyelesaikan perarem-nya. Kita harapkan besok semua selesai sehingga mulai tanggal 9 Juli desa adat serentak menerapkan perarem penanganan Covid-19,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI ini mengatakan dampak pandemi Covid-19 sudah cukup lama tanpa ada kepastian kapan akan berakhir. Oleh karena itu, pemerintah perlu bersikap untuk menghidupkan kembali aktivitas perekonomian di Bali yang terpukul karena terhentinya sektor pariwisata. “Jika ini kita biarkan bisa menimbulkan masalah sosial baru dan muncul kerawanan di dalamnya,” terang Gubernur.

Sebelumnya Gubernur Bali sudah mengeluarkan surat edaran Nomor 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru. “Kalau mau dipertajam, diperdetil silakan bupati/walikota mengeluarkan kebijakan sesuai dengan kondisi di wilayahnya,” kata Gubernur.

Ia juga meminta bupati/walikota melakukan sosialisasi secara masif dan melakukan simulasi penerapan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru. Satgas gotong-royong desa adat dan relawan desa/kelurahan juga diminta untuk diaktifkan kembali serta bupati/walikota agar membentuk Komite Pengawas Pelaksanaan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru.

Rapat GTPP Covid-19 Provinsi Bali menyepakati untuk memulai Tatanan Kehidupan Era Baru pada 9 Juli 2020. Namun Gubernur meminta pelaksanaannya harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Di antaranya dengan memohon doa restu di Pura Besakih yang telah dilaksanakan pada beberapa hari lalu. Selain itu perhatian terhadap tenaga medis harus terus dilakukan dan rapid test di wilayah yang memang harus dituntaskan. “Saya berharap ini betul-betul dilaksanakan,” pintanya.

Gubernur meminta kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan dan susah dikontrol dihindari dulu. Jika protokol bisa dilaksanakan dengan baik, baru ditingkatkan. “Prinsipnya bertahap, selektif dan terbatas,” tegasnya. (*/gs)

Baca Juga  Keluarga Jadi Klaster Baru, Rai Mantra Tekankan Disiplin Prokes dan VDJ saat di Rumah
Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ketua GOP TKI Denpasar Ny. Widnyani Wiradana ‘’Launching’’ ACK Kids

Published

on

By

launching ACK Kids
ACK KIDS: Ketua Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOP TKI) Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana berfoto bersama anak-anak di acara launching program ACK Kids. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOP TKI) Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana mewakili Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara meresmikan peluncuran program ACK Kids. Acara yang diselenggarakan oleh ACK Fried Chicken bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar ini juga dimeriahkan dengan kegiatan Lomba Menggambar yang berlangsung di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung Sabtu (25/5).

Dengan mengambil tema ‘’Wujudkan Denpasar Kota Layak Anak”, kegiatan lomba menggambar ini diikuti oleh sekitar 1.500 anak-anak dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana menyampaikan bahwa program ACK Kids merupakan bentuk kepedulian swasta dalam terhadap dunia pendidikan. “Kita mendorong agar dunia swasta ikut berinvestasi di dunia pendidikan untuk wujudkan generasi emas yang kita cita-citakan,” harap Ny. Widnyani Wiradana.

Dikatakannya, melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi ajang kegiatan anak yang melibatkan orang tua di dalamnya. Dimana, keterlibatan orang tua dalam kegiatan ini bertujuan agar orang tua dapat secara aktif dalam pendidikan anak anak mereka dan membantu tumbuh kembang anak. Adapun bentuk pelibatan orang tua dalam pendidikan seperti, parenting, kelas inspirasi dan kegiatan bersama lainnya perlu terus dikembangkan untuk mengoptimalkan keberhasilan pendidikan mereka.

“Terwujudnya kegiatan itu kami atas nama Pemerintah Kota Denpasar mengucapkam terima kasih kepada ACK Fried Chiken yang merupakan perusaha lokal yang bergerak di bidang makanan mampu bersaing dengan brand yang sudah sangat terkenal, hal ini patut diapresiasi,” ujarnya.

Baca Juga  Sambut Hari Raya Galungan, Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah Galungan

Founder ACK Frien Chiken I Made Artana mengatakan selaku brand lokal, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar atas dukungan support bisa melaksanakan ACK Kids ini. Dimana, ACK Kids merupakan suatu wadah atau komunitas bagi anak-anak dan orang tua untuk berkegiatan baik secara formal maupun informal. Kegiatan tersebut akan dilakukan di beberapa outlet ACK untuk memberikan rasa keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Adapun kegiatan awal yang akan dilakukan oleh ACK Kid’s adalah, belajar mewarnai, belajar menggambar, belajar tari-menari, belajar membaca dan menulis, belajar bahasa Inggris, lomba mewarnai dan menggambar secara reguler diselenggarakan di ACK.

Lomba tari Bali yang sudah dilakukan setiap tahun di ACK, Lomba pidato bahasa Inggris dan masih banyak lagi kegiatan lainnya.

“Kami berharap ACK Kids bisa selalu bersinergi dan selalu di dukung Pemerintah Kota Denpasar, kami juga cita-cita besar dari brand lokal ini bisa go nasional bahkan go internasional,” harapnya.

Selain itu ACK juga ingin berperan dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak menjadi generasi penerus bangsa yang kuat. Sesuai Visi ACK yaitu “Menjadi merek pilihan terbaik bagi masyarakat yang bisa memberikan manfaat terbaik kepada masyarakat di dunia”.

Berdasarkan visi tersebut pihaknya ingin membuat suatu karya nyata dalam memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat dengan membuat suatu komunitas kegiatan bagi anak-anak.

Untuk itu ia mengaku dalam program ini ada dua katagori lomba tingkat PAUD/Tk lomba diikuti 500 mewarnani dan kategori menggambar diikuti 1.000 orang anak tingkat SD. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kendalikan Inflasi, Pemkot Denpasar Kembali Gelar Pasar Murah

Warga Antusias Buru Aneka Kebutuhan Pokok

Published

on

By

pasar murah denpasar
PASAR MURAH: Pasar murah dihadiri Sekda IB Wiradana di kawasan Dusun Manut Negara, Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, Sabtu (25/5) pagi. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam usaha pengendalian inflasi, Pemerintah Kota Denpasar, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali bersinergi dengan Pertamina, Perum Bulog dan Perumda Sewaka Jaya menggelar Pasar Murah. Dilaksanakan di kawasan Dusun Manut Negara, Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, Sabtu (25/5) pagi, keberadaan pasar murah ini ramai diserbu para warga.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana tampak meninjau untuk memastikan stok berbagai bahan pokok yang dijual, pihaknya mengatakan kegiatan pasar murah ini akan gencar dilakukan untuk menjaga inflasi dan menekan harga bahan pangan pokok tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat. “Pemkot Denpasar akan selalu berkomitmen untuk mengendalikan laju inflasi, agar bahan pokok dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat” tuturnya.

Sesaat setelah para penjual menjajakan dagangan, para warga tampak memenuhi lokasi pasar murah itu. Adapun komoditas yang menjadi incaran warga meliputi Gas LPG 3 kg dan juga Beras SPHP.

Ditemui di lokasi Pasar Murah, Kepala Disperindag, Ni Nyoman Sri Utari mengatakan, selain sebagai usaha pengendalian inflasi, gelaran pasar murah ini sendiri juga diperuntukkan untuk menyikapi kelangkaan penjualan gas elpiji 3 kilogram di pasaran.

“Dalam kegiatan ini, kami menyediakan Gas LPG 3 kg sebanyak 150 tabung gas, dan untuk beras SPHP sebanyak 1 Ton,” ungkap Sri Utari.

Lebih lanjut, Sri Utari menguraikan, penyelenggara pasar murah akan diadakan secara berkelanjutan dan juga tetap melibatkan unsur UMKM. Hal ini menurutnya juga untuk membantu para UMKM di Kota Denpasar agar dengan mudah memasarkan produknya.

“Kita akan terus selenggarakan pasar murah semacam ini, secara berkelanjutan, dan juga dengan pelibatan UMKM setempat di dalamnya. Selain itu, kedepannya kami akan menggandeng Dinas Tenaga Kerja yang akan membuka satu stand untuk penyediaan informasi lowongan kerja,” tuturnya.

Baca Juga  127 Warga Abasan Dites Rapid, Rai Mantra: Tes Masif untuk Percepat Penanganan Covid-19

Sebagai informasi, Pasar Murah ini juga menyediakan aneka ragam kebutuhan pokok seperti, beras premium Pertiwi dengan harga Rp 70 ribu (ukuran 5 kg) dan Rp 150 ribu (ukuran 10 kg), Minya Kita kemasan botol berukuran 1 liter seharga Rp 15 ribu, cabai rawit harga Rp 9 ribu (1/4 kg), bawang merah harga Rp 20 ribu (1/2 kg) dan bawang putih Rp 21 ribu (1/2 kg).

Salah seorang warga, Sudewi mengaku senang dan terbantu dengan keberadaan Pasar Murah ini. “Saya sangat terbantu sekali, bisa mendapatkan Gas LPG 3 kg dengan harga Rp 18 ribu disini, tentu ini lebih murah dibandingkan dengan di pasaran pada umumnya. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus reguler dilaksanakan,” harapnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Alit Wiradana Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan Se-Kota Denpasar

Gaungkan Sinergitas Dukung Kelancaran Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024

Published

on

By

pelantikan Panwaslu denpasar
HADIRI PELANTIKAN: Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri Pelantikan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan se-Kota Denpasar untuk Pilkada Serentak Tahun 2024 di Hotel Inna Sindu Beach, Sanur, Sabtu (25/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana melantik secara resmi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan se-Kota Denpasar untuk Pilkada Serentak Tahun 2024 di Hotel Inna Sindu Beach, Sanur, Sabtu (25/5). Pelaksanaan pelantikan yang dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis tersebut disaksikan Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Forkopimda Kota Denpasar, Ketua MDA Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana, Ketua KPU Kota Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggreni, Komisioner Bawaslu Kota Denpasar serta undangan lainnya.

Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana dalam sambutannya menjelaskan, Pilkada merupakan tonggak penting kehidupan berdemokrasi. Sehingga menjadi penting bagi semua pihak termasuk masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada ini.

Lebih lanjut dijelaskan, Bawaslu dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk Panwaslu Kecamatan memiliki peran yang sangat vital dalam menentukan keabsahan pelaksanaan tahapan pilkada. Sehingga dengan tugas dan tanggung jawab sebagai pengawas, diharapkan seluruh proses Pilkada dapat berjalan secara adil, transparan dan demokratis.

Pihaknya menekankan, jajaran Bawaslu termasuk Panwaslu Kecamatan dituntut bekerja secara profesional, mempunyai integritas, jujur, adil, dan senantiasa menjaga netralitas. Hal ini mengingat netralitas pengawas pemilu merupakan modal yang sangat penting dan berharga dalam mengawal tegaknya demokrasi.

“Kami mengingatkan agar Panwaslu Kecamatan bersama jajaran agar meneguhkan integritas, sehingga dapat menempatkan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi atau golongan. Mari kita bekerjasama dengan semangat tinggi dan tanggung jawab dalam menjaga demokrasi, serta memastikan pilkada berlangsung lancar, adil, jujur, aman dan transparan,” ujarnya.

Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan, Pilkada Tahun 2024 akan dilangsungkan secara serentak untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota atau Bupati dan Wakil Bupati pada tanggal 27 November 2024.  Pihaknya memberikan apresiasi kepada Bawaslu Kota Denpasar. Hal ini lantaran telah mampu melaksanakan tahapan dengan menuntaskan seleksi calon anggota Panwaslu Kecamatan, sehingga pada saat ini dapat dilaksanakan pelantikannya.

Baca Juga  Gubernur Koster: Tahun Politik 2019 Berjalan Aman, Modal Awal Dukung Geliat Ekonomi 2020

Dikatakannya, dengan telah dilantiknya Panwaslu Kecamatan, diharapkan segera dapat melaksanakan tugasnya sesuai tahapan pemilu yang telah direncanakan, dengan harapan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 dapat terselenggara dengan baik dan sukses.

“Dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam (Menyama Braya), semangat kebersamaan dan gotong-royong menjadi filosofi kuat dalam menyongsong Pilkada Serentak Tahun 2024. Semoga Panwaslu Kecamatan yang baru saja dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik, dan mari kita dukung dan sukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca