Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Desa Utak Atik, Pameran Puncak Desa Hidrogen Hijau untuk Masyarakat di Desa Serangan

BALIILU Tayang

:

Desa Utak Atik
DESA UTAK ATIK: Sesi foto bersama saat CAST Foundation, Meaningful Design Group, dan Fab Lab Bali melaksanakan program Desa Utak Atik, yang berlangsung Sabtu, 6 Desember 2025 di Pondok Bawang & Banjar Tengah, Desa Serangan, Denpasar. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Culture Art Science Technology (CAST Foundation), Meaningful Design Group, dan Fab Lab Bali melaksanakan program Desa Utak Atik, pameran puncak dari perjalanan Green Hydrogen Village atau Desa Hidrogen Hijau yang merupakan sebuah proyek yang bertujuan untuk menggunakan energi hidrogen sebagai sumber energi bersih untuk masyarakat di Desa Serangan, Bali. Acara berlangsung Sabtu, 6 Desember 2025 di Pondok Bawang & Banjar Tengah, Desa Serangan, Denpasar.

Program Desa Utak Atik adalah pameran puncak dari perjalanan Desa Hidrogen Hijau, ruang dimana berbagai eksperimen, kolaborasi komunitas dan inovasi energi bersih dirangkai menjadi satu. Lebih dari sekadar pameran, ini adalah arsip hidup dari seluruh proses, mulai dari pembuatan prototipe awal dan uji lapangan hingga lokakarya, inisiatif berbasis banjar dan intervensi ekologis yang dibentuk bersama masyarakat setempat.

Melalui demonstrasi interaktif, cerita dan instalasi yang mengajak pengunjung untuk terlibat langsung, Desa Utak Atik memperlihatkan bagaimana sistem regeneratif dapat dibangun ketika teknologi, budaya dan kepedulian kolektif saling bertemu. Pameran ini merayakan semangat utak atik kegembiraan bereksperimen, berkreasi bersama dan terus belajar sambil menghadirkan model masa depan energi bersih yang digerakkan oleh komunitas.

Wan Zaleha Radzi, Co-Founder CAST Foundation mengatakan, ketika kita berbicara tentang masa depan energi, pekerjaan dan pembangunan Indonesia, kita sering diarahkan dengan realitas di lapangan yang lebih luas. Bahwa masa depan tidak hanya dibentuk oleh belajar di sekolah tetapi oleh kemampuan masyarakat untuk membuat, bereksperimen, merancang dan memecahkan secara mandiri.

“Di sinilah gerakan Desa Utak Atik membuat inovator menjadi berpengalaman. Desa Utak Atik bukan sekadar teknologi, inilah cara untuk membangun kemampuan dan memberikan cara berpikir yang berbeda. Membuat sendiri bukan menunggu bantuan, mencoba dan lalu mencoba lagi, mendisain solusi sesuai konteks lokal, menghubungkan ide dengan tangan bukan hanya teori, dan mengubah masyarakat dari konsumen menjadi pencipta,“ ujar Wan Zaleha Radzi.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Serangan Festival 2023

Founding Partner Meaningful Design Group Flab Lab Bali, Tomas Diez mengucapkan terimakasih kapada seluruh pihak yang telah menyelanggarakan kegiatan yang prosesnya sangat panjang, yang telah berlangsung dua tahun. Terimakasih kepada Desa Serangan yang telah memberikan fasilitas dalam program ini. Ia menegaskan bahwa memasuki era teknologi yang demikian canggih, namun tidak melupakan yang namanya budaya.

Salah satu pendiri CAST Foundation Ilham Habibie mengatakan bahwa pihaknya melaksanakan kegiatan Desa Utak Atik yang artinya bahwa pertama kegiatan dilaksanakan di level desa, utak atik berarti coba-coba untuk menemukan solusi dari masalah dan tantangan dengan produk yang dikembangkan sendiri sesuai kebutuhan di akar rumput.

Ilham Habibie

Salah satu pendiri CAST Foundation Ilham Habibie. (Foto: gs)

Ilham Habibie menegaskan bahwa kita berada di abad 21 tak mungkin tanpa menggunakan teknologi. Apakah anak-anak bisa menggunakan teknologi, sangat bisa. Kita memang ada cara proses mendekatkan mereka bisa belajar skill, pengetahuan keterampilan terkait bukan saja membuat konsep tetapi sampai dengan implementasi membuat prototipe bahkan membuat barang.

“Dan itu sangat dimungkinkan dengan teknologi di masa ini selain jauh lebih murah tetapi juga lebih mudah digunakan,‘‘ ucap Ilham Habibie.

Ia juga menyampaikan dalam program ini ada kerja sama antara organisasi dengan masyarakat melakukan satu proses sebagai inovasi terbuka, bukan satu arah tetapi multi arah. “Kita merangkul pengguna, bukan saja menjadi konsumen tetapi mereka ikut sebagai inovator seperti contoh yang dipamerkan banyak energi yang terbarukan dimana hidrogin sebagai sumber energi di masa mendatang,‘‘ katanya.

Ini menunjukkan sebagai negara bangsa mampu bukan saja sebagai konsumen teknologi tetapi bisa mengembangkan teknologi bahkan di level akar rumput. Namun ini membutuhkan kerja sama, kolaborasi interaksi antara lintas pihak, masyarakat, pemerintah, lokal bisnis dan ekosistem.

Baca Juga  Desa Serangan Sukses Jadi Desa Wisata Terbaik III Nasional Kategori Desa Wisata Rintisan

alat nelayan

Lampu Kepala Ergonomis. (Foto: gs)

Beberapa alat-alat teknologi yang dipamerkan pada program ini di antaranya pertama, Lampu Kepala Ergonomis buat para nelayan mencari udang di malam hari bisa lebih aman dan tidak melelahkan. Kedua, HHO Generator untuk perahu nelayan. Proyek ini menguji apakah generator HHO komersial dapat meningkakan kenerja mesin dengan menyuntikkan campuran gas hidrogen-oksigen ke dalam proses pembakaran dimana konsumsi bahan bakar dapat berkurang hingga 30 persen dan menurunkan emisi, sembari tetap menggunakan mesin yang sudah dipercaya para nelayan.

Ketiga, Biodigester, menunjukkan bagaimana sampah organik dapat diubah menjadi biogas kaya metana, sebuah alternatif praktis berskala kecil untuk memasak sehari-hari. Biodigester menawarkan langkah yang dapat diterapkan sekarang, memanfaatkan sampah sehari-hari sebagai sumber energi bersih.

Keempat, H2MINI, merupakan stasiun pengisian DC bertenaga hidrogen menggali konsep stasiun pengisian daya serbaguna untuk e-bike dan peralatan rumah DC skala kecil bagi komunitas pulau dan pesisir.

Kelima, Pengering Makanan dikembangkan bersama para pengolah. Alat pengering ini memanfaatkan tenaga matahari dengan plastic UV dan ventilasi silang. Sistemnya bekerja seperti oven, menangkap panas, melindungi dari hujan mempercepat pengeringan 1-3 hari dan mengurangi risiko bahan terbuang.

Keenam, H2Gen, merupakan sistem mengubah air menjadi gas hidrogen yang dapat disalurkan dengan aman ke kompor kecil. Sebuah alternatif lebih bersih yang dapat diproduksi secara lokal di tengah kelangkaan LPG.

Anak-anak warga Serangan antusias belajar teknologi. (Foto: gs)

Kaling Banjar Dukuh Wayan Suwaka, yang selama dua tahun ikut terlibat dalam program ini di Serangan mengatakan bahwa program ini sangat positif sekali dilaksanakan di Serangan sebagai daerah pulau dan pesisir yang awam teknologi dengan 50 persen warganya berprofesi nelayan. Program ini mensupport dalam bentuk pengembangan teknologi khususnya anak-anak.

Baca Juga  Pemkot Lakukan Penandatanganan MoU dengan Bappenas

“Antusias warga Serangan sangat tinggi untuk mempelajari teknologi ini,’’ ujar Suwaka. Di antaranya teknologi lampu kepala ergonomis yang sangat memudahkan nelayan mencari udang di malam hari. Sebelumnya menggunakan alat-alat tradisional. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Dorong Birokrasi Inovatif, Bupati Sutjidra Resmikan ASN Corporate University dan Si Bijak Paten

Published

on

By

Peluncuran ASN Corporate University Buleleng
SI BIJAK PATEN: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat menghadiri peluncuran ASN Corporate University dan Sistem Informasi Kebijakan Pengembangan Kompetensi (Si Bijak Paten) di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Senin (19/10). (Foto: Hms Tbn)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat reformasi birokrasi di Bumi Panji Sakti. Langkah konkret tersebut diwujudkannya lewat peluncuran ASN Corporate University dan Sistem Informasi Kebijakan Pengembangan Kompetensi (Si Bijak Paten) di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Senin (19/10).

Di bawah kepemimpinannya, Pemkab Buleleng menggandeng Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk menghadirkan sistem pembelajaran terintegrasi. Terobosan ini digagas Bupati Sutjidra agar peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) tidak berhenti sekadar pada pelatihan formal, melainkan langsung bermuara pada penerapan kerja nyata di lapangan.

Di hadapan Kepala LAN Dr. Muhammad Taufiq Dea, Wakil Bupati Gede Supriatna, unsur pimpinan DPRD, serta jajaran pejabat Pemkab Buleleng, Bupati Sutjidra menekankan pentingnya membangun aparatur yang berintegritas, kredibel, dan bersih dari korupsi.

“Pengembangan seluruh ASN ini penting agar mereka memiliki kompetensi, kredibilitas, dan integritas. Pelaksanaannya juga harus transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi,” tegas Bupati Sutjidra.

Melalui program ini, Bupati Sutjidra memastikan arah kebijakan birokrasi selaras dengan delapan program prioritas daerah. Pihaknya menginstruksikan agar proses pembelajaran dimulai secara berjenjang dari unsur pimpinan, pejabat struktural, fungsional, hingga kepala seksi sebelum diteruskan ke seluruh staf di masing-masing perangkat daerah.

Bupati Sutjidra berharap, melalui kepemimpinan yang kuat dan terarah, ASN di Buleleng mampu memahami serta mengeksekusi setiap program prioritas secara optimal, sehingga kehadiran birokrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Bupati Sutjidra juga optimis penerapan sistem ini mampu menjadikan Buleleng sebagai pilot project nasional dalam pengembangan kompetensi aparatur.

Langkah progresif Bupati Sutjidra ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala LAN, Dr. Muhammad Taufiq Dea. Menurut Taufiq, komitmen kuat seorang kepala daerah adalah kunci utama keberhasilan transformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Serangan Festival 2023

“Transformasi birokrasi tidak akan berjalan tanpa adanya kepemimpinan yang visioner dan keberanian untuk mengubah cara-cara lama menjadi lebih adaptif. Apa yang dilakukan Pemkab Buleleng hari ini patut menjadi teladan bagi daerah lain dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan,” ungkapnya

Dengan resmi diluncurkannya ASN Corporate University dan Si Bijak Paten oleh Bupati Sutjidra, Pemkab Buleleng kini bersiap membangun budaya belajar yang berkelanjutan demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin inovatif, efektif, dan solutif. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Dirga Ajak Generasi Muda Jaga Kesehatan, Jauhi Narkoba, dan Peduli Sesama

Published

on

By

Roadshow Orkes Tabanan di SMAN 1 Kediri
HADIRI APEL: Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menghadiri apel dan roadshow sosialisasi bersama Tim Kolaborasi Orkes Tabanan yang melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), PPTI, PMI, dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK), yang berlangsung di SMA Negeri 1 Kediri, Kecamatan Kediri, Senin (19/10). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menghadiri apel dan roadshow sosialisasi bersama Tim Kolaborasi Orkes Tabanan yang melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK), sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di lingkungan sekolah. Kegiatan berlangsung di SMA Negeri 1 Kediri, Kecamatan Kediri, Senin (19/10), dan dihadiri Kepala Sekolah beserta jajaran guru, para pengurus KPA, PPTI, PMI, dan BNK Kabupaten Tabanan, serta para siswa.

Melalui sambutannya, Wabup Dirga yang juga selaku ketua rangkaian organisasi tersebut menegaskan bahwa generasi muda merupakan penerus Tabanan yang memegang peranan penting dalam menentukan masa depan daerah.

“Anak-anak sekalian adalah generasi penerus Tabanan. Masa depan daerah ini ada di tangan kalian. Karena itu, selain rajin belajar, kalian juga harus menjaga kesehatan, memiliki komitmen yang baik, menjauhi narkoba, dan peduli terhadap sesama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wabup Dirga menjelaskan bahwa masing-masing organisasi yang tergabung dalam Tim Kolaborasi Orkes Tabanan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda.

“KPA mengajak kita memahami HIV/AIDS dengan benar serta tidak memberikan stigma kepada orang yang hidup dengan HIV. PPTI membantu meningkatkan kesadaran tentang TBC, mulai dari pencegahan hingga pentingnya menjalani pengobatan sampai tuntas. PMI mengajarkan kita tentang kemanusiaan, pertolongan pertama, kesiapsiagaan bencana, dan semangat membangun bersama. Sementara itu, BNK mengajak kita menjauhi penyalahgunaan narkoba dan berani menolak ajakan yang dapat merusak masa depan,” jelasnya.

Terkait hal tersebut, Wabup Dirga mengingatkan para siswa agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya serta tidak ragu meminta bantuan kepada guru maupun orang tua ketika menghadapi persoalan. Perhatian terhadap percepatan penurunan stunting juga disampaikan Wabup Dirga sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas. Ia menjelaskan bahwa stunting bukan hanya berkaitan dengan tinggi badan, tetapi juga dengan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat berbagai faktor, termasuk kekurangan gizi dalam jangka panjang.

Baca Juga  Pemkot Gelar Pelatihan Inovasi Higienitas Kuliner Desa Serangan

“Kalian perlu membiasakan makan makanan bergizi, tidak melewatkan sarapan, rutin berolahraga, menjaga kebersihan, dan memperhatikan kesehatan diri. Kebiasaan sehat remaja akan menjadi bekal penting untuk masa depan anak dan cucu kalian,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Dirga turut mendorong pembentukan KSPAN (Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba) di sekolah-sekolah sebagai wadah bagi para siswa untuk belajar, berbagi informasi yang benar, saling mengingatkan, dan menjadi teladan positif bagi teman sebaya.

“KSPAN bukan sekadar organisasi, tetapi wadah bagi kalian untuk belajar dan berbagi informasi yang benar, saling mengingatkan, serta menjadi contoh positif bagi teman-teman sebaya. Saya berharap KSPAN benar-benar aktif, bukan hanya terbentuk di atas kertas, tetapi diisi dengan kegiatan yang menarik, edukatif, dan bermanfaat bagi lingkungan sekolah,” harapnya.

Wabup Dirga juga mengajak kepala sekolah dan jajaran guru untuk terus mendukung kegiatan tersebut melalui sinergi bersama KPA, PPTI, PMI, dan BNK agar edukasi kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang dekat dan mudah dipahami oleh para siswa. Ia menitipkan tiga pesan utama kepada generasi muda, yakni menjaga diri dan masa depan, peduli terhadap teman, serta menjadi pelopor perubahan.

“Mulailah dari diri sendiri, dari sekolah, dan dari keluarga. Tidak perlu menunggu menjadi orang besar untuk melakukan hal yang baik,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wabup Dirga  Wabup Dirga mengajak kepala sekolah dan jajaran guru untuk terus mendukung kegiatan tersebut melalui sinergi bersama KPA, PPTI, PMI, dan BNK agar edukasi kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang dekat dan mudah dipahami oleh para siswa.  Pihaknya juga berharap seluruh sekolah di Kabupaten Tabanan dapat menjadi lingkungan yang aman, bebas narkoba, peduli terhadap kesehatan, serta mampu melahirkan generasi yang sehat, berprestasi, dan peduli terhadap sesama,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkot Lakukan Penandatanganan MoU dengan Bappenas

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tongkat Komando Berganti, Kombes Pol. I Wayan Winaya Resmi Pimpin Polresta Denpasar

Published

on

By

Kapolda Bali Irjen Pol. Pasma Royce memimpin sertijab Kabid Labfor dan Kapolresta Denpasar di Gedung Presisi Polda Bali
SERTIJAB: Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Bidang Laboratorium Forensik (Kabid Labfor) dan Kapolresta Denpasar yang berlangsung di Gedung Presisi Polda Bali, Senin (19/10/2026) pukul 08.30 Wita. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Bidang Laboratorium Forensik (Kabid Labfor) dan Kapolresta Denpasar yang berlangsung di Gedung Presisi Polda Bali, Senin (19/10/2026) pukul 08.30 Wita.

Dalam sertijab tersebut, jabatan Kapolresta Denpasar resmi beralih dari Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., kepada Kombes Pol. I Wayan Winaya, S.I.K., M.H. Pergantian tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus mekanisme pembinaan karier personel untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan dan pelaksanaan tugas kepolisian.

Kombes Pol. Leonardo David Simatupang selanjutnya mengemban tugas baru sebagai Penyelidik Pengamanan Internal Madya TK II Divpropam Polri. Sementara itu, Kombes Pol. I Wayan Winaya sebelumnya menjabat sebagai Dirpamobvit Polda NTB sebelum dipercaya memimpin Polresta Denpasar.

Kapolda Bali menekankan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari proses regenerasi dan pembinaan organisasi yang harus dimaknai sebagai upaya memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian. Pergantian pejabat juga diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan amanah baru tersebut, Kombes Pol. I Wayan Winaya diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas, memperkuat koordinasi dengan seluruh jajaran serta melanjutkan program-program yang telah berjalan di Polresta Denpasar.

Sementara itu, dedikasi dan pengabdian Kombes Pol. Leonardo David Simatupang selama memimpin Polresta Denpasar menjadi bagian dari kesinambungan pelaksanaan tugas organisasi. Pengalaman dan capaian selama masa kepemimpinannya diharapkan dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas baru di lingkungan Divpropam Polri.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pergantian pimpinan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri.

Baca Juga  Desa Serangan Sukses Jadi Desa Wisata Terbaik III Nasional Kategori Desa Wisata Rintisan

“Serah terima jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier sekaligus langkah organisasi untuk memastikan roda kepemimpinan dan pelaksanaan tugas tetap berjalan secara berkesinambungan. Kami menyambut pejabat baru dan siap mendukung pelaksanaan tugas Kapolresta Denpasar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, jajaran Polresta Denpasar akan terus memperkuat sinergi, koordinasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, termasuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan kepolisian yang cepat, humanis dan responsif.

“Dengan kepemimpinan yang baru, kami berharap seluruh personel semakin solid dan mampu melanjutkan program yang sudah berjalan, sekaligus menghadirkan berbagai inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme personel serta mengoptimalkan pelayanan kepolisian, sehingga Polresta Denpasar semakin mampu menjawab berbagai tantangan keamanan dan kebutuhan masyarakat di wilayah hukum Kota Denpasar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca