Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Putri Koster di Radio Sonora Bali: Pertahanan Benteng Rumah Tangga dapat Hempaskan Virus Corona

BALIILU Tayang

:

de
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster

Denpasar, baliilu.com – Membudayakan lingkungan bersih menjadi salah satu faktor pendukung bagi kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh, apalagi pada masa pandemi seperti saat ini. Selain itu, menjadi pribadi yang sehat dapat dilakukan dengan membangkitkan kreativitas dan inovasi dengan menyalurkan keahlian yang dimiliki untuk mendatangkan uang. Secara tidak langsung pertahanan benteng rumah tangga dapat menghempaskan virus Corona yang sedang mewabah saat ini.

Hal itu dikatakan Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra saat dialog interaktif bertemakan ‘’Kreativitas Ibu-ibu di Masa Pandemi Covid-19’’ di Radio Sonora Bali, Jumat (28/8-2020).

Ny. Putri Koster lanjut mengatakan, pemerintah selaku Guru Wisesa dalam kehidupan berperan menjaga dan mengingatkan warganya untuk tetap berperan dalam ketahanan pangan bagi masyarakat yang terdampak pandemi. Dari bulan Juni TP PKK Provinsi Bali menyisihkan anggaran berupa 410 ton beras untuk membantu kader PKK sesuai data (agar tidak menumpuk) dengan bantuan yang lain dari pusat. Untuk dapat bertahan dan melanjutkan kehidupan di masa pandemi, Ny. Putri Koster mengajak semua pihak untuk berjuang dan meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam menghasilkan uang, khususnya memanfaatkan keahlian yang dimiliki, baik menjarit, kuliner dan bidang lainnya. “Daripada mengeluh lebih baik kita berpeluh,” ucap Ny. Putri Koster.

Pendamping orang nomor satu di Bali ini menguraikan PKK dimana pemberdayaan merupakan tugas kader sebagai motorik dalam memberdayakan yang tidak berdaya. Kesejahteraan adalah ruang lingkup kerja dan  tujuan yang ingin dicapai yang sudah diuraikan dalam 10 program pokok PKK, dan keluarga adalah objek yang merupakan muara untuk tetap kuat agar bangsa menjadi kuat dan kokoh.

Baca Juga  Tanam Jahe Merah di Buleleng, Ny. Putri Koster Ajak Warga Bersahabat dan Kembali ke Alam

Untuk itu, Ny. Putri Koster yang akrab disapa Bunda Putri ini meminta sebagai anggota PKK agar senantiasa membangkitkan persatuan, kesatuan, dan gotong-royong dalam mewujudkan pendidikan, keterampilan, sandang, pangan, tata laksana perumahan, kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Untuk meningkatkan kreativitas ibu-ibu yang ada di rumah pada masa pandemi dan agar tidak jenuh sehingga terhindar dari stres, Bunda Putri mengajak para ibu bisa menyalurkan keterampilan dalam memasak dan menciptakan kuliner baru, sehingga dapat dijual dan dipromosikan pada media sosial. “Seorang ibu harus tahan mental, terutama saat pandemi yang mengharuskan mereka seharian penuh tinggal di rumah dengan segala bentuk permasalahan harus tetap kuat dan menumbuhkan kreativitas baru, mulai dari menumbuhkan komunikasi yang baik dengan anggota keluarga terutama anak-anak, menciptakan kreasi baru untuk memanfaatkan kreativitas melakukan hal-hal kecil bermanfaat,” ujar Ny Putri Koster.

Sebagai wanita Bali, etos kerja perempuan sangat tinggi terlihat jelas saat upacara adat yang melibatkan ibu rumah tangga dan para bapaknya yang mendapatkan tanggung jawab yang seimbang.

Selain itu, Bunda Putri juga menyinggung soal sampah yang jika salah mempolakan akan jadi masalah, namun jika benar maka pemilahan sampah harus dienyahkan dari sumbernya, sehingga sampah tidak menumpuk dan mampu menciptakan oksigen yang bersih, segar dan jauh dari polusi.

Pola ke depan pemilahan sampah harus selesai atau dienyahkan dari sumbernya dan telah selesai di tingkat desa. “Jika tanah kita ditanami plastik maka, akibatnya hingga beberapa puluh tahun ke depan sampah plastik tidak belum bisa dienyahkan sehingga anak cucu kita tidak akan bisa menanamkan tumbuhan yang layak. Dengan demikian, kita hanya mewariskan masalah untuk regenerasi kita,” imbuh seniman multitalenta ini.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Ajak Hiski Bali Bergeliat Kawal Pengembangan Sastra Modern
Ny. Putri Koster serahkan bantuan sembako kepada Ny. Surya Adnyani Mahayastra untuk diteruskan kepada warga yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra menyampaikan telah melakukan pengesahan kader kebersihan Desa Keramas, setelah sebelumnya meresmikan Rumah Kreatif dan percontohan HATINYA PKK dan peresmian Sekaa Manyi.

Adnyani Mahayastra menyatakan kader kebersihan sedang dibangkitkan melalui kader PKK bagaimana kita memilah sampah dari sumbernya, di mana memang sumber sampah itu muncul dan datang dari rumah tangga, contohnya sampah sisa  makanan di dapur, yang seharusnya jika diolah dapat menjadi kompos, sedangkan untuk sampah anorganik bisa dibawa  ke bank sampah yang ada di banjar atau di desa.

Bank sampah ini akan menampung sampah plastik yang kemudian menjadi uang dan menjadi berkah, dan menjadi peluang peningkatan ekonomi keluarga. Dan tujuan yang ingin dicapai adalah gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat adalah pembangunan dari, oleh dan untuk masyarakat.

Untuk mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan mulai dengan penggunaan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan membawa hand sanitizer, kader PKK juga terus melakukan sosialisasi untuk menggerakkan pemanfaatan taman kosong menjadi halaman yang asri, teratur, indah, nyaman dan bermanfaat, sehingga saat pandemi akan sangat terasa manfaatnya. Dengan menata halaman rumah tersebut, kader PKK yang ada terutama di pedesaan secara tidak langsung dapat diringankan bebannya. Setiap gagasan dan ide dari Ketua TP PKK Provinsi Bali secara simultan terus  disosialisasikan ke kader terbawah yakni tingkat desa.

Kebersihan lingkungan menjadi prioritas karena Bali, khususnya Gianyar, dikenal sebagai wilayah pariwisata yang setiap pengunjungnya akan merasa nyaman dengan lingkungan yang baik dan indah.

Dan  bank sampah merupakan langkah awal yang dilakukan, untuk berikutnya membangun TPS 3R guna mencapai 20 TPS pada tahun 2021. Hal ini untuk mendukung Peraturan Gubernur 47 tahun 2019 tentang pemilahan/ pengolahan sampah dari sumber, sehingga sampah yang asalnya dari rumah tangga akan cukup diolah di desa, supaya sampah yang dibuang ke TPA tidak menumpuk.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Ikuti Rakorsus Pemetaan Kerawanan Pilkada Serentak 2020

Pada kesempatan ini, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menyerahkan 100 paket sembako bantuan dari Pelindo yang diterima oleh Gubernur Bali, untuk kemudian diserahkan kepada TP PKK Provinsi Bali, yang selanjutnya diteruskan pada Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Gubernur Koster Dorong Nusa Dua Eco Market Jadi Ruang Ekonomi yang Hidup

“UMKM Jangan Pulang Bawa Dagangan”

Loading

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung Adi Arnawa, Direktur Operasi ITDC Troy Reza Waroka, dan Sub Brand Office Head Nusa Dua Risan Hanuraga membuka BRIMo Nusa Dua Eco Market 2026 di kawasan The Nusa Dua.
PEMBUKAAN: Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Direktur Operasi ITDC Troy Reza Waroka, serta Sub Brand Office Head Nusa Dua Risan Hanuraga saat membuka BRIMo Nusa Dua Eco Market 2026 yang berlangsung pada 8–9 Agustus 2026 di Peninsula, kawasan The Nusa Dua. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Suasana kawasan Sidewalk Pulau Peninsula The Nusa Dua, Badung, Bali, terasa berbeda pada Sabtu (8/8) petang. Di tengah kawasan pariwisata berkelas dunia itu, budaya, kreativitas, pelaku UMKM, komunitas, wisatawan, dan masyarakat berbaur dalam satu ruang melalui BRIMo Nusa Dua Eco Market 2026.

Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Direktur Operasi ITDC Troy Reza Waroka, serta Sub Brand Office Head Nusa Dua Risan Hanuraga dengan kompak menimbulkan alu ke lesung sebagai tanda membuka  secara resmi kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Agustus 2026 di Peninsula, kawasan The Nusa Dua.

Bagi Gubernur Wayan Koster, kegiatan tersebut bukan sekadar menghadirkan keramaian baru di kawasan pariwisata. Ia melihat Nusa Dua Eco Market sebagai bentuk nyata bagaimana kawasan pariwisata dapat berinteraksi lebih dekat dengan wisatawan sekaligus masyarakat lokal, khususnya masyarakat di sekitar kawasan Nusa Dua.

“Ini sangat bagus, ini cara ITDC berinteraksi dengan wisatawan dan juga masyarakat di kawasan ini, terutama masyarakat Desa Bualu, agar lebih ramah dengan masyarakat dan juga memberikan wahana yang hidup bagi wisatawan yang berkeinginan keluar dari kamar, ingin duduk-duduk di taman, mungkin juga perlu selingan seperti ini,” ujar Wayan Koster.

Ia bahkan mendorong agar kegiatan semacam itu tidak berhenti pada penyelenggaraan kali ini. Menurutnya, ruang-ruang interaksi seperti Eco Market penting untuk membuat kawasan wisata tetap hidup, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Gubernur Wayan Koster mencontohkan seorang wisatawan asal London yang telah dua minggu berada di Bali dan malam itu keluar bersama anak-anaknya untuk menikmati kegiatan di Nusa Dua Eco Market.

“Jadi malam ini keluar bersama anak-anaknya dan berkesempatan menikmati acara yang tersedia. Di samping itu, dengan wahana begini bisa menolong UMKM yang merupakan basis dari ekonomi kerakyatan kita,” katanya.

Baca Juga  Bulan Bung Karno hanya Ada di Bali, Gubernur Koster: Ajaran Bung Karno sangat Cocok dengan Visi Misi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’

Pariwisata Bali Harus Terus Dijaga

Dalam kesempatan tersebut, Wayan Koster juga mengingatkan besarnya ketergantungan ekonomi Bali terhadap sektor pariwisata. Ia menyebut sekitar 66 persen ekonomi Bali bertumpu pada pariwisata. Karena itu, ekosistem pariwisata harus dijaga agar tetap aman, berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Kontribusi besar ini harus kita jaga baik-baik. Karena itulah saya bekerja keras mengendalikan situasi di Bali agar tetap kondusif dan aman,” tegasnya.

Menurut Wayan Koster, kondisi pariwisata Bali pada 2026 menunjukkan perkembangan yang semakin berkualitas. Hingga 31 Juli 2026, kunjungan wisatawan mancanegara tumbuh sekitar 0,4 persen secara year on year, dengan rata-rata 22.000 hingga 24.000 wisatawan per hari.

Sebaliknya, kunjungan wisatawan domestik mengalami penurunan sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Salah satu faktor yang disebut Koster adalah meningkatnya harga avtur yang berdampak pada kenaikan harga tiket pesawat menuju Bali.

Namun, di tengah penurunan wisatawan domestik tersebut, terdapat indikator yang menurut Koster cukup menggembirakan. Tingkat hunian hotel berizin justru meningkat, terutama hotel bintang lima dan bintang lima plus. Rata-rata tingkat hunian hotel berizin kini mencapai sekitar 90 persen, sementara di kawasan ITDC bahkan lebih dari 95 persen.

“Jumlah wisatawannya turun, tapi tingkat hunian hotelnya naik,” ujarnya.

Kondisi itu, lanjut Gubernur Bali, juga tercermin dari meningkatnya penerimaan pajak hotel dan restoran (PHR) kabupaten/kota se-Bali. Hingga 31 Juli 2026, PHR telah mencapai sekitar Rp 4,1 triliun, meningkat dibandingkan sekitar Rp 3,8 triliun pada periode yang sama tahun 2025.

Dari angka tersebut, Kabupaten Badung menyumbang sekitar Rp 2,9 triliun atau sekitar 71 persen.

“Kalau di Badung yang lagi kerja keras untuk ngurusin Bali, terutama sekali di Badung, karena mengurus Badung sama dengan mengurus Bali,” kata Wayan Koster.

Ia menilai ketika Badung mampu menjaga kawasan pariwisatanya tetap baik, dampaknya akan sangat besar terhadap perekonomian Bali secara keseluruhan.

Baca Juga  Perda Provinsi Bali Nomor 6 Tahun 2020 tentang Kesehatan, Tingkatkan Kualitas Kehidupan Krama Bali

Minta UMKM Jangan Pulang Membawa Dagangan

Di tengah sambutannya, Wayan Koster juga memberikan pesan khusus kepada ITDC dan BRI agar keberadaan Eco Market tidak hanya menjadi etalase bagi UMKM, tetapi benar-benar memberikan manfaat ekonomi langsung kepada para pelaku usaha.

Ia meminta agar produk UMKM yang dibawa ke Nusa Dua Eco Market tidak berakhir kembali ke daerah asal karena tidak terjual.

“Kalau tutup, dia ada barang sisa jangan sampai dibawa pulang. Bapak tanggung jawab beli semua. Nggak boleh ada yang dibawa pulang,” tegasnya.

Koster mencontohkan UMKM yang datang dari daerah yang cukup jauh seperti Jembrana. Menurutnya, tidak mudah bagi pelaku usaha membawa produk dalam jumlah banyak ke kawasan Nusa Dua jika pada akhirnya sebagian besar barang harus dibawa pulang.

“Dia datang ke sini, jadi bapak tanggung jawab. Ini awas ya, Pak Direktur ITDC sama BRI. Saya nggak mau tahu, barang ini nggak boleh balik lagi,” selorohnya yang mengundang senyum para hadirin dilokasi

Ia bahkan mengusulkan agar semangat tersebut dikembangkan menjadi gerakan “berbelanja dan berbagi”, yakni produk UMKM yang tersisa dibeli kemudian dibagikan kepada masyarakat.

“Bapak yang belanja, terus bapak bagikan kepada masyarakat. Kan lebih bagus,” kata Wayan Koster.

Menurutnya, pola tersebut dapat menciptakan manfaat berlapis. UMKM mendapatkan kepastian pasar, masyarakat menerima manfaat, sementara wisatawan juga dapat diberikan suvenir atau produk lokal sebagai kenang-kenangan selama berkunjung ke Bali.

“Jadi cara kita supaya hidup kita itu harmonis, sama-sama mendapat manfaat, sama-sama bahagia,” ujarnya.

Gubernur Bali juga meminta agar kolaborasi serupa kembali digelar pada Desember 2026. Ia berharap Nusa Dua Eco Market tidak berhenti sebagai agenda dua hari, melainkan menjadi ruang kolaborasi yang terus berkembang.

Nusa Dua sebagai Living Destination

Direktur Operasi ITDC Troy Reza Waroka mengatakan BRI Nusa Dua Eco Market 2026 merupakan bagian dari program destination activation yang dikembangkan ITDC untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Ikuti Rakorsus Pemetaan Kerawanan Pilkada Serentak 2020

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menghadirkan 50 tenant UMKM dengan beragam produk kuliner, fesyen, dan produk kreatif lokal. Selain itu, terdapat berbagai kegiatan komunitas, seni, budaya, olahraga, workshop, yoga, zumba, talk show, kuis, tari Nusantara, Bali Blasting Performance, Bali Shelter, Bali Safari Parade, hingga fashion show.

“BRIMo Nusa Dua Eco Market merupakan salah satu program aktivasi kawasan yang diselenggarakan melalui kolaborasi ITDC bersama BRI sebagai upaya untuk menghadirkan pemberdayaan bagi UMKM, pelaku ekonomi, komunitas lokal, sekaligus memperkaya pengalaman berwisata di wilayah Nusa Dua,” ujar Troy.

Menurutnya, ITDC ingin menjadikan Nusa Dua bukan hanya sebagai kawasan akomodasi berkelas dunia, tetapi juga sebagai living destination yang hidup sepanjang tahun dengan menghadirkan budaya, kreativitas, olahraga, hiburan, dan aktivitas komunitas.

Sementara itu, Sub Brand Office Head Nusa Dua Risan Hanuraga menyampaikan bahwa bagi BRI, kegiatan tersebut bukan sekadar festival atau pasar temporer, melainkan ruang untuk mempertemukan budaya, komunitas, UMKM, kreativitas, dan semangat keberlanjutan.

“Kami percaya bahwa UMKM merupakan bagian penting dari kekuatan ekonomi Indonesia,” katanya.

Melalui kolaborasi dengan ITDC, BRI berharap para pelaku UMKM memiliki ruang yang lebih luas untuk memperkenalkan produk, membangun jejaring, dan menjangkau pasar yang lebih luas melalui ekosistem pariwisata Bali.

Pada akhirnya, Gubernur Wayan Koster berharap semangat kolaborasi yang tercipta di Nusa Dua Eco Market dapat terus tumbuh. Sebab, menurutnya, pariwisata tidak cukup hanya menghadirkan wisatawan dan tingkat hunian hotel yang tinggi, tetapi harus mampu menciptakan manfaat yang terasa hingga ke masyarakat.

“Ini cara kita untuk membangun kebersamaan, harmoni dalam membangun perekonomian dan kesejahteraan,” pungkas Wayan Koster. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

RSD Mangusada Gelar Sarasehan Pejuang Dialisis

Bupati Adi Arnawa: Jangan Berputus Asa, Pejuang Dialisis Harus Tetap Semangat

Loading

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka Sarasehan Pejuang Dialisis di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung.
BUKA SARASEHAN: Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat membuka Sarasehan Pejuang Dialisis di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (9/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani terapi dialisis, RSD Mangusada menggelar Sarasehan Pejuang Dialisis. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (9/8), menjadi ruang edukasi, berbagi pengalaman, serta saling menguatkan bagi para pasien yang menjalani terapi dialisis.

Kegiatan yang bertemakan “Semangat Kemerdekaan Bersama Menghadapi Permasalahan Dialisis, Mencegah Komplikasi, dan Meningkatkan Kualitas Hidup” ini dihadiri oleh Perwakilan Koordinator wilayah Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) Bali-NTT-NTB dr. Nyoman Paramita Ayu, Wakil Direktur RSD Mangusada Ni Made Sukaryawati beserta dokter, perawat dan para pasien hemodialisis (cuci darah) beserta keluarga pasien.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang hadir langsung bersama Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, Peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat juang dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Yang paling penting juga kita memotivasi bahwa masyarakat yang termasuk di dalam pasien dialisis ini jangan berputus asa, jangan menganggap hidupnya sudah selesai. Harus tetap semangat dalam mengikuti anjuran-anjuran dari dokter dan semangat ini harus kita jaga,” ujar Bupati Adi Arnawa sekaligus membuka kegiatan ini yang ditandai dengan pemukulan gong.

Lebih Lanjut Adi Arnawa menyampaikan, Pemkab Badung akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin mudah diakses, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan pasien.

“Saya juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh dokter, perawat, dan tenaga kesehatan RSD Mangusada yang telah memberikan pelayanan dengan penuh dedikasi dan empati. Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya hari ini saja, tapi juga akan tetap berlanjut setiap tahunnya. Bukan hanya untuk pasien hemodialisis, tapi termasuk pasien-pasien yang lainnya. Yang tujuannya sebagai memotivasi dan memberikan edukasi kepada mereka,” katanya.

Baca Juga  Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Bertambah 6 Orang, Dewa Rai: Masyarakat harus Waspada dan Ikuti Protokol Kesehatan

Direktur RSD Mangusada Badung dr. I Wayan Darta dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud komitmen dari RSD Mangusada dalam menjalin komunikasi antara dokter, perawat, pasien beserta keluarga pasien untuk meningkatkan kualitas pelayanan di RSD Mangusada khususnya penyandang dialisis.

“Selain sebagai ruang edukasi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi, berbagi pengalaman dan ruang untuk saling mendukung dan motivasi. Kegiatan ini juga diikuti oleh 80 pasien dialisis dengan didampingi keluarga,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pura Dalem Batubayan Gelar “Karya Agung“, Pemkab Badung Berikan Dukungan Hibah Rp 1,7 Miliar

Published

on

By

Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyerahkan secara simbolis dana hibah saat menghadiri puncak Karya Melaspas dan Ngenteg Linggih di Pura Dalem, Banjar Batubayan, Abiansemal.
SERAHKAN HIBAH: Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan secara simbolis dana hibah saat menghadiri puncak Karya Melaspas, Mendem Pedagingan, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung di Pura Dalem, Banjar Batubayan, Desa Adat Batubayan, Abiansemal, Sabtu (8/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Atmosfer khidmat menyelimuti kawasan Pura Dalem, Banjar Batubayan, Desa Adat Batubayan, Abiansemal, saat krama setempat menggelar rangkaian puncak Karya Melaspas, Mendem Pedagingan, Tawur Agung Menawa Ratna, Ngenteg Linggih, Mepedudusan Agung, dan Mesaba Dalem, Sabtu (8/8).

Upacara pemurnian tempat suci berskala besar ini berjalan sukses dan disaksikan langsung (upasaksi) oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta. Kehadiran orang nomor dua di Badung tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat, sekaligus menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelestarian adat dan tradisi keagamaan Hindu.

Pelaksanaan karya agung yang bertujuan memulihkan spiritualitas pura dan mempererat ikatan krama pengempon ini turut dihadiri oleh jajaran perwakilan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Pelaksana Tugas Camat Abiansemal, Bendesa Adat Batubayan, serta seluruh masyarakat adat setempat.

Sebagai wujud nyata komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan urat nadi kebudayaan, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menyerahkan secara simbolis bantuan dana hibah karya dari Anggaran Induk Tahun 2026 senilai Rp 1,7 miliar. Dana yang telah cair tersebut diterima langsung oleh Manggala Karya untuk menunjang seluruh operasional upacara.

Dalam sembrama wacananya, Wabup Bagus Alit Sucipta memberikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kerja keras panitia serta krama adat yang bersatu padu mewujudkan karya besar ini. Wabup menegaskan bahwa ritual suci ini adalah cerminan kesadaran spiritual yang tinggi dalam menjaga harmoni alam dan kesucian pura.

“Pemkab Badung sangat mengapresiasi semangat kebersamaan dan gotong-royong yang ditunjukkan oleh warga Desa Adat Batubayan. Karya yang dilaksanakan ini bukan hanya milik satu banjar atau satu desa saja, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian nilai-nilai luhur budaya dan agama yang menjadi kekayaan kita semua,” ungkapnya.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Ikuti Rakorsus Pemetaan Kerawanan Pilkada Serentak 2020

Ia juga berpesan agar bantuan stimulus dari anggaran daerah tersebut dikelola dengan transparan, akuntabel, dan penuh tanggung jawab hingga seluruh rangkaian upacara rampung. Wabup turut mengajak krama Batubayan untuk terus merawat kerukunan demi bersinergi membangun Badung yang maju dan sejahtera.

Dukungan penuh dari Pemkab Badung memicu rasa syukur yang mendalam dari pihak panitia. Manggala Karya, I Nyoman Sukadana, menyampaikan bahwa bantuan hibah bernilai miliaran rupiah tersebut sangat meringankan beban finansial krama adat dalam menggelar ritual suci yang membutuhkan persiapan panjang ini.

“Atas nama seluruh panitia dan krama pengempon Pura Dalem Batubayan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Badung. Bantuan ini sangat membantu kami dalam menyelesaikan pelaksanaan karya sesuai rencana. Semoga kebaikan dan dukungan yang diberikan senantiasa mendapat balasan berkah dan kemajuan bagi Kabupaten Badung,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca