Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Desa Utak Atik Diluncurkan di Serangan, Model Inovasi Berbasis Komunitas untuk Masa Depan Indonesia

BALIILU Tayang

:

DESA UTAK ATIK: CAST Foundation bersama Meaningful Design Group (MDG) dan Fab Lab Bali meluncurkan pameran Desa Utak Atik, bagian dari proyek Desa Hidrogen Hijau, sebuah inisiatif inovasi berbasis komunitas di Desa Serangan, Bali, Sabtu, 6 Desember 2025. (Foto: ist)

Serangan, Bali, baliilu.com – CAST Foundation bersama Meaningful Design Group (MDG) dan Fab Lab Bali meluncurkan pameran Desa Utak Atik, bagian dari proyek Desa Hidrogen Hijau, sebuah inisiatif inovasi berbasis komunitas di Desa Serangan, Bali, Sabtu, 6 Desember 2025. Proyek ini menghadirkan model pembangunan alternatif yang memadukan teknologi bersih, kearifan lokal, dan pemberdayaan masyarakat untuk menjawab tantangan pembangunan dan transisi energi di Indonesia.

Desa Hidrogen Hijau dikembangkan sebagai pendekatan bottom-up, yang menempatkan masyarakat desa sebagai pelaku utama inovasi—bukan sekadar penerima teknologi. Model ini dirancang untuk memantik nalar kritis masyarakat tentang pola hidup berkelanjutan, menjaga ekosistem pesisir, serta memastikan teknologi maju dapat diterapkan sesuai konteks sosial dan budaya lokal.

Menjawab Tantangan Ekonomi dan Lingkungan

Di tengah pertumbuhan ekonomi dan tekanan krisis iklim, Desa Hidrogen Hijau menawarkan tiga fokus utama: Pertama, ketahanan ekonomi lokal, melalui pengembangan keterampilan fabrikasi digital dan energi bersih yang membuka peluang kerja baru di luar sektor tradisional. Kedua, perlindungan ekosistem, dengan pendekatan teknologi yang selaras dengan lanskap pesisir dan kehidupan masyarakat Serangan. Ketiga, teknologi kontekstual, yang tidak memaksakan solusi seragam, melainkan menyesuaikan inovasi dengan kondisi geografis dan budaya setempat.

Anak-anak belajar berinovasi dengan teknologi. (Foto: ist)

Teknologi Berbasis Budaya Lokal

Di Bali, kreativitas telah lama hidup melalui seni, kerajinan, ritual, dan sistem sosial seperti banjar dan Subak. Desa Hidrogen Hijau membangun inovasi dengan berangkat dari praktik-praktik tersebut. Kearifan lokal berperan sebagai landasan sosial agar teknologi dapat diterima, digunakan, dan dikelola secara berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan inovasi tidak mengganggu keseimbangan sosial-ekologis, melainkan memperkuatnya.

Sebagai bagian dari program Desa hidrogen Hijau, tim mendirikan Kios Utak Atik, sebuah ruang bersama yang permanen di Desa Serangan untuk belajar dan bereksperimen dengan teknologi. Anak-anak dan remaja Serangan dilibatkan secara langsung dalam berbagai kegiatan seperti perakitan, perbaikan perangkat, dan pengenalan teknologi energi bersih.

Baca Juga  Dukung Kompetisi Masak Serba Ikan Tanpa Emisi, PLN Sediakan Kompor Induksi

“Lokakarya yang kami lakukan bertujuan menumbuhkan daya pikir kritis generasi muda Serangan agar mereka akrab dengan teknologi dan dapat menjadi pelaku utama masa depan berkelanjutan di daerahnya,ˮ — Wan Zaleha Radzi, Founding Partner CAST Foundation.

Teknologi hidrogen hijau yang ramah lingkungan. (Foto: ist)

Teknologi yang dikembangkan: Hidrogen Hijau

Proyek Desa Hidrogen Hijau dikembangkan di Desa Serangan, yang dipilih karena kesesuaiannya dengan kondisi lingkungan Bali, khususnya wilayah pesisir. Serangan adalah desa pulau kecil di Denpasar Selatan, dihuni sekitar 4.080 penduduk yang terbagi dalam enam banjar dan satu Kampung Bugis. Sistem banjar adalah organisasi sosial tradisional di Bali yang berfungsi sebagai wadah gotong royong dan pengaturan kehidupan masyarakat berdasarkan adat istiadat setempat. Sementara Kampung Bugis adalah wilayah desa yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Infrastruktur komunitas Desa Serangan, menjaga dinamika keharmonisan banjar dan kampung tetap baik hingga saat ini. “Masih banyak yang perlu dibenahi sebenarnya, tapi semua itu tidak bisa instan, perlu kesadaran masyarakat yang bertahap untuk bisa saling menjaga keharmonisan sosial dan memahami potensi kekayaan alam yg ada di Serangan iniˮ, ujar Kaling Wayan, Kepala Lingkungan Banjar Dukuh, salah satu banjar di Desa Serangan.

Teknologi hidrogen hijau dikenal memiliki densitas energi berbasis massa yang tinggi. Sebagai perbandingan, baterai lithium-ion menyimpan energi jauh lebih kecil. Perbedaan ini menunjukkan potensi hidrogen sebagai pembawa energi untuk kebutuhan tertentu, meskipun dalam praktiknya kinerja sistem sangat dipengaruhi oleh metode penyimpanan, konversi energi, dan desain infrastruktur pendukung.

Dari sisi keberlanjutan, pengembangan hidrogen hijau di Serangan memanfaatkan potensi energi surya Bali yang tinggi, dengan rata-rata radiasi matahari sekitar 4,8 kWh/m² per hari. Dengan sumber daya tersebut, desa dapat memproduksi energi bersih secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus menjaga kelestarian garis pantai dan ekosistem pesisir. Pendekatan ini menegaskan bahwa transisi energi tidak harus selalu dimulai dari proyek berskala besar, melainkan dapat tumbuh dari desa sebagai unit sosial dan ekologis yang utuh.

Baca Juga  Ibu-ibu PKK Kumpulkan Minyak Jelantah Jadi Avtur, Legislator Apresiasi Terobosan Tersebut

Pendekatan berbasis desa ini menunjukkan bahwa transisi energi dapat diujicobakan dan dikembangkan secara bertahap pada skala komunitas, dengan tetap memperhatikan kondisi sosial dan ekosistem pesisir setempat

Desa Hidrogen Hijau melibatkan kelompok peneliti dan inovator lokal dan internasional yang berasal dari latar belakang keahlian yang berbeda seperti desain, fabrikasi digital, teknik, biologi, serta ahli dalam pengembangan proyek dan program taraf internasional. Inisiatif yang diusung oleh CAST Foundation, Meaningful Design Group dan Fab Lab Bali ini sebagai bagian dari Koalisi Bali Emisi Nol Bersih (Koalisi Bali ENB) 2045 yang di dalamnya terdapat anggota lain yaitu World Resources Institute (WRI) Indonesia, Institute for Essential Services Reform (IESR), New Energy Nexus (NEX) Indonesia, dan Azura Indonesia, serta didukung penuh oleh ViriyaENB.

Akses Pengetahuan Global di Tingkat Desa

Melalui jaringan global MIT Fab Lab Network, Fab Lab Bali menghubungkan riset dan teknologi internasional dengan kebutuhan lokal masyarakat Serangan.

“Dengan bekerja di konteks lokal, kami melihat bagaimana teknologi maju dapat diterapkan dengan pendekatan yang lebih relevan, menghormati budaya dan kondisi setempat,ˮ — Tomas Diez, Founding Partner Meaningful Design Group.

Ilham Habibie, Founding Partner CAST Foundation dan Meaningful Design Group bersama tim saat meluncurkan pameran Desa Utak Atik, bagian dari proyek Desa Hidrogen Hijau, sebuah inisiatif inovasi berbasis komunitas di Desa Serangan, Bali, Sabtu, 6 Desember 2025. (Foto: ist)

Desa Utak Atik sebagai Arsip Hidup Inovasi

Desa Utak Atik juga diwujudkan dalam bentuk pameran dan arsip hidup yang mendokumentasikan proses pengembangan proyek, mulai dari prototipe, uji lapangan, hingga kolaborasi bersama masyarakat. Pameran ini menampilkan bagaimana inovasi dapat berkembang ketika teknologi, budaya, dan partisipasi warga berjalan beriringan.

Baca Juga  Rektor Unud Hadiri ERASMUS + SMART Project Activity di Bologna Italy

Desa Utak Atik adalah pameran puncak dari perjalanan Desa Hidrogen Hijau — sebuah ruang di mana eksperimen, kolaborasi komunitas, dan inovasi energi bersih berpadu untuk mencari jalur alternatif dalam menghadapi tantangan krusial yang dialami komunitas lokal Bali. Pameran ini berfungsi sebagai arsip hidup dari keseluruhan proses proyek di Desa Serangan: mulai dari prototipe awal, uji lapangan, workshop, inisiatif yang dipimpin Banjar, hingga intervensi ekologis yang dikembangkan bersama masyarakat setempat.

Melalui demonstrasi interaktif, cerita, dan instalasi yang mengajak pengunjung untuk terlibat langsung, Desa Utak Atik memperlihatkan bagaimana sistem regeneratif dapat dibangun ketika teknologi, budaya, dan kepedulian kolektif saling bertemu. Pameran ini merayakan semangat “utak-atikˮ — kegembiraan bereksperimen, berkreasi bersama, dan terus belajar — sambil menghadirkan model masa depan energi bersih yang digerakkan oleh komunitas. “Di Desa Utak Atik ini kita bisa melihat inovasi terbuka yang melibatkan masyarakat, inovasi rendah biaya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Demokratisasi teknologi membuka dan memberikan kesempatan kepada semua orang untuk berinovasi. Masyarakat Indonesia itu mampu dan bisa bersaing dalam bidang inovasi dan teknologi, asalkan diberi kesempatan, diberi arahan, dan dibangun kepercayaan dirinya,ˮ ujar Ilham Habibie, Founding Partner CAST Foundation dan Meaningful Design Group di sela-sela sambutannya di acara Desa Utak Atik. (gs/*)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

KPU Bali Gelar Bimtek, Samakan Persepsi Pelaksanaan PAW Anggota DPRD

Published

on

By

KPU Provinsi Bali menggelar Bimbingan Teknis pelaksanaan Penggantian Antarwaktu Anggota DPRD di Ruang Rapat KPU Kabupaten Buleleng.
BIMTEK: KPU Bali saat menggelar bimtek pelaksanaan Penggantian Antarwaktu (PAW) Anggota DPRD, Jumat (7/8/2026), bertempat di Ruang Rapat KPU Kabupaten Buleleng. (Foto: Hms KPU Bali)

Buleleng, baliilu.com – KPU Provinsi Bali memperkuat pemahaman dan menyamakan persepsi terkait pelaksanaan Penggantian Antarwaktu (PAW) Anggota DPRD melalui Bimbingan Teknis Tata Cara dan Mekanisme PAW Anggota DPRD Provinsi dan Anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Bali Tahun 2026, Jumat (7/8/2026), bertempat di Ruang Rapat KPU Kabupaten Buleleng.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman serta memastikan proses PAW dapat berjalan secara cermat, tertib administrasi, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kesamaan pemahaman antarpemangku kepentingan menjadi penting agar setiap proses PAW dapat dilaksanakan secara tepat dan memberikan kepastian hukum.

Bimbingan teknis dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Bali dan menghadirkan Anggota KPU Republik Indonesia, Idham Holik, sebagai narasumber. Kegiatan turut dihadiri Sekretaris DPRD Provinsi Bali, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bali, pimpinan partai politik tingkat Provinsi Bali, serta Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota yang membidangi Divisi Teknis Penyelenggaraan se-Bali.

Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Teknis Penyelenggaraan, Luh Putu Sri Widyastini, memandu jalannya bimbingan teknis.

Dalam pemaparannya, Idham Holik menyampaikan sejumlah arahan terkait tata kelola kepemiluan dan kepartaian, termasuk pentingnya pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Partai politik didorong untuk secara proaktif melakukan pemutakhiran data dan tidak menganggap data keanggotaan bersifat tetap. KPU Kabupaten/Kota juga diharapkan terus membangun komunikasi dengan partai politik agar data kepengurusan dan keanggotaan yang tercatat dalam Sipol tetap akurat dan mutakhir.

Dalam konteks PAW Anggota DPRD, bimbingan teknis menekankan pentingnya ketelitian dalam pemeriksaan dokumen, pemenuhan persyaratan calon pengganti sesuai ketentuan, serta koordinasi yang efektif antara KPU, DPRD, pemerintah daerah, dan partai politik.

Baca Juga  Peluang Asia Tenggara Percepat Transisi Energi dan Capai NZE 2050

Pelaksanaan PAW saat ini berpedoman antara lain pada Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penggantian Antarwaktu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Menutup kegiatan, Luh Putu Sri Widyastini menegaskan bahwa PAW merupakan mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Karena itu, komunikasi dan koordinasi yang baik antarpihak menjadi salah satu kunci agar setiap proses PAW dapat dilaksanakan secara tepat, tertib, dan berkepastian hukum.

Melalui kegiatan ini, KPU Provinsi Bali berharap jajaran KPU Kabupaten/Kota se-Bali semakin memiliki pemahaman yang seragam dan mampu menangani setiap proses PAW secara profesional, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Penuh Semangat, Bupati Sanjaya Semarakkan Lomba Antar-OPD Sambut HUT Ke-81 RI

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Lomba Lari Karung dan Lomba Tarik Tambang antar-OPD di Lapangan Alit Saputra.
HADIRI LOMBA: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri Lomba Lari Karung dan Lomba Tarik Tambang antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di Lapangan Alit Saputra, Jumat (7/8). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin membara di Kabupaten Tabanan. Jumat (7/8), keceriaan dan jiwa sportivitas mewarnai Lapangan Alit Saputra saat Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Lari Karung dan Lomba Tarik Tambang antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Suasana penuh semangat dan gelak tawa menjadi cerminan kuatnya kebersamaan dalam memaknai peringatan hari bersejarah bangsa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta jajaran pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan beserta para Asisten Setda, para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, serta jajaran direktur instansi vertikal di lingkungan Pemkab Tabanan. Kehadiran seluruh unsur pimpinan daerah semakin menambah semarak jalannya perlombaan.

Keseruan lomba semakin terasa karena Bupati Sanjaya tidak hanya hadir menyaksikan, tetapi juga tampil memandu jalannya kegiatan sebagai pembawa acara. Dengan gaya yang hangat dan penuh semangat, orang nomor satu di Tabanan tersebut sukses menghidupkan suasana, mengundang sorak sorai para peserta maupun pendukung dari masing-masing OPD.

Lomba Lari Karung antar-OPD diikuti oleh enam peserta dalam satu tim beregu campuran, sementara Lomba Tarik Tambang diikuti oleh dua belas peserta dalam satu regu campuran. Setiap pertandingan berlangsung meriah, menampilkan semangat juang, kerja sama, serta kekompakan antarpegawai yang menjadi nilai utama dalam setiap perlombaan.

Di sela-sela kegiatan, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh antusias. Menurutnya, perlombaan tradisional seperti ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  Bank Indonesia Dorong Inovasi dan Digitalisasi Melalui Baligivation 2023

Bupati Sanjaya menegaskan, semangat yang ditunjukkan seluruh peserta menjadi gambaran nyata semangat gotong-royong yang harus terus dijaga dalam membangun daerah. “Saya sangat mengapresiasi kekompakan dan sportivitas seluruh peserta. Semangat seperti ini harus terus dipelihara karena mampu mempererat kebersamaan sekaligus menjadi bagian dari semarak menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Adapun hasil perlombaan, kategori Tarik Tambang berhasil dimenangkan oleh Sekretariat DPRD sebagai Juara I, disusul Satpol PP sebagai Juara II, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebagai Juara III. Sementara pada Lomba Lari Karung, Juara I diraih Dinas Kebudayaan, Juara II diraih RSUD Tabanan, dan Juara III berhasil diraih Dinas Pendidikan. Perlombaan ini menjadi wujud semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, dan sportivitas di lingkungan OPD dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Buka LKBB HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Tanamkan Semangat Disiplin dan Nasionalisme Generasi Muda

Loading

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya didampingi Wakil Bupati I Made Dirga membuka Lomba Kebangsaan Baris-Berbaris di Taman Perjuangan Singasana.
BUKA LKBB: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga secara resmi membuka Lomba Kebangsaan Baris-berbaris (LKBB) Tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan yang berlangsung di Taman Perjuangan Singasana, Kamis (6/8). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga secara resmi membuka Lomba Kebangsaan Baris-Berbaris (LKBB) Tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, yang berlangsung di Taman Perjuangan Singasana, Kamis (6/8).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, para Asisten Setda, jajaran pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, para guru pendamping, serta peserta lomba yang terdiri dari 17 regu dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Tabanan.

Melalui sambutannya, Bupati Sanjaya secara resmi membuka pelaksanaan lomba, pihaknya menegaskan bahwa Lomba Kebangsaan Baris-berbaris bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kekompakan gerakan dan ketepatan langkah, melainkan memiliki makna yang jauh lebih besar sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, tertanam nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, ketangguhan, serta semangat pantang menyerah yang akan menjadi bekal penting bagi para pelajar sebagai calon pemimpin masa depan yang akan menentukan arah pembangunan daerah maupun bangsa.

“Lomba ini mungkin tampak sederhana, namun pada dasarnya memiliki makna yang luar biasa. Melalui setiap langkah yang ditampilkan, terkandung nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, ketangguhan, dan semangat pantang menyerah. Inilah karakter yang harus terus dibangun dalam diri generasi muda kita,” ujar Sanjaya.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pembina, dan sekolah yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, dedikasi, kreativitas, serta semangat kompetitif yang sehat yang ditunjukkan para peserta merupakan cerminan kualitas generasi muda Tabanan yang patut dibanggakan. Oleh karena itu, Bupati Sanjaya mengajak seluruh peserta untuk terus belajar, berprestasi, menjaga nama baik sekolah, keluarga, serta Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  Peluang Asia Tenggara Percepat Transisi Energi dan Capai NZE 2050

Lebih lanjut, Politisi asal Dauh Pala tersebut mengingatkan bahwa tujuan utama perlombaan bukan semata-mata mengejar kemenangan, melainkan membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dalam memaknai kemerdekaan Indonesia. Ia pun mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati, dan menikmati setiap proses serta penampilan yang ditunjukkan selama perlombaan berlangsung. “Menjadi juara tentu menjadi kebanggaan. Namun kebersamaan, persaudaraan, dan semangat memeriahkan Hari Kemerdekaan merupakan kemenangan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Kemeriahan perlombaan semakin terasa dengan antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Taman Perjuangan Singasana untuk menyaksikan setiap penampilan peserta. Setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri dari unsur Polres Tabanan, Kodim 1619 Tabanan, dan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Tabanan, SMA Negeri 2 Tabanan berhasil meraih Juara I, SMA Negeri 1 Kediri meraih Juara II, dan SMA Negeri 1 Tabanan menempati Juara III pada Lomba Kebangsaan Baris-Berbaris Tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan Tahun 2026.

Melalui penyelenggaraan LKBB ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap semangat perjuangan para pahlawan dapat terus diwariskan kepada generasi muda melalui kegiatan yang positif, edukatif, dan membangun karakter. Semangat disiplin, nasionalisme, persatuan, serta sportivitas yang tumbuh dari kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM). (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca